Anda di halaman 1dari 4

Batuan Piroklastik

Batuan yang tersusun atas fragmen-fragmen hasil erupsi volkanik secara eksplosif. (Williams, Turner & Gilber, 1954) Bahan rombakan yang diletuskan dari lubang volkanik, diangkut melalui udara sebagai bahan maupun awan pijar dan diendapkan di atas tanah atau dalam tubuh air. (Hienrich, 1956) Tipe Endapan Piroklastik Endapan Piroklastik Tak Terkonsolidasi (Unconsolidated) 1. Bom Gunung Api Bom adalah gumpalan-gumpalan lava yang mempunyai ukuran lebih besar dari 64mm. Daerah ini sebagian atau semuanya berujud plastic pada waktu tererupsi. Beberapa bomb mempunyai ukuran yang sangat besar. 2. Block Gunung Api Block Gunung Api merupakan batuan piroklastik yang dihasilkan oleh erupsi eksplosive dari fragmen batuan yang sudah memadat lebih dulu dengan ukuran lebih besar dari 64 mm. Block-block ini selalu menyudut bentuknya atau equidimensional. 3. Lapili Lapili berasal bahasa latin lapillus, yaitu nama untuk hasil erupsi eksplosif gunung api yang berukuruan 2mm 64mm. Selain dari fragmen batuan , kadang-kadang terdiri dari mineral mineral augti, olivine, plagioklas. 4. Debu Gunung Api Debu gunung api adalah batuan piroklastik yang berukuran 2mm- 1/256mm yang dihasilkan oleh pelemparan dari magma akibat erupsi eksplosif. Namun ada juga debu gunung berapi yang terjadi karena proses penggesekan pada waktu erupsi gunung api. Debu gunung api masih dalam keadaan belum terkonsolidasi, ( Endarto, Danang, 2005 )

Endapan Piroklastik yang Terkonsolidasi (consolidated) 1. Breksi piroklastik Breksi piroklastik adalah batuan yang disusun oleh block block gunung api yang telah mengalami konsolidasi dalam jumlah lebih 50 % serta mengandung lebih kurang 25 % lapili dan abu. 2. Aglomerat Aglomerat adalah batuan yang dibentuk oleh konsolidasi material material dengan kandungan yang didominasi oleh bomb gunung api dimana kandungan lapili dan abu kurang dari 25 % 3. Batu lapili Batu lapili adalah batuan yang dominant terdiri dari fragmen lapili dengan ukuran 2 64 mm 4. Tuff Tuff adalah endapan dari gunung api yang telah mengalami konsolidasi, dengan kandungan abu mencapai 75 %. Macamnya : tuff lapili, tuff aglomerat, tuff breksi piroklastik ( Endarto, Danang, 2005 ) Endapan Piroklastik Jatuhan 1. Endapan Jatuhan (Pyroclastic Fall) Endapan piroklastik jatuhan yaitu onggokan piroklastik yang diendapkan melalui udara . Endapan ini umumnya akan berlapis baik, dan pada lapisannya akan memperlihatkan struktur butiran bersusun. Endapan ini meliputi aglomerat, breksi, piroklastik, tuff dan lapili 2. Endapan Aliran ( Pyroclastic Flow) Endapan piroklastik aliran yaitu material hasil langsung dari pusat erupsi, kemudian teronggokan di suatu tempat. Hal ini meliputi hot avalanche, glowing avalanche, lava collapse ,hot ashes avalanche. Aliran umumnya berlangsung pada suhu tinggi antara 500-650C dan temperaturnya cenderung menurun selama pengalirannya. Penyebaran pada bentuk endapan sangat dipengaruhi oleh morfologi, sebab sifat-sifat endapan tersebut adalah menutup dan mengisi cekungan. Bagian bawah menampakkan morfologi asal dan bagian atasnya datar.

3. Endapan Surge (Pyroclastic Surge) Endapan piroklsatik surge merupakan suatu awan campuran dari bahan padat dan gas (uap air) yang mempunyai rapat massa rendah dan bergerak dengan kecepatan tinggi secara trubulensi di atas permukaan. Umumnya endapan piroklastik surge mempunyai pemilahan yang baik, berbutir halus dan berlapis baik. Endapan ini mempunyai strutur pengendapan primer seperti laminasi dan perlapisan bergelombang hingga planar. Yang paling khas dari endapan ini adalah mempunyai struktur silang siur, melensa dan bersudaut kecil . Endapan surge umumnya kaya akan keratan batuan kristal. ( Endarto, Danang, 2005 )

http://www.bgs.ac.uk/mendips/assets/pix/Silurian-tuff.jpg https://batutenggara.files.wordpress.com/2012/04/tuff.jpg http://australianmuseum.net.au/Uploads/Images/8278/volc_02_big.jpg http://blog.codingwear.com/gambar2/jenis-batuan-sedimen-breksi.jpg

Anda mungkin juga menyukai