Anda di halaman 1dari 36

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM EKSPERIMEN II B KONSTANTA STEFAN BOLTZMAN

Nama

: RAHMADANI SAHRI

NPM

: 140310100048

Nama Partner : ZENDI APRIO

NPM Partner

: 140310100031

Hari, Tanggal : Rabu, 13 November 2012

Waktu

: Pukul 10.30 – 12.30 WIB

Asisten

: Teh Sundus

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM EKSPERIMEN II B KONSTANTA STEFAN BOLTZMAN Nama : RAHMADANI SAHRI NPM : 140310100048

LABORATORIUM FISIKA LANJUTAN JURUSAN FISIKA

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS PADJADJARAN

2012

LEMBAR PENGESAHAN

PRAKTIKUM EKSPERIMEN II B

KONSTANTA STEFAN BOLTZMAN

Nama

: RAHMADANI SAHRI

NPM

: 140310100048

Nama Partner : ZENDI APRIO

NPM Partner

: 140310100031

Hari, Tanggal : Rabu, 13 November 2012

Waktu

: Pukul 10.30 – 12.30 WIB

Asisten

: Teh Sundus

Tabel Nilai

Laporan Akhir
Laporan Akhir

Jatinangor, 13 Oktober 2012 Asisten

(

)

BAB 1 PENDAHULUAN

  • I. Latar Belakang

Hukum radiasi benda hitam atau Stefan Boltzman menerangkan emisi (pancaran) total mata radiasi benda hitam, yaitu bahwa energi radiasi total yang

terpancarkan suatu benda hitam pada luas permukaan yang kena radiasi benda hitam tiap satuan waktu adalah sebanding dengan T -4 . Dinding bagian dalam benda hitam pada oven tabung pemanas elektrik yang digunakan adalah sebagai benda hitam, dan radiasi yang terpancarkan melalui termokopel dapat terlihat suhu dari benda hitamnya. Jika temperatur termokopel absolut, maka tegangan keluaran akan sebanding dengan energi raadiasi yang terjadi setiap waktu, maka oleh karena itu dimulai dari suhu kamar bahwa tegangan output yang terukur oleh konstan dan relatif kecil.

II. Indentifikasi Masalah

Pada praktikum kali ini banyak permasalahan menarik dan perludi teliti baik perumusan maupun pendekatannya. Ada beberapa hal yang akan kita bahas pada praktikum kali ini yaitu Emisifitas adalah rasio besarnya radiasi panas permukaan bahan terhadap benda hitam sempurna (black body) pada temperatur yang sama. Ini adalah ukuran dari kemampuan suatu benda untuk meradiasikan energi yang diserapnya. Hukum radiasi benda hitam atau Stefan Boltzman menerangkan emisi (pancaran) total mata radiasi benda hitam, yaitu bahwa energi radiasi total yang terpancarkan suatu benda hitam pada luas permukaan yang kena radiasi benda hitam tiap satuan waktu adalah sebanding dengan T -4 . Benda hitam sempurna memiliki emisivitas sama dengan 1 (ε=1) sementara objek sesungguhnya memiliki emisivitas kurang dari satu. Emisivitas adalah

satuan yang tidak berdimensi. Pada umumnya, semakin kasar dan hitam benda tersebut, emisivitas meningkat mendekati 1. Semakin reflektif suatu benda, maka benda tersebut memiliki emisivitas mendekati 0. Emisivitas bergantung pada faktor diantaranya temperatur, sudut emisi, dan panjang gelombang radiasi.

