Anda di halaman 1dari 8

https://docs.google.com/viewer?a=v&q=cache:owleP2NrLqsJ:listrikwiber.files.wordpress.com/2008/09/ dasar_elektronika.pdf+&hl=id&gl=id&pid=bl&srcid=ADGEESjdf6fXaLpoAEbOls5GFcyLc_rR7ZAZuW31hM 5qoAcgx5osmNeekVEAJYusBjmrdCzGSliIPixWdknarw40g3i6hlnqjwNxhQ5kkTD_SSTQlc9P8vCmb2HHuLvP BiVVoKtIFFRM&sig=AHIEtbRmK1Ks_KPwv-2vw93vLlx9-gxWWQ http://elektronikadasar.

info/ ELEKTRONIKA DASAR

Teknik Dasar Elektronika


Teknik dasar elektronika tidak akan lepas dalam kaitannya dengan prinsip keilmuan listrik termasuk segalam masalah-masalahnya, baik itu dalam hal yang berkaitan dengan komponen komponen listrik, istilah istilah listrik, simbol listrik, maupun parameter listrik. Walaupun listrik itu sendiri sebenarnya tidak bisa dilihat dengan mata kepala telanjang, namun dari gejala listik yang ada bisa kita lihat dalam perikehidupan hari-hari kita. Sebagai contoh dari gejala listrik yang bisa kita rasakan adalah lampu penerangan yang terpasang dirumah kita. Sumber tenaga lampu sebagai penerangan rumah ini diperoleh dari pembangkit listrik yang pengelolaannya dilakukan Perusahaan Listrik Negara / PLN. Hal yang sama juga bisa kita saksikan pada bola lampu yang digunakan pada kendaraan bermotor, yang mana sumber tenaganya adalah dari akumulator/ accu atau baterai. Begitupula pada peralatan elektrik lainnya yang menggunakan listrik, misal pada kipas angin; televisi; radio; kulkas; dan lain-lain. Karenanya gejala listrik bukanlah sesuatu hal yang aneh lagi untuk kita temukan dalam perikehidupan hari-hari kita.

Dalam teknik dasar elektronika kita mengenal dua macam arus listrik yang merupakan hasil dari sumber listrik. Yang pertama adalah listrik dengan arus bolak balik / AC ( Alternating Current ). Arus Ac ini yang umumnya banyak digunakan dalam perikehidupan kita hari-hari. Misalnya saja pada kipas angin, lampu, setrika, dan lain-lain. Listrik dengan arus bolak balik ini bersumber

dari pembangkit tegangan listrk yang bernama generator arus bolak balik. Generator ini hanya terdapat pada pusat-pusat dari pembangkit listrik tersebut. Jenis arus listrik yang kedua adalah listrik dengan arus searah / DC ( Dicrect Current ). Dalam contoh pembukaan artikel ini telah disebut mengenai lampu kendaraan bermotor yang sumber listriknya berasal dari akumulator / accu atau baterai. Nah Baterai ini merupakan salah satu sumber listrik yang bisa memberikan tegangan listrik dengan arus searah / DC. Perkembangan teknologi elektronika terutama teknik dasar elektronika sekarang ini, kita bisa memperoleh listrik dengan arus DC/ searah dengan mengubah arus AC/ bolak-balik menggunakan suatu alah yang didebut adaptor / power supply. Contoh penerapan alat ini adalah pada handphone dengan trafo charger yang digunakannya.

Elektronika Dasar 2
Elektronika dasar 2 ini merupakan artikel lanjutan dari pembahasan pertama kemarin. Kalau belum baca artikel sebelumnya, sebaiknya baca dulu biar tulisan saya ini ntar lebih nyambung dan mengena ketika dibaca ya. Sebagaimana disinggung pada artikel dasar pertama, elektronika memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan elektron. Karena itu, pembahasan dalam artikel dasar kedua ini kita akan membahasn mengenai teori elektron. Dalam pembelajaran elektronika dasar 2 terlebih dahulu kita harus mempunyai dasar dasar dari teori listrik, karena kelistrian itu merupakan bagian dasar dari elektronika. Sejak 2500 tahun lalu gejala-gejala listrik mulai dipelajari, yang hingga kini sangatlah banyak ilmuan juga mempelajarinya. Para ilmuwan tersebut sepakat untuk menyusun sebuah teori yang bisa dimanfaatkan dalam menerangkan berbagai macam gelaja listrik. Teori dalam elektronika dasar 2 ini disepakati pula dinamai teori elektron. Ringkasan dari teori elektron tersebut dirumuskan dengan sebagai berikut:

