Anda di halaman 1dari 10

Tata Kelola Perusahaan

Corporate Governance

Pertumbuhan PT. Gajah Tunggal Tbk menjadi produsen ban terkemuka tidak hanya didukung oleh profesionalisme dan inovasi tetapi juga oleh komitmen kami untuk menerapkan standar yang tinggi dalam melaksanakan tata kelola perusahaan yang baik. PT. Gajah Tunggal Tbk's growth to become an established tire manufacturer was supported not only by professionalism and innovation, but also by our commitment to pursue a high standard of good corporate governance (GCG).

56

Annual Report PT. Gajah Tunggal Tbk 56

Pendekatan Tata Kelola Perusahaan yang Baik


Selain harus membukukan kerugian kurs mata uang asing sehubungan dengan melemahnya Rupiah, sepanjang tahun 2008, Perusahaan mengelola kinerja keuangannya secara keseluruhan yang didasari oleh kemampuan manajemen dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik. Dalam menerapkan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik, manajemen Perusahaan telah mengambil langkah-langkah untuk mempromosikan dan mengelola Tata Kelola Perusahaan yang Baik sebagai bagian penting dari budaya dan nilai-nilai Perusahaan untuk diadopsi oleh seluruh karyawan di semua tingkatan organisasi.

GCG Approach
Beside having to book a significant translational forex loss due to a weaker Rupiah, during 2008, the Company managed its overall financial performanceaided by the management's ability to implement good corporate governance (GCG) principles.

In implementing the GCG principles, the Company's management has taken steps to promote and nurture GCG as an important part of the Company's culture and values to be adopted by all employees at all levels of the organization.

Dewan Pengelola
Pengelolaan operasional rutin Perusahaan dilaksanakan oleh Dewan Direksi di bawah pengawasan Dewan Komisaris yang para anggotanya ditunjuk pada Rapat Umum Pemegang Saham. Selain itu, Perusahaan juga memiliki Komite Audit yang diketuai oleh salah satu Komisaris Independen. Total gaji dan tunjangan yang dibayarkan kepada anggota komisaris dan direksi Perusahaan berjumlah Rp. 62.416 juta dan Rp. 52.686 juta, berturut-turut di tahun 2008 dan 2007. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menentukan besarnya renumerasi Dewan Direksi Dalam menjalankan tugas-tugasnya, anggota dewan pengelola bertindak berdasarkan informasi yang lengkap, niat baik, dengan penuh hati-hati dan peduli, dan untuk kepentingan Perusahaan serta para pemegang sahamnya. Dewan pengelola melaksanakan tugas-tugasnya secara independen, hati-hati, dan selalu berpegang pada prinsip keterbukaan, dapat dipercaya, dapat dipertanggung jawabkan, dan adil. Ketaatan pada prinsip-prinsip ini

Governing Boards
The management of the day-to-day operations of the Company is carried out by the Board of Directors (BOD) under the supervision of the Board of Commissioners (BOC), the members of which were appointed by a general meeting of shareholders. In addition, the Company has an Audit Committee that is chaired by one of its Independent Commissioners. Total salaries and benefits paid to commissioners and directors of the Company amounted to Rp. 62,416 million and Rp 52,686 million, in 2008 and 2007, respectively. The Annual General Meeting of Shareholders grants power of attorney to the Board of Commissioners to determine renumeration for the Board of Directors. In performing their tasks, the governing board members act on a fully informed basis, in good faith, with due care, and for the best interest of the Company and its shareholders. The governing board performs its duty independently, carefully and with adherence to the principles of transparency, accountability, responsibility, and fairness. Adherence to these principles is critical in building the Company's trustworthiness to its shareholders and other stakeholders.

