Anda di halaman 1dari 7

mikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopm ikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmik roskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikro skopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikrosk opmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskop mikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopm LAPORAN PRAKTIKUM TEKNIK ikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmik roskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikro LABORATORIUM skopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikrosk Untuk memenuhi

salah satu tugas teknik laboratorium opmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskop Dosen : Ibu Lilis Supratman, S.Pd. mikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopm ikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmik roskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikro skopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikrosk opmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskop mikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopm ikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmik roskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikro skopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikrosk opmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskop mikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopm MIKROSKOP ikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmik roskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikro skopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikrosk Disusun oleh : opmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskop Arum Puspita D (036110002) mikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopm Dina Mardiana (036110011) ikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmik Biologi IV/A Dewi Lestari A (036111057) roskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikro Hani Estilackah (036111028) skopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikrosk Intan Aprilianti (036111023) opmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskop Biologi II/A mikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopm ikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmik roskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikro PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI skopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikrosk FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN opmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskop UNIVERSITAS PAKUAN BOGOR mikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopm 2012 ikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmik roskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikro skopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikrosk opmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskop mikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopm ikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmik roskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikroskopmikro

MIKROSKOP Latar belakang

Seiring berkembangnya zaman, berkembang pulalah ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang di masyarakat. Termasuk dalam bidang science. Dewasa ini, telah banyak ditemukan berbagai alat optik yang dapat membantu manusia mempermudah melakukan berbagai kegiatannya. Salah satunya yang sudah tidak asing lagi yaitu mikroskop (anonim,2009). Mikroskop merupakan alat bantu utama dalam melakukan pengamatan dan penelitian dalam bidang biologi, karena dapat digunakan untuk mempelajari struktur benda-benda yang kecil. Ada 2 macam mikroskop, yaitu mikroskop optic dan mikroskop electron. Mikroskop optic yang sering digunakan adalah mikroskop biologi dan mikroskop stereo. Salah satu pengukur objek miskroskopis adalah mikrometer. Ada 2 macam mikrometer yaitu mikrometer objektif dan mikrometer okuler. Alat ini dapat berfungsi apabila dipakai bersama-sama dengan mikroskop (Wikipedia,2009). Mikroskop (bahasaYunai: micros = kecil dan scopein = melihat) adalah sebuah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata kasar.Ilmuyang mempelajari benda kecil dengan menggunakan alat ini disebut mikroskopi, dan kata mikroskopik berarti sangat kecil, tidak mudah terlihat oleh mata. Dalam perkembangannya mikroskop mampu mempelajari organisme hidup yang berukuran sangat kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, sehingga mikroskop memberikan kontribusi penting dalam penemuan mikroorganisme dan perkembangan sejarah mikrobiologi. Organisme yang sangat kecil ini disebut sebagai mikroorganisme, atau kadang-kadang disebut sebagai mikroba, ataupun jasad renik. Dapat di amati dengan mikroskop. Salah satu penemu sejarah mikrobiologi dengan mikroskop adalah Antonie Van Leeuwenhock (1632-1723) Tahun 1675 Antonie membuat mikroskop dengan kualitas lensa yang cukup baik, dengan menumpuk lebih banyak lensa sehingga dia bisa mengamati mikroorganisme yang terdapat pada air hujan yang menggenang dan air jambangan bunga, juga dari air laut dan bahan pengorekan gigi. Ia menyebut benda-benda bergerak tadi dengan animalcule Sedangkan mahasiswa sendiri tidak semuanya mengerti tentang permasalahan diatas. Makalah ini dibuat dengan tujuan agar mahasiswa mengetahui macam-macam mikroskop,

bagaian-bagain mikroskop dan fungsinya serta hal-hal lain yang berhubungan dengan mikroskop itu sendiri. Tujuan