Tiap-tiap zat adalah terdiri dari atom atom; Tiap atom itu memiliki inti yang disekelilingnya terdapat satu atau lebih elektron. Atom hidrogen adalah atom yang memiliki jumlah elektron paling sedikit, yakni jumlahnya hanya satu buah saja. Rata-rata kecepatan dari elektron yang mengelilingi sebuah atom adalah 2,19 x 10.000.000 meter/ detik. Tiap atom yang berbeda memiliki kecepatannya masing-masing. Tapi bagaimanapun juga kecepatan pergerakan elektron itu tidak akan sama dengan kecepatan cahaya yang berjumlah 10/ detik. Elektronika dasar 2. Muatan listrik dari inti sebuah atom adalah positif, sedangkan elektronnya memiliki muatan negatif. Elektron tersebut muatannya adalah sebesar 1,6 X 109 C ( C adalah singkatan dari coulomg yaitu satuan dari muatan listrik). Inti atom itu sendiri teridir dari neutron bagi yang bermuatan negatif, dan proton bagi yang bermuatan listrik positif. Sebuat atom yang tidak memiliki muatan atau disebut netral, hal ini disebabkan karena muatan listrik positifnya memiliki besar yang sama dengan jumlah pada muatan elektronelektronnya. Disebabkan oleh sesuatu hal, pada sebuah atom dapat kehilangan jumlah elektronelektronnya sehingga atom ini menjadi berlebih muatan listrik positifnya. Keadaan inilah yang disebut memiliki muatan positif. Elektronika dasar 2.

Oleh sebab hal lain pula, sebuah atom dapat menerima satu maupun lebih jumlah elektron yang menyebabkan atomnya menjadi kelebihan muatan negatif. Keadaan ini disebut memiliki muatan negatif. Didalam konduktor zat penghantar elektron elektron menjadi lebih mudah untuk berpindah dari satu atom menuju atom lainnya. Didalam isolator zat penyekat elektron elektron menjadi lebih susah untuk berpindah dari satu atom menuju atom lainnya. Contoh dari isolator adalah ebonit, karet dan gelas. Sedangkan contoh dari konduktor adalah alumunium, besi dan tembaga. Elektronika dasar 2.

Bahasan dalam elektronika dasar 2 berikutnya didasarkan pada gambar diatas. Pada gambar diatas terlihat bahwa inti atom hidrogen hanya terdiri dari 1 proton, atom He / helium pada intinya memiliki 2 proton & 2 neutron, sedangkan atom Li / lithium di intinya terdapat 3 neutoron dan 3 proton. Dengan demikian kita bisa melihat bahwa sebenarnya ketiga atom tersebut memiliki keadaan elektron yang sama. Persamaannya adalah bah jumlah elektron tiaptiap atom adalah sama dengan keadaan jumlah proton. Sehingga bisa dibuat kesimpulan elektronika dasar 2 bahwa jumlah muatan negatifnya sama dengan jumlah muatan positifnya, yang keadaan ini disebut sebagai netral. Masih dalam pembahasan elektronika dasar 2, nomor atom adalah angka yang menunjukkan jumlah dari proton sebuah atom. Kembali ke gambar diatas maka nomor atom dari Hidrogen adalah satu, nomor atom dari Helium adalah dua, dan nomor atom dari Lithium adalah tiga. Untuk nomor atom seri diberi dengan simbol huruf Z. Kemudian isitilah nomor massa adalah jumlah dari neutron dan proton pada sebuah atom, yang simbolnya adalah huruf A. Dengan demikian nomor massa dari atom hidrogen adalah 1, Z untuk atom Helium adalah 4, dan Z untuk Lithium adalah 6. Bila kita mengetahui nomor massa dari sebuah atom, maka kita bisa mengetahui jumlah dari neutronnya. Caranya adalah dengan mengurangi nomor atom ( A Z ). Demikian dulu ya, ntar dilanjut lagi diartikel selanjutnya mengenai Elektronika Dasar 2.

