ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM PERNAFASAN KOR PULMONAL (Ekscausa : TUBERKULOSIS PARU) DI RUANG PENYAKIT

DALAM RSUD ARJAWINANGUN KABUPATEN CIREBON JAWA BARAT

Disusun oleh: DWI PRIANTI RAHMATILLAH 22020111150032

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2012

Arjawinangun Hub.. Riwayat Keperawatan 1.. 3.. .. Pengkajian 1..A. Rekam Medis Tanggal Masuk Tanggal Pengkajian 2. 2. Keluarga melaporkan bahwa batuk pasien berdahak dan berwarna hijau. Arjawinangun : Kor Pulmonal excausa TB Paru :::: 5 /04/2012 Identitas penanggung Jawab Nama : Umur : Pendidikan : Pekerjaan : Agama : Islam Alamat : Desa Beringin. ataupun penyakit keturunan seperti asma maupun penyakit diabetes.. Klien juga mengeluh nyeri pada perut kanannya. I : 27 Tahun : Laki-laki :: SMA : Islam : Desa Beringin. adapun penyakit hanya flu biasa dan sembuh dengan mengkonsumsi obat warung.dengan Pasien : Sumber Biaya : Keluarga B. Riwayat Penyakit Keluarga Menurut keluarga klien. klien meringis kesakitan.. Riwayat Penyakit Dahulu Keluarga mengatakan bahwa klien tidak pernah memiliki riwayat penyakit yang menyebabkan pasien sampai dirawat. skala nyeri pasien 5 dengan skala nyeri 0-10.. C.. tidak ada anggota keluarga klien yang memiliki penyakit menular seperti Tuberkulosis paru. Identitas pasien Nama Inisial Umur Jenis Kelamin Pekerjaan Pendidikan Agama Alamat Diagnosa Medis Tindakan medis No. Riwayat Penyakit Sekarang Menurut keterangan keluarga pasien mengeluh sesak nafas sejak..... Keluarga mengatakan bahwa pasien selalu muntah dan mual.. : Tn.... sehingga pasien tidak mau makan atau minum sejak sakit. melantur. Perut klien membesar (asites). nyeri perut bertambah saat di tekan. Lingkup Masalah Keperawatan Saat dikaji klien terkadang berbicara tidak jelas... klien mengeluh nafasnya sesak. dan terdapat batuk.

Jumlah/porsi c. Harga diri pasien tidak dapat terkaji karena kesadaran klien yang cenderung gelisah. Identitas Diri Riwayat Sosial Hubungan klien dengan keluarganya kurang harmonis. Fungsi peran 4.. Jumlah c.. Faktor lingkungan yang buruk lebih banyak memengaruhi klien. Jenis menu d. F. Tidur malam b. 5. hal ini dapat diihat dari jumpah pengunjung klien yang sedikit saat pasien dirawat di Rumah Sakit.. Minuman yang disukai d. Ideal diri Menurut keluarga klien. No 1. maupun mengaji. Makanan yang disukai e. Tidur siang c. Kebiasaan sehari-hari E.. 3. Jenis minum b. Hubungan Kklien dan perawat tidak dapat dikai karena kesadaran kllien yang kurang kooperatif. Riwayat Spiritual Menurut keluarga klien bukan orang yang terlalu taat beragama.. Gangguan dalam tidur Personal Hygiene: a.D. Mandi Di Rumah Di Rumah sakit 2 3 4 . Kebiasaan Sehari-hari Makan : a. Gangguan dalam makan Minum : a. Minuman yang dilarang e. karena sifat klien yang cenderung keras. Harga Diri. Riwayat Psikologi 1. Pola makan b. Citra tubuh Pengkajian ini tidak dapat diakukan dikarenakan klien tidak kooperatif karena klien cenderung berbicara melantur. dalam arti klien terkadang tidak menjalankan shalat 5 waktu.. 2. Makanan yang dilarang f. dan suka mengkonsumsi minuman beralkohol. klien. G. Gangguan dalam minum Istirahat Tidur: a. seperti kebiasaan minum-minuman keras.