III. Tujuan Percobaan

Memahami teori radiasi Benda Hitam

Menentukan emisifitas benda

Menentukan konstanta Stefan Bolztmann

BAB 2 TEORI DASAR

Benda yang memiliki warna hitam sempurna akan menyrap seluruh radiasi yang diterima dan memancarkan seluruh radiasi yang dikeluarkannya. Radiasi benda hitam adalah radiasi yang dihasilkan oleh benda hitam sempurna ketika dipanaskan, dapat menyerap dan memancarkan kembali energi/cahaya yang ada padanya. Emisifitas adalah rasio besarnya radiasi panas permukaan bahan terhadap benda hitam sempurna (black body) pada temperatur yang sama. Ini adalah ukuran dari kemampuan suatu benda untuk meradiasikan energi yang diserapnya. Emisivitas bergantung pada faktor diantaranya temperatur, sudut emisi, dan panjang gelombang radiasi. Sering diasumsikan dalam dunia teknik bahwa emisivitas tidak bergantung pada panjang gelombang, sehingga emisivitas konstan. Hal ini dikenal dengan istilah asumsi benda abu-abu. Ketika menyinggung tentang permukaan benda yang tidak hitam, deviasi dari ciri khas benda hitam ditentukan oleh struktur geometri dan komposisi kimia, dan mengikuti hukum Kirchoff tentang radiasi termal: emisivitas setara dengan rasio penyerapan energi (untuk benda pada equilibrium termal), sehingga objek yang tidak menyerap semua energi cahaya yang meradiasinya tidak akan meradiasikan energi yang sama banyak dengan benda hitam ideal. Semua radiasi ini adalah gelombang elektromagnetik, hanya panjang gelombangnya berbeda-beda. Jika radiasi termal diuraikan oleh prisma yang sesuai, kita peroleh spektrum malar. Distribusi energi di antara berbagai panjang gelombang adalah sedemikian sehingga pada temperatur di bawah 500 o C hampir semua energi berkaitan dengan anjang gelombang inframerah ; pada temperatur yang lebih tinggi, radiasi cahaya tampak dipancarkan. Pada umumnya, semakin tinggi temeratur suatu benda, semakin tinggi pula energi total yang dipancarkan. Kehilangan energi yang timbul karena pemancaran radiasi termal dapat dipampas dengan berbagai cara. Benda pemancar bisa merupakan sumber energi,

misalnya matahari; atau ada penyediaan energi listrik terus-menerus dari luar, seperti halnya filamen lampu listrik. Energi juga dapat tersedia karena ada penghantaran kalor atau terjadinya kerja pada benda pemancar. Tanpa adanya sumber penyedia ini, satu-satunya cara benda bisa menerima energi ialah dengan menyerap radiasi dari benda-benda di sekitarnya. Dalam hal benda dilingkungi oleh benda lain, energi internal benda itu akan tetap bila laju pemancaran energi radiasi sama dengan yang diserap. Percobaan menunjukkan bahwa laju pemancaran radiasi termal dari benda bergantung pada temperatur dan sifat permukaan. Daya radiasi total yang dipancarkan per satuan luas disebut eksitasi radian (penyinaran benda) benda itu. Misalnya eksitasi radian tungsten pada 2177 o C ialah 500 kW/m 2 . Bila radiasi termal jatuh serba sama dari segala arah pada benda, maka radiasinya disebut isotrofik. Sebagian radisi itu dapat diserap, sebagian dipantulkan, dan sebagian diteruskan. Pada umumnya bagian radiasi isotropik dari semua panjang gelombang yang diserap bergantung pada temperatur dan sifat permukaan benda penyerap. Fraksi ini disebut keserapan (absortifitas). Dalam percobaan, benda hitam dapat dihampiri dengan baik sekali. Suatu hampiran percobaan yang sangat baik bagi benda hitam dapat dicapai dengan menggunakan rongga dinding yang dalamnya dipertahankan pada temperatur serba sama dan dihubungkan dengan luar melalui lubang yang diameternya kecil dibandingkan dengan ukuran rongga itu. Setiap radiasi yang masuk ke lubang itu diserap dan sebagian dipantulkan berkali-kali secara difuse pada bagian dalam dindingnya, dengan hanya sebagian kecil yang sangat kecil yang bisa keluar lagi dari lubang itu. Hal ni berlaku, tidak bergantung pada bahan yang membentuk bagian dalam dindingnya. Radiasi yang dipancarkan oleh dinding dalam diserap dan dipantulkan secara difuse berkali-kali, sehingga rongga itu terisi oleh radiasi isotropik. Marilah kita definisikan irradiansi dalam rongga sebagai energi radian yang jatuh persatuan waktu persatuan luas pada permukaan dalam rongga. Andaikan benda hitam yang temperaturnya sama dengan dinding dimasukkan ke dalam rongga. Dengan memberi lambang H untuk irradiansi.

Karena temperatur benda hitam tetap, laju terserapnya energi harus sama dengan laju terpencarnya, sehingga

H = ¬ B Atau irradiansi dalam suatu rongga yang dindingnya bertemperatur sama dengan eksitansi radian benda hitam pada temperatur yang sama. Karena alasan itulah, radiasi dalam rongga disebut radiasi benda hitam. Radiasi seperti itu dikaji dengan membiarkan sebagian kecil lolos dari lubang kecil pada rongga itu. Karena H tidak bergantung pada bahan yang membentuk dindingnya, maka eksitansi radian suatu benda hitam adalah fungsi dari temperatur saja.