Annual Report PT. Gajah Tunggal Tbk 57

Peran Komisaris
Perusahaan memahami peran penting yang dijalankan oleh para anggota Komisaris dalam rangka melindungi kepentingan seluruh pemegang saham. Para komisaris Perusahaan adalah figur independen dan profesional yang memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas dalam bidang industri terkait, serta hukum yang berlaku dan peraturan keuangan dan pasar modal. Dewan Komisaris bertanggungjawab dan berwenang penuh untuk mengawasi kinerja anggota Direksi, serta memberikan nasehat kepada Dewan Direksi jika dipandang perlu. Dewan Komisaris berhak memperoleh akses atas informasi Perusahaan secara tepat waktu dan menyeluruh. Guna membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan tugasnya, Komite Audit Independen, yang dikepalai oleh seorang Komisaris Independen bertugas untuk menyelaraskan perusahaan dengan peraturan Bursa Efek Indonesia. Sepanjang tahun 2008, Dewan Komisaris mengadakan 4 kali rapat resmi, dengan persentasi kehadiran 72%. Pada rapatrapat tersebut, Dewan Komisaris mengkaji dan menyetujui usulan yang diajukan oleh Dewan Direksi.

Commisioners Role
The Company realizes that the role of Commissioners is very important in protecting the interests of its shareholders. The Company's commissioners are independent professionals with extensive experience and knowledge in the industry, as well as in the financial and capital market laws and regulations. BOC is responsible and fully authorized to supervise the Directors' performance, and to provide advice to the Board of Directors as necessary. The BOC is entitled to access any corporate information in a timely and comprehensive manner. To assist the BOC in discharging their role, an Independent Audit Committee, with an Independent Commissioner as its head was established in line with the rules and regulations of the Indonesia Stock Exchange. During 2008, the BOC held 4 formal meetings, with an average attendance of 72%. In these meetings, the Board of Commissioners reviewed and approved proposals submitted by the Board of Directors.

Peran Direksi
Dewan Direksi Perusahaan bertanggungjawab untuk memimpin Perusahaan dan memformulasikan kebijakankebijakan Perusahaan sesuai dengan filosofi dan akte pendirian Perusahaan, serta tidak bertentangan dengan peraturan perundangan yang berlaku. Tugas utama Dewan Direksi adalah memimpin Perusahaan dengan berpegang pada tujuan Perusahaan, memelihara dan mempergunakan aset dan sumber daya perusahaan dengan cara yang profesional dan bertanggungjawab. Dewan Direksi diwajibkan untuk mengadakan rapat secara teratur, namun bila terjadi permasalahan yang harus ditangani dengan segera maka wajib untuk mengadakan rapat. Dewan Direksi mengadakan 12 kali rapat resmi pada tahun 2008, dengan rata-rata persentasi kehadiran 85%. Pada rapat-rapat tersebut, Dewan Direksi membahas kinerja operasional dan keuangan serta pengembangan bisnis Perusahaan. Keputusan-keputusan penting yang dihasilkan pada rapat tersebut dilaporkan pada rapat rutin dengan Dewan Komisaris. Berdasarkan laporan tersebut, Dewan Komisaris memberikan masukan dan atau persetujuan.

Directors Role
The Company's BOD is responsible for leading the Company and for formulating Company policies in line with the Company's philosophy and its Articles of Association, in conformance with applicable laws and regulations. The BOD's main responsibility is to lead the Company toward meeting its objectives, whilst safeguarding and utilizing its assets and resources in a professional and responsible manner. The BOD is required to conduct meetings regularly, but may also hold unscheduled meetings as needed

The BOD held 12 formal meetings in 2008, with an average attendance of 85%. In these meetings, the BOD discussed the Company's operational and financial performance, as well as the development of the Company's business. The key decisions made in these meetings were reported in regular meetings to the BOC. Based on these reports, the BOC gave their advice and or approval.