Sistem pernafasan : Bentuk paru-paru klien kiri dan kanan simetris.. Pemeriksaan Fisik a. Nadi pasien 88 x/menit reguler.. Tidak terdapat pembesaran kelenjar tiroid. BB: .. pernafasan cepat 30 x/ menit. Keadaan Umum : Pasien sakit sedang-berat Kesadaran klien : Compos mentis-gelisah.. Terdapat retraksi intercosta paru saat bernafas. saat perkusi daerah jantung terdegar pekak atau redup. Keramas c. Obat-obatan c. Tekanan darah : 110/70 mmHg. Buang Air Kecil (BAK) 1) Frekuensi 2) Warna 3) Gangguan dalam BAK Ketergantungan : a.5 6 b. Frekuensi ganti pakaian Eliminasi : a. c. gerakan paru simetris. Gosok gigi d. terdapat suara tambahan ronchi pada paru-paru kanan dan kiri di bagian bawah. TB :. Buang Air Besar (BAB) 1) Frekuensi 2) Warna 3) Konsistensi 4) Gangguan BAB b. Rokok d. Data Umum kesehatan saat ini 1. Tidak terdapat pembesaran jantung. Sistem Reproduktif b. Nadi : 88 x/menit Suhu : 38° C 2. Gunting kuku e. inkoheren. Kopi H. dari pemeriksaan rongen paru didapatkan hasil Kor Pulmonal (KP). : Sistem endokrin : Menurut keluarga klien tidak memiliki riwayat penyakit diabetes. klien sesak. . d. saat auskultasi jantung tidak terdengar gallof atau murmur... Alkohol b. saat palpasi daerah katup jatung teraba getaran. Sistem kardiovaskuler : Terlihat denyutan jantung pada bagian apek paru interkosta kiri ke-5 satu cm dari midclavikula.

lidah putih. k. kedua lengan klien simetris. f.inkoheren. h. tak ada keluhan nyeri berkemih. pergerakan bola mata klien sama untuk mata kanan dan kiri. pupil klien kontriksi saat terkena cahaya 3) NIII (Okulomotorius) : Klien dapat mengangkat kedua kelopak mata atas. dan klien dapat mengunyah makanan 6) NVI (Abdusen) : Klien dapat menggerakkan mata keatas dan kebawah 7) NVII(Facialis) : Otot wajah klien simetris 8) NVIII (Akustikus/Vestibulokoklearis): Tidak dapat dikaji pada klien. l. GCS = 14 (E4M6V4) 1) NI (Olfaktorius) : Tidak dapat dikaji karena klien kurang kooperatif 2) NII (Optikus) : Penglihatan klien baik.e. krena klien kurang kooperatif 9) NIX (Glosofaringeal) : Reflek menelan (+) 10) NX (Vagus) : Reflek menelan (+) 11) NXI (Asessorius) : Dari hasil observasi. saat palpasi teraba pembesaran hati. i. gigi lengkap. terpasang IV line pada tangan kiri klien. Sistem muskuloskeletal : Saat melakukan inspeksi ekstremitas atas. saat perkusi perut terdengar timpani. Sistem integumen : Sistem penglihatan : Sistem penciuman : Sistem pendengaran : . auskultasi bising usus 11 x/menit. Dari hasil USG abdomen didapatkan abses hepar. warna urin kuning agak keruh. klien dapat menggerakka kepala kekiri dan kekanan. j. g. BAB keras dan selama dirawat di RS belum BAB. rongga mulut kotor. perut asites. 4) NIV (Trokhlearis) : Klien dapat menggerakkan bola mata ke kiri dan kanan 5) NV (Trigeminus) : Klien dapat mengatupkan rahang. muntah dan mual setiap kali makan atau minum. Sistem perkemihan : Klien terpasang kateter urin. 12) NXII (Hipoglosus) : Lidah klien simetris. Sistem gastrointestinal : Bibir kering. Sistem persyarafan : Kesadaran compos mentis.

Data penunjang .3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful