Anda di halaman 1dari 2

Antosianin

Antosianin merupakan pigmen yang memberikan warna merah keunguan pada sayuran, buahbuahan, dan tanaman bunga. Antosianin merupakan senyawa flavonoid yang dapat melindungi sel dari sinar ultra violet. Kata antosianin berasal dari bahasa yunani, yaitu anthos yang berarti bunga danky-neosyang berarti ungu kemerah-merahan (Astawan, 2008). Pigmen antosianin terdapat dalam cairan sel tumbuhan; senyawa ini berbentuk glikosida dan menjadi penyebab warna merah, biru, dan violet banyak buah dan sayuran. Antosianin adalah senyawa yang bersifat amfoter, yaitu memiliki kemampuan untuk bereaksi baik dengan asam maupun dalam basa. Dalam media asam, antosianin berwarna merah seperti halnya saat dalam vakuola sel dan berubah menjadi ungu dan biru jika media bertambah basa. Jika bagian gula dihilangkan dengan cara hidrolisis, tersisa aglukon dan disebut antosianidin. Ekstraksi adalah penarikan zat pokok yang diinginkan dari tumbuh- tumbuhan atau hewan dengan menggunakan pelarut yang dipilih dimana zat yang diinginkan larut (Ansel, 1989). Hasil ekstraksi disebut ekstrak yaitu sediaan kering, kental atau cair dibuat dengan menyari menurut cara yang cocok, diluar pengaruh cahaya matahari langsung (Ditjen POM, 1979).

Antosianin adalah suatu kelas dari senyawa flavonoid, yang secara luas terbagi dalam polifenol tumbuhan.
Garam alkaloid Penambahan HCl 10 % memberikan suasana asam pada larutan, sedangkan amonia encer memberikan suasana alkalis pada sampel. Penambahan kloroform berfungsi untuk memfraksinasi dan membentuk alkaloid dalam bentuv 7bk basa bebasnya. Penambahan asam menggunakan HCl 10% yang berfungsi memberikan suasana asam, sedangkan penambahan NaOH berfungsi untuk memberikan suasana basa. Pada pengujian ini untuk ekstrak air maupun etanol untuk menguji pengaruh larutan basa positif jika terbentuk warna hijau dan untuk pengaruh larutan asam positif jika terbentuk warna merah. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa tidak terdapat senyawa antosianin di dalam sampel kulit batang sukun. Hal ini ditandai dengan terbentuknya larutan kuning pada fraksi etanol dan endapan putih pada fraksi air untuk pengujian larutan asam. Sedangkan pengujian larutan basa untuk fraksi etanol terbentuk larutan kuning dan fraksi air terbentuk larutan putih keruh. Penambahan HCl 2 N bertujuan untuk menarik alkaloid dari dalam simplisia. Alkaloid bersifat basa, sehingga dengan penambahan asam seperti HCl akan terbentuk garam. Sedangkan fungsi penambahan air adalah untuk melarutkan garam alkaloid yang terbentuk (Depkes RI, 1979). Setelah itu dilakukan pemanasan selama 2 menit di atas penangas air, kemudian didinginkan lalu disaring. Pemanasan yang dilakukan bertujuan untuk memecah ikatan antara alkaloid dengan asam klorida sehingga diperoleh alkaloid yang bukan dalam bentuk garamnya. kemudian didinginkan dan disaring lalu diambil filtratnya. Tanin

Tanin m erupakan sen yawa poli fenol yan g berarti t erm asuk dal am s en yawa fenolik. Tanin dapat bereaksi dengan protein membentuk kopolimer mantap yang tak larut dalam air. Terdapat 2 jenis utama tanin yaitu tanin terkondensasi, tersebar pada paku-pakuan, angiospermae dan gymnospermae; dan tanin terhidrolisis, terdapat padat um buhan berkepi ng dua. Tanin dapat didet eksi dengan sinar UV pendek berupa bercak lembayung yang bereaksi positif dengan setiap pereaksi fenol baku. Elagitanin(tanin terhidrolisis) bereaksi khas dengan asam nitrit (NaNO 2 ditambah dengan asamasetat) membentuk warna merah cerah yang kian lama berubah menjadi biru indigo(Harborne, 1987)
Tanin merupakan salah satu jenis senyawa yng termasuk ke dalam golonganpolifenol. Senyawa tanin ini banyak di jumpai pada tumbuhan. Tanin dahuludigunakan untuk menyamakkan kulit hewan karena sifatnya yang dapat mengikatprotein. Selain itu juga tanin dapat mengikat alkaloid dan glatin.Tanin secara umum didefinisikan sebagai senyawa polifenol yang memiliki beratmolekul cukup tinggi (lebih dari 1000) dan dapat membentuk kompleks denganprotein. Berdasarkan strukturnya, tanin dibedakan menjadi dua kelas yaitutaninterkondensasi (condensed tannins) dan taninterhidrolisiskan (hydrolysabletannins)

Karbohidrat Karbohidrat atau sakarida merupakan senyawa yang termasuk polihidroksi ketonatau polihidroksi aldehid. Senyawa lain yang bila dihidrolisis menghasilkan senyawa p o l i h i d r o k s i k e t o n a t a u p o l i h i d r o k s i a l d e h i d d i g o l o n g k a n d a l a m k e l o m p o k karbohidrat. Rumus umum dari karbohidrat adalah CX (H2O)y .Karbohidrat dapat digolongkan menjadi tiga golongan, yaitu : a)M onos akari da, yai t u gul a yang t i dak dapat di hi droli si s menj adi gul a yang l ebi h sederhana. Contohnya glukosa, fruktosa, dan galaktosa. b)Oli gos akari da, yai t u gul a yang t erdi ri dari dua at au l ebih sat uan m onos akari da yang beri kat an dengan ikatan gli kosidi k. Cont ohn ya sakarosa, l akt os a, dan maltosa. c) P o l i s a k a r i d a , y a i t u m o l e k u l y a n g t e r s u s u n d a r i s e j u m l a h b e s a r s a t u a n m onosakari da yang beri kat an dengan i kat an gli kosidik. C ontohn ya am il um , selulosa, dan gom

Anda mungkin juga menyukai