1. Menyebutkan macam-macam mikroskop, 2. Mengidentifikasi komponen-komponen mikroskop, 3. menyebutkan fungsi komponen-komponen mikroskop. Alat dan bahan

1. Mikroskop cahaya 2. Kaca objek dan kaca penutup 3. Filter 4. Minyak imerci Cara kerja

1. Mikroskop cahaya visual Menyiapkan mikroskop cahaya, adapter, dan televisi; Menyambungkan televisi dan adapter menggunakan kabel AV (audio visual), kemudian adapter dengan mikroskop; Mengatur dan menyiapkan lampu sebagai alat bantu penerangan; Menyiapkan preparat yang akan diamati, kemudian menaruhnya diatas meja preparat; Mengatur kefokusan lensa sehingga objek dapat diamati denga jelas, baik mengatur mikrometer dan makrometer, maupun dengan mengatur letak gelas objek menggunakan pengatur meja preparat; dan Mengamati objek melalui televisi.

2. Mikroskop cahaya listrik Menyiapkan mikroskop cahaya listrik dan preparat yang akan digunakan; Meletakan preparat diatas meja preparat; Menghubungkan kabel mikroskop ke stopkontak, kemudian menyalakan saklar yang terdapat pada mikroskop; Mengatur cahaya sehingga objek mendapat pencahayaan yang baik;

Mengatur kefokusan objek dengan mengatur makrometer dan mikrometernya kemudian mengatur letak gelas objek menggunakan pengatur gelas objek; dan Mengamati objek melalui lensa okuler.

3. Mikroskop cahaya sederhana dengan menggunakan filter Menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan; Menyiapkan preparat dan menyimpannya di objek glass kemudian menutupnya dengan menggunakan cover glass; Memberi pewarna pada setiap sisi cover glas; Memfiksasi objek glass kemudian meneteskan minyak imersi kepada setiap sisi cover glass; Meletakan gelas objek di atas meja preparat; Menaruh filter dan meletakannya sampai terdengar suarapada tempat melekatnya filter; dan Mengatur kefokusan dan mengamati objek. Hasil pengamatan No. 1. Faktor pembeda Ketajaman lensa menangkap detai objek Kemudahan dalam pencahayaan Mikroskop cahaya visual Jelas Mikroskop cahaya listrik Kurang jelas karena objek sangat terlihat keci Menggunakan lampu yang sudah ada di mikroskopnya Hanya 1 orang Mikroskop cahaya sederhana Sangat jelas

2.

Menggunakan lampu neon

Menggunakan lampu neon

3.

Jumlah orang yang dapat melihat objek dalam waktu bersamaan Ketajaman makrometer dan mikrometer memfokuskan objek yang diamati

4.

Sangat banyak karena hasil pengamatan dapat terlihat melalui media tivi Cukup tajam

Hanya 1 orang

Sangat tajam karena mikrometernya sangat halus

Cukup tajam

5.

Jumlah lensa okuler

Monokuler

Binokuler

Monokuler

Pembahasan Mikroskop adalah alat yang digunakan untuk melihat atau mengenali benda-benda retnik yang terlihat kecil menjadi lebih besar dari aslinya. Dari hasil pengamatan yang kami mengamati 3 jenis mikroskop, yaitu mikroskop cahaya visual, mikroskop cahaya listrik, mikroskop cahaya sederhana. Pada mikroskop visual mempunyai 1 lensa okuler (monokuler) yang mempunyai makrometer dan mikrometer yang cukup tajam, sehingga gambar yang tertangkap pada lensa objek terlihat jelas karena menggunakan lampu neon yang memudahkan dalam pencahayaan. Pada saat mengamati dapat dilihat melalui media tivi secara

bersamaankarena mikroskop sudah dimodifikasi dengan alat bantu adaptor yang dihubungkan dengan kabel AV (Audio visual) ke TV. Pada mikroskop cahaya listrik mempunyai 2 lensa okuler (binokuler)yang memiliki ketajaman makro dan mikro meter yang sangat tajam dan sangat mudah untuk melihat objek karena pada mikrosko ini sudah terdapat saklar lampu yang hanya perlu dihubungkan pada stopkontak listrik. Pada mikroskop cahaya sederhana mempunyai 1 lensa okuler (monokuler) yang memiliki ketajaman makrometer dan mikrometer cukup tajam. Detail gambar yang didapat juga cukup jelas karena dibantu dengan menggunakan lampu dalam pencahayaan dan menggunakan filter untuk memfokuskan objek dan meningkatkan resolusi objek. Kesimpulan Berdasarkan hasil pengamatan yang kelompok kami lakukandapat disimpulkan bahwa mikroskop memiliki beberapa jenis yaitu mikroskop visual, mikroskop cahaya listrik, dan mikroskop cahaya sederhana yang menggunakan filter. Pada masing-masing mikroskop cahaya tersebut terdiri dari beberapa komponen-komponen penyusun, diantaranya : 1. Mikroskop cahaya visual Pada mikroskop cahaya visual terdapat 2 bagian penyusun, yaitu adaptor dan mikroskop cahaya sederhana. Komponen penyusun adaptor diantaranya: a. Colokan kabel AV (audio visual) 3 warna (merah, kuning,putih) sebagai penghubung antara adaptor dan TV; b. Colokan mic sebagai penghubung dengan mikroskop stereo; c. Stopkotak (power) sebagai pemutus dan penyambung listrik;

d. Kamera yang diletakan diatas lensa okuler yang digunakan untuk melihat objek yang diamati dan langsung terlihat dari layar TV;

2. Mikroskop cahaya listrik dan Mikroskop cahaya sederhana a. LENSA OKULER, yaitu lensa yang dekat dengan mata pengamat lensa ini berfungsi untuk membentuk bayangan maya, tegak, dan diperbesar dari lensa objektif b. LENSA OBJEKTIF, lensa ini berada dekat pada objek yang di amati, lensa ini membentuk bayangan nyata, terbalik, di perbesar. Di mana lensa ini di atur oleh revolver untuk menentukan perbesaran lensa objektif. c. TABUNG MIKROSKOP (TUBUS), tabung ini berfungsi untuk mengatur fokus dan menghubungan lensa objektif dengan lensa okuler. d. MAKROMETER (PEMUTAR KASAR), makrometer berfungsi untuk menaik turunkan tabung mikroskop secara cepat. e. MIKROMETER (PEMUTAR HALUS), pengatur ini berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan mikroskop secara lambat, dan bentuknya lebih kecil daripada makrometer. f. REVOLVER, revolver berfungsi untuk mengatur perbesaran lensa objektif dengan cara memutarnya. g. REFLEKTOR, terdiri dari dua jenis cermin yaitu cermin datar dan cermin cekung. Reflektor ini berfungsi untuk memantulkan cahaya dari cermin ke meja objek melalui lubang yang terdapat di meja objek dan menuju mata pengamat. Cermin datar digunakan ketika cahaya yang di butuhkan terpenuhi, sedangkan jika kurang cahaya maka menggunakan cermin cekung karena berfungsi untuk mengumpulkan cahaya. h. i. DIAFRAGMA, berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk. KONDENSOR, kondensor berfungsi untuk mengumpulkan cahaya yang masuk, alat ini dapat putar dan di naik turunkan. j. MEJA MIKROSKOP, berfungsi sebagai tempat meletakkan objek yang akan di amati. k. PENJEPIT KACA, penjepit ini berfungsi untuk menjepit kaca yang melapisi objek agar tidak mudah bergeser. l. LENGAN MIKROSKOP, berfungsi sebagai pegangang pada mikroskop.

m. KAKI MIKROSKOP, berfungsi untuk menyangga atau menopang mikroskop.

n.

SENDI INKLINASI (PENGATUR SUDUT), untuk mengatur sudut atau tegaknya mikroskop.