Anda di halaman 1dari 2

Annisa Riska Yanti C11112321 Kelompok 2

Apa Itu ISMKI ? Visi pembentukan ISMKI adalah sebagai pemersatu gerakan mahasiswa kedokteran Indonesia. ISMKI diharapkan dapat memenuhi dua peranan vital, yakni sebagai wadah koordinasi mahasiswa kedokteran Indonesia dalam berbagai bidang, kegiatan, dan

pengembangan pemerintahan mahasiswa kedokteran dan juga sebagai wadah aspiratif mahasiswa kedokteran Indonesia dalam berbagai implementasi dan advokasi kebijakan nasional bahkan internasional, yang tertulis dalm tugas ISMKI dalam Surat Pengukuhan ISMKI oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi No. 61/SK/Dikti/1989. Hal ini juga senada dengan kebijakan pemerintah melalui keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 155 /U/1998 tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi khususnya mengenai bentuk organisasi antar perguruan tinggi yang menyesuaikan dengan bentuk kelembagaannya. Pun, dengan dikeluarkannya Surat Keterangan Pengurus Besar IDI no. 1772/PB/A.3/03/2006 selain menegaskan legalitas Dikti dan Mendikbud diatas, juga merupakan harapan dari lembaga profesi kedokteran untuk adik-adik penerus estafet profesi kedokteran kelak agar dapat lebih optimal dalam pemersatu gerakan mahasiswa kedokteran Indonesia seperti visi ISMKI di awal pembentukannya. Keanggotaan ISMKI adalah SM/BEM FK Se-Indonesia. Dan kekuasaan tertingginya berada dalam Musyawarah Nasional ISMKI dimana tiap-tiap SM/BEM FK menentukan arah langkah pergerakan mahasiswa kedokteran Indonesia. SM/BEM FK yang dikirimkan dalam forum Musyawarah Nasional ini adalah Ketua Umum, atau yang mewakili, yang dipilih oleh seluruh mahasiswa kedokteran di fakultasnya masing-masing. Jadi, SM/BEM FK adalah representasi dari Mahasiswa Kedokteran di Fakultasnya masing-masing dan dari seluruh fakultas kedokteran se-Indonesia dibentuk suatu pemerintahan mahasiswa kedokteran tingkat Nasional, ISMKI. Kesimpulannya ISMKI adalah pemerintahan mahasiswa tingkat nasional yang sah secara de facto dan de jure untuk mewakili mahasiswa kedokteran seluruh Indonesia.

Pengurus Harian Nasional (1) Pengurus Harian Nasional adalah pengurus harian di tingkat nasional yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal. (2) Pengurus Harian Nasional terdiri dari Sekretaris Jenderal, Sekretaris Jenderal terpilih, Wakil Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, dan Sekretaris Bidang dan tambahan jika diperlukan Sekretaris Jenderal adalah pengurus harian tertinggi tingkat nasional yang dilantik oleh Musyawarah Nasional. Sekretaris Jenderal Terpilih adalah Pengurus Harian Nasional yang dipilih dan ditetapkan pada Musyawarah Nasional. Wakil Sekretaris Jenderal ertugas membantu Sekretaris Jenderal dalam mengkoordinasikan ketetapan Musyawarah Kerja Nasional. Bendahara Umum bertugas membantu Sekretaris Jenderal dalam mengelola keuangan ISMKI. Sekretaris Bidang membantu Sekretaris Jenderal dalam hal rencana dan kegiatan operasional di bidangnya. Pengurus Harian Wilayah (1) Pengurus Harian Wilayah adalah pengurus harian di tingkat wilayah yang dipimpin oleh Sekretaris Wilayah (2) Pengurus Harian Wilayah terdiri dari Sekretaris Jenderal Wilayah, Wakil Sekretaris Wilayah, Bendahara Wilayah, dan Sekretaris Bidang Wilayah. (3) Struktur dan fungsi Pengurus Harian Wilayah merupakan perwujudan dari struktur dan fungsi Pengurus Harian Nasional. Sekretaris Wilayah adalah pengurus harian tertinggi tingkat wilayah yang ditetapkan oleh Musyawarah Wilayah. Wakil Sekretaris Wilayah bertugas membantu Sekretaris Wilayah dalam mengkoordinasikan ketetapan Musyawarah Kerja Wilayah dan Musyawarah Kerja Nasional. Bendahara Wilayah bertugas membantu Sekretaris Wilayah dalam mengelola keuangan ISMKI Wilayah. Sekretaris Bidang Wilayah membantu Sekretaris Wilayah dalam hal rencana dan kegiatan operasional di bidangnya.

Anda mungkin juga menyukai