LAMPIRAN KODEFIKASI PENATAUSAHAAN

CONTOH KODEFIKASI UNTUK BMD
Kodefikasi adalah pemberian pengkodean barang pada setiap barang inventaris milik Pemerintah Daerah yang menyatakan kode lokasi dan kode barang. Tujuan pemberian kodefikasi adalah untuk mengamankan dan memberikan kejelasan status kepemilikan dan status penggunaan barang pada masing-masing pengguna. Kodefikasi kepemilikan untuk masing-masing tingkatan pemerintahan sebagai berikut: a. Barang milik pemerintah kabupaten/Kota (12). b. Barang milik pemerintah provinsi (11). c. Barang milik pemerintah pusat (BM/KN (kalau ada OO). Dalam rangka kegiatan sensus barang daerah, setiap barang daerah harus diberi nomor kode sebagai berikut : a. Nomor Kode Lokasi 1) Nomor Kode Lokasi menggambarkan/menjelaskan status kepemilikan barang, Provinsi, Kabupaten/Kota, bidang, SKPD dan unit kerja serta tahun pembelian barang. 2) Nomor Kode Lokasi terdiri 14 digit atau lebih sesuai kebutuhan daerah. 3) Nomor Kode urutan Provinsi sebagaimana tercantum dalam Lampiran 39. 4) Nomor Kode urutan Kabupaten/Kota sebagaimana tercantum dalam lampiran 40. 5) Nomor Kode SKPD dibakukan lebih lanjut oleh Kepala Daerah dengan memperhatikan pengelompokkan bidang yang terdiri dari 22 bidang, yaitu: (01) Sekwan/DPRD; (02) Gubernur/Bupati/Walikota; (03) Wakil GUbernur/Bupati/Walikota; (04) Sekretariat Daerah; (05) Bidang Kimpraswil/PU; (06) Bidang Perhubungan; (07) Bidang Kesehatan; (08) Bidang Pendidikan dan Kebudayaan; (09) Bidang Sosial; (10) Bidang Kependudukan; (11) Bidang Pertanian; (12) Bidang Perindustrian; (13) Bidang Pendapatan; (14) Bidang Pengawasan; (15) Bidang Perencanaan; (16) Bidang Lingkungan Hidup; (17) Bidang Pariwisata; (18) Bidang Kesatuan Bangsa; (19) Bidang Kepegawaian; (20) Bidang Penghubung; (21) Bidang Komunikasi, informasi dan dokumentasi; (22) Bidang BUMD. 6) Kecamatan diberi Nomor Kode mulai dari nomor urut 50 (lima puluh) dan seterusnya sesuai jumlah kecamatan pada masingmasing Kabupaten/Kota.
139002757.doc

1 dari 11

Barang milik Pemerintah Pusat dengan Nomor Kode OO b. sesuai dengan jumlah Provinsi yang ada. 10) digit 5 dan 6. 139002757. Penetapan nomor urut kode unit/SKPD di masing-masing Provinsi/Kabupaten/Kota ditetapkan oleh Kepala Daerah. 12) Digit 9 dan 10. 14 digit Kode Komponen Pemilik Barang Kode Provinsi Kode Kab/Kota Kode Bidang Kode Unit Bidang Kode Tahun Pembelian Kode Sub Unit/ Satuan Kerja 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 8) digit 1 dan 2. angka atau digit nomor kode lokasi ditulis secara berurutan dalam suatu garis datar. Barang milik Pemerintah Daerah Provinsi dengan Nomor Kode 11 c.7) Contoh nomor kode lokasi. 9) digit 3 dan 4. kode bidang Kode bidang ini merupakan pengelompokan Bidang Tugas yang terdiri dari 22 bidang. Kode Provinsi.undang Pembentukan Daerah Otonom baru dengan memperhatikan/mengikuti Nomor urut Kabupaten/ Kota yang ditetapkan Menteri Dalam Negeri. Kode komponen kepemilikan barang Penulisan kode komponen kepemilikan barang sebagai berikut : a. Barang Milik Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dengan Nomor Kode 12. 11) digit 7 dan 8. kode SKPD.doc 2 dari 11 . Provinsi diberi Nomor Kode mulai dari Nomor 01 sampai dengan 33 (dstnya). Untuk nomor kode Kabupaten /Kota yang baru dibentuk dibakukan oleh Gubernur dengan mengikuti urutan sesuai lahirnya undang . Kode Kabupaten/Kota Kabupaten/Kota yang berada dalam wilayah suatu Provinsi diberi Nomor Kode mulai dari Nomor 01 dan seterusnya sampai sejumlah Kabupaten/Kota dalam wilayah Provinsi tersebut. Kode Unit merupakan penjabaran dari Bidang Tugas kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sesuai struktur organisasi di masing masing Daerah Provinsi/Kabupaten/ Kota.

