Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA KOMPUTASI INTEGRASI NUMERIK

ROBIATUL AZIZAH QA 11/316988/PA/14106

LABORATORIUM FISIKA INTI FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA 2013

I.

JUDUL Integrasi Numerik

II.

PENDAHULUAN Di jaman yang modern ini, manusia ingin selalu mencari nilai praktis dari setiap apa yang mereka kerjakan. Baik dalam mengerjakan pekerjaan rumah, persoalan kantor, perhitungan soal dan lain sebagainya. Manusia cenderung menggunakan suatu alat yang dapat menggantikan mereka menyelesaikan suatu persoalan. Salah satunya adalah menciptakan suatu teknologi canggih yang mempunyai kemampuan yang dapat menggantikan peran manusia dalam mengerjakan hal-hal yang menjadi tanggung jawab mereka. Mereka mulai menciptakan suatu terobosan baru baik dalam hal teknologi maupun konsep atau secara teorinya dalam bentuk suatu program atau aplikasi. Salah satu contoh yang akan kita bahas dalam hal ini masalah inetgrasi numeri. Bagi pelajar maupun pengajar, masalah inetgrasi adalah permasalahan yang akrab di kehidupan mereka dan hamper selalu ditemui dimanapun berada. Integrasi numeric merupakan pencarian suatu fungsi integral. Persoalan integral ini tidak semata dalam hal matematis. Di beberapa bidang ilmu selain ilmu sains pun banyak pula yang menemui persoalan ini. Tidak heran jika di era yang sangat maju ini muncul suatu metode yang bias dibilang pratis yang berfungsi untuk mencari nilai integral suatu fungsi numeric. Dalam praktikum Fisika komputasi ini, salah metode yang akan dibahas dan dipergunakan adalah Metode Simpson.

III.

TUJUAN 1. Memahami teknik penyelesaian masalah fisika baku berupa metode analitik 2. Dapat menyelesaikan suatu permasalahan Fisika dengan Metode Simpson

IV.

DASAR TEORI Selain pencarian akar-akar fungsi seperti pada Bab sebelumnya, dalam Fisika Komputasi juga dipelajari mengenai integrasi numeric. Integrasi numeric merupakan penyelesaian untuk peritungan nilai integral suatu dalam permasalahan fisika dengan suatu metode tertentu. Metode yang dimaksud disini adalah Metode Simpson, Metode Simpson merupakan metode integrasi fungsi yang berbentuk sederhana namun memilki keakuratan yang cukup tinggi. Ungkapannya adalah sebagai berikut :
b b

I = f ( x ) dx f 2 ( x ) dx f n ( x ) = a0 + a1 x + a2 x 2
a a

Dimana x0 dan xn masing-masing adalah batas bawah dan batas atas integral, f i = f(xi), N adalah cacah interval dan h adalah ukuran langkah atau lebar interval yang diberikan oleh kaitan :

Perlu ditekankan bahwa dalam menerapkan metode Simpson tersebut cacah interval yaitu N harus berupa bilangan genap.

V.

METODE EKSPERIMEN A. Membuat direktori baru

Hal awal yang dilakukan sebelum mengerjakan listing code adalah membuat direktori baru dengan nama integrasi. Sebelum itu, kita buka terlebih dahulu terminal console. Namun, sebelum direktori dibuat, maka perlu masuk dulu ke folder nama kita yaitu : >> cd Robiatul_14106 >> Robiatul_14106 >> mkdir integrasi Dengan begitu, folder integrasi ada di dalam folder Robiatul_14106 B. Menyelesaikan permasalahan integral Setelah folder integrasi dibuat, kita membuat suatu file dengan nama integrasi.f90 yang nantinya kita tulis dengan listing code yang akan dikerjakan. Listing code berada pada folder integrasi. Caranya adalah : >> integrasi >> kwrite integrasi.f90 PROGRAM integrasi Setelah itu akan NONE muncul kwrite dan kita tulis listing code seperti berikut : IMPLICIT REAL :: x0,xn,h,sum,x2i1,integ Listing code untuk fungsi INTEGER :: n, i 3x x0=0.0 xn=1.0 n=20 h=(xn-x0) /n sum=fung(0) +fung(xn) DO i=1 X2i1=x0+ (2*i-1) *h Sum=sum+4.0*fung(x2i1) Write(*,*)sum END DO DO i=1 , ( (n/2)-1) X2i=x0+2*i*h Sum=sum+2.0*fung (x2i1) Write(*,*)sum END DO Integ=h*sum/3.0 WRITE(*,*) Nilai integral numeric adalah ,integ CONTAINS FUNCTION fung (x) REAL : : fung REAL, INTENT(in) : : x Fung=3.0*x END FUNCTION fung END PROGRAM integrasi

