Anda di halaman 1dari 17

BAB IV PEMBAHASAN

Analisis terhadap sistem yang sedang berjalan merupakan salah satu langkah menetukan prosedur yang akan di rancang, karena dengan analisa sistem seseorang dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan dari sistem yang sedang berjalan. Analisis sistem yang sedang berjalan merupakan kegiatan mempelajari keadaan yang sedang berjalan, tujuan analisis sistem yang sedang berjalan adalah : a. Menelusuri bagaimana sistem yang sedang berjalan, dengan memperhatikan topologi yang digunakan, baik fisik maupun logis. b. Mengevaluasi sistem sehingga dapat mendukung dan meningkatkan kinerja jaringan computer yang akan dikembangkan. c. Mendapatkan kemungkinan pengembangan sistem, yaitu topologi dan

implementasi dari topologi yang dapat dimodifikasi kearah yang lebih baik.

4.1. Data Kerja Praktek Jika dilihat dari letak geografis, lingkungan SMK banjar asri berada pada daerah yang tidak rata. Diperlukan perhitungan yang teliti untuk dapat membangun sebuah jaringan komputer apalagi menggunakan media transmisi wireless, karena kondisi seperti ini mengakibatkan sinyal yang di terima oleh klien tidak merata jika tidak dibuat perancangan jaringan komputer yang benarbenar terarah.

52

53

Gambar 17. Kondisi geografis SMK Banjar Asri Cimaung

Penggunaan computer di SMK Banjar Asri Cimaung masih sebagai alat kebutuhan sekunder, hampir semua perangkat sekolah masih menggunakan cara manual untuk mengerjakan segala sesuatu. Hal ini dapat dibuktikan dengan jumlah komputer yang terdapat di sekolah hanya 10 unit, semua unit terdapat di laboratorium komputer yang digunakan untuk proses pembelajaran praktek computer untuk seluruh siswa yang bernaung di bawah Yayasan Tri Karya Pembangunan yang meliputi tingkat SLTP, SMU dan SMK. Diperparah lagi dengan kondisi Lab computer yang masih belum terdapat jaringan komputer. Jika dilihat dari standar kompetensi untuk tingkat SMK jurusan TKJ, hal ini sangat menghambat proses penyampaian materi pembelajaran. Karena dasar kompetensi yang harus dicapai salah satunya adalah merancang dan membangun jaringan komputer local (LAN). Penggunaan komputer menjadi instrument penting dalam mata pelajaran produktif jurusan TKJ, selain itu juga jaringan local dan koneksi internet merupakan komponen yang harus ada agar tujuan pembelajaran untuk jurusan TKJ dapat dicapai dengan baik.

54

Gambar 18. Denah lokasi SMP Banjar Asri Cimaung

Jadwal penggunaan lab menjadi masalah yang tidak bisa dihindari karena jumlah jam penggunaan lab komputer untuk seluruh tingkat sangat banyak dan melebihi kapasitas jam penggunaan lab per minggu. Ternyata jam penggunaan lab komputer untuk seluruh rombel adalah 52 jam pelajaran, sedangkan kapasitas penggunaan lab hanya 48 jam pelajaran.

55

Gambar 19. Denah lokasi SMA dan SMK Banjar Asri Cimaung

56

Akses internet yang tersedia hanya dalam radius 10m dari ruangan kepala sekolah. Sehingga untuk mendapat koneksi internet setiap user harus berada pada jarak coverage wireless router yang terdapat di ruang kepala sekolah SMK Banjar Asri Cimaung. Untuk terkoneksi ke internet, khususnya para siswa memilih halaman ruang tata usaha untuk berada pada jarak coverage wireless router yang ada, dimana kondisi ini menggangu kinerja tata usaha karena pengguna akses internet yang ada menghalagi para siswa yang hendak membayar administrasi sekolah.

Gambar 20. coverage wireless router SMK Banjar Asri Cimaung.