maka ditulis Nomor Kodenya 97. 0 0 2 3 0 2 0 5 0 1 9 9 0 4 Kode Komponen Pemilik Barang (Pemerintah Pusat) Kode Provinsi (Kaltim) Kode Kab/Kota (Berau) Kode Bidang (Ke PU an) Kode Unit Bidang (Dinas PU) Kode Tahun Pembelian Subdin Cipta Karya Cara penulisan : 00. sejenis. Barang yang tidak diketahui Tahun Pembelian/Perolehannya. cc dsb dan penetapan prakiraan tahun tersebut ditetapkan oleh Pengurus barang. type.doc 3 dari 11 .05.02. merk. Tahun Pembelian/Pengadaan/ Pembangunan.23.01.99. tahun pembelian/perolehan tahun 2002 ditulis 02 tahun 2005 ditulis 05 dan seterusnya. Kode Sub Unit/Satuan Kerja untuk masing-masing SKPD diberi Nomor urut Kode sub unit sesuai struktur organisasi perangkat daerah mulai dari Nomor 01 dan seterusnya sampai sejumlah sub Unit/Satuan Kerja dalam SKPD tersebut dan ditetapkan dengan Keputusan Kepala Daerah. supaya dibandingkan dengan barang yang sama. Nomor Kode Lokasi Barang milik Departemen Kimpraswil dipergunakan pada Dinas PU (Subdin Cipta Karya) Kabupaten Berau dibeli/diperoleh tahun 1999. Contoh 1.04 139002757. Kode Sub Unit/Satuan Kerja. 14) Digit 13 dan 14. bahan.13) Digit 11 dan 12. Nomor Kode Tahun pembelian/pengadaan barang dituliskan 2 angka terakhir (misalnya tahun pembelian/perolehan 1997.

Perikanan) Kode Unit Bidang (Dinas Perik & laut) Kode Tahun Pembelian (2001) Kode Sub Unit/Satuan Kerja (Subdin Pengel Budidaya Perikanan) Cara penulisan : 11.05.03.00. Nomor Kode Lokasi Barang Milik Daera Provinsi Maluku berada pada Subdin Pengelolaan Budidaya Perikanan (Dinas Perikanan dan Kelautan).07.02 139002757. 1 1 1 7 0 0 1 1 0 2 0 1 0 5 Kode Komponen Pemilik Barang (Provinsi) Kode Provinsi (Maluku) Kode Kab/Kota (Kosong) Kode Bidang (Bid.05 Contoh 3 Nomor Kode Lokasi Barang milik Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur. dibeli/diperoleh tahun 2001.17.doc 4 dari 11 . dibeli/diperoleh Tahun 2001.02. 1 2 0 8 0 7 0 5 0 3 0 1 0 2 Kode Komponen Pemilik Barang (Kabupaten) Kode Provinsi (Lampung) Kode Kab/Kota (Lampung Timur) Kode Bidang (KIMPRASWIL/ PU AN) Kode Unit Bidang (Dinas Pengairan) Kode Tahun Pembelian (2001) Kode Sub Unit/Satuan Kerja (Subdin Pengairan) Cara penulisan : 12.11.08. berada pada Dinas Pengairan.01.97. Subdin Pembangunan.Contoh 2.

bidang. Nomor Kode Sub Kelompok. kelompok. Kode 01) Mobil yang ke…. Cara Penulisan : 02. Nomor Kode Sub-Sub Kelompok/jenis barang dimaksud. perlu 2 angka di depan/dicari Nomor Kode Golongan Barangnya.01. b) Penggolongan barang terbagi atas Bidang. Sub Kelompok dan sub-sub Kelompok/Jenis Barang. Alat Angkutan darat bermotor.Badan. Dinas ber perorangan. sub kelompok dan Sub-Sub Kelompok/jenis barang sebagaimana tercantum dalam lampiran 41.03.0050 1. mobil sedan bidang alat-alat angkutan. c) Nomor Kode golongan. Nomor kode 02. d) Nomor kode barang terdiri atas 14 (empat belas) digit Yang tersusun berurutan ke belakang dibawah suatu garis lurus sebagai berikut: Untuk mengetahui Nomor Kode Barang dari setiap jenis dengan cepat.01. (Kend. Nomor Kode Barang a) Nomor Kode barang diklasifikasikan ke dalam 6 (golongan) yaitu: (1) Tanah (2) Mesin dan Peralatan (3) Gedung dan Bangunan (4) Jalan. (Sedan. 139002757. kemudian baru dicari Nomor Kode Bidang.01.Irigasi dan Jaringan (5) Aset Tetap Lainnya (6) Konstruksi dalam Pengerjaan. kode 03) Kode Kelompok (Kel. kode 01) Kode Sub Kel. Nomor kode 03. kode 02) Kode Bidang (Bidang Alat-alat Angkutan. Nomor Kode Kelompok. Kelompok.doc 5 dari 11 . Contoh 1. kode barang mobil sedan Untuk mencari nomor kode barang mobil sedan adalah sebagi berikut : 0 2 0 3 0 1 0 1 0 1 0 0 000 500 kode Golongan (Peralatan dan mesin. nomor kode golongan peralatan dan mesin.Kantor) dan satuan kerja dibakukan Kepala Daerah b. 2.Catatan : Unit bidang (Dinas. Kode 01) Kode Sub2 Kel.

