Anda di halaman 1dari 4

PERJANJIAN KREDIT

Pada hari ini, Sabtu, tanggal dua puluh empat bulan dua belas tahun dua ribu sebelas (24-12-2011), bertempat di Jakarta, diadakan Perjanjian antara: 1. Nama : YOPPI JULI PRIYONO Umur : 22 Tahun Alamat (KTP) : JL. Munggur Timur 13 RT 03/XI Mertasinga, CILACAP Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri, selanjutnya disebut Kreditur. 2. Nama : MUHAMMAD IRFAN Umur : 50 Tahun Alamat (KTP) : Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri, selanjutnya disebut DEBITUR. Kedua belah pihak telah sepakat untuk mengadakan perjanjian sewa menyewa rumah dengan ketentuan dan syarat sebagai berikut : PASAL 1 LINGKUP PERJANJIAN 1.1. KREDITUR dengan ini memberikan kredit kepada Debitur berupa : Jenis BARANG : Handphone Merk : Blackberry Type : Gemini Warna : Black PIN : IMEI : Selanjutnya disebut BARANG PASAL 2 KEPEMILIKAN BARANG DEBITUR menyatakan setuju atas hal-hal dibawah ini: 1.1. Hak atas BARANG akan beralih kepada DEBITUR setelah DEBITUR melunasi seluruh Angsuran dan biaya keterlambatan pembayaran serta denda atas Identitas BARANG kepada KREDITUR Alamat yang tertera pada Formulir Aplikasi Identitas ini adalah benar alamat tinggal DEBITUR sekarang. Alamat ini adalah merupakan alamat untuk pengiriman BARANG yang telah dipesan DEBITUR. DEBITUR tidak akan melakukan pemindahan BARANG dari alamat yang tertera pada Formulir Aplikasi Identitas tanpa persetujuan tertulis dari KREDITUR Apabila DEBITUR melakukan pemindahtanganan BARANG tersebut maka DEBITUR bersedia menyerahkan jaminan tambahan dan/atau jaminan pengganti kepada KREDITUR dengan nilai yang sama/lebih besar dengan nilai BARANG.

1.2.

1.3.

1.4.

1.5.

DEBITUR tidak akan menjaminkan atau menggunakan BARANG sebagai jaminan pinjaman, dijual atau dipindahtangankan dengan cara apapun dan hanya menggunakan BARANG untuk pemakaian pribadi sampai seluruh jumlah terhutang dilunasi oleh DEBITUR kepada KREDITUR DEBITUR menjaga dan memelihara BARANG dalam keadaan baik dan tidak melakukan perubahan yang menyebabkan kerusakan ataupun kehilangan pada BARANG. Tidak melakukan perubahan-perubahan termasuk penghapusan ataupun penghilangan merek dagang maupun label. DEBITUR akan mengembalikan BARANG dalam keadaan baik pada setiap saat apabila Perjanjian diputuskan oleh KREDITUR PASAL 3 PENERIMAAN BARANG

1.6.

1.7.

1.8.

2.1.

DEBITUR dianggap telah memeriksa dan menerima BARANG dalam kondisi baik dan tanpa cacat pada saat DEBITUR menerima BARANG tersebut. DEBITUR dengan ini menyatakan bahwa KREDITUR tidak bertanggung jawab bilamana terjadi kerusakan atas BARANG tersebut. DEBITUR dengan ini juga menyetujui bahwa bilamana terjadi kerusakan atau kondisi yang mengakibatkan BARANG tersebut tidak dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya oleh DEBITUR, maka DEBITUR tetap wajib memenuhi seluruh kewajiban pembayaran sebagaimana diatur dalam Perjanjian. PASAL 4 ANGSURAN BULANAN

2.2.

2.3.

3.1.

Angsuran pertama dapat diwajibkan untuk dilakukan pada atau sebelum tanggal pengiriman (tanggal saat DEBITUR menerima BARANG). Setelah angsuran pertama dibayar, DEBITUR harus membayarkan sisa terhutang sesuai dengan ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat didalam Perjanjian. Sisa pembayaran bulanan harus dibayarkan sebelum tanggal jatuh tempo. Angsuran I + DP sebesar Rp 550.000,- (Lima Ratus Lima puluh ribu rupiah) Angsuran II sebesar Rp 600.000,- (Enam Ratus ribu rupiah) Angsuran III sebesar Rp 600.000,- (Enam Ratus ribu rupiah) Jatuh tempo pembayaran angsuran setiap tanggal 5 pada bulan angsuran. Pembayaran angsuran berikutnya dilakukan melalui Transfer melalui bank ke : Bank : PERMATA Atas nama : YOPPI JULI PRIYONO REKENING : 1217624025 Atas setiap pembayaran angsuran, maka KREDITUR akan mengeluarkan tanda terima berupa kuitansi kepada DEBITUR dan DEBITUR wajib menyimpan semua kuitansi sampai dengan kuitansi pelunasan.