Hukum Rayleigh-Jeans

Persoalan spectrum benda hitam dipelajari oleh Rayleigh dan jeans dengan memakai fisika klasik, karena pada saat itu belum ada teori kuantum. Dalam hal ini meninjau radiasi dalam rongga bertemperatur T yang dindingnya merupakan pemantul sempurna sebagai sederetan gelombang elektromagnetik berdiri pada hakekatnya sebagai rampatan tiga dimensional dari gelombang berdiri pada tali yang terpentang. Rumus Rayleigh-Jeans untuk kerapatan energi dalam rongga yaitu:

8

v

2

kTdv

u(v)dv =

c

3

Rumus Rayleigh-Jeans ini terdapat kesalahan, ketika v bertambah besar bersesuaian dengan daerah ultra ungu dari spektrum persamaan diatas menyatakan bahwa laju radiasi energi bertambah menurut v2,dalam batas energi sangat tinggi,

u(v) dv menuju tak hingga.

Ε(v) dv Rayleigh-jeans observed 0 1x10 14 2x10 14 frekuensi
Ε(v) dv
Rayleigh-jeans
observed
0
1x10 14
2x10 14
frekuensi

Perbandingan rumusan Rayleigh-Jeans untuk spectrum radiasi benda hitam pada 1500 K dengan spectrum yang diamati. Penyimpangannya dikenal sebagai bencana ultraungu, karena kuantitas itu bertambah dengan bertambahnya frekuensi. Kegagalan fisika klasik ini menyebabkan Planck menemukan bahwa radiasi dipancarkan terkuantisasi dengan energi hv.

Hukum Radiasi Planck

Rumus Rayleigh-jeans menyimpang karena teorema ekuipartisi hanya berlaku untuk distribusi energi yang malar, sedangkan energi gelombang elektromagnetik berfrekuensi v sebetulnya terkuantisasi dalam satuan hv. Yang harus dilakukan adalah meninjau gelombang elektromagnetik dalam rongga sebagai gas foton yang memenuhi statistika Bose-einstein, karena spin foton ialah

1, jumlah foton rata-rata f(v) untuk setiap keadaan berenergi = radiasi planck untuk kerapatan foton dalam rongga adalah:

hv . Rumus

8

h

v

3

dv

u(v)dv =

c
c

3

e

hv / kt

1

Hukum Stefan-Boltzman

Berdasarkan rumus Planck di atas diperoleh kerapatan energi total u di

dalam rongga merupakan integral kerapatn energi terhadap semua frekuensi,

u

=

0

8

5

k

4

u(v)dv

=

15c

3

h

3

T

4

aT

=

4

Dengan a menyatakan konstanta universal. Kerapatn energi total

berbanding lurus dengan T4 mutlak dari dinding rongga. Jadi energi R yang

diradiasikan oleh benda tiap detik per satuan luas berbanding lurus dengan T4,

suatu kesimpulan yang dinyatakan dalam hukum Stefan-Boltzmann:

RB = e

T4 .

Dimana adalah konstanta Stefan Boltzman dengan harga:

ac = = 5,67x10 4
ac
=
= 5,67x10
4

8

W / m

2

K

4

Emisivitas e bergantung pada sifat permukaan radiasi, berkisar antara 0

untuk pemantulan sempurna yang tidak meradiasi, hingga 1 untuk benda hitam.

Berikut penurunan persamaan Stefan Boltzman :

Persamaan radiasi Planck yang dinyatakan dalam panjang gelombang :

U

.

d

=

8

xh c

.

.

 

.

5 hc kt e 1
5
hc
kt
e
1

Makin kecil panjang gelombang m, pada kerapatan energi maksimum. Untuk

melihat kebergantungan m terhadap T (suhu), kita perlihatkan bahwa U

maksimum bila 5 (e hc/ kt -1) minimum. Jadi :

d

d

=

5

(

e

hc

/

kt

Atau

5

4

(

e

hc

/

kt

1

)

1

)

=

0

5

e

hc

/

kt

hc

kt

1

. = 0 2
.
= 0
2

Oleh karena itu maksimum harus memenuhi :

1

e

hc

/

kt

1

hc

=

5

.

kt

Atau

1

e

x

x

=

5

, x

hc

=

kt

Ini merupakan persamaan transenden yang pemecahannya diperoleh paling

sederhana dengan merajah dua kurva : y = 1 =e -x dan y = x/5, dan dengan

memperlihatkan harga x m pada titik perpotongan.

