Anda di halaman 1dari 3

HEPATITIS AKUT Definisi : suatu keradangan hati atau kerusakan dan nekrosis sel hepatosit yang berlangsung <6

bulan. Penyebab dari hepatitis yaitu virus hepatotropik, virus non-hepatotropik, bakteri atau jamur, autoimun, toksin obat, herbal, gangguan perfusi,dll Diagnosis Perjalanan klasik hepatitis virus akut meliputi stadium prodromal berupa flu like syndrome yang diikuti stadium ikterus. Anamnesis Anamnesis ditujukan terhadap gejala klasik hepatis akut. Pembedaan penyebab hepatitis akut akibat virus hepatotropik hanya dapat diketahui dengan pemeriksaan serologi ataupun PCR. Manifestasi hepatitis A akut bervariasi dari asimptomatik, manifestasi ringan tidak khas, gejala khas yang klasik sampai hepatitis fulminan. Anak dapat dicurigai menderita hepatits A apabila ada gejala sistemik yang berhubungan dengan saluran cerna dan ditemukan faktor resiko misalnya pada keadaan outbreak atau diketahui adanya sumber penularan. Onset hepatitis A biasanya terjadi secara tiba-tiba, dimulai dengan keluhan sistemik yang tidak khas, seperti demam, malaise, nausea, emesis, anorexia, dan rasa tidak nyaman pada perut. Gejala prodromal ini seringkali ringan dan tidak diketahui pada bayi dan anak. Hepatitis B akut pada beberapa dapat didahului dengan gejala prodromal mirip serum sickness yang ditandai dengan artalgia, arthritis. Faktor resiko penularan perlu ditanyakan meski kadang sulit ditemukan.

Pemeriksaan fisik -

Dapat ditemukan ikterus, hepatomegali, nyeri tekan abdomen kudran kanan atas akibat meregangnya kapsula hepatis. Kadang ditemukan demam.

Pemeriksaan penunjang Adanya hepatitis akut ditunjukkan dengan adanya transaminase yang meningkat terutama ALT dan mungkin disertai adanya kadar bilirubin yang meningkat terutama pada adanya kolestasis. Untuk menentukan virus mana yang bertanggung jawab terhadap hepatitis akut adalah dengan melakukan pemeriksaan serologi yang dapat menunjukkan akut dan khas masing-masing virus.

Hepatitis akut virus A : igM anti-HVA positif, hepatitis akut virus B : IgM anti0HBc positif, Anti HCV dan RNA virus hepatitis C.

Petanda serologis hepatitis A Petanda serologis Anti- HVA IgM Anti-HVA IgG Definisi Antibodi terhadap HVA Antibodi terhadap HVA Signifikansi Menunjukkan infeksi HVA saat ini. Dideteksi selama 4-6minggu Menunjukkan riwayat infeksi HVA. Memastikan paparan terdahulunya dan imunitas terhadap HVA

Petanda serologis hepatitis B HbsAg Antigen permukaan HVB, ditemukan pada permukaan virus yang utuh dan pada serum sebagai partikel bebas (sferis atau tubuler) Antigen inti HVB, ditemukan pada inti virus yang utuh Antigen Be hepatitis, antigen solubel yag diproduksi selama pembelahan HbcAg Antibodi terhadap HbsAg subklas IgM dan IgG Antibodi total terhadap antigen inti HBVB (HbcAg) Antibodi IgM terhadap HBcAg Menunjukkan infeksi dengan HVB (akut maupun kronis)

HbcAg HbeAg

Tidak dideteksi pada serum (hanya pada jaringan liver) Menunjukkan infeksi HVB aktif; Berkorelasi dengan replikasi HBV; persisten selama 6-8minggu menunjukkan karier kronis atau penyakit hati kronis Menunjukkan penyembuhan dari infeksi HVB dan imunitas Menunjukkan infeksi HBV aktif (akut dan kronis) Penunjukawal untuk infeksi HVB akut; meningkat pada fase akut kemudian menurun (4-6 bulan); tidak ada pada infeksi kronis HVB Serokonversi (HbeAg menjadi anti-Hbe) menunjukkan resolusi dari

Anti-HBs Anti-HBc Anti-HBc IgM

Anti-HBe

Antibodi terhadap HBeAg

DNA HVB

DNA dari HVB

fase aktif pada sebagian besar kasus Indikasi replikasi HVB

Petanda serologis hepatitis B Anti-HVC RNA VHC Tata laksana Tidak ada terapi spesifik untk hepatitis akut, tata laksana suprtif dengan asupan kaori yang cukup. Pemantauan ditujukan pada hepatitis yang dapat melanjut menjadi kronis yaitu hepatitis B dan C untuk memastikan tidak terjadi kronisitas. Antibodi terhadap VHC RNA HVC Menunjukkan paparan terhadap VHC; tidak protektif Menunjukkan infeksi VHC