05. Nomor kode 01. merk. Nomor Register Nomor register merupakan nomor urut pencatatan dari setiap barang. sub-sub kelompok/jenis barang. Nomor kode 01. 4. irigasi dan jaringan. Nomor kode Register. sub kelompok kendaraan dinas bermotor perorangan. (Bang. irigasi dan jaringan) Kode bidang (bangunan air/ Irigasi) Kode kelompok ( Bangunan Air Kotor) Kode Sub Kel.23. 00.07. besaran harganya sama seperti meja dan kursi jumlahnya 150. 5. Contoh 2 : Bangunan Jembatan 0 4 1 4 0 7 0 5 0 4 0 0 000 050 Kode Golongan (jalan.doc 6 dari 11 . (3) Nomor kode 07. bangunan air/irigasi. Cara penulisan nomor Kode Unit dan Nomor Kode Barang : 1. (5) Nomor kode 04.3.14. Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur. sub-sub kelompok/jenis barang bangunan jembatan. maka nomor registernya dicatat tersendiri untuk masingmasing barang. tahun pengadaan sama.04 139002757. ditulis: 0001 s/d 0150. dipergunakan pada Dinas PU (Subdin Cipta Karya) mobil sedan yang ketiga.02. sub kelompok bangunan pelengkap air kotor.05. Pelengkap Air kotor) Kode Sub2 Kel. pencatatan terhadap barang yang sejenis. kelompok alat angkutan darat bermotor.99.01. jenis berbeda. Nomor kode 01.04. (2) Nomor kode 14. nomor kode golongan jalan. type. maka pencatatannya dapat dilakukan dalam suatu format pencatatan dalam lajur register. (Bangunan Jembatan) Bangunan yang ke…… Cara Penulisan : 04.0050 (1) Nomor kode 04. 6. (6) Nomor kode register. (4) Nomor kode 05. Barang milik Departemen Kimpraswil berupa mobil sedan dibeli pada tahun 1999. c. Nomor urut pencatatan untuk setiap barang yang spesifikasi. kelompok bangunan air kotor.

01.05.01.03. berada pada Dinas Pengairan.04.01.02.17.03. oleh karena itu semua barang inventaris yang dipisahkan. 4. 139002757. Cara pencatatan dan pemberian Nomor Kode bagi barang yang belum ada Nomor Kode jenis barangnya. 12. Pemerintah Daerah menerapkan aplikasi inventarisasi melalui Sistem Informasi Manajemen Barang Daerah (SIMBADA). Barang milik Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berupa komputer PC yang ke delapan.05. 1.01.00.01.0003 2.02 02.03. Subdin Pembangunan. Pemasangan Kode Barang dan Tanda Kepemilikan Tanah dan Bangunan Gedung. diperlakukan sama dengan barang inventaris milik Pemerintah Daerah. 2.06.02. Unit yang ke enam.doc 7 dari 11 . 3. Barang milik Daerah Provinsi Maluku berupa Air Condition.0006 3. berada pada Dinas Pengairan.01.08.27. e.01.0005 d.05 02.11. sedangkan untuk tanah kosong pada sebuah papan yang berukuran sekurang-kurangnya 60x100 cm.11.06. Tidak termasuk barang milik negara/daerah tersebut di atas yaitu barang usaha/barang yang diperdagangkan sesuai dengan bidang usaha dari Perusahaan Daerah tersebut. dibeli/diperoleh Tahun 2001. Barang milik negara/daerah yang dipisahkan (Perusahaan Daerah) tetap menjadi milik Pemerintah Daerah. 1.23. Dalam rangka tertib administrasi pengelolaan barang milik negara/daerah yang cepat dan akurat.03. dibeli/diperoleh Tahun 2001. Kode Barang dan tanda kepemilikan Rumah Dinas dicantumkan pada sebuah papan yang berukuran 15 x 25 Cm. dibeli/diperoleh Tahun 2001.01.03.01.02. 12.07.02 03.06. Barang milik Pemerintah Kota Balikpapan berupa bangunan gedung tempat kerja permanen yang ke 5. berada pada Subdin Pengelolaan Budidaya Perikanan(Dinas Perikanan dan Kelautan). 01.02.0008 4. Subdin Pembangunan. supaya mempergunakan Nomor Kode jenis barang "Lainlain" dari Sub kelompok barang yang dimaksud atau dibakukan oleh Kepala Daerah masing-masing dengan mengikuti nomor urut jenis barang lain-lain. Lain-lain.