58

Annual Report PT. Gajah Tunggal Tbk 58

Komite Audit
Nama Jabatan Nama Jabatan Nama Jabatan : Sunaria Tadjuddin : Ketua Komite Audit : Muredi Wibowo : Anggota Komite Audit : Rudy Haryonto : Anggota Komite Audit

Audit Committee
Name Title Name Title Name Title : Sunaria Tadjuddin : Chairman Audit Committee : Muredi Wibowo : Member Audit Committee : Rudy Haryonto : Member Audit Committee

Guna menjaga obyektivitas serta kemandirian, tugas-tugas Komite Audit meliputi pengawasan terhadap Unit Audit Internal maupun Auditor Eksternal Perusahaan. Komite Audit juga bertugas melakukan pengkajian atas rencana audit, pelaksanaan, hasil, sekaligus tindak lanjut dari sebuah hasil audit. Komite Audit juga secara aktif berpartisipasi dalam memilih Akuntan Publik, mengevaluasi kemampuan kemandiriannya, serta menyusun kriteria evaluasi terhadap kinerjanya serta melakukan evaluasi berdasarkan kriteria tersebut. Komite Audit memiliki hak penuh serta akses tak terbatas terhadap semua catatan, karyawan, sumber daya dan dana, dan juga aset Perusahaan lainnya dalam menjalankan tugasnya. Selama tahun 2008, Komite Audit melaksanakan empat kali pertemuan resmi dengan manajemen, yang dihadiri oleh Komisaris Independen Perusahaan dalam perannya sebagai Ketua Komite Audit dan anggota-anggota Komite Audit.

The Audit Committee's duties include the supervision of both Internal Audit Unit and External Auditors to maintain independency and objectivity. This entails reviewing the audit plan, execution, and review, as well as overseeing the follow up to the audit result. This committee also actively participates in the selection of the Public Accountant, evaluates its ability to keep its independence, establishes evaluation criteria for its work, and performs the evaluation based on the criteria. The Audit Committee has full and unlimited access to any records, employees, resources and funds, as well as other assets of the Company in performing its duty. Throughout 2008, the Audit Committee held four meetings with management, which were attended by the Company's Independent Commissioner, in his role as the Audit Committee Head, and the members of the Audit Committee.

Annual Report PT. Gajah Tunggal Tbk 59

Sekretaris Perusahaan
Nama: Catharina Widjaja Jabatan: Director of Corporate Communications and Investor Relations; Corporate Secretary Catharina Widjaja ditunjuk sebagai Direktur Perusahaan pada tahun 2004 dan pada saat ini beliau juga menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan sejak tahun 2009. Beliau adalah Executive Vice President Corporate Communications Gajah Tunggal Group dari tahun 2000 sampai 2004; dan Gajah Tunggal Group Head di PT. GTF Indonesia Asset Management, Jakarta dari tahun 1998 sampai 2000. Sebelum bergabung dengan Gajah Tunggal Group, beliau bekerja di berbagai perusahaan multinasional termasuk diantaranya adalah HSBC Indonesia selama sembilan tahun dengan posisi terakhir sebagai Country Treasurer, dan Deutsche Bank AG, Jakarta sebagai Foreign Exchange Dealer selama dua tahun. Beliau meraih gelar Master of Science in Control Engineering dari University of Bradford pada tahun 1986, dan Graduateship in Mathematics and its Applications dari Sheffield Polytechnic, Inggris pada tahun 1985, dan HND in Mathematics, Statistic & Computer Studies dari Leed Polytechnic, Inggris pada tahun 1983. Tugas utama dari Sekretaris Perusahaan adalah memastikan bahwa Perusahaan telah mematuhi dan mentaati hukum, peraturan dan ketentuan pasar modal. Selain itu, Sekretaris Perusahaan berfungsi sebagai juru bicara dalam mengkomunikasikan kebijakan-kebijakan dan pencapaian Perusahaan kepada para pemegang saham, investor, analis pasar modal, media massa, publik serta lembaga penyelenggara dan pengawas pasar modal.