57

4.1.1. Analisis Kondisi Ruang Kepala Sekolah Hasil analisis yang telah dilakukan di ruang Kepala Sekolah, dapat disimpulkan sebagai berikut : Penggunaan computer masih menggunakan computer pribadi (laptop). Sudah terdapat koneksi internet yang menggunakan modem kabel ADSL + wireless router.

4.1.2. Analisis Kondisi Ruang Wakasek Hasil analisis yang telah dilakukan di ruang Wakasek, dapat disimpulkan sebagai berikut : Pengolahan data sudah mulai menggunakan komputer, namun masih menggunakan kopmuter pribadi (laptop). Terdapat 3 buah printer yang masing-masing tersimpan di atas meja setiap Wakasek. Hal ini tentu saja kurang efisien, mengingat masih banyak perangkat lain yang membutuhkan printer. Terdapat koneksi internet yang berasal dari ruang Kepala Sekolah.

4.1.3. Analisis Kondisi Ruang Tata Usaha Hasil analisis yang telah dilakukan di ruang Tata Usaha, dapat disimpulkan sebagai berikut : Pengolahan data sebagian besar masih dilakukan secara manual, Dimana data masih dalam bentuk tulisan. Setiap data yang telah diarsipkan dimasukan kedalam lemari arsip. Data fisik seperti ini membutuhkan media penyimpanan yang besar, dan dalam jangka waktu yang lama bisa

58

saja media penyimpanan yang disediakan tidak akan cukup lagi menampung semua data. Penggunaan computer masih menggunakan computer pribadi, dalam hal ini perangkat Tata Usaha menggunakan Laptop pribadi untuk

mempermudah pekerjaan mereka. Sudah terdapat koneksi internet yang berasal dari ruang kepala sekolah.

4.1.4. Analisis Kondisi Ruang Guru Hasil analisis yang telah dilakukan di ruang Guru, dapat disimpulkan sebagai berikut : Terdapat koneksi internet yang berasal dari ruang Kepala Sekolah, namun dikarenakan kondisi geografis maka sinyal yang di dapat tidak begitu baik.

4.1.5. Analisis Kondisi Ruang Laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan Hasil analisis yang telah dilakukan di ruang Tata Usaha, dapat disimpulkan sebagai berikut : Terdapat 10 unit PC yang biasa digunakan untuk praktek mata pelajaran produktif, dengan spesifikasi di bawah ini : Proccesor P4 2,4GHz RAM rata-rata 512MB VGA 32MB Harddisk 40GB Monitor CRT 17

59

namun masih terdapat kendala karena masih belum terdapat jaringan komputer. Mengingat jaringan computer menjadi salah satu dasar kompetensi, hal tersebut sangat mengganggu kondisi belajar mengajar. Tidak terdapat koneksi internet, di karenakan lokasi lab Komputer berjauahan dengan ruang Kepala Sekolah sehinngga koneksi internet tidak sampai di Lab Komputer.

4.1.6. Analisis Kondisi Ruang Kelas Hasil analisis yang telah dilakukan di ruang Tata Usaha, dapat disimpulkan sebagai berikut : Proses belajar mengajar masih menggunakan metode pengajaran yang lama, dimana guru masih masih menggunakan metode ceramah untuk menyampaikan materi. Hal ini kurang tepat dikarenakan terkadang murid masih bingung jika metode penyampaian dalam bentuk ceramah tanpa ada bantuan media visual seperti gambar dan lain sebagainya.

4.2. Kegiatan Kerja Praktek 4.2.1. Pengalihan Ruang LAB Jurusan TKJ Dilihat dari kondisi di lapangan, laboratorium komputer yang di gunakan oleh semua siswa yang berada di bawah bimbingan Yayasan Tri Karya Pembangunan di rasa tidak layak untuk Menunjang proses pembelajaran khususnya mata pelajaran produktif jurusan Teknik Komputer dan Jaringan.

60

Sehubungan dengan kondisi yang tidak layak tersebut, maka Yayasan berinisiatif memisahkan Lab komputer untuk mata pelajaran TIK dengan Lab Komputer untuk mata pelajaran produktif jurusan TKJ.