Kode Provinsi. 11) digit 7 dan 8.yang berbentuk papan kecil dengan ukuran: a.doc 8 dari 11 . kode bidang 139002757. 7) Contoh nomor kode lokasi.undang Pembentukan Daerah Otonom baru dengan memperhatikan/mengikuti Nomor urut Kabupaten/ Kota yang ditetapkan Menteri Dalam Negeri. Kode Kabupaten/Kota Kabupaten/Kota yang berada dalam wilayah suatu Provinsi diberi Nomor Kode mulai dari Nomor 01 dan seterusnya sampai sejumlah Kabupaten/Kota dalam wilayah Provinsi tersebut.2. Provinsi diberi Nomor Kode mulai dari Nomor 01 sampai dengan 33 (dstnya). sesuai dengan jumlah Provinsi yang ada. angka atau digit nomor kode lokasi ditulis secara berurutan dalam suatu garis datar. 9) digit 3 dan 4. tinggi huruf 2 cm. b. Pemasangan kode barang dan tanda kepemilikan rumah dinas daerah dicantumkan pada tembok rumah bagian depan shinga tampak nyata dari jalan umum. d. 10) digit 5 dan 6. Barang Milik Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota dengan Nomor Kode 12. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Kode Komponen Pemilik Barang Kode Provinsi Kode Kab/Kota Kode Bidang Kode Unit Bidang Kode Tahun Pembelian Kode Sub Unit/ Satuan Kerja 8) digit 1 dan 2. Untuk nomor kode Kabupaten /Kota yang baru dibentuk dibakukan oleh Gubernur dengan mengikuti urutan sesuai lahirnya undang . Barang milik Pemerintah Daerah Provinsi dengan Nomor Kode 11 c. gambar lambang Daerah berbentuk bulan ukuran garis tengah 6 cm. c. lebar 15 cm. panjang 25 cm. Kode komponen kepemilikan barang Penulisan kode komponen kepemilikan barang sebagai berikut : a. Barang milik Pemerintah Pusat dengan Nomor Kode OO b.

kode SKPD. Kode Sub Unit/Satuan Kerja. Barang yang tidak diketahui Tahun Pembelian/Perolehannya. 0 0 2 3 0 2 0 5 0 1 9 9 000 004 Kode Komponen Pemilik Barang (Pemerintah Pusat) Kode Provinsi (Kaltim) Kode Kab/Kota (Berau) Kode Bidang (Ke PU an) Kode Unit Bidang (Dinas PU) Kode Tahun Pembelian Subdin Cipta 139002757. Kode Sub Unit/Satuan Kerja untuk masing-masing SKPD diberi Nomor urut Kode sub unit sesuai struktur organisasi perangkat daerah mulai dari Nomor 01 dan seterusnya sampai sejumlah sub Unit/Satuan Kerja dalam SKPD tersebut dan ditetapkan dengan Keputusan Kepala Daerah. bahan. supaya dibandingkan dengan barang yang sama. cc dsb dan penetapan prakiraan tahun tersebut ditetapkan oleh Pengurus barang. Penetapan nomor urut kode unit/SKPD di masing-masing Provinsi/Kabupaten/Kota ditetapkan oleh Kepala Daerah. tahun pembelian/perolehan tahun 2002 ditulis 02 tahun 2005 ditulis 05 dan seterusnya. 12) Digit 9 dan 10. sejenis. Nomor Kode Lokasi Barang milik Departemen Kimpraswil dipergunakan pada Dinas PU (Subdin Cipta Karya) Kabupaten Berau dibeli/diperoleh tahun 1999.Kode bidang ini merupakan pengelompokan Bidang Tugas yang terdiri dari 22 bidang. merk. 13) Digit 11 dan 12. maka ditulis Nomor Kodenya 97. type. 14) Digit 13 dan 14.doc 9 dari 11 . Contoh