Company Secretary
Name: Catharina Widjaja Title: Director of Corporate Communications and Investor Relations, Corporate Secretary Catharina Widjaja was appointed as a Director of the Company in 2004 and currently also serves as Corporate Secretary for 2009. She was the Executive Vice President, Corporate Communications of the Gajah Tunggal Group from 2000 to 2004; and the Gajah Tunggal Group Head of PT. GTF Indonesia Asset Management, Jakarta from 1998 to 2000. Prior to joining the Gajah Tunggal Group, she worked for various multinational companies including HSBC Indonesia for nine years for which her final position was Country Treasurer, and Deutsche Bank AG, Jakarta as a Foreign Exchange Dealer for two years. She received a Master of Science in Control Engineering from the University of Bradford 1986, and Graduateship in Mathematics and its Applications from Sheffield Polytechnic, United Kingdom in 1985, and HND in Mathematics, Statistic & Computer Studies from Leed Polytechnic, United Kingdom in 1983. The main duty of the Company Secretary is to ensure that the Company complies with and abides by the laws, regulations and stipulations in the capital market. In addition, the Company Secretary functions as the speaker in communicating policies and achievements of the Company to shareholders, investors, capital market analysts, mass media, the general public, government officials and capital market supervisor.

Auditor Eksternal
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham pada bulan Juni 2008, Perusahaan memutuskan untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik Osman Bing Satrio & Rekan, anggota dari Deloitte Touche Tohmatsu untuk menjadi auditor eksternal Perusahaan untuk periode 2008.

External Auditor
According to the June 2008 General Shareholders Meeting, the Company decided to appoint Registered Public Accountants Osman Bing Satrio & Partners, a member of Deloitte Touche Tohmatsu as its external auditor for the period of 2008.

60

Annual Report PT. Gajah Tunggal Tbk 60

Pengelolaan Risiko
Kemampuan Perusahaan secara berkesinambungan dalam memberikan nilai-nilai kepada para pemegang sahamnya sangat tergantung pada kemampuannya untuk peka terhadap berbagai risiko yang relevan dengan operasi Perusahaan dengan menempatkan suatu mekanisme untuk memonitor risiko-risiko tersebut, dan untuk menangani situasi di luar rencana yang muncul dari risiko-risiko tersebut. Dalam menjalankan usahanya, risiko-risiko pasar yang dihadapi oleh Perusahaan adalah: risiko nilai tukar mata uang asing, harga bahan baku, dan biaya energi. Perusahaan menghadapi risiko nilai tukar mata uang dalam membiayai kebutuhan Perusahaan yang menggunakan mata uang USD. Sedangkan pembelian bahan baku Perusahaan yang menggunakan mata uang USD relatif seimbang dengan pendapatan ekspor yang diterima dalam mata uang asing sehingga meminimalisasikan risiko nilai tukar mata uang asing dari operasional Perusahaan. Perusahaan juga menghadapi fluktuasi harga bahan baku utama yang digunakan Perusahaan, yang diperdagangkan sebagai komoditi. Risiko ini biasanya dapat dikompensasikan sebagian atau seluruhnya dengan menyesuaikan harga jual produk ke para pelanggan Perusahaan. Fluktuasi biaya energi yang dihadapi Perusahaan pada umumnya berkorelasi dengan harga minyak dunia. Untuk memperkecil risiko ini, Perusahaan telah melakukan diversifikasi penggunaan energi melalui penggunaan gas alam yang lebih murah di samping pemakaian minyak solar dan listrik yang dipasok oleh PLN..

Risk Management
The Company's continued ability in providing values to its stakeholders relies on its ability to sense the different risks relevant to its operation, to put in place a mechanism to monitor those risks, and to handle the different contingencies arising from them. In its operation, the Company is exposed to the following market risks: foreign currency risk, raw material price risks, and energy cost risks.

The Company is exposed to the currency risks through its financing, which used USD denominated instruments. The Company's purchases of raw materials in USD are in relative balance with the export revenue it receives in foreign currency, mostly in USD, in effect minimizing its currency risks from operations.

The Company is exposed to the fluctuation of its key raw material prices, which are commodities. This exposure can usually be partially or fully compensated for adjusting its product prices to the Company's customers. The Company is exposed to the fluctuation of energy costs, which generally correlate to global oil prices. To minimize this exposure, the Company diversified its energy usage to include an ability to use the cheaper natural gas as an energy source in addition to diesel fuel and electricity supplied by PLN.

