Anda di halaman 1dari 1

Kecelakaan Kerja

Terjadinya kecelakaan kerja disebabkan oleh dua faktor utama yaitu faktor fisik dan faktor manusia. Kecelakaan kerja adalah kejadian yang tidak terduga dan tidak diharapkan akibat dari kerja. Penyebab kecelakaan kerja: 1. Perilaku pekerja itu sendiri (faktor manusia) yang tidak memenuhi keselamatan, misalnya: kelelahan, kecerobohan, dan sebagainya. 2. Kondisi-kondisi lingkungan pekerjaan yang tidak aman, misalnya: lantai licin,pencahayaan kurang, dan sebagainya. Penyakit akibat kerja adalah penyakit yang ditimbulkan oleh atau didapat pada waktu melakukan pekerjaan. Faktor-faktor penyebab penyakit akibat kerja dan penyakit yang ditimbulkannya, yaitu : 1. Golongan fisik : suara yang terlalu keras, suhu terlalu tinggi atau terlalu rendah, penerangan yang kurang atau lebih, penurunan tekanan secara mendadak, radiasi dari sinar radioaktif, sinar infra merah, sinar ultraviolet. 2. Golonga kimiawi : gas-gas beracun, debu-debu terutama debu logam berat, uap dari logam, larutan atau cairan yang menyebabkan keracunan, awan atau kabut dari penyemprotan serangga. 3. Golongan penyakit infeksi : 4. Golongan fisiologi : disebabkan karena sikap badan yang kurang baik, karena konstruksi mesin yang tidak cocok, ataupun karena tempat duduk yang tidak sesuai. 5. Golongan mental-psikologi : karena adanya hubungan yang kurang baik dengan rekan kerja, pekerjaan yang tidak cocok dengan psikis karyawan, pekerjaan yang membosankan, imbalan yang terlalu sedikit. Untuk dapat melakukan pencegahan dan pemberantasan penyakit akibat kerja, dapat dilakukan car-cara sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Substitusi Isolasi Ventilasi umum Ventilasi keluar setempat Mempergunakan alat pelindung perseorangan Pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja Penerapan/penjelasan sebelum kerja Pemeriksaan kesehatan ulangan pada para karyawan secara berkala Pendidikan tentang kesehatan dan keselamatan kerja