Anda di halaman 1dari 3

Patofisiologi Mucocele Penyebab terjadinya mucocele ada dua, yaitu trauma dan obstruksi saluran kelenjar liur.

Mucocele dapat muncul karena ekstravasasi atau mekanisme retensi. Trauma fisik dapat menyebabkan kebocoran sekresi air liur ke jaringan submukosa sekitarnya. Adanya stagnan dari air liur menyebabkan terjadinya peradangan. Trauma tidak selalu menjadi penyebab terjadinya mucocele. Pada beberapa kasus, peradangan mukosa kelenjar liur minor menyebabkan terjadinya penyumbatan, dilatasi, dan pecahnya saluran sehingga terjadi pengumpulan cairan di jaringan submukosa. Patofisiologi Hemangioma Sampai saat ini etiologi hemangioma masih belum jelas, ada banyak hipotesis yang menyatakan tentang etiologi hemangioma. Namun proses angiogenesis memegang peranan penting. Sitokin, seperti basic fibroblast growth factor (bFGF) dan vascular endothelial growth factor (VEGF) telah terbukti berhubungan dengan proses angiogenesis. Peningkatan kadar faktor angiogenesis tersebut dan atau berkurangnya kadar angiogenesis inhibitor seperti (TGF-) diduga menjadi penyebab terjadinya hemangioma. Ada beberapa hipotesis yang dikemukakan mengenai patofisiologi dari hemangioma, diantaranya menyatakan bahwa proses ini diawali dengan suatu proliferasi dari sel-sel endotelium yang belum teratur dan dengan perjalanan waktu menjadi teratur dengan membentuk pembuluh darah yang berbentuk lobus dengan lumen yang berisi sel-sel darah. Sifat pertumbuhan endotelium tersebut jinak dan memiliki membran basalis tipis. Proliferasi tersebut akan melambat dan akhirnya berhenti. Hipotesis dari Takahashi menyatakan bahwa dalam trimester terakhir dari kehamilan, di dalam fetus terbentuk endotelium immature bersama dengan pericyte yang juga immature yang memiliki kemampuan melakukan proliferasi terbatas dimulai pada usia 8 bulan sampai dengan 18 bulan pertama masa kehidupan setelah dilahirkan maka pada usia demikian terbentuk hemangioma. Selama aktivitas proliferasi endotelium terjadi influks sejumlah sel mast dan tissue inhibitors of metalloproteinase (TIMP atau inhibitor pertumbuhan jaringan). Proliferasi endotelium kembali normal setelah fase proliferasi berhenti atau involusi. Sebagian besar gamma interferon (-IF), tumor necrosis factor-beta (TNF-) dan transforming growth factor-beta

hemangioma akan mengalami involusi spontan pada usia 5-7 tahun atau sampai usia 10-12 tahun.

DAFTAR PUSTAKA * Ata-Ali J, Carrillo C , Bonet C , Balaguer J, Pearrocha M , Pearrocha M. Oral mucocele: review of the literature. J Clin Exp Dent. 2010;2(1):e18-21. * Crean SJ, Connor C. Congenital mucoceles: report of two cases. Int J Paediatr Dent. Dec 1996;6(4):271-5. * Marchuk, DA, 2001, Pathogenesis of Hemangioma, Journal Clinical Investigations, volume107, USA . * Sjamsuhidajat R, Wim de Jong. Buku Ajar Ilmu Bedah. Edisi 2. Jakarta: EGC. 2004.

Anda mungkin juga menyukai