Jadi x m = hc / m.kt = 4,96

m

. T =

hc

4 96 k

,

.

=

(

6 63

,

  • x 10

34

)

J s x

.

(

3

x

10

8

m

/

s

)

(

  • 4

,

96

x

1 38

,

x

10

  • 23 J

/

K

)

m

.

T

= 2 90

,

mm k

.

k = konstanta Boltzman = 1,38 x 10 -23 J/s

Persamaan diatas dikenal dengan Hukum Wien.

Kemudian jika persamaan Planck dinyatakan dalam frekwensi :

U

=

8.

. h

3

c

3

.

e

hc

/

kT

1

Kerapatan energi total u adalah :

u

=

U

0

.

d

=

8 .

.

h

  • 3 . d

h

  • 3

  • c

0

e

/

kt

jika x
1

=

h

u =

8 .

.

k

4

.

T

4

x

  • 3 dx

.

h

3

.

3

c

  • x 1

e

  • 0

/

kt

Untuk mencari kapasitas kalor kristal untuk limit T mendekati nol, digunakan :

3

x

.

dx

0

e

x

1

=

3

!

4

4

(

4

)

=

6

.

90

=

15

sehingga

:

u =

8 .

5

. k

4

15 h

.

3

.

3

c

. T

4

Pemancaran radiasi RB (daya radiasi yang dipancarkan per satuan luas) dari

dinding rungga tempat radiasi benda hitam dalam kesetimbangan berkaitan

dengan kerapatan energi total u menurut hubungan :

R

B

=

c

4

. u

=

2 .

5

. k

4

15 h

.

3

.

2

c

. T

4

Persamaan diatas adalah hukum Stefan Boltzman, yang biasanya ditulis dalam

bentuk RB = .T 4

Pada percobaan ini akan dihitung nilai

yaitu konstanta Stefan Boltzman, yang

jika berdasarkan persamaan diatas bernilai :

2 .

5

. k

4

=

15 h

.

3

.

3

c

=

2

x

(

314

,

)

5

x

(

1 38 10

,

x

23

)

4

15

x

(

6 63 10

,

x

34

)

3

x

(

3 10

x

8

)

2

= 5 63 10

,

x

8

W

2

m

.

K

4

BAB 3 PROSEDUR PERCOBAAN

I. Alat – Alat Percobaan dan fungsi

Bangku Optik

fungsi: sebagai dudukan optik

Termokopel Mall

fungsi: alat temperatur atau suhu

Mikrovoltmeter

fungsi: sebagai alat ukur beda tegangan

Tabung Oven

fungsi: tempat percobaan

Probe Suhu (Temperatur)

fungsi: sebagai penghubung

Alat Ukur Suhu Digital

fungsi: sebagai alat ukur suhu

Statif Besar

fungsi: sebagai alat percobaan

Multiclamp 4 buah

fungsi: sebagai alat percobaan

Kabel Penghubung (Kuning) 2 buah

fungsi: sebagai alat penghubung

Clamp (Jepitan) Bunsen

fungsi: sebagai jepitan

Diafragma Pinhall.

fungsi: sebagai alat percobaan

II. Prosedur Percobaan

  • 1. Menyusun alat-alat kemudian memeriksakan susunan alat-alat pada asisten sebelum disambungkan pada sumber tegangan (PLN 220 Volt).

  • 2. Mengukur suhu ruangan tempat percobaan dan luas permukaan diagframa Pinhall.

  • 3. Mengkalibrasi mikrovoltmeter.

  • 4. Mencatat tegangan pada mikrovoltmeter sebagai tegangan awal . Memanaskan alat pemanas benda hitam selama 5 menit supaya panasnya stabil. Mengukur suhu dan tegangan setelah 5 menit tersebut.

  • 5. Melanjutkan proses pemanasan, untuk setiap kenaikan suhu tertentu, mencatat kenaikan tegangan yang ditunjukkan mikrovoltmeter setiap 2 menit hingga suhu benda hitam mencapai 400 oC.

  • 6. Melakukan percobaan di atas untuk jarak oven dan termokopel mall yang berbeda.

  • 7. Melakukan pengukuran dengan beberapa luas pinhall yang berbeda.

