Anda di halaman 1dari 4

1

BAB I PENDAHULUAN

I.1.

Latar Belakang Jembatan sebagai sarana transportasi mempunyai peranan sangat penting

bagi

kelancaran

pergerakan

lalu

lintas.

Dimana

fungsi

jembatan

adalah

menghubungkan rute/lintasan transportasi yang terpisah baik oleh sungai, rawa, danau, selat, saluran, jalan raya, jalan kereta api dan perlintasan lainnya. Pada mulanya jembatan hanya dipakai untuk menghubungkan dua tempat terpisah dengan jarak yang relatif pendek. Seiring dengan perkembangannya, jembatan dapat dipakai untuk menghubungkan tempat terpisah pada jarak yang berjauhan bahkan sampai menyeberangi laut. Dengan semakin meningkatnya teknologi dan fasilitas pendukung seperti komputer, bentangan bukan merupakan kendala lagi. Dari segi perkonomian, jembatan dapat mengurangi biaya transportasi. Dan dari segi efisiensi waktu, dengan adanya jembatan dapat mempersingkat waktu tempuh pada perjalanan darat yang saling terpisah. Jembatan juga dapat meningkatkan daerah tertinggal untuk dapat lebih berhubungan dengan daerah lain dengan mudah. Mengingat pentingnya peranan jembatan bagi kehidupan manusia, maka harus ditinjau kelayakan konstruksi jembatan tersebut, dalam hubungannya dengan klasifikasi jembatan sesuai dengan tingkat pelayanan dan kemampuannya dalam

menerima beban. Dalam kaitannya dengan keselamatan, maka perlu diperhatikan juga tingkat keamanan dan kenyamanan dalam penggunaan jembatan tersebut. Sehingga masih layak atau tidaknya untuk digunakan dan harus mengadakan perbaikan hingga penggantian. Untuk memperlancar perjalanan menuju garut dan bandung, maka dibangun proyek pembangunan Jembatan Ciherang di Kampung Ciburial, Desa Ciherang, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung yang merupakan proyek tahap III Lingkar Nagreg dengan panjang jalan mencapai 1.925 meter. Proyek ini terdiri atas lima tahap pembangunan yaitu tahap I pada tahun 20062008, tahap II pada tahun 2008-2010, tahap III pada tahun 2009 (khusus karena pembangunan jembatan overpass ciherang), tahap IV pada tahun 2010, tahap V pada tahun 2011. Total dari panjang jembatan ini adalah 5,27 km.

I.2.

Maksud dan Tujuan Maksud dan tujuan dari tugas akhir ini adalah sebagai berikut :
1. Dapat

mengetahui

peraturan

yang

akan

digunakan

dalam

menganalisa dan review design bangunan pada jembatan.


2. Dapat mengetahui beban-beban yang bekerja pada struktur atas

pada jembatan.
3. Dapat mengetahui gaya-gaya yang bekerja pada jembatan. 4. Dapat mengetahui besarnya lendutan pada jembatan. 5. Dapat mengetahui tegangan-tegangan pada jembatan.

I.3.

Metode Penulisan Metode penulisan yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah metode analisis yang didapatkan dari berbagai macam sumber dan review design hasil analisisnya.

I.4.

Batasan Masalah Mengingat keterbatasan waktu dalam penelitian skripsi ini, maka dalam

hal ini penulis membatasi permasalahan yang akan ditinjau diantaranya review design struktur atas pada jembatan overpass Ciherang, Nagreg dari beton ke compossit girder.

I.5.

Sistematika Penulisan Secara garis besar sistematika penulisan tugas akhir ini dapat dijelaskan sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN Dalam bab ini berisikan latar belakang, maksud dan tujuan, metode penulisan, batasan masalah, serta sistematika penulisan yang akan digunakan dalam tugas akhir ini.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Dalam bab ini berisikan informasi atau teori yang bersifat umum tentang jembatan, pembebanan pada jembatan, dan perencanaan gelagar komposit.

BAB III METODOLOGI Dalam bab ini berisikan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang akan diteliti atau dikaji.

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN Dalam bab ini berisikan analisa dan pembahasan penelitian atau kajian yang diambil.

BAB V PENUTUP Bab ini berisi kesimpulan dan saran yang digunakan untuk

membulatkan argumen hasil penelitian atau kajian.

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN