Anda di halaman 1dari 7

STEP 1 1.

BSSO Bilateral sagital split osteotomy, suatu prosedur bedah pemotongan tulang mandibula untuk mendapatkan bentuk simetris Pembuangan sebagian tulang alveolar sebagai penunjang akar gigi untuk mengkoreksi tulang 2. Camouflage treatment Perawatan yang dilakukan dengan perawatan perubahan bentuk gigi dilanjutkan perawatan bedah Perawatan koreksi gigi untuk mendapatkan estetik wajah salah satunya dengan ekstraksi gigi STEP 2 1. Etiologi hal-hal dalam skenario kiwi 2. Penyebab deviasi rahang ke kiri 2 mm, apakah selalu terjadi penyimpangan pada kelas III diah 3. Alternatif lain perawatan di skenario (tanpa bedah) ervina 4. Masalah yang timbul bila dibiarkan selain estetik tara 5. Kapan dilakukan tindakan pembedahan tersebut apri 6. Perawatan presurgical ortodontik seperti apa syahrul 7. Definisi ortognatik syahrul 8. Indikasi dan kontraindikasi ortognatik syahrul 9. Jenis-jenis bedah ortognatik diah Dilakukan sebelum pembedahan Dilakukan pada kasus berat

10. Efek samping bedah ortognatik tara 11. Perawatan postsurgical syahrul 12. Kelebihan kekurangan perawatan pada skenario brian 13. Indikasi dan kontraindikasi BSSO aisya STEP 3 1. Etiologi hal-hal dalam skenario kiwi Kebiasaan buruk seperti menghisap bibir atas pada saat masa pertumbuhan sehingga mandibula lebih prognasi Keturunan Makroglossia sehingga mendorong mandibula pertumbuhan lebih cepat daripada maksila Trauma terutama pada saat masa pertumbuhan Ketidakseimbangan kelenjar endokrin sehingga dapat mempengaruhi metabolisme zat-zat yang dapat mengganggu pertumbuhan tulang Pengaruh hiperpituitrine menyebabkan mandibula tumbuh lebih panjang Gigi RA decidui tanggal belum pada waktunya

2. Penyebab deviasi rahang ke kiri 2 mm, apakah selalu terjadi penyimpangan pada kelas III diah Karena trauma saat kecil sehingga terjadi penyimpangan Kelas III tidak selalu ada penyimpangan, dipengaruhi hal-hal lain seperti trauma, tidur satu sisi, kebiasaan mengunyah satu sisi Bisa dipengaruhi oleh herediter

3. Alternatif lain perawatan di skenario (tanpa bedah) ervina Perawatan tanpa bedah dilakukan apabila pasien menolak pembedahan Menggunakan pesawat incline bite plane , aktivator Dikoreksi dengan mengorbankan gigi pada mandibular biasanya P atau I (tergantung kasus) lalu RA dipasang aktivator dan untuk RB ditahan dengan menggunakan chinchap pasien untuk menghindari adanya relaps Digunakan untuk mencegah efek samping karena perawatan pembedahan seperti traumatik incicivus Kasus severe baru dilakukan pembedahan Chinchap untuk pertumbuhan mandibula yang lebih, apabila pertumbuhan maksila yang kurang maka dilakukan heaggear dan facemask Berdasarkan pola pertumbuhan skeletal, kooperatif pasien menentukan perawatan chinchap, headgear, facemask Ada 3 metode a. Modifikasi pertumbuhan b. Treatment kamuflase c. Bedah

4. Masalah yang timbul bila dibiarkan selain estetik tara Menganggu mastikasi Gangguan pada TMJ Fonetik kata-kata atau huruf tertentu sulit diucapkan

5. Definisi bedah ortognatik syahrul Tindakan bedah yang dilakukan dengan tujuan untuk meluruskan atau membentuk rahang sehingga diperoleh bentuk rahang yang selaras atau normal Koreksi kelainan fasial secara bedah dengan jalan memperbaiki segmen mandibula atau seluruh rahang agar diperoleh fungsi yang lebih baik Orto : meluruskan Natik : rahang Perencanaan perawatan atau penentuan perawatan untuk memperbaiki deformitas muskuloskeletal, dento-osseus, dan jaringan lunak pada rahang serta strukturstruktur yang berkaitan Dapat dilakukan di regio maksilofacial untuk melakukan koreksi atau perbaikan kecil atau besar pada tulang sekitar rahang yang menyebabkan terjadinya maloklusi

6. Indikasi dan kontraindikasi bedah ortognatik syahrul Indikasi a. Pasien yang mengalami kelainan pada TMJ yang menyebabkan berbagai manifestasi b. Kesulitan mengunyah dan menggigit c. Protusi rahang bawah yang > -7 d. Gigitan terbuka atau openbite e. Ketidaksimetrisan wajah dilihat dari depan atau samping f. Dagu yang panjang sehingga rahang bawah terlihat lebih maju daripada rahang atas g. Dagu kecil

h. Bernafas melalui mulut yang kronis i. Sleep apneu termasuk mendengkur j. Facial injury atau defek lahir k. Perbaikan posisi dental yang sukar dicapai dengan ortodonti karena malposisi yang parah l. Pola skeletal yang buruk untuk koreksi ortodonti yang baik m. Untuk mengoreksi mandibula yang berlebih Kontraindikasi a. Pasien keluhan ringan b. Belum melihat diperlukan perawatan c. Usia muda, masih ada kemungkinan pertumbuhan yang lengkap d. Alasan finansial e. Kesehatan umum dimana intervensi bedah di kontraindikasi

7. Jenis-jenis bedah ortognatik diah Osteotomy horizontal sliding Pemotongan tepat di foramen mandibula secara horisontal Osteotomy oblik Pemotongan tulang incisura mandibula hingga tepi ramus pada bagian posterior dan dilakukan secara oblik Osteotomy ramus vertical Osteotomy mandibula BSSO

8. Efek samping bedah ortognatik tara Nyeri tmj Abnormal fungsi tmj Terjadi gangguan bicara biasanya diatasi dengan latihan rahang khusus Infeksi atau peradangan Neuralgia apabila terkena syaraf Injury cabang nervus facialis sehingga terjadi paralisis permanen atau sementara Perdarahan karena pada saat pemotongan terkena arteri maksila

9. Kapan dilakukan tindakan pembedahan tersebut apri Setelah masa pertumbuhan selesai sekitar umur > 20th Tahapan perawatannya Dilihat dari indikasi dan kontraindikasi pembedahan terpenuhi

10. Perawatan presurgical ortodontik seperti apa syahrul Ada 3 metode a. Modifikasi pertumbuhan b. Treatment kamuflase Menggerakkan gigi, memerlukan pencabutan

11. Perawatan postsurgical syahrul Rehabilitasi rahang, Latihan rahang khusus Melatih oklusi

12. Kelebihan kekurangan perawatan pada skenario brian Kelebihan a. Pergerakan Tulang skeletal yang tidak mungkin dilakukan melalui ortodonti biasa b. Gigi apabila letak sudah benar akan terlihat stabil dan fungsi(pengunyahan dan fonatik) tercapai lebih optimal Kekurangan a. Mahal b. Membutuhkan prosedur yang lebih rumit

13. Indikasi dan kontraindikasi BSSO aisya Indikasi Kontraindikasi a. Kesehatan umum yang di kontraindikasikan dengan pembedahan