BAB IV

DATA DAN PEMBAHASAN

4.1 Data Pengamatan

 

Jarak 5 cm

   

Jarak 10

 

Penaikan

Penurunan

Penaikan

Penurunan

T

V

T

V

T

V

T

V

 
  • 63 4,28

399

36,23

 
  • 63 1,27

399

4,59

 
  • 66 4,25

396

36,12

 
  • 66 1,23

396

4,58

 
  • 69 4,18

393

36,01

 
  • 69 1,22

393

4,57

 
  • 72 3,56

390

35,9

 
  • 72 1,19

390

4,57

 
  • 75 3,53

387

35,79

 
  • 75 1,18

387

4,57

 
  • 78 3,46

384

35,68

 
  • 78 1,17

384

4,55

 
  • 81 3,3

381

35,57

 
  • 81 1,16

381

4,55

 
  • 84 3,16

378

35,46

 
  • 84 1,13

378

4,55

 
  • 87 3,05

375

35,35

 
  • 87 1,12

375

4,55

 
  • 90 2,82

372

35,24

 
  • 90 1,11

372

4,54

 
  • 93 2,76

369

35,13

 
  • 93 1,09

369

4,52

 
  • 96 2,63

366

35,02

 
  • 96 1,07

366

4,52

 
  • 99 2,51

363

34,91

 
  • 99 1,05

363

4,51

 
  • 102 2,39

360

34,8

 
  • 102 1,03

360

4,57

 
  • 105 2,27

357

34,69

 
  • 105 1,01

357

4,55

 
  • 108 2,14

354

34,58

 
  • 108 4,5

1

354

 
 
  • 111 2,06

351

34,47

 
  • 111 0,09

351

4,5

 
  • 114 1,82

348

34,36

 
  • 114 0,06

348

4,49

 
  • 117 1,81

345

34,25

 
  • 117 0,04

345

4,47

 
  • 120 1,7

342

30,73

 
  • 120 0,03

342

4,46

 
  • 123 1,58

339

27,21

 
  • 123 0,01

339

4,46

 
  • 126 1,45

336

23,69

 
  • 126 4,46

0

336

 
 
