Anda di halaman 1dari 5

SURAT PERJANJIAN KONTRAK KERJA INDUK

No 06/BMP/VIII/12 TENTANG PELAKSANAAN PENAMBANGAN BATU KAPUR dan PENGADAAN PERALATAN BANTU TAMBANG KAPUR di TAMANSARI LOJI, PANGKALAN, KARAWANG
Pada hari ini Rabu, Tanggal Delapan bulan Delapan Tahun Dua Ribu Dua Belas, Kami yang bertanda tangan dibawah ini ; I. DENI SANTOSO : Jabatan DIREKTUR PT. BIMALINDO MAKMUR PERKASA yang berkedudukan di JL. Dan untuk selanjutnya disebut "PIHAK PERTAMA" WILMAN HUSNULDONI: Jabatan Kuasa DIREKTUR CV. BERLIM JAYA Yang berkedudukan di Jl. Kranggan 03/08 No 125 Gunung Putri - Bogor Dan selanjutnya disebut sebagai : PIHAK KEDUA.

II.

Kedua Belah Pihak telah sepakat untuk melaksanakankan perjanjian pekerjaan penambangan batu kapur di desa Tamansari, Loji, Pangkalan, Karawang sampai dengan selesai. Yang mengikat secara hukum dengan mentaati ketentuan sesuai pasal pasal tersebut di bawah ini ;

PASAL I MAKSUD DAN TUJUAN


PIHAK PERTAMA telah menunjuk dan memberikan pekerjaan kepada PIHAK KE DUA, untuk itu PIHAK KE DUA menyatakan telah menerima serta menyanggupi untuk melaksanakan pekerjaan penambangan batu kapur di desa Tamansari, Loji, Pangkalan, Karawang sampai dengan selesai. Sebagaimana yang dimaksud pada Pasal II di bawah ini.

PASAL II LINGKUP PEKERJAAN KEDUA BELAH PIHAK


Pekerjaan penambangan batu kapur di desa Tamansari, Loji, Pangkalan, Karawang yang di maksud dalam PASAL I diatas seluas 150 Ha yang meliputi pekerjaan sebagai berikut : 1. Pekerjaan persiapan meliputi Land Clearing, Pembuatan Jalan, Drainage serta Penataan lahan areal tambang sesuai dengan Ijin Usaha Pertambangan yang telah ada. 2. Pekerjaan Utama meliputi Driling, Blasting, Collecting dan Loading di area tambang. 3. Pengadaan Peralatan Bantu Tambang yang diperlukan guna efisiensi dan Produktifitas terhadap hasil kerja. 4. Melaksanakan pekerjaan sipil yang berkaitan dengan keperluan pekerjaan penambangan batu kapur didesa Tamansari,Loji Pangkalan, Karawang 5. Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal II-1,2,3,4 diatas hingga selesai dan dengan baik. 6. Melaksanakan pekerjaan sesuai Pasal II-1,2,3,4 diatas dengan sistem pengawasan sesuai dengan penawaran PIHAK KEDUA yang menjadi lampiran dan merupakan satu kesatuan dari perjanjian ini, 7. Membuat Berita Acara pekerjaan kepada PIHAK PERTAMA.

1 dari 4

8. Membuat tempat penyimpanan peralatan dan perlengkapan kerja lainnya khususnya apabila ada material exsplosif harus sesuai dengan perundangan yang berlaku untuk dapat menghindari kemungkinan kecurian dan kerusakan. 9. Mekanisme adminitrasi dengan adanya SPK dari masing-masing sub pekerjaan sesuai dengan Pasal II-1,2,3,4 yang menjadi satu bagian yang tidak terpisahkan dari Surat Perjanjian Kontrak Kerja Induk No:

PASAL III HARGA PEKERJAAN


Harga Borongan untuk Pekerjaan penambangan batu kapur di desa Tamansari, Loji, Pangkalan, Karawang sebagaimana yang tersebut dalam Pasal II adalah sesuai dengan penawaran per item pekerjaan yang telah disetujui oleh PIHAK PERTAMA. 1. Harga Pekerjaan Bersifat " Unit Price / Fix unit price " 2. Harga tersebut sudah termasuk semua pekerjaan seperti yang tertuang dalam penawaran tertanggal 1 Agustus 2012 3. Harga tersebut adalah sesuai dengan penawaran PIHAK KEDUA, serta hasil persetujuan bersama tertanggal 5 Agustus 2012, yang diawali dengan pekerjaan persiapan meliputi Land Clearing, Pembuatan Jalan.(SPK terlampir)

PASAL IV CARA DAN SYARAT PEMBAYARAN


Cara Pembayaran dilaksanakan : 1. Pembayaran pertama pada masing masing sub pekerjaan yang telah disetujui kedua belah pihak akan dilakukan 30 % dari total SPK, Pada saat diterimanya SPK (Surat Perintah Kerja). 2. Sisa pembayaran berikutnya dibayarkan per minggu terhitung dari jadwal produksi yang telah disepakati bersama. 3. Apabila diperlukan oleh Pihak KEDUA maka sisa pembayaran berikutnya dapat dimintakan terlebih dahulu dengan menghitung dari hasil produksi yang telah dilakukan, dengan mengesampingkan pasal IV ayat 2

PASAL V SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN PEKERJAAN


PIHAK KEDUA dalam melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan Pasal II diatas harus mematuhi syarat-syarat pelaksanaan seperti tersebut dibawah ini : 1. Pelaksanaan seluruh pekerjaan harus sesuai dengan rencana kerja dan spesifikasi yang telah di musyawarahkan. 2. Waktu pelaksanaan harus mengikuti jadwal "Master Time Schedule" penambangan bersama. 3. Semua peralatan kerja lainnya yang akan digunakan, serta difungsikan harus melalui persetujuan PiHAK PERTAMA dan Pengawas Lapangan. Dan apabila diperlukan oleh PIHAK PERTAMA atau yang mewakili berhak untuk melakukan pemeriksaan dan peninjauan serta penelitian setempat ataupun memberikan saran / pengarahan-pengarahan seperlunya pada PIHAK KEDUA guna penyempurnaan hasil pekerjaan. 4. PIHAK KEDUA didalam melaksanakan kewajiban atas pekerjaannya yang terkait dengan perjanjian ini akan mengikuti petunjuk yang diberikan berdasarkan schedule syarat kerja yang telah disepakati dan demi kepentingan bersama. 5. PIHAK KEDUA menempatkan sekurang-kurangnya 3 (tiga) orang tenaga pengalaman di tambang atau berpengalaman sesuai bidang pekerjaannya yang mempunyai tanggung jawab / wewenang yang bekerja sebagai wakil PIHAK KEDUA. 6. PIHAK KEDUA didalam melaksanakan pekerjaan melalui para pekerja dilapangan harus bersikap sopan santun serta harus dapat bekerja sama secara positif dan terpadu dengan pihak-pihak lainnya yang terkait dengan pelaksanaan dari pekerjaannya masing-masing dan / ataupun keseluruhan pekerjaan.

2 dari 4

7. PIHAK KEDUA tidak dibenarkan memindah tangankan pekerjaan yang dimaksud didalam pekerjaan ini kepada PIHAK KETIGA lainnya tanpa sepengetahuan atau seizin persetujuan tertulis dari PIHAK PERTAMA. 8. PIHAK KEDUA harus membuat / memproses / melapor kemajuan pekerjaan / Progress kepada Site Manager PIHAK PERTAMA minimal 1 (satu) bulan sekali 9. PIHAK KEDUA dan seluruh karyawannya tidak diperbolehkan mabuk-mabukan, berjualan obat-obatan terlarang didalam lingkungan area pekerjaan tersebut.

PASAL VI WAKTU PELAKSANAAN


PIHAK KEDUA menyatakan sanggup serta dapat mengikuti jadwal pelaksanaan penambangan batu kapur di desa Tamansari, Loji, Pangkalan, Karawang keseluruhan yang mengikuti Time Schedule dari PIHAK PERTAMA (selama lima tahun) sepanjang Perijinan dan lingkungan mendukung secara kondusif yang menjadi beban oleh PIHAK PERTAMA. Waktu pelaksanaan kerjasama ini,berlaku sejak ditanda tanggani surat kerjasama ini.

PASAL VII SANKSI DAN DENDA


1. Apabila PIHAK KEDUA didalam jangka waktu 7 (tujuh) hari setelah diberikannya atau atau sejak tanggal Surat Perintah Kerja (SPK) dan uang muka untuk segera memulai pekerjaan tetapi belum juga melakukan kegiatan pelaksanaan pekeraan, dan atau pada akhirnya sebagai akibat keterlambatan tersebut PIHAK KEDUA itu tidak dapat menyelesaikan seluruh pekerjaan tepat pada waktu yang telah ditentukan sesuai dengan PASAL VI diatas, maka PIHAK KEDUA akan dikenakan Sanksi Dan Denda keterlambatan sebesar 0,1 % (satu permil) dari Harga Sisa Pekerjaan dan / atau Denda maksimum sampai dengan sebesar 1 % (satu persen). 2. Apabila Denda yang dikenakan telah mencapai 1 % (satu persen) akan tetapi PIHAK KEDUA tetap belum melakukan kegiatan apapun di areal tambang tersebut, maka PIHAK PERTAMA secara sepihak dan sah dapat membatalkan Surat Perjanjian ini, dan memindah tangankan serta mengalihkan pekerjaan tersebut kepada PIHAK KETIGA, serta seluruh biaya yang timbul akibat dari pembatalan Surat Perjanjian ini menjadi beban dan tanggung jawab dari PIHAK KEDUA tanpa tuntutan dari PIHAK KEDUA. 3. Apabila PIHAK PERTAMA di dalam Perijinan dan lingkungan mendukung secara kondusif tidak tersedia secara LENGKAP maka akan berdampak pada berhentinya pekerjaan penambangan tersebut dan PIHAK KEDUA berhak menerima ganti rugi atas pembayaran tenaga kerja yang tidak bisa bekerja di karenakan dari PIHAK PERTAMA. Perhitungan penggantian ini wajib di bayarkan selambat lambatnya 1 bulan setelah berita acara di buat dan diterima persetujuannya. 4. Apabila PIHAK KEDUA didalam melaksanakan pekerjaannya sesuai PASAL II diatas terdapat penyimpangan dan melakukan pelanggaran-pelanggaran dan ataupun dianggap tidak mampu melaksanakan kewajibannya / pekerjaannya, maka kepada PIHAK KEDUA akan diberikan Surat Teguran tertulis dan maksimal sampai tiga kali Surat Teguran sesuai bobot pelanggaran ataupun penyimpangan dan sebagai sanksinya.

