Anda di halaman 1dari 2

MODEL SPASIAL SEDIMENTASI PADA WILAYAH INTERFACE DAERAH ALIRAN SUNGAI DAN KAWASAN PESISIR KOTA BAUBAU

Kota Baubau adalah salah satu kota kecil yang terletak pada wilayah interface daerah aliran sungai Baubau dan Kawasan Pesisir Kota Baubau. Dinamika penduduk dan ruang di wilayah pesisir berdampak langsung terhadap pemanfaatan lahan perkotaan. Selain itu, perubahan alih fungsi lahan di wilayah hulu daerah aliran sungai mengakibatkan penurunan kualitas lingkungan terutama peningkatan laju erosi dan sedimentasi. Pada tahun 2008 jumlah erosi potensial untuk wilayah daerah aliran sungai Baubau sebesar 5.695.412,18 ton/ha/tahun, sehingga diprediksi potensi sedimentasi sebesar 5.695,41 ton/tahun. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk tata guna lahan wilayah studi dan mensintesis pengaruhnya terhadap erosi, dan sedimentasi, serta mensintesis berbagai alternatif strategi rekayasa ruang untuk dapat mengendalikan sedimentasi. Desain penelitian adalah eksploratif dengan menggunakan metode survey. Data dikumpulkan dari hasil studi pustaka, analisis spasial dan pengukuran di lapangan. Metode yang digunakan dengan menggunakan persamaan USLE (Universal Soil Loss Equation) untuk pendugaan laju erosi dan persamaan SDR (sediment delivery ratio) untuk perhitungan jumlah sedimen terangkut. Sedangkan untuk skenario vegetatif diasumsikan berdasarkan model penambahan ruang terbuka hijau 10%, 20%, dan 30% untuk mengurangi laju sedimentasi. Model skenario ini dianalisis secara spasial menggunakan citra satelit dan Geografi informasi sistem

Key word : Erosi, Sedimentasi, Skenario vegetatif, spasial

Sedimentation On Spatial Model Interface Region Watershed and Coastal Area Baubau
Andi Arman 1, Sumbangan Baja 2
1

Magister environmental management, Hasanuddin University Jl.Perintis Kemerdekaan km.10, Makassar, 95245 Email :ammanksoil01@gmail.com

Soil Science Department, Hasanuddin University, and Research Center for Regional Development and Spatial Information, Hasanuddin University, Jl.Perintis Kemerdekaan km.10, Makassar, 95245. Indonesia. Email : sbj02@yahoo.com.au

Abstract: Baubau is one of a small town located in the watershed area of the interface and Coastal Area Baubau. Population dynamics and living in coastal areas have a direct impact on urban land use. In addition, changes in land-uses in the upper watershed resulted in environmental degradation, especially the increased rates of erosion and sedimentation. In 2008 the number of potential erosion for the watershed area Baubau of 5,695,412.18 tonnes / ha / year, which is predicted potential for sedimentation of 5695.41 tons / year. This study aims to analyze the form of land-use study area and synthesize its influence on erosion and sedimentation, and synthesize various alternative engineering strategies to control sedimentation chamber. The research design was exploratory using survey methods. Data collected from the literature, spatial analysis and measurements in the field. The method used by using the equation USLE (Universal Soil Loss Equation) to estimate the rate of erosion and SDR equation (sediment delivery ratio) for the calculation of the amount of sediment transported. As for the scenario assumed by the model additional vegetative green open space of 10%, 20%, and 30% to reduce the rate of sedimentation. This scenario models analyzed spatially using satellite imagery and Geographic information system

Key word : Erosion, Sedimentation, vegetative scenario, spatial