Anda di halaman 1dari 7

TUGAS 1 MEKATRONIKA

Oleh: Boby Anggara Putra Famessa Fitria Lestari Khabibi Mustofa 2111105001 2111105009 2111105026

JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA 2013

KOMPONEN ELEKTRONIKA STANDAR


Komponen elektronika dapat dibedakan berdasarkan butuh atau tidaknya arus listrik dalam bekerjanya. Komponen itu diantaranya komponen aktif san komponen pasif. Komponen aktif adalah komponen elektronika yang membutuhkan arus listrik agar mampu bekerja dalam rangkaian elektronika. Contoh komponen aktif antara lain: 1. Transistor berasal dari bahasa transfer yang artinya pemindahan dan resistor yang berarti pengambat. Jadi transistor adalah pemindahan atau peralihan bahan setengah penghantar menjadi penghantar pada suhu tertentu. Transistor merupkan piranti komponen elektronika yang terbuat dari bahan semikonduktor dan mempunyai tiga elektroda (triode) yaitu dasar (basis), pengumpul (kolektor) dan pemancar (emitor).

Gambar 1 Transistor

2. Dioda merupakan komponen yang berfungsi sebagai penyearah, catu daya, penyaring arau pendeteksi, dan stabilisator tegangan. Dioda memiliki dua kutub yaitu kutub anoda dan kutub katoda. Dioda memiliki dua elektroda aktif dimana isyarat listrik dapat mengalir, dan kebanyakan diode digunakan karena karakteristik satu arah yang dimilikinya. Dioda varikap (variable capacitor/kondensator variabel) yang digunakan sebagai kondensator terkendali tegangan.

Gambar 2 Dioda

3. Integrated Circuit (IC) adalah suatu komponen elektronik yang dibuat dari
bahan semi conductor, dimana IC merupakan gabungan dari beberapa komponen seperti Resistor, Kapasitor, Dioda dan Transistor yang telah terintegrasi menjadi sebuah rangkaian berbentuk chip kecil, IC digunakan untuk beberapa keperluan pembuatan peralatan elektronik agar mudah dirangkai menjadi peralatan yang berukuran relatif kecil.

Gambar 3 IC
4. Lampu tabung dan LED

Komponen pasif adalah komponen elektronika yang bekerja tanpa memerlukan arus listrik. Contoh komponen elektronika pasif antara lain:

1. Resistor adalah salah satu komponen elektronika yang digunakan untuk


membatasi jumlah arus yang mengalir dalam suatu rangkaian. Kemampuan resistor dalam menghambat arus listrik sangat beragam disesuaikan dengan nilai resistansi resistor tersebut. Resistor bersifat resistif dan umumnya terbuat dari bahan karbon. Satuan resistansi dari suatu resistor disebut Ohm atau dilambangkan dengan simbol (Omega).

Gambar 4 Resistor

2. Kapasitor

atau

kondensor

adalah

komponen

elektronika

yang

dapat

menyimpan energi listrik dalam bentuk muatan listrik selama selang waktu tertentu tanpa disertai adanya reaksi kimia. Kapasitor banyak digunakan pada peralatan elektronika seperti pada lampu kilat kamera, cadangan energi pada komputer saat listrik mati, pelindung sistem RAM pada komputer dll. Pada dasarnya, kapasitor terdiri atas sepasang pelat konduktor sejajar dengan luas A yang dipisahkan oleh jarak d yang kecil. Dua konduktor tersebut dipisahkan oleh suatu bahan isolator yang disebut bahan dielektrik. Jenis-jenis kapasitor, antara lain: a. Kapasitor variabel (Varco) Kapasitor ini digunakan untuk tuning pesawat radio atau mencari gelombang radio.

Gambar 5 Kapasitor varco

b. Kapasitor keramik mempunyai dielektrik yang terbuat dari keramik. Kapasitor ini memiliki elektroda logam dan dielektritnya terdiri atas campuran titanium oksida dan oksida lain. Kekuatan dielektriknya baik sekali sehingga mempunyai kapasitas yang besar. Meskipun demikian, ukuran kapasitor keramik relatif kecil. Kapasitor keramik digunakan untuk meredam bunga api, seperti pada bunga api yang timbul pada platina kendaraan bermotor.

Gambar 6 Kapasitor keramik

c. Kapasitor kertas mempunyai dielektrik yang terbuat dari kertas. Kertas tersebut diresapi dengan minyak untuk memperbesar kapasitas dan kekuatan dielektriknya.

Gambar 7 Kapasitor kertas

d. Kapasitor plastik mempunyai selaput

plastik sebagai dielektriknya.

Kapasitor plastik digunakan untuk koreksi faktor daya dalam sisitem daya listrik pada fisi nuklir, pembentukan logam hidrolik, penyelidikan plasma dielektrik.

Gambar 7 Kapasitor plastik

e. Kapasitor elektrolit mempunyai dielektrik berupa oksida aluminium.


Kapasitor ini hanya digunakan pada tegangan DC yang berdenyut pada rangkaian radio, televisi, telefon, telegraf, peluru kendali, dan perlengkapan komputer. Fungsi elco adalah sebagai perata denyut arus listrik.

Gambar 8 Kapasitor elektrolit

3. Saklar (switch) merupakan komponen elektronika yang berfungsi untuk memutuskan atau menyambungkan arus pada suatu rangkaian.

Gambar 9 Saklar

4. Trafo yang berfungsi secara umum yaitu sebagai input impedance antara
sumber dan beban, menghambat arus searah (DC) serta meneruskan arus bolak balik(AC), serta menurunkan atau menaikkan tegangan AC. 5. Relay secara umum berfungsi untuk mengalirkan arus listrik lebih besar dengan menggunakan sistem pengendali dengan arus listrik kecil.

Gambar 10 Relay