3.2.

3.3 3.4.

3.5.

3.6.

DEBITUR akan menanggung seluruh pajak (termasuk setiap Pajak Pendapatan dan Pajak Pertambahan Nilai), materai, biaya-biaya lain atas setiap pembayaran-pembayaran jumlah terhutang pada KREDITUR berikut denda maupun penalti-penalti yang dibebankan berdasarkan Perjanjian. PASAL 5 DENDA KETERLAMBATAN PEMBAYARAN

5.1.

Jika DEBITUR lalai membayar angsuran bulanan DEBITUR sesuai dengan ketentuanketentuan dan syarat-syarat dalam Perjanjian, KREDITUR akan membebankan biaya denda sebesar 0,3% dari total BARANG per hari dari angsuranangsuran terhutang. Jika terjadi penolakan atas pembayaran giro, maka DEBITUR dianggap belum melakukan pembayaran angsuran dan akan dikenakan denda keterlambatan pembayaran serta biaya administrasi atas tolakan giro tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

5.2.

PASAL 6 PEMUTUSAN PERJANJIAN OLEH KREDITUR 6.1. Dengan tidak dilaksanakannya pembayaran angsuran maupun denda keterlambatan oleh DEBITUR kepada KREDITURoleh karena alasan apapun, maka hal ini telah merupakan bukti bahwa DEBITUR telah melakukan wanprestasi dalam Perjanjian. KREDITURdapat memutuskan Perjanjian setiap saat bilamana DEBITUR melanggar ketentuan Perjanjian. Untuk keperluan ini DEBITUR setuju untuk tidak memberlakukan pasal 1266 & 1267 KUH Perdata. Atas pemilikan kembali BARANG dapat dijual dan hasilnya akan diterapkan pada sisa terhutang DEBITUR setelah dipotong pengeluaran-pengeluaran yang terjadi.

6.2.

6.3.

PASAL 7 PERSELISIHAN 7.1. Mengenai Perjanjian dan segala akibatnya, keduabelah Pihak sepakat untuk memilih tempat kedudukan hukum yang umum dan tetap dikantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri di wilayah kantor cabang KREDITUR dan DEBITUR menandatangani Perjanjian. PASAL 8 LAIN-LAIN 8.1. DEBITUR menguasakan kepada KREDITUR untuk memeriksa kelayakan DEBITUR ehubungan dengan Identitas BARANG dan untuk memberikan informasi mengenai DEBITUR dan rekening DEBITUR kepada siapapun yang secara hukum dapat menerima informasi tersebut. Dengan ditandatanganinya Perjanjian oleh DEBITUR,maka DEBITUR dianggap telah setuju terhadap nama BARANG, merk BARANG, warna BARANG, jumlah (unit/set) BARANG, nilai uang muka, jumlah angsuran per-bulan, lama angsuran serta total nilai Identitas dan administrasi Identitas yang tertulis didalam Formulir Aplikasi Identitas.

8.2.

8.3.

Keterlambatan oleh KREDITUR dalam melaksanakan hak-haknya tidak akan dianggap ebagai suatu pencabutan hak-hak tersebut. Setiap pelaksanaan sebagian hak-hak dalam Perjanjian tidak akan mengurangi hak-hak KREDITURuntuk melaksanakan hak-hak lain yang dapat dimiliki dibawah Perjanjian dimana hak-hak tersebut adalah kumulatif dan bukan alternatif. Bilamana suatu ketentuan dari Perjanjian ataupun suatu bagian daripadanya berdasarkan alasan hukum diperlakukan sebagai tidak sah ataupun tidak dapat diterapkan, bagian-bagian lain dari Perjanjian akan tetap berlaku dan dapat diterapkan. DEBITUR tidak diperbolehkan memodifikasi, menambah ataupun mengubah Perjanjian tanpa persetujuan tertulis dari KREDITUR.

8.4.

8.5.

JAKARTA, 24 Desember 2011 KREDITUR DEBITUR

_______________________ Yoppi Juli Priyono

_______________________ Muhammad Irfan