Gambar 21. Denah ruangan laboratorium TKJ

Semua proses di lapangan diserahkan kepada pihak SMK, dan dalam hal ini saya ditugaskan untuk melakukan instalasi dan konfigurasi. Berikut deskripsi pekerjaan yang telah di laksanakan : Tahap Instalasi 1. Mengatur tata letak komputer dan komponen pendukung sesuai dengan rancangan yang sebelumnya telah dibuat. Berikut spesifikasi komputer yang digunakan di lab TKJ. Tabel 11. Spesifikasi komputer laboratorium TKJ Monitor CPU : - Processor - RAM / Memori - VGA - Harddisk Mouse + Keyboard Advance 15.6 Intel P4 @2.8GHz DDR2 @1GB 128MB 80GB SteelTech

61

2. Installasi

sistem

operasi

dan

aplikasi TKJ

untuk

mendukung standar

pembelajaran

produktif

jurusan

sesuai

dengan

kompetensi jurusan. Berikut ini adalah deskripsi sistem operasi dan aplikasi yang di gunakan : Tabel 12. Software yang terinstall di komputer lab TKJ Sistem Operasi Windows XP SP 3 Eset Anti Virus V.4 WinZip 11.1 WinRar 4.6 Microsoft Office 2007 Foxit Reader V.5 Aplikasi Mozilla Firefox V.12 Adobe Flash Player 11.2 Oracle Virtual Box V.4.2.6 Cisco Packet Tracer V.5.3.3 Winamp 5.6.1 MPC Star 5.3 3. Pengkabelan untuk seluruh komputer di ruang Software Tabel 13. Alat dan bahan pengkabelan Nama Barang Merk / Tipe Kabel UTP Telebit Konektor RJ45 AMP Cimmping tool Chrimp LAN Tester -

4. Membuat jalur untuk koneksi internet yang berasal dari ruang T.U, proses pengerjaan cukup sulit karena jarak antara ruang T.U dan lab TKJ berjarak lebih dari 50m. walaupun biasanya maksimal jarak penggunaan kabel utp 100m, namun pada kenyataannya jarak maksimal penggunaan kabel tidak lebih dari 30m. hal ini di akibatkan oleh merk kabel UTP yang digunakan adalah produk kabel UTP dengan kualitas rendah.

62

Tabel 14. Perbandingan harga kabel UTP Cat5e Merk kabel UTP Harga /rol @306m Belden Rp. 850.000 AMP Rp. 770.000 First Link Rp. 415.000 Telebit Rp. 350.000 Tahap Konfigurasi 1. Konfigurasi nama komputer. Nama komputer disesuaikan dengan penomoran PC yang telah dirancang sebelumnya. 2. Konfigurasi IP Address untuk setiap komputer di dalam ruangan laboratorium TKJ. Tabel 15. IP Adress list di lab TKJ Nama Ip Address Subnet Mask Komputer PC 1 192.168.1.101 255.255.255.0 PC 2 192.168.1.102 255.255.255.0 PC 3 192.168.1.103 255.255.255.0 PC 4 192.168.1.104 255.255.255.0 PC 5 192.168.1.105 255.255.255.0 PC 6 192.168.1.106 255.255.255.0 PC 7 192.168.1.107 255.255.255.0 PC 8 192.168.1.108 255.255.255.0 PC 9 192.168.1.109 255.255.255.0 PC 10 192.168.1.110 255.255.255.0 PC 11 192.168.1.111 255.255.255.0 PC 12 192.168.1.112 255.255.255.0 PC 13 192.168.1.113 255.255.255.0 PC 14 192.168.1.114 255.255.255.0 PC 15 192.168.1.115 255.255.255.0

Gateway 192.168.1.1 192.168.1.1 192.168.1.1 192.168.1.1 192.168.1.1 192.168.1.1 192.168.1.1 192.168.1.1 192.168.1.1 192.168.1.1 192.168.1.1 192.168.1.1 192.168.1.1 192.168.1.1 192.168.1.1

3. Konfigurasi Sharing File, dengan tujuan setiap komputer di dalam ruangan laboratorium dapat saling bertukar data / file.