  • 129 1,35

333

22,72

 
  • 129 0,06

333

4,45

 
  • 132 1,24

330

21,75

 
  • 132 0,05

330

4,45

 
  • 135 1,13

327

20,78

 
  • 135 0,04

327

4,45

 
  • 138 19,81

1

324

   
  • 138 0,02

324

4,45

 
  • 141 0,83

321

18,84

 
  • 141 0,01

321

4,44

 
  • 144 0,77

318

17,87

 
  • 144 0,77

318

4,43

 
  • 147 0,63

315

16,9

 
  • 147 0,76

315

4,43

 
  • 150 0,54

312

15,93

 
  • 150 0,74

312

4,43

 
  • 153 0,37

309

14,96

 
  • 153 0,72

309

4,42

 
  • 156 0,26

306

13,99

 
  • 156 0,71

306

4,42

 
  • 159 0,13

303

12,03

 
  • 159 0,69

303

4,41

 
  • 162 10,07

0

300

   
  • 162 0,68

300

4,4

 
  • 165 0,16

297

9,56

 
  • 165 0,66

297

4,4

 
  • 168 0,26

294

9,05

 
  • 168 0,62

294

4,4

 
  • 171 0,42

291

8,54

 
  • 171 0,6

291

4,39

 
  • 174 0,58

288

8,03

 
  • 174 0,59

288

4,39

 
  • 177 0,77

285

7,52

 
  • 177 0,58

285

4,39

 
  • 180 1,5

282

7,01

 
  • 180 0,55

282

4,38

183

1,48

 
  • 279 6,5

 
  • 183 0,54

279

4,37

186

1,79

 
  • 276 5,12

 
  • 186 0,52

276

4,37

189

1,83

 
  • 273 3,74

 
  • 189 0,5

273

4,36

192

2,1

 
  • 270 3,59

 
  • 192 0,48

270

4,35

195

2,33

 
  • 267 3,44

 
  • 195 0,46

267

4,34

198

2,5

 
  • 264 3,29

 
  • 198 0,44

264

4,34

201

2,71

 
  • 261 3,14

 
  • 201 0,43

261

4,33

204

2,84

 
  • 258 2,99

 
  • 204 0,43

258

4,32

207

3,01

 
  • 255 2,84

 
  • 207 0,41

255

4,32

210

3,24

 
  • 252 2,69

 
  • 210 0,4

252

4,31

213

3,39

 
  • 249 2,54

 
  • 213 0,38

249

4,3

216

3,57

 
  • 246 2,39

 
  • 216 0,36

246

4,3

219

3,82

 
  • 243 2,24

 
  • 219 0,35

243

4,3

222

4

 
  • 240 2,09

 
  • 222 0,33

240

4,29

225

4,13

 
  • 237 1,94

 
  • 225 0,3

237

4,29

228

4,38

 
  • 234 1,79

 
  • 228 0,25

234

4,27

231

4,61

 
  • 231 1,64

 
  • 231 0,2

231

4,26

234

4,84

 
  • 228 1,49

 
  • 234 0,02

228

4,26

237

5,03

 
  • 225 1,34

 
  • 237 0,01

225

4,25

240

5,23

 
  • 222 1,19

 
  • 240 5,07

222

4,25

243

5,51

 
  • 219 1,04

 
  • 243 5,05

219

4,25

246

5,92

 
  • 216 0,89

 
  • 246 5,02

216

4,24

249

6,12

 
  • 213 0,73

 
  • 249 5,06

213

4,24

252

6,37

 
  • 210 0,57

 
  • 252 5,08

210

4,23

255

6,63

 
  • 207 0,41

 
  • 255 5,26

207

4,22

258

6,93

 
  • 204 0,25

 
  • 258 5,3

204

4,22

261

7,23

 
  • 201 0,09

 
  • 261 5,42

201

4,21

264

7,5

 
  • 198 5,48

0

 
  • 264 4,2

198

 

