Anda di halaman 1dari 3

SINDROM GAWAT PERNAFASAN AKUT

Definisi

Suatu jenis kegagalan paru-paru dengan berbagai kelainan yang berbeda, yang menyebabkan terjadinya pengumpulan cairan di paru-paru (edema paru). Merokok 14 diantaara 100.000 orang/tahun Penyebabnya bisa penyakit apapun, yang secara langsung ataupun tidak langsung melukai paru-paru: Syok (hemoragik, pankreatitis akut hemoragik, sepsis gramnegatif) Sepsis tanpa syok, dengan atau tanpa koagulasi intravaskular diseminata Pnemonia virus berat Trauma berat (cedera kepala, cedera dada) Cedera aspirasi / inhalasi (aspirasi isi lambung, hampir tenggelam, inhalasi asap, inhalasi gas iritan) Post perfusi pada pembedahan pintas kardiopulmonal

Faktor resiko Epidemiologi Penyebab

Patogenesis

Adanya cedera perubahan permeabilitas sehingga dapat dilalui cairan, sel darah merah, sel darah putih dan protein darah cairan berkumpul di interstisium berkumpul di alveolus atelektasis kongestif edema paru Gejala biasanya muncul dalam waktu 24-48 jam setelah terjadinya penyakit atau cedera Mula-mula penderita akan merasakan sesak nafas, bisanya berupa pernafasan yang cepat dan dangkal. Rendahnya kadar oksigen dalam darah kulit terlihat pucat atau biru organ lain seperti jantung dan otak akan mengalami kelainan fungsi. Hilangnya oksigen dapat menyebabkan komplikasi dari organ lain segera setelah sindroma terjadi beberapa hari/minggu kemudian bila keadaan penderita tidak membaik. Kehilangan oksigen yang berlangsung lama bisa menyebabkan

Gejala Klinis

komplikasi serius seperti gagal ginjal. Tanpa pengobatan yang tepat, 90% kasus berakhir dengan kematian. Bila pengobatan yang diberikan sesuai, 50% penderita akan selamat. Karena penderita kurang mampu melawan infeksi, mereka biasanya menderita pneumonia bakterial dalam perjalanan penyakitnya. Gejala lainnya yang mungkin ditemukan: - cemas, merasa ajalnya hampir tiba - tekanan darah rendah atau syok (tekanan darah rendah disertai oleh kegagalan organ lain) - penderita seringkali tidak mampu mengeluhkan gejalanya karena tampak sangat sakit. Diagnosa

Pemeriksaan fisik : Auskultasi terdengar bunyi pernafasan abnormal (seperti ronki atau wheezing). Tekanan darah seringkali rendah Kulit, bibir serta kuku penderita tampak kebiruan (sianosis, karena kekurangan.oksigen). Pemeriksaan Lab : hipoksemia Pemeriksaan gas dara arteri : PaCO2 normal / rendah Pemeriksaan radiogram : bisa normal meskipun dalam keadaan hipoksia Pemeriksaan rontgen : gambaran putih difus paru putih

Pengobatan

Terapi oksigen : Diberikan oksigen dalam konsentrasi tinggi (mungkin diperlukan oksigen 100%). Bila pemberian oksigen dengan sungkup muka tidak berhasil mengatasi masalah, perlu digunakan alat bantu pernafasan (ventilator). Ventilator : Menyalurkan oksigen dengan menggunakan tekanan melalui pipa yang dimasukkan ke hidung, mulut atau trakea; tekanan ini membantu memasukkan oksigen ke dalam darah. Tekanan yang diberikan dapat disesuaikan untuk membantu tetap

terbukanya saluran napas yang kecil dan alveoli, dan untuk memastikan agar paru-paru tidak menerima konsentrasi yang berlebihan karena konsentrasi yang berlebihan dapat merusak paruparu dan memperberat sindroma ini. Pengobatan suportif lainnya : pemberian cairan atau makanan intravena (melalui infus) untuk mencegah dehidrasi atau malnutrisi, yang bisa menyebabkan berhentinya fungsi organ tubuh (keadaan yang disebut sebagai kegagalan organ multipel). Obat-obatan untuk mengobati infeksi : mengurangi peradangan dan membuang cairan dari dalam paru-paru. Misalnya pada infeksi diberikan antibiotik. Terapi diuretik : karena terdapat penimbunan cairan, sehingga dilakukan pembatasan cairan, dengan terapi diuretik Terapi penggantian surfaktan Terapi oksida nitrat inhalasi : menyebabkan vasodilatasi pada daerah dalam paru, sehingga berventilasi baik dan memperbaiki oksigenisasi Prognosis Angka kematian melebihi 40%. Penderita yang bereaksi baik terhadap pengobatan, biasanya akan sembuh total, dengan atau tanpa kelainan paru-paru jangka panjang. Pada penderita yang menjalani terapi ventilator dalam waktu yang lama akan terbentuk jaringan parut di paru-parunya Jaringan parut tertentu membaik beberapa bulan setelah ventilator dilepas.