4.2.2. Persiapan LAB untuk Kegiatan Workshop Jurusan TKJ Workshop adalah sebuah acara pembelajaran yang singkat dan intensif, dengan topik yang relatif sempit, dan biasanya menekankan

63

pertukaran informasi, interaksi antar peserta, dan pembahasan yang sering bersifat tutorial dan cenderung teknis. Workshop merupakan salah satu kegiatan tahunan yang dilakukan di lingkungan SMK Banjar Asri Cimaung. Dengan tujuan memancing semangat para siswa untuk lebih mengeksplorasi dunia teknologi yang saat ini berkembang semakin pesat. Kegiatan workshop untuk jurusan Teknik Komputer dan Jaringan baru pertama kali dilakukan, oleh sebab itu diperlukan sebuah konsep dasar baik dari segi konsep kegiatan sampai konsep ruangan. a. Konsep Kegiatan Kurangnya pemahaman siswa terhadap satu mata pelajaran tertentu akan berakibat timbulnya rasa bosan pada mata pelajaran tersebut, Kurangnya pemahaman ini disebabkan kurangnya daya eksplorasi yang seharusnya dilakukan siswa tersebut. Saat ini media internet merupakan media yang bisa dijadikan siswa sebagai media eksplorasi untuk lebih memahami materi

pembelajaran yang di terima oleh siswa di sekolah. Hal tersebut menjadi dasar pemikiran dilaksanakannya kegiatan workshop di SMK Banjar Asri Cimaung mengenai Internet Marketing. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah memancing keinginan siswa agar mau mengasah daya eksplorasinya melalui media internet, dimana segala bentuk ilmu dapat di temukan melalui media internet. Karakteristik kunci sebuah wokshop

Pembelajaran yang intensif dalam waktu relatif singkat Interaksi dalam kelompok kecil

64

Keterlibatan yang aktif Penerapan dari informasi/pembelaran yang diberikan dirancang dengan tujuan pembelajaran yang spesifik dan sempit Tujuan pembelajaran adalah perubahan tingkah keterampilan yang baru laku terutama

b. Konsep ruangan Kegiatan workshop diikuti oleh seluruh siswa SMK Banjar Asri jurusan Teknik Komputer dan Jaringan. Permasalahan yang muncul adalah bagaimana menampung peserta kegiatan workshop dengan jumlah siswa, sedangkan kapasitas ruangan Lab TKJ hanya mampu

memuat 30 orang. Solusi dari permasalahan tersebut adalah membagi peserta workshop menjadi 3 kelompok sesuai dengan tingkatan kelas masingmasing peserta. Dari 3 kelompok masing-masing di bagi menjadi 2 bagian sesuai dengan judul materi yang akan disampaikan. Berikut ini adalah jadwal kegiatan workshop yang telah dilaksanakan. Tabel 16. Jadwal pelaksanaan workshop Kelas X TKJ 1 X TKJ 2 XI TKJ 1 XI TKJ 2 XII TKJ 1 XII TKJ 2 Materi 1 08.00 09.00 WIB 09.00 10.00 WIB 10.00 11.00 WIB 11.00 12.00 WIB 13.00 14.00 WIB 14.00 15.00 WIB Materi 2 09.00 10.00 WIB 08.00 09.00 WIB 11.00 12.00 WIB 10.00 11.00 WIB 14.00 15.00 WIB 13.00 14.00 WIB Keterangan Materi 1 LAB TKJ Materi 2 Kelas XII TKR