267

7,72

 
  • 195 0,08

 
  • 267 5,5

195

4,19

270

8,04

 
  • 192 0,12

 
  • 270 5,53

192

4,18

273

8,52

 
  • 189 0,23

 
  • 273 5,55

189

4,17

276

8,71

 
  • 186 0,29

 
  • 276 5,56

186

4,16

279

9,19

 
  • 183 0,363

 
  • 279 5,58

183

4,14

282

9,56

 
  • 180 0,436

 
  • 282 5,59

180

4,13

285

10,03

 
  • 177 0,509

 
  • 285 5,6

177

4,12

288

10,47

 
  • 174 0,582

 
  • 288 5,61

174

4,11

291

10,65

 
  • 171 0,655

 
  • 291 5,6

171

4,1

294

11,03

 
  • 168 0,728

 
  • 294 5,59

168

4,09

297

11,66

 
  • 165 0,801

 
  • 297 5,55

165

4,08

300

12,12

 
  • 162 0,874

 
  • 300 5,5

162

4,08

303

12,6

 
  • 159 0,947

 
  • 303 5,48

159

4,06

306

13,63

 
  • 156 1,02

 
  • 306 5,45

156

4,05

309

14,28

 
  • 153 1,093

 
  • 309 5,43

153

4,03

312

14,62

 
  • 150 1,166

 
  • 312 5,4

150

4,02

315

15,02

 
  • 147 1,239

 
  • 315 5,33

147

4,01

318

15,51

 
  • 144 1,312

 
  • 318 5,38

144

4

321

16,04

 
  • 141 1,385

 
  • 321 5,35

141

3,99

324

16,37

 
  • 138 1,458

 
  • 324 5,3

138

3,98

327

16,69

 
  • 135 1,531

 
  • 327 5,28

135

3,97

330

17,49

 
  • 132 1,604

 
  • 330 5,25

132

3,96

333

18,07

 
  • 129 1,677

 
  • 333 5,22

 
  • 129 3,95

336

18,86

 
  • 126 1,75

 
  • 336 5,18

 
  • 126 3,94

339

20,64

 
  • 123 1,823

 
  • 339 5,15

 
  • 123 3,93

342

22,11

 
  • 120 1,896

 
  • 342 5,12

 
  • 120 3,92

345

23,21

 
  • 117 1,969

 
  • 345 5,08

 
  • 117 3,91

348

23,76

 
  • 114 2,042

 
  • 348 5,05

 
  • 114 3,91

351

24,41

 
  • 111 2,115

 
  • 351 5,04

 
  • 111 3,9

354

25,04

 
  • 108 2,188

 
  • 354 5,01

 
  • 108 3,88

357

26,01

 
  • 105 2,261

 
  • 357 4,99

 
  • 105 3,87

360

28,28

 
  • 102 2,334

 
  • 360 4,97

 
  • 102 3,85

363

30,02

 
  • 99 2,407

 
  • 363 4,97

 
  • 99 3,84

366

31,06

 
  • 96 2,48

 
  • 366 4,93

 
  • 96 3,83

369

33,08

 
  • 93 2,553

 
  • 369 4,91

 
  • 93 3,82

372

33,46

 
  • 90 2,626

 
  • 372 4,87

 
  • 90 3,8

375

33,86

 
  • 87 2,699

 
  • 375 4,85

 
  • 87 3,73

378

34,08

 
  • 84 2,772

 
  • 378 4,83

 
  • 84 3,65

381

34,03

 
  • 81 2,845

 
  • 381 4,81

 
  • 81 3,66

384

35,09

 
  • 78 2,918

 
  • 384 4,77

 
  • 78 3,63

387

35,64

 
  • 75 2,991

 
  • 387 4,75

 
  • 75 3,62

390

36

 
  • 72 3,064

 
  • 390 4,73

 
  • 72 3,3

393

36,31

 
  • 69 3,137

 
  • 393 4,7

 
  • 69 2,98

396

36,92

 
  • 66 3,21

 
  • 396 4,67

 
  • 66 2,66

399

37,16

 
  • 63 3,283

 
  • 399 4,65

 
  • 63 2,34

  • 4.2 Pengolahan Data

    • a. Mengkonversi Data

Mengkonversi Suhu (º C) ke K

Untuk mengkonversi Suhu dari (º C) ke K digunakan persamaan:

T (K) = T(ºC) + 273

Dari persamaan diatas maka didapat suhu:

  • - Jarak 5 cm

 

Jarak 5 cm

 

Penaikan

Penurunan

Penaikan

Penurunan

T

V

T

V

T (K)

T(K)

 
  • 63 4,28

399

36,23

 
  • 336 672

 
  • 66 4,25

396

36,12

 
  • 339 669

 
  • 69 4,18

393

36,01

 
  • 342 666

 
  • 72 3,56

390

35,9

 
  • 345 663

 
  • 75 3,53

387

35,79

 
  • 348 660

 
  • 78 3,46

384

35,68

 
  • 351 657

 
  • 81 3,3

381

35,57

 
  • 354 654

 
  • 84 3,16

378

35,46

 
  • 357 651

 
  • 87 3,05

375

35,35

 
  • 360 648

 
  • 90 2,82

372

35,24

 
  • 363 645

 
  • 93 2,76

369

35,13

 
  • 366 642

 
  • 96 2,63

366

35,02

 
  • 369 639

 
  • 99 2,51

363

34,91

 
  • 372 636

 
  • 102 2,39

360

34,8

 
  • 375 633

 
  • 105 2,27

357

34,69

 
  • 378 630

 
  • 108 2,14

354

34,58

 
  • 381 627

 
  • 111 2,06

351

34,47

 
  • 384 624

 
  • 114 1,82

348

34,36

 
  • 387 621

  • 117 1,81

 

345

34,25

 
  • 390 618

  • 120 1,7

 

342

30,73

 
  • 393 615

 
  • 123 1,58

339

27,21

 
  • 396 612

 
  • 126 1,45

336

23,69

 
  • 399 609

 
  • 129 1,35

333

22,72

 
  • 402 606

 
  • 132 1,24

330

21,75

 
  • 405 603

 
  • 135 1,13

327

20,78

 
  • 408 600

 
  • 138 19,81

1

324

   
  • 411 597

 
  • 141 0,83

321

18,84

 
  • 414 594

 
  • 144 0,77

318

17,87

 
  • 417 591

 
  • 147 0,63

315

16,9

 
  • 420 588

 
  • 150 0,54

312

15,93

 
  • 423 585

 
  • 153 0,37

309

14,96

 
  • 426 582

 
  • 156 0,26

306

13,99

 
  • 429 579

 
  • 159 0,13

303

12,03

 
  • 432 576

 
  • 162 10,07

0

300

   
  • 435 573

 
  • 165 0,16

297

9,56

 
  • 438 570

 
  • 168 0,26

294

9,05

 
  • 441 567

 
  • 171 0,42

291

8,54

 
  • 444 564

 
  • 174 0,58

288

8,03

 
  • 447 561

 
  • 177 0,77

285

7,52

 
  • 450 558

  • 180 1,5

 

