Anda di halaman 1dari 4

JUDUL PRAKTIKUM : Penilaian Status Gizi Metode Antropometri HARI/TANGGAL TUJUAN : Selasa, 15 November 2011 : Untuk menambah pengetahuan

dan keterampilan

mahasiswa dalam melakukan penilaian status gizi metode antropometri 1. Nama Alat : Dacin Langkah-langkah pengukuran : Langkah 1 Gantungkan dacin pada: a. Dahan pohon b. Palang rumah, atau c. Penyangga kaki tiga Langkah 2 Periksalah apakah dacin sudah tergantung kuat. Tarik batang dacin ke bawah kuat-kuat

Langkah 3 Sebelum dipakai letakkan bandul geser pada angka 0. batang dacin dikaitkan dengan tali

Langkah 4 Pasanglah celana timbang,kotak timbang atau sarung timbang yg kosong pada dacin. Ingat bandul geser pada angka 0. Langkah 5 Seimbangkan dacin yg sudah dibebani celana timbang , sarung timbang atau kotak timbangan dengan cara memasukkan pasir ke dalam kantong plastik Langkah 6 Anak ditimbang, dan seimbangkan dacin Langkah 7 Tentukan berat badan anak, dengan membaca angka di ujung bandul geser Langkah 8 Catat hasil penimbangan pada secarik kertas Langkah 9 Geserlah bandul ke angka 0, letakkan batang dacin dalam tali pengaman, setelah itu bayi atau anak dapat diturunkan Hal yang Harus diperhatikan : Usahakan anak balita dalam keadaan tenang (tidak meronta) Tempatkan balita dengan baik agar tidak terjatuh Ketika ditimbang, anak tidak boleh memegang ibunya atau pun benda lain yang dapat mempengaruhi hasil timbangan Anak harus memakai pakaian seminimum mungkin, tanpa tutup kepala, alas kaki, baju tebal, gelang tangan / kaki, dan lainnya yang dapat memperberat hasil penimbangan

2. Nama Alat : Alat Pengukur Panjang Bayi Langkah-langkah Pengukuran : Alat pengukur diletakkan di atas meja atau tempat yg datar Bayi ditidurkan lurus di dalam alat pengkur, kepala diletakkan hati-hati sampai menyinggung bagian atas alat pengukur Bagian alat pengukur sebelah bawah kaki digeser sehingga tepat menyinggung telapak kaki bayi, dan skala pada sisi alat pengukur dapat dibaca Hal yang harus diperhatikan : Kepala bayi harus menempel pada dinding belakang, punggung dan lutut tumit menempel pada alas telapak kaki tegak harus menempel pada papan penggeser posisi kepala, badan dan kaki harus lurus, dan membaca angka panjang badan anak melalui jendela pembaca pada Microtoise dengan teliti Sebaiknya pengukuran dilakukan beberapa kali sampai di dapat hasil yang sama sehingga hasil pengukuran lebih tepat dan akurat. 3. Nama Alat : Mikrotoa (Microtoise) Langkah-langkah Pengukuran : Tempelkan dgn paku mikrotoa tersebut pada dinding yg lurus datar setinggi tepat 2 meter. Angka 0 pada lantai yg datar rata Lepaskan sepatu atau sandal Anak harus berdiri tegak seperti sikap siap sempurna dalam barisberbaris, kaki lurus, tumit, pantat, dan kepala bagian belakang harus menempel pada dinding dan muka menghadap lurus dengan pandangan ke depan Turunkan mikrotoa sampai rapat pada kepala bagian atas, siku2 harus lurus menempel pada dinding Baca angka pada skala yg nampak pada lubang dalam gulungan mikrotoa. Angka tersebut menunjukkan tinggi anak yg diukur Hal yang harus diperhatikan :

tempat pemasangan alat adalah didinding harus datar dan rata dan tegak lurus dengan lantai Saat pemasangan mikrotoise adalah saat sudah terpasang dan direntang maksimal ke lantai harus terbaca pada skala 0 cm Saat pengkuran, sandal, dan topi harus dilepas

Data Bayi dan Hasil Pengukurannya Nama Umur Berat Badan : Bilqis Haura Azzahra : 8 bulan : 7,3 kg

Panjang Badan : 70,2 cm