65

Gambar 22. radius coverage access point yang di buat untuk kegiatan workshop

4.3. Rancangan yang Diusulkan Jaringan computer yang terdapat di SMK Banjar Asri masih memerlukan pembenahan, karena masih banyak ruangan yang belum tersambung ke dalam jaringan computer. Dengan adanya jaringan computer, proses pekerjaan dapat dipermudah. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, maka penulis merumuskan dan merancang sebuah jaringan computer yang dinilai cukup bisa menambah efisiensi dan efektifitas jaringan computer di SMK Banjar Asri Cimaung. Untuk merancang sebuah jaringan komputer di sekolah beberapa hal yang harus diperhatikan adalah: Kebutuhan sekolah, merupakan pertimbangan pertama yang bisa dijadikan patokan pengembangan jaringan komputer. Sejauh mana kebutuhan sekolah perlu diadakannya jaringan komputer sehingga nantinya bisa digunakan semaksimal mungkin.

66

Anggaran

biaya,

merupakan

pertimbangan

kedua

yang mendukung

terciptanya sebuah jaringan komputer di sekolah. Kebutuhan jaringan komputer yang komplek dan luas tentunya memerlukan biaya yang besar. Sebaiknya pembangunan jaringan komputer dilakukan sedikit demi sedikit agar tidak terjadi pemborosan biaya. Model jaringan, adalah tahap perencanaan pengambangan jaringan komputer di sekolah. Model jaringan yang sesuai dengan kebutuhan sekolah membuat sistem jaringan bisa digunakan lebih efektif

4.3.1.

Kebutuhan Sekolah Proses pembelajaran di sekolah merupakan komponen penting keberhasilan sekolah untuk menetaskan siswa-siswa yang siap bekerja, hal tersebut perlu ditunjang oleh sarana dan prasarana yang memadai. Dalam hal ini jaringan computer sekolah mempunyai peranan penting untuk menciptakan suasana pembelajaran yang efektif. Dengan adanya jaringan komputer di lingkungan SMK Banjar Asri yang efektif dan efisien, pola pembelajaran akan lebih terarah dan tepat sasaran. Tidak hanya proses pembelajaran yang makin berkembang, tapi juga pekerjaan di bidang lain pun ikut terbantu dengan adanya jaringan komputer tersebut. Disisi lain siswa pun dapat merasakan manfaatnya, dengan adanya koneksi internet di sekolah diharapkan siswa dapat memanfaatkan koneksi internet untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang pembelajaran yang mereka terima di kelas.

67

4.3.2.

Anggaran Biaya Untuk dapat merealisasikan rancangan topologi diatas diperlukan beberapa pengayaan alat sebagai berikut : Table 17. daftar anggaran biaya pembangunan jaringan komputer No 1 2 3 4 5 6 7 Nama Barang Kabel UTP RJ45 Akses Point Routerboard Switch / Hub Antenna Omni Kabel Coaxial Merk / Tipe Jumlah Belden Cat 5e 1 roll Belden 1 box Linksys WAP54G 1 unit RB750 1 unit D-link1024D 1 unit TP-Link 1 unit TL-ANT2412D TP-Link 1 pcs TL-ANT324PT3 Harga Satuan Rp. 975.000 Rp. 100.000 Rp. 590.000 Rp. 385.000 Rp. 560.000 Rp. 325.000 Rp. 140.000 Total Total Harga Rp. 975.000 Rp. 100.000 Rp. 590.000 Rp. 385.000 Rp. 560.000 Rp. 325.000 Rp. 140.000 Rp. 3.075.000

4.3.3.

Model Jaringan

Gambar 23. Perancangan fisik jaringan komputer di SMK Banjar Asri

68

Gambar 24 . topologi logis jaringan komputer SMK Banjar Asri

Deskripsi : Koneksi internet modem ADSL dial up dari mikrotik. Menggunakan ISP Speedy @1Mbps Router menggunakan routerboard Mikrotik RB750 Proxy external menggunakan proxy Squid LuscaHead. Akses point perpustakaan menggunakan Linksys WAP54G. dengan antenna omni TP-Link TL-ANT2412D dengan perkiraan jarak coverage >300m Akses point lab TKJ menggunakan TP-link TL-WR741ND