Pengendalian Internal
Perusahaan berkeyakinan bahwa dengan hadirnya sistem nilai yang kuat dan sistem pengendalian internal merupakan kondisi yang diperlukan guna memastikan strategi dan kebijakan yang ditentukan oleh Dewan Pengelola dilaksanakan dengan sebaik-baiknya oleh setiap tingkat unit usaha Perusahaan. Dewan Direksi secara teratur menekankan nilai dan pentingnya untuk mempunyai sistem pengendalian internal yang kuat melalui berbagai jalur, termasuk dalam rapat rutin operasional dan pada kesempatan-kesempatan lainnya. Sistem pengendalian internal Perusahaan diimplementasikan melalui penerapan Prosedur Operasi Standar, dokumentasi dan audit berkala ISO/TS 16494, dan implementasi Aplikasi Oracle untuk mengelola dan mengendalikan keuangan, distribusi, dan proses produksi Perusahaan. Perusahaan juga telah menugaskan departemen audit internal untuk melakukan pengkajian operasional tiap unit usaha secara berkala untuk memastikan bahwa tingkat pengendalian internal seperti yang telah ditentukan oleh sistem-sistem tersebut di atas telah memadai dan diterapkan dengan efektif.

Internal Control
The Company believes that the presence of a strong value and a system of internal control is a necessary condition to ensure that the strategy and policy defined by the Governing Board is executed in earnest by all levels of the Company's business units. The BOD communicates the value and importance of having a strong internal control regularly through various channels, including regular operational meetings and other opportunities. The system of internal control in the Company is implemented through the application of standard operating procedure (SOP), ISO/TS 16494 documentation and its regular audit, and the implementation of Oracle Application to manage and control its financial, distribution, and manufacturing operations. The Company has also established an internal audit department to perform regular reviews of the operation of each business unit to ensure that the internal control level defined by the above systems is adequate and effectively applied.

Annual Report PT. Gajah Tunggal Tbk 61

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan


Corporate Social Responsibility

Sejak berdirinya Perusahaan pada tahun 1951, Perusahaan terus berperan aktif melaksanakan program-program yang memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Selama bertahun-tahun, Gajah Tunggal telah teguh berkomitmen untuk menjalankan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, yang mana program ini telah meraih berbagai penghargaan. Bagi Gajah Tunggal, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan mempunyai arti yang lebih luas dari sekedar mematuhi peraturan yang ada, yang bukan hanya untuk kepentingan Hubungan Masyarakat tetapi untuk melayani demi kemajuan masyarakat di tempat kerja. Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Gajah Tunggal mencakup empat pilar yaitu kesehatan, pendidikan, pengembangan masyarakat dan lingkungan. Pada tahun 2008, Gajah Tunggal membelanjakan sekitar Rp. 935 juta untuk melaksanakan program-program Tanggungjawab Sosial Perusahaan.

Ever since its establishment in 1951, the Company has been actively promoting programs that benefit the larger community. Through the years, Gajah Tunggal has been firmly committed to a strong Corporate Social Responsibility (CSR) program, for which it had received multiple awards. To Gajah Tunggal, CSR means more than just complying with existing rules, for the sole purpose of Public Relations, but to serve for the betterment of the community in the workplace. Gajah Tunggal's CSR program evolves around four pillars; health, education, community development and the environment. In 2008, Gajah Tunggal spend around Rp 935 million on its CSR programs.

62

Annual Report PT. Gajah Tunggal Tbk 62

Kesehatan
Kegiatan program kesehatan berfokus pada pencegahan HIV/ AIDS dan penyalahgunaan obat-obatan serta mengurangi tingkat kematian anak. Perusahaan secara pro-aktif berkolaborasi dengan Yayasan Kusuma Buana, sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat yang mengkhususkan pada pencegahan HIV/AIDS, untuk meluncurkan sebuah program pelatihan pencegahan HIV/AIDS kepada para karyawan. Pada bulan Mei 2004, Perusahaan menerima penghargaan dari pemerintah Indonesia dan International Labour Organization (ILO) atas perhatian dan komitmennya terhadap pencegahan HIV/AIDS di lingkungan kerja. Pada tahun 2007, Gajah Tunggal menjadi salah satu pendiri dari Indonesian Business Coalition on Aids (IBCA). Koalisi ini bertujuan untuk memerangi HIV/AIDS melalui sektor swasta, dengan melaksanakan program secara efektif di lingkungan kerja yang berfokus pada peningkatan kesadaran dan pencegahan. Komitmen ini terus berlanjut dan sepanjang tahun 2008 manajemen secara aktif terlibat dalam kegiatankegiatan IBCA dan merekrut anggota-anggota baru. Di tahun 2008, Perusahaan turut membantu peluncuran kaos IBCA yang bertemakan 'AIDS care', dan berpartisipasi dalam gerak jalan yang bertemakan AIDS serta membantu menyelenggarakan seminar tentang AIDS. Di tahun 2007, Perusahaan menerima penghargaan prestisius atas komitmennya kepada United Nations Millennium Development Goals, khususnya pada upaya Perusahaan untuk memerangi tingkat kematian anak yang diberikan oleh Metro TV dan disahkan oleh Perserikatan Bangsa-bangsa. Sekitar 1 juta suntikan imunisasi telah diberikan kepada bayi dan anak-anak di komplek industri GT selama beberapa dekade. Dengan mendanai ajang anti narkoba yang bekerjasama dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB), seperti pada kampanye Lights On di tahun 2006, 2007 dan 2008 yang bertempat di monumen Selamat Datang, dan untuk meningkatkan kesadaran para karyawannya, Perusahaan juga berharap untuk memainkan perannya dalam menanggulangi penyalahgunaan obat-obatan.

Health
The health activities programs focus on HIV/AIDS and drugs abuse prevention as well as reducing child mortality. The Company has pro-actively collaborated with Yayasan Kusuma Buana, an NGO specializing in prevention of HIV/AIDS, to launch a programme evolving around compulsory HIV/AIDS prevention training of its employees by peer educators. In May 2004, the Company received an award from the Indonesian government and International Labour Organization (ILO) for its concern and commitment towards the HIV/AIDS prevention in the workplace. In 2007, Gajah Tunggal became founding member of the Indonesian Business Coalition on Aids (IBCA). This coalition aims to combat HIV/AIDS through the private sector, by the delivery of effective workplace programs that focus on awareness and prevention. This is an ongoing commitment and throughout 2008, the management wass actively involved in the activities of IBCA and the recruitment of new members. In 2008, the Company assisted in the launch of the IBCA 'AIDS care' t-shirt, participated in the large AIDS walk and helped organize an AIDS seminar. In 2007, the Company received prestigious recognition for its commitment to the United Nations Millennium Development Goals, specifically the efforts of the Company to combat child mortality handed out by Metro TV and endorsed by the United Nations. Around 1 million immunizations shots have been administered to infants and children in the GT Industrial complex over the decades. By sponsoring anti-drugs events in cooperation with Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB), such as the Lights On in 2006, 2007 and 2008 Campaign at the Selamat Datang monument, and raising awareness amongst its employees, the Company is also hoping to play its part in tackling drugs abuse.

Annual Report PT. Gajah Tunggal Tbk 63

Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Bencana Alam


Pada tahun-tahun belakangan ini, Indonesia mengalami berbagai bencana alam yang dahsyat. Sebagai bagian dari komunitas masyarakat luas, Gajah Tunggal memandang hal ini sebagai tanggungjawab untuk memberikan bantuan secara tepat waktu dan layak kepada para korban bencana alam yang sangat membutuhkan pertolongan. Sebagian besar usaha penanggulangan bencana alam yang dilakukan oleh Perusahaan adalah dikoordinasikan dalam kolaborasi dengan United in Diversity (UID) Forum. Setelah peristiwa Tsunami, dengan bantuan dari UID, Gajah Tunggal merupakan salah satu donor yang turut serta dalam pembangunan kembali desa di Sirombu, Nias. Di tahun 2008, sejumlah donasi telah diberikan yang diantaranya adalah kepada para korban bencana banjir di Jawa Tengah dan para yatim piatu. Kegiatan lainnya adalah Perusahaan turut membantu para korban bencana banjir di Jakarta di tahun 2007 dan para korban bencana gempa bumi di Jawa Tengah di tahun 2006.

Community Building and Disaster Relief


In recent years, Indonesia has been unfortunate to experience several severe disasters. As part of the larger community, Gajah Tunggal sees it as its responsibility to provide timely and proper support to the needy victims of these disasters. Most disaster relief efforts from the Company are coordinated in collaboration with United in Diversity (UID) Forum. After the Tsunami with the assistance of UID, Gajah Tunggal was one of the donors engaged in the reconstruction of the village of Sirombu, Nias.

In 2008, several donations were made to, amongst others, flooding victims in Central Jawa and an orphanage. Other activities the Company actively supports are aiding victims of the Jakarta floods in 2007 and the central Java Earthquake in 2006.

Lingkungan Hidup
Selain komitmen kuat Perusahaan pada produk dan proses produksi yang ramah lingkungan, pada tahun 2007 Gajah Tunggal bekerja sama dengan Conservation International (CI) dalam usahanya untuk memerangi perubahan iklim dan melindungi spesies yang terancam punah, dengan turut berkontribusi membiayai berbagai macam proyek.

Environment
Next to the Company's strong commitment to environmental friendly products and manufacturing processes, in 2007, Gajah Tunggal joined hands with Conservation International (CI) in an effort to combat climate change and protect endangered species, by financially contributing to multiple projects involved in such efforts.

Akses Informasi
Guna menjamin kemudahan akses informasi dan materi publikasi Perusahaan bagi para pemegang saham kami dan masyarakat umum - Perusahaan telah mengem bangkan situs internet yang baru yaitu www.gt-tires.com pada tahun 2008. Situs internet ini menyediakan informasi lengkap mengenai produk-produk, kinerja operasi dan keuangan Perusahaan, dan informasi lainnya yang relevan kepada para pengunjung situs ini.

Informational Access
To ensure easy access of Company information and publications for our shareholders and stakeholders as well as the general investing public - the Company has developed the new www.gt-tires.com web site in 2008. This website provides comprehensive information pertaining to the Company's products, operations and financial performance, as well as other information relevant to this audience.

64

Annual Report PT. Gajah Tunggal Tbk 64

Laporan Keuangan Konsolidasi Consolidated Financial Statements


DAFTAR ISI CONTENTS
SURAT PERNYATAAN DIREKSI DIRECTORS STATEMENT LETTER

1
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN INDEPENDENT AUDITORS REPORT LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASI Pada tanggal 31 Desember 2008 dan 2007 serta untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal tersebut CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2008 and 2007 and for the years then ended

3
Neraca Konsolidasi Consolidated Balance Sheets

5
Laporan Laba Rugi Konsolidasi Consolidated Statements of Income

6
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasi Consolidated Statements of Changes in Equity

7
Laporan Arus Kas Konsolidasi Consolidated Statements of Cash Flows

8
Catatan Atas Laporan Keuangan Konsolidasi Notes to Consolidated Financial Statements INFORMASI TAMBAHAN SUPPLEMENTARY INFORMATION

60
Daftar I Schedule I Informasi Neraca Tersendiri Induk Perusahaan Parent Companys Balance Sheets

62
Daftar II Schedule II Informasi Laporan Laba Rugi Tersendiri Induk Perusahaan Parent Companys Statements of Income

63
Daftar III Schedule III Informasi Perubahan Ekuitas Tersendiri Induk Perusahaan Parent Companys Statements of Changes in Equity

64
Daftar IV Schedule IV Informasi Laporan Arus Kas Tersendiri Induk Perusahaan Parent Companys Statements of Cash Flows

Annual Report PT. Gajah Tunggal Tbk 65