Anda di halaman 1dari 4

Tortikolis (Congenital Muscular Torticollis)-IIIa

Totikolis merupakan kelainan kongenital dimana otot Sternocleidomastoideus mengalami fibrosis dan gagal memanjang sementara tubuh anak terus tumbuh sehingga terjadi deformitas progresif. Etiologi Faktor utama masih belum diketahui (idiopatik) Faktor resiko : o Iskemik otot SCM di intrauterine karena posisinya yang menyimpang (presentasi bokong) o o Trauma saat kelahiran Riwayat lahir sungsang

Patofisiologi Keadaan iskemik pada otot SCM akan mengakibatkan otot tersebut mengalami fibrosis dan tidak akan berkembang seperti otot lainnya. Bila terjadi pada salah satu sisi otot

Catatan ii 09-135 FKUA

CSM saja, maka akan menimbulkan manifestasi yang membuat kepala anak menjadi miring ke arah sisi yang terkena tersebut. Manifestasi Klinis Sering kelainannya tidak terlihat nyata dari usia 1-2 tahun. Leher menjadi tidak seimbang dan pendek pada bagian yang fibrosis Di sisi yang fibrosis, telinga mendekati bahu Garis mata dan garis bahu membentuk sudut

(normalnya sejajar) Perkembangan muka dapat menjadi asimetris

Diagnosis Riwayat kelahiran sukar atau sungsang Kepala miring ke arah yang sakit (singkirkan penyebab lain : anomali tulang; diskitis =>inflamasi pada diskus vertebralis/ lempeng sendi diantara 2 tulang vertebra; limfadenitis) Telinga mendekati bahu

Catatan ii 09-135 FKUA

Terdapat benjolan berbatas tegas yang melibatkan satu atau kedua caput sternocledomastoideus.

Tatalaksana Bila diketahui sudah sejak bayi, maka dilakukan perentangan otot setiap hari untuk mencegah

perkembangan deformitasnya. Bila lehernya menjadi miring => koreksi dengan operatif. Otot yang berkontraksi dibelah (biasanya bagian bawah, tapi kadang-kadang juga pada ujung atas atau keduanya) dan kepala dimanipulasi agar posisinya netral. Setelah operasi, posisinya dipertahankan dengan suatu tutup-tengkorak/skull cup yang diikatkan ke bawah aksila. Sesudah itu, dipakai ban leher polietilen hingga anak dapat mempertahankan posisi kepalanya dengan benar. Prognosis Semakin muda ditatalaksana, semakin baik prognosis. Pola pikir Ada bayi dengan keluhan kepala miring sebelah => periksa dan singkirkan kemungkinan anomali tulang, diskitis dan limfadenitis => bila memang tortikolis, tatalaksana berdasar

Catatan ii 09-135 FKUA

usia. Bila masih muda, lakukan perentangan (membiasakan menoleh ke arah yang fibrosis, diberi ASI searah yang fibrosis, dll) => bila tidak bisa, operatif.

Sumber Apley, A. Graham dkk. 1995. Buku Ajar Ortopedi dan Fraktur Sistem Apley. Jakarta : Widya Medika.

Catatan ii 09-135 FKUA