Anda di halaman 1dari 5

Pelatihan Perkoperasian Kerjasama PT.

Surveyor Indonesia (Persero) dengan KOWANTARA

LAPORAN KEGIATAN

I. LATAR BELAKANG Dalam sistem perekonomian di Indonesia, tiga pelaku ekonomi yang berperan serta adalah: sektor Perusahaan Negara, sektor Swasta, dan sektor Koperasi. Undang-Undang nomor 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian pasal 1 menyatakan: Koperasi adalah Badan Usaha yang beranggotakan orang seorang atau Badan Hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan. Adapun usaha yang dapat ditangani oleh Koperasi tercantum pada pasal-3, yang menyatakan: 1. Usaha Koperasi adalah usaha yang berkaitan langsung dengan kepentingan anggota untuk meningkatkan usaha dan kesejahteraan anggota. 2. Kelebihan kemarnpuan pelayanan Koperasi dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang bukan anggota Koperasi. 3. Koperasi menjalankan kegiatan usaha dan berperan utarna di segala bidang kehidupan ekonimi rakyat. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Koperasi diberikan kesempatan dan kebebasan untuk menangani usahanya di segala bidang. Dalarn era globalisasi, era perdagangan bebas tanpa batas yang telah dimulai
pada tahun 2003. Saat ini Koperasi seharusnya sudah dapat bersaing dengan Badan

Usaha yang lain. Apabila Koperasi tidak dapat mengimbanginya, maka Koperasi akan ketinggalan dan hanya akan menjadi penonton, dalam percaturan perekonomian nasional.

Halaman - 1

Pelatihan Perkoperasian Kerjasama PT. Surveyor Indonesia (Persero) dengan KOWANTARA

Oleh karena itu Koperasi perlu mempersiapkan diri dengan memperkuat kemampuan Sumber Daya Manusia yang ada di Koperasi datam menangani usahanya. Untuk itu proses revitalisasi bagi Koperasi sudah suatu keharusan data bagi Koperasi yang berdornisili di lingkungan padang gersang juga harus ada kepekaan, misalnya melalui rehoisasi atau penghijauan atau bentuk-bentuk kepekaan lainnya. Sehubungan dengan hal tersebut, Koperasi Warteg Nusantara (KOWANTARA) bekerja sama dengan PT. Surveyor Indonesia (Persero) dalam pembinaan Sudin Koperasi, UMKM dan Perdagangan Jakarta Selatan mengadakan pelatihan bagi 50 orang anggota, pengurus, dan pengawas yang dititikberatkan pada perkopereasian dan manajemen usaha.

II. TUJUAN PELATIHAN Untuk meningkatkan pengetahuan perkoperasian, manajemen dan keterampilan para peserta di dalam menangani usaha Koperasi.

III. SASARAN PELATIHAN a. Untuk Pengurus dan Pengawas Setelah mengikuti pelatihan ini para peserta (pengurus dan pengawas) mampu dan dapat memaharni : 1. Prinsip dasar perkoprasian 2. Manajemen dan usaha Koperasi 3. Merencan:itin pemasaran 4. Menetapan harga 5. Menerapkan kiat-kiat dan seni menjual 6. Memutuskan pengambilan resiko 7. Kewirausahaan 8. Kemitraan dan jaringan pemasaran 9. Dasar-dasar pemasaran

b. Untuk Anggota
Setelah mengikuti pelatihan ini para peserta (anggota) mampu dan dapat memahami : 1. Pentingnya partisipasi anggota
Halaman - 2

Pelatihan Perkoperasian Kerjasama PT. Surveyor Indonesia (Persero) dengan KOWANTARA

2. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga 3. Prinsip-Prinsip Koperasi 4. Permodalan Koperasi 5. Kewirausahaan 6. Manajemen Koperasi 7. Kemitraan dalam Koperasi 8. Membaca Neraca

IV. PENYELENGGARAAN PELATIHAN 1. Waktu dan tempat pelatihan Hari / Tanggal : Kamis s/d Jumat / 20 -21 Desember 2012 Waktu Tempat : Pukul 09.00-16.00 Wib. : Gedung SME Tower Lantai 10 Jl. Gatot Subroto Kav. 94 Jakarta Selatan 2. Peserta Pelatihan Peserta pelatihan ini adalah 50 orang terdiri dari: pengurus, pengawas, dan anggota dari: 1. Koperasi Warteg Nusantara (KOWANTARA) : 30 orang 2. Koppas Cipete Selatan 3. Koppas Warung Buncit 4. Koppas Radio Dalam 5. Koperasi lainnya : 5 orang : 5 orang : 5 orang : 5 Orang

3. Materi Pelatihan Bagi Pengurus dan Pengawas. a. Materi Pengurus dan Pengawas Materi yang dibahas di dalampelatihan ini meliputi: 1. Manajemen dan pengembangan Usaha Koperasi ............3 jpl 2. Pemasaran ................................................................... 2 jpl

3. Kiat dan seni menjual ......................................... 3 jpl 4. Penetapan harga ..................................................... 2 jpl 5. Keberanian mengambil resiko .................................. 2 jpl 6. Kemitraan dan janngan pemasaran ........................ 2 jp1 7. Kewirausahaan .............................................. 3 jpl
Halaman - 3

Pelatihan Perkoperasian Kerjasama PT. Surveyor Indonesia (Persero) dengan KOWANTARA

8. Prinsip-prinsip dasar Koperasi ............................... 2 jpl

b. Materi untuk Anggota Materi yang dibahas di dalam pelatihan ini meliputi: 1. Partisipasi anggota ............................................. 2 jpi 2. Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga ......... 2 jpl 3. Prinsip Prinsip Koperasi ................................. 2 jp1 4. Permodalan Koperasi2 jpl 5. Manajemen Koperasi2 jpl 6. Kewirausahaan.2 jpl 7. Kemitraan Dalam Koperasi ............................... 2 jp1 8. Pengembangan Usaha Koperasi 2 jpl 9. Membaca Neraca..2 jpl 9. Jadwal Pelatihan Sebagaimana tercantum dalam lampiran

10. Tenaga Pengajar/ Instruktur -Para Praktisi -Para Tenaga Ahli Terkait (sebagaimana terlampir)

11. M et od e Pe l a ti h an Penyampaian materi dilakukan sesuai dengan metode pendidikan bagi orang dewasa (andragogy), antara lain: 11.1. Ceramah 11.2. Tanya jawab 11.3. Diskusi 11.4. Latihan 11.5. Penugasan
Alat Bantu Pelatihan

1. White Board
Halaman - 4

Pelatihan Perkoperasian Kerjasama PT. Surveyor Indonesia (Persero) dengan KOWANTARA

2. Alat Tulis menulis 3. Bahan Bacaan 4. Flip Chart 5. Laptop dan Infocus

12. Penyelenggara Pelatihan Penyelenggara pelatihan ini adalah Koperasi Warteg Nusantara (KOWANTARA)

13. Sertifikat Pada akhir Pelatihan, para peserta yang memenuhi persyaratan diberikan sertifikat.

14. Pembiayaan Biaya pelatihan ini, secara keseluruhan bersumber dari PT. Surviyer Indonesia (Persero) dengan rincian terlampir :

15. Penutup Demikan laporan kegiatan ini disampaikan atas kerjasama dan bantuan semua pihak, pelatihan perkoperasian terlaksana dengan lancar tanpa hambatan berarti, dan tentunya atas peran serta PT. Surveyor Indonesia (Persero) yang membiayai semua kegiatan ini, kami ucapkan terimakasih sebesar-besarnya.

Jakarta, 28 Desember 2012

Halaman - 5