PASAL VIII FORCE MAJEURE


1. PIHAK PERTAMA dapat mempertimbangkan apabila terjadi keterlambatan proses pelaksanaan pekerjaan yang disebabkan oleh satu kondisi " Force Majeure ", antara lain : terjadi Negara dalam keadaan perang, Huru-hara, Gempa bumi, Hujan tanah longsor, dan lain sebagainya yang kejadiannya diluar batas kemampuan manusia, maka PIHAK KEDUA dalam jangka waktu paling lambat 7 (tujuh) hari setelah kejadian harus membuat Berita Acara mengenai sebab-sebab terjadinya yang mengakibatkan keterlambatan pelaksanaan pekerjaan, juga dilengkapi engan

3 dari 4

2.

laporan Berita Acara dari pihak yang berwajib, data-data / foto-foto tentang kejadian tersebut. Apabila terjadi "Force Majeure", maka Kedua belah Pihak telah sepakat untuk mengadakan musyawarah guna membahas dan kemudian menetapkan perlu l tidak perlunya perubahan schedule pelaksanaan pekerjaan, harga boronganupah tenaga kerja, dan lain-lain sebagainya.

PASAL IX PEKERJAAN TAMBAH DAN KURANG


1. Pemilik dapat mengeluarkan instruksi tertulis yang menghendaki adanya pekerjaan tambah kurang dan pekerjaan ini tidak akan mengurangi atau memperlemah kontrak 2. Istilah pekerjaan tambah/kurang sebagai yang digunakan dalm perjanjian ini berarti perubahan-perubahan atau modifikasi perencanaan atau design, mutu atau jumlah dari pekerjaan seperti yang diperlihatkan pada gambar kontrak (kerja) dan spesiflkasi teknis. 3. Pekerjaan tambah kurang/kurang akan dihitung berdasarkan hasil akhir yang telah dikerjakan dilapangan (sesuai opname) 4. Pembayaran untuk pekerjaan tambah kurang yang telah dilaksanakan akan dilakukan bersama dengan sistem pembayaran dari kontrak sesuai pasal IV dengan opname pekerjaan tambah/kurang (progress pekerjaan)

PASAL X JAMINAN ATAS PEKERJAAN


1. PIHAK KEDUA harus mampu menjamin atas kwalitas dari seluruh hasil pekerjaan sesuai PASAL II diatas kepada PIHAK PERTAMA sebagaimana ditetapkan PIHAK PER'I'AMA tentang syarat kerja dan hasil / pekerjaan serta ketentuan-ketentuan lainnya. 2. Bahwa PIHAK KEDUA didalam pelaksanaan pekerjaan harus mematuhi setiap ketentuan tersebut diatas. 3. PIHAK KEDUA menjamin sepenuhnya bahwa jadwal pelaksanaan pekerjaan akan diselesaikan tepat pada waktunya dan mengacu pada pasal VII ayat 3. 4. PIHAK KEDUA harus menjamin serta bertanggung jawab sepenuhnya atas segala resiko kecelakaan kerja dan lain sebagainya yang mana berkaitan langsung / tidak langsung terhadap resiko tenaga kerja diareal tambang; dan bilamana diperlukan atas permintaan PIHAK PERTAMA dan atau owner, maka PIHAK KEDUA hams mengasuransikan secara layak atas pekerjaan tersebut dan termasuk Tenaga Kerja dari PIHAK KEDUA melalui suatu perusahaan asuransi pengeluaran atas biaya asuransi terebut akan di gantikan secara mutlak oleh PIHAK PERTAMA. 5. Kedua Belah pihak sepakat dan menjauhi dalam hal terjadi pembatalan perjanjian A ini akan mengabaikan pasal 1266 dan pasal 1267 KUHP.Kedua Belah Pihak setuju untuk diselesaikan melalui Pengadilan Negeri di Jakarta Selatan Setempat.

PASAL XI PENUTUP
Demikian surat perjanjian Pemborongan Pekerjaan penambangan batu kapur di desa Tamansari, Loji, Pangkalan, Karawang ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) dan bermaterai cukup, dan setelah ditandatangani oleh Kedua Belah Pihak, maka Surat Perjanjian ini dapat dinyatakan SAH demi hukum yang mana Kedua - duanya mempunyai kekuatan hukum yang sama.

MENGERTI DAN MENYETUJUI PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA

4 dari 4

Wilman Husnuldoni CV. Berlim Jaya

Deni Santosa PT. Bimalindo Makmur Perkasa

5 dari 4