Listing program tersebut di save dan dicoompile. Setelah ditemukan hasilnya, nilai dari n divariasikan 20, 4.0, dan 10.0

Listing code program kedua adalah hamir sama dengan yang pertama, hanya saja fungsinya diganti menjadi : a) (x) / (1.0+x**5) Listing programnya juga sama, hanya saja pada fung diganti dengan fung=(x) / (1.0+x**5)

b) 2x3-6x+(3/x2+1)

Untuk fungsi yang ketiga juga sama, hanya saja pada fung diganti dengan fung=2*x**3-6*x+(3/(x**2+1)) C. Masuk ke Gnuplot (Pembuatan Grafik) Tampilannya seperti dibawah ini :

fisanti010@linux-lz4s:~/Robiatul_14106/integrasi> gnuplot G N U P L O T Version 4.2 patchlevel 3 last modified Mar 2008 System: Linux 2.6.25.5-1.1-pae Copyright (C) 1986 - 1993, 1998, 2004, 2007, 2008 Thomas Williams, Colin Kelley and many others Type `help` to access the on-line reference manual. The gnuplot FAQ is available from http://www.gnuplot.info/faq/ Send bug reports and suggestions to <http://sourceforge.net/projects/gnu plot> Terminal type set to 'x11'

Setelah masuk ke gnuplot, maka plot grafik fungsinya dengan perintah :


Terminal gnuplot> gnuplot> gnuplot> type set to 'x11' set grid set xrange[0:1] plot 3*x

VI.

HASIL EKSPERIMEN Berikut adalah hasil eksperimennya a) Fungsi 3x


fisanti010@linux-lz4s:~/Robiatul_14106/integrasi> gfortran integrasi.f90 -o inte grasi fisanti010@linux-lz4s:~/Robiatul_14106/integrasi> ./integrasi 3.5999999 5.4000001 8.3999996 12.599999 18.000000 24.600000 32.400002 41.400002 51.600002 63.000000 63.599998 64.799995 66.599998 69.000000 72.000000 75.599998 79.799995 84.599998 90.000000 NIlai integral numerik adalah 1.5000000

fisanti010@linux-lz4s:~/Robiatul_14106/integrasi> gfortran integrasi1.f90 -o integrasi1 fisanti010@linux-lz4s:~/Robiatul_14106/integrasi> ./integrasi1 0.69999993 1.2999544 2.2989788 3.6916642 5.4590511 7.5536342 5 9.8833227 b) Fungsi x/(1+x ) 12.307948 14.662999 16.805315 17.005314 17.405186 18.003731 18.795622 19.765320 20.878740 22.077299 23.282410 24.414137 NIlai integral numerik adalah 0.40690228

c) Fungsi 2x3-6x+(3/x2+1)
fisanti010@linux-lz4s:~/Robiatul_14106/integrasi> gfortran integrasi2.f90 -o integrasi2 fisanti010@linux-lz4s:~/Robiatul_14106/integrasi> ./integrasi2 17.089188 21.114361 19.714361 13.712053 4.5738869 -5.7482491 -14.911282 -20.218975 -18.630140 -6.7551050 -3.3538742 -2.7254605 -4.6496964 -8.5431595 -13.543159 -18.572144 -22.369118 -23.499723 -20.356627 NIlai integral numerik adalah -0.67855424

VII.