282

7,01

 
  • 453 555

 
  • 183 1,48

279

6,5

 
  • 456 552

 
  • 186 1,79

276

5,12

 
  • 459 549

 
  • 189 1,83

273

3,74

 
  • 462 546

  • 192 2,1

 

270

3,59

 
  • 465 543

 
  • 195 2,33

267

3,44

 
  • 468 540

  • 198 2,5

 

264

3,29

 
  • 471 537

  • 201 2,71

 

261

3,14

 
  • 474 534

 
  • 204 2,84

258

2,99

 
  • 477 531

  • 207 3,01

 

255

2,84

 
  • 480 528

 
  • 210 3,24

252

2,69

 
  • 483 525

 
  • 213 3,39

249

2,54

 
  • 486 522

 
  • 216 3,57

246

2,39

 
  • 489 519

 
  • 219 3,82

243

2,24

 
  • 492 516

 
  • 222 2,09

4

240

   
  • 495 513

 
  • 225 4,13

237

1,94

 
  • 498 510

 
  • 228 4,38

234

1,79

 
  • 501 507

  • 231 4,61

 

231

1,64

 
  • 504 504

 
  • 234 4,84

228

1,49

 
  • 507 501

 
  • 237 5,03

225

1,34

 
  • 510 498

 
  • 240 5,23

222

1,19

 
  • 513 495

  • 243 5,51

 

219

1,04

 
  • 516 492

 
  • 246 0,89

5,92

216

 

519

489

 
  • 249 0,73

6,12

213

 

522

486

 
  • 252 0,57

6,37

210

 

525

483

 
  • 255 0,41

6,63

207

 

528

480

 
  • 258 0,25

6,93

204

 

531

477

 
  • 261 0,09

7,23

201

 

534

474

  • 264 7,5

 

198

0

537

471

 
  • 267 0,08

7,72

195

 

540

468

 
  • 270 0,12

8,04

192

 

543

465

 
  • 273 0,23

8,52

189

 

546

462

 
  • 276 0,29

8,71

186

 

549

459

 
  • 279 0,363

9,19

183

 

552

456

 
  • 282 0,436

9,56

180

 

555

453

 
  • 285 0,509

10,03

177

 

558

450

 
  • 288 0,582

10,47

174

 

561

447

 
  • 291 0,655

10,65

171

 

564

444

 
  • 294 0,728

11,03

168

 

567

441

 
  • 297 0,801

11,66

165

 

570

438

 
  • 300 0,874

12,12

162

 

573

435

 
  • 303 0,947

12,6

159

 

576

432

 
  • 306 1,02

13,63

156

 

579

429

 
  • 309 1,093

14,28

153

 

582

426

 
  • 312 1,166

14,62

150

 

585

423

 
  • 315 1,239

15,02

147

 

588

420

 
  • 318 1,312

15,51

144

 

591

417

 
  • 321 1,385

16,04

141

 

594

414

 
  • 324 1,458

16,37

138

 

597

411

 
  • 327 1,531

16,69

135

 

600

408

 
  • 330 1,604

17,49

132

 

603

405

 
  • 333 1,677

18,07

129

 

606

402

 
  • 336 1,75

18,86

126

 

609

399

 
  • 339 1,823

20,64

123

 

612

396

 
  • 342 1,896

22,11

120

 

615

393

 
  • 345 1,969

23,21

117

 

618

390

 
  • 348 2,042

23,76

114

 

621

387

 
  • 351 2,115

24,41

111

 

624

384

 
  • 354 2,188

25,04

108

 

627

381

 
  • 357 2,261

26,01

105

 

630

378

 
  • 360 2,334

28,28

102

 

633

375

 
  • 363 30,02

 
  • 99 2,407

636

372

 
  • 366 31,06

 
  • 96 2,48

639

369

 
  • 369 33,08

 
  • 93 2,553

642

366

 
  • 372 33,46

 
  • 90 2,626

645

363

 
  • 375 33,86

 
  • 87 2,699

648

360

 
  • 378 34,08

 
  • 84 2,772

651

357

 
  • 381 34,03

 
  • 81 2,845

654

354

 
  • 384 35,09

 
  • 78 2,918

657

351

 
  • 387 35,64

 
  • 75 2,991

660

348

 

36

 
  • 72 3,064

  • 390 663

345

 
  • 393 36,31

 
  • 69 3,137

666

342

396

 

36,92

66

3,21

669

339

399

 

37,16

63

3,283

672

336

-