Anda di halaman 1dari 2

RICKETSIA

Patogen manusia dalam family rickettsiacae adalah bakteri kecil dari genus

rickettsia,orientia,coxiella dan ehrlicia . bakteri ini merupakan bakteri parasit obligat intraseuler. Ricketsia merupakan kokobasilus pleomorfik yang muncul seperti batang atau seperti kokus dan memiliki srtruktur dinding sel gram negative

Patologi Bakteri ini bermultifikasi dalamsek endotel pembuluhdarah kecil,menyebabkan vaskulitis , kemudian sel tersebut menjadi bengkak dan nekrotik, terdapat thrombosis pada pembuluh yang menimbulkan rupture dan nekrosis ,lesi vascular terihat jelas pada kulit ,tetapi vaskulitis muncul pada banyak organ dan menjadi dasar gangguan hemostatik, DIC dapat terjadi Pada struktur makrofag,riketsia difagosit kemudian bereplikasi intraseluler walaupun terdapat antibody

Gejala klinis Infeksi ricketsia ditandai dengan demam ,nyeri kepala ,malaise,lemas,ruam kulit,pembesaran limfa dan hati

Pemeriksaan Isolasi ricketsia secara teknis sulit dilakukan dan mempunyai manfaat yang terbataas dalam membantu diagnosis .darah lengkap diinokulasikan kedalam marmout,tikus atau telur, disebabkan ricketsia paling sering ditemukan dari pengambilan darah. Jika marmout gagal menunjukan gejala penyakit ,serum diambil untuk uji antibody untuk menentukan apakah hewan itu terkena infeksi yang tidak nyata. Biopsy kulit yang diambil dari pasien antara hari ke empat dan ke delapan dapat menunjukan ricketsia dengan pewarnaan imunoflouresense Uji serologi peningkatan antibody harus terlihat selama perjalan penyakit,untuk uji dengan hasuil positif

Pengobatan

Tetrasikin dan kloramfenikol adalah pengobatan efektif yang dimulai stadium dini ,diberikan setiap hari secara oral dan diteruskan selama 3-4 hari setelah suhu normal. Pada pasien

yangsakit berat ,dosis awal diberikan secara intravena Antibiotic tidak membuat tubuh bebas dari ricketsia tetapi menekan penumbuhanya. Proses penyambuhan tergantung dari mekanisme imun pasien