PEMBAHASAN Praktikum Fisika Komputasi ini merupakan kali ketiga dilaksanakan. Hal yang dibahas dalam prkatikum adalah mengenai integrasi numeric. Yaitu penyelesaian terhadap suatu fungsi guna mencari nilai akar dari persamaan tersebut. Cara yang digunakan adalah dengan menggunakan beberapa metode yang dalam hal ini adalah metode Simpson. Metode Simpson merupakan metode integrasi fungsi yang berbentuk sederhana namun memilki keakuratan yang cukup tinggi. Ungkapannya adalah sebagai berikut :

Hal pertama yang dilakukan dalam praktikum ini adalah 1. Membuat folder baru Membuat folder baru ini tujuannya adalah agar antar file tidak tercampur. Caranya seperti yang telah dijelaskan pada metode. Folder yang baru dibuat ini dinamakan folder integrasi 2. Membuat listing code (integrasi, integrasi1, dan integrasi2) dan memvariasikan nilai n

Listing code ini sesuai dengan yang ada pada buku panduan praktikum. Seperti yang telah dipaparkan dalam metode, listing code yang akan ditulis dalam kwrite ini ada sebanyak 3 (3 fungsi). a. Fung 3x b. Fung x/(1+x5) c. Fung 2x3-6x+(3/x2+1) Ketiga fungsi tersebut di tulis dalam kwrite, disimpan dan di compile lalu dijalankan. Hasil dari masing-masing fungsi tersebut telah dijelaskan pada hasil eksperimen. Nilai n pda masing-masing listing code divariasikan dari mulai 20, 2.0, 4.0, 10 dll , dan diamati perbedaan hasil dari masing-masing nilai n. 3. Memplot grafik dari integrasi dan integrasi1 Memplot grafik ini dilakukan pada fungsi pertama dan kedua. Cara untuk memplot suatu grafik fungsi juga telah dijelaskan dalam metode eksperimen. Untuk membuat suatu grafik, terlebih dahulu program harus masuk ke gnuplot. Yaitu paket program untuk memplot data dan fungsi yang diberikan pengguna.Untuk dapat mengaktifkan gnuplot caranya adalah mengetik perintah gnuplot dari terminal console : >> gnuplot

VIII.

KESIMPULAN Kesimpulan yang dapat diambil dari praktikum Fisika Komputasi ini adalah : 1. Pengguna telah memahami bagaimana cara menyelesaikan masalah fisika selain teknik baku berupa metode analitik 2. Pengguna dapat menyelesaikan suatu permasalah fisika maupun matematis mengenai integrasi numeric dengan metode simpson.

IX.

DAFTAR PUSTAKA Nurwantoro, Pekik, Dr, M.S. 2013. Petunjuk Praktikum Fisika Komputasi. Laboratorium Fisika Atom dan Inti. FMIPA UGM

X.

PENGESAHAN

Yogyakarta, 09 April 2013 Asisten Praktikan

Ega Pratama

Robiatul Azizah

LAMPIRAN :

Gambar 1. Listing code untuk fungsi 3x

Gambar 3. Hasil integral numeric fungsi 3x

Gambar 4. Masuk ke gnuplot dan memplot grafik

Gambar 2. Grafik fungsi 3x

Gambar 5. Listing Code untuk fungsi (x)/(1.0*x**5)

Gambar 6. Hasil integrasi untuk fungsi (x)/(1.0*x**5) pada n = 2, 4, 10

Gambar 6. Hasil integral numeric untuk fungsi (x)/(1.0*x**5) pada n=2

Gambar 6. Listing Code untuk fungsi 2x3-6x+(3/x2+1)

Gambar 7. Hasil integral numeric untuk fungsi 2x3-6x+(3/x2+1)