Anda di halaman 1dari 2

Tes Narkoba adalah teknik analisis dari sampel biologis -contoh :urin, rambut, darah, keringat, cairanuntuk menentukan

ada tidaknya jenis obat spesifik atau metabolitnya. Periode deteksi tergantung dr bbrp faktor, yaitu : Jenis Narkoba Jumlah dan Frekuensi penggunaan Laju Metabolisme tubuh Berat badan Usia Kondisi kesehatan scra umum PH Urin

1. Urine Drug Screen Tes Urine adalah jenis tes yang paling umum dan dianggap sebagai Gold Standard pengujian obat. Urin disimpan dalam cangkir yang aman yang dirancang khusus, disegel dengan pita tahan panas, dan dikirim melalui layanan pengiriman ekspres ke laboratorium pengujian yang akan disaring untuk obat. Langkah pertama di lokasi pengujian adalah membagi urin menjadi dua bagian. Satu bagian pertama disaring untuk obat menggunakan sebuah analisa menggunakan metode immunoassay. Jika skrining urine positif maka bagian yg 1 lg digunakan untuk mengkonfirmasi temuan dengan gas chromatography - mass spectrometry (GC-MS) metodologi. Semua hasil tes ini diteruskan ke MRO (Medical Review Office) di mana seorang dokter meninjau hasilnya. Ada dua metabolit terkait kokain, yaitu benzoylecgonine (BZ) dan ester metil ecgonine (EME), yang pertama (BZ) dibuat oleh keberadaan kokain dalam larutan aqeous dengan gretaer pH dari 7,0, sedangkan (EME) adalah hasil kedua dari proses metabolisme manusia. 2. Hair Testing Analisis sampel rambut memiliki banyak keunggulan sebagai metode skrining awal untuk keberadaan narkoba. Beberapa kelebihan dari analisis rambut bila dibandingkan dengan ujikemih (urine test), diataranya : Narkoba dan metabolisme narkoba tetap berada dalam rambut secara abadi dan mengikuti pertumbuhan rambut yang berlangsung sekitar 1 inchi per 60 hari,

dibandingkan dengan dalam kemih yang segera berkurang dan menghilang dalam waktu singkat, pada umunya antara 48-72 jam karena pengeluaran secara berkala. Uji rambut dapat mendeteksi dan menapaki (to track) jangka waktu penggunaan melalui uji segmentasi sepanjang perjalanan pertumbuhan rambut sekitar 1,5 cm per bulan, sehingga dapat mendeteksi penyalahguna periodik atau kronis. Secara operasional pengambilan dan penyimpanan contoh rambut yang sucihama jauh lebih sederhana dan tidak menjijikkan seperti dalam pengumpulan kemih. Biaya Kemampuan untuk mengukur sejumlah besar, berpotensi berinteraksi, unsur-unsur beracun dan biologis penting

3. Alcohol Alkohol tidak disetorkan langsung di rambut Salah satu bagian dari alkohol bereaksi dengan asam lemak untuk memproduksi ester. Jumlah konsentrasi empat dari etil ester asam lemak (FAEEs: etil miristat, palmitat etil, etil oleat dan stearat etil) digunakan sebagai indikator konsumsi alkohol.

4. Saliva Drug Screen /Oral Fluid-Based Drug Screen Oral tes narkoba berbasis air liur umumnya dapat mendeteksi u/ penggunakan selama beberapa jam sebelumnya s/d 1-2 hari. THC hanya dapat terdeteksi kurang dari 12 jam dalam banyak kasus.

5. Sweat Drug Screen Tes Keringat adalah patch yg melekat pada kulit untuk mengumpulkan keringat selama jangka waktu yang panjang (1-4 Jam).