Anda di halaman 1dari 1

ETIOLOGI DAN FAKTOR RESIKO Kebanyakan tukak peptik dikarenakan adanya asam dan pepsin ketika H.

pylori , NSAID, dan faktor lain (lihat tabel 35-2) yang mengganggu pertahanan mukosa normal dan mekanisme penyembuhannya. Hipersekresi asam merupakan mekanisme patogen utama yang menyebabkan hipersekresi seperti ZES. Lokasi tukak berhubungan dengan jumlah faktor etiologis. Tukak peptik yang tidak berbahaya dapat terjadi dimanapun di lambung ,meskipun banyak lokasi yang sedikit melengkung, hanya persimpangan distal dan antral dan sekresi asam mukosa. Banyak tukak usus dua belas jari tedapat dalam daerah tempat pertama dari usus dua belas jari. Helicobacter Pylori Infeksi H. pylori menyebabkan radang lambung kronis dalam semua individu yang terinfeksi dan merupakan hubungan sebab akibat dengan PUD, kanker lambung dan mukosa- yang menghubungkan jaringan limfe dengan kelenjar getah bening. Namun, hanya dalam jumlah kecil manusia yang terinfeksi yang akan berkembang menjadi PUD simptomatik ( kira-kira 20%) atau kanker lambung ( kurang dari 1%). Studi serologi menunjukkan hubungan antara h pylori dan kanker lambung. Bukti dari PUD didasarkan pada fakta bahwa banyak tukak yang disebabkan NonNSAID yang terinfeksi dari H.pylori dan bahwa eradikasi h. Pylori ditandai dengan penurunan kambuhnya tukak. Ko-Faktor perantara spesifik dan variasi strain h pylori berperan penting dalam patogenesis PUD dan kanker lambung. Meskipun hubungan antara h.pylory dan pendarahan PUD kurang jelas, eradikasi h.pylori menurunkan pendarahan. Hubungan yang tidak spesifik antara h.pylori dan dispepsia, tukak tidak dispepsia, penyakit reflux gastroesophageal ( GERD ). Data yang ada tidak mendukung hubungan antara h. Pylori dan manifestasi luar lambung,sebagai contoh, penyakit kardiovaskuler. Angka kejadian h.pylori bervariasi tergantung oleh lokasi geografis, kondisi ekonomis, suku, dan umur. Di negara berkembang banyaknya h.pylori mencapai 80% pada dewasa dan dihubungkan dengan kondisi rendahnya sosial ekonomi. Di negara industri , banyaknya h. Pylori banyaknya antara 20%-50%. Angka kejadian H. Pylori di US adalah 30%-40%, tetapi sisanya yang lebih tinggi di grup etnik seperti Afrika dan Amerika Latin. Selama beberapa tahun terakhir, kejadian h.pylori menurun secara drastis di negara berkembang, seperti sebagai konsekuensi peningkatan standard hidup dan kondisi sosial ekonomi. Ada peningkatan angka kejadian h. Plylori dengan bertambahnya umur , tapi ini terutama mencerminkan perolehan pada masa bayi dan awal masa kanak-kanak. Tingkat infeksi tidak berbeda pada jenis kelamin dan status merokok. h.pylori ditularkan dari orang ke orang melalui tiga jalur yang mungkin yaitu, dari tinja ke mulut, mulut ke mulut dan saluran pencernaan ke mulut. Penularan dari organisme yang paling mungkin adalah melalui rute dari tinja ke mulut, baik secara langsung maupun tidak langsung dari air atau makanan yang tercemar tinja. Anggota keluarga yang lain juga bisa ikut terinfeksi ketika seorang dari anggota keluarganya tersebut terinfeksi. Faktor resiko meliputi kondisi padatnya rumah, banyaknya anak, air yang tidak bersih, dan konsumsi sayuran mentah. Penularan dari rute mulut ke mulut telah diduga, tetapi tidak seperti rute penularan biasanya.