Pengertian Elektronika Dasar


Pengertian elektronika dasar pada umumnya tidak akan sobat temukan referensinya melalui internet. Tapi melalui artikel ini saya kan berikan penjelasan pengertiannya, tentunya dengan dasar pendapat para pakar mengenail hal ini. Anda boleh percaya atau tidak, silahkan dicoba sendiri mencari referensinya baik melalui google; yahoo; msn; atau mesin pencari di internet lainnya. Saya sendiri sih udah mencoba, dan hasilnya memang nihi alias tidak ada. Oleh sebab itulah, disini saya akan berikan jawabannya.

Kita mulai lebih dahulu dengan pengertian elektronika sendiri, yaitu ilmu yang berfokus pada pembelajaran peralatan listrik dengan arus lemah dimana pengoperasiannya ialah dengan mengendalikan pergerakan elektron atau partikel yang memiliki muatan listrik didalam sebuah peralatan seperti semikonduktor, peralatan elektronik, komputer, termokope, dan lain-lain. Alatalat tersebut kemudian dipelajari lebih lanjut dengan ilmu yang merupakan cabang dari ilmu fisika. Adapun pembangunan sirkuit electronic nya serta pembentukan desainnya adalah bagian dari ilmu / teknis elektronika & instrumentasi; teknik elektro; serta teknis komputer.

Trus dimana posisi elektronika dasar? Tentu saja bisa dibilang Pengertian Elektronika Dasar adalah merupakan bagian dari ilmu elektronika yang mempelajari dasar-dasar komponen; rangkaian; tegangan; karakteristik yang harus terlebih dahulu dipahami dalam membangun sebuah peralatan elektronika. Pengertian ini tidak akan sobat temukan secara langsung ditulis oleh penulis buku-buku elektronika dasar yang sangat banyak beredar sekarang ini. Tapi bila sobat menyimak lebih lanjut apa saja yang dibahas dalam sebuah buku elektronika dasar, maka seharusnya Pengertian Elektronika Dasar dapat dimengerti definisinya dengan baik. Cukup dengan melihat daftar isi yang tertuang di halaman-halaman pertama buku ini, pasti akan mendapatkan pembahasan dasar dari ilmu elektronika. Nah sobat, semoga sedikit penjelasan saya ini bisa menginsiparsi untuk menemukan jawaban yang sekarang tengah dicari ini. Jangan ragu untuk mengemukakan pendapat, karena tidak mungkin akan salah bila kita memiliki dasar pemikiran hingga menyimpulkan hal tersebut. Bagi yang belum memiliki bukunya, bisa mencarinya diblog saya ini. Ada saya sediakan buku dengan versi pdf alias ebook. Sukses selalu ya, dan jangan lagi bingung cari Pengertian Elektronika Dasar.

Elektronika Dasar 1
Elektronika Dasar 1 membahas antara lain asal muasal kata elektronik berasal, ilmu dan pemakaiannya dalam kehidupan sehari-hari. Yah, sebagai orang awam tentu akan menggunakan istilah elektronika tanpa mengetahui makna sebenarnya. Pokoknya yg pake listrik itu barang elektronik lah, begitu anggapan orang awam. Padahal antara penggunaan kata benda elektrik dan benda elektronik, memiliki tempatnya masing-masing. Tapi sebelum kita membedakan kedua istilah ini, kita telusuri lebih dahulu asal muasal kata elektronika ya. Dalam elektronika dasar 1, kata elektronika merupakan naturalisasi dari kata electronics dalam bahasa inggris. kaya main bola aja. Kemudian lebih lanjut lagi, kata electronics sendiri berasal dari kala electron. Dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa belajar mengenai elektronika sama dengan mempelajari ilmu elekron. Dalam kehidupan sehari-hari, walaupun kata elektronika lebih

kepada saat pemakaiannya, tapi masih bisa dikatakan tetap sesuai dengan asal muasalnya yaitu kata elektron. Setelah mengetahui pengertian Elektronika Dasar 1 dari segi bahasa, saatnya kita ketahui juga pengertiannya dari segi istilah yaitu ilmu yang mempelajari alat; bahan; komponen; maupun rangkaian-rangkaian yang memiliki dasar kerja berkaitan dengan gerakan electron.

Dengan berbekal pengertian elektronika dasar 1 itu, sekarang kita bisa lanjut ke pembahasan perbedaan antara elekrik dengan elektronik. Contoh dari benda-benda elektrik adalah kompor listrik, lampu pijar serta setrika listrik. Sedangkan contoh benda-benda elektronik adalah komputer, tape recorder, radio, mp3, televisi, dan lain-lain. Bisa membedakan kedua jenis peralatan tersebut? Terlihat sama saja ya, yang membedakan hanya tambahan kata listrik dibelakangnya. Tapi memang berbeda kok, karena itu dilanjut membacanya ya. Kita bahas dulu persamaan elektrik dan elektronika dalam elektronika dasar 1 ini, yaitu samasama memiliki keterkaitan dengan arus listrik. Nah, trus bedanya adalah pada onderdil alias komponen-komponen yang dipakai. Bila peralatan elektrik, alat/ bahan yang digunakan adalah komponen pasif saja. Maka peralatan elektronik menggunakan alat/bahan yang terdiri dari komponen aktif dan komponen negatif untuk membangunnya. Contoh dari komponen pasif bisa berupa resistor atau tahanan, kumparan, dan kondensator. Sedangkan contoh dari komponen aktif adalah rangkaian terpadu / integrated circuit ( IC ) atau sering disebut juga Chip Processor, tabung hampa, dan transistor. Gimana? Udah mulai banyak istilah kan. Untuk isitilah-isitilah komponen tersebut nanti akan saya jabarkan lebih lanjut. Jadi, baca ya artikel elektronika dasar 1 berikutnya.

Rumus Elektronika Dasar


Rumus elektronika dasar yang saya tuliskan dalam artikel ini semoga saja bisa membantu sobat semua mengingat kembali perlajaran yang telah lalu. Saya juga usahakan mendatakan semua rumusan yang ada. Semoga aja ngga ada yang terlewat ya. Bilapun ada, silahkan kontak saya melaui menu diblog ini untuk memberikan masukan. Baiklah, berikut daftar rumusnya: Kuat Ars Listrik Jumlh Muatn Listrik Yang Lewt Suat Penghantr Tiap Detk.

I=Q/t I Kuat Ars Listrk ( Ampre ) Q Jumlah Muatn ( Coulob ) t Waktuu ( Detk ) Rumus elektronika dasar : Daya Usah PerSatuan Wakt. P=W/t P = Dayya ( Wattt ) W = Usaaha ( Joulee ) t = Wakttu ( Detiik ) Hambattan Jenis Hambataan Yang Terdapatt Pada Pengantar Tiapp Satu Satuaan Panjangg. =R.A/L = Hammbatan Jenis ( Ohmm ) R = Hambatann ( Ohhm ) A = Luas Penammpang Penghantarr ( m2 ) L = Panjangg Penghantaar ( m ) Hambataan Pada Suautu Kawat Penghanntar Tergantungg Pada : a. Luas Pennampang Penghantaar. b. Panjangg Penghantarr. c. Hambbatan Jeniss. R=.L/q = Hambattan Jenis ( Ohmm ) R = Hambataan ( Ohm ) q = Luas Penammpang Penghantaar ( mm2 ) L = Panjangg Penghantarr ( m )

Hambattan Listrikk Hambatann Yg Terjaddi Pd Rangkaiian Listrik. HUKUM OHMM. Besarnyya Hambatan Listriik ini Sebandding Dg Beeda Potensialnya ( VOLT ), Sertta Berbanding Terbbalik Dg Kuaat Arusnya. R=V/I I=V/R V=I.R Impedannsi Jumlah Hambbatan Secara Veektor Pd Rangkkaian Arus Bolaak Baliik / AC. 1. Impeddansi Rangkaian Seeri R & L : Z = R2 + XL2 2. Impedanbsi Rangkaian Serri R & C : Z = R2 + XC2 3. Immpedansi Rangkaian Serii R L & C : Z = R2 + ( XL XC ) 2 Rumus Elektronika Dasar: Kapasitaas Kapasitor Perbaandingan Antara Bessarnya Muatan Salahh Satu Kepinng Kapasitoor Dg Bbeda Potensiial Antar Kepping Keping tssb. C=q/V C = Kappasitas Kalor ( Couulomb / Volt ) q = Muattan ( Coullomb ) V = Bedda Potensial ( VOOLT ) Reaktansii Induktif Hambbatan Yg Ditiimbulkan Oleh Kuumparan / Indukttor Pd Aruus Bolak-Ballik ( AC ) XL = .L XL = 2..f.L = 2..f

Reaktansi Kapasitif Hambatann Yg Ditimbbulkan Oleh Kappasitor Pd Aruus Bolakk Balik. XC = 1 / .C XC = 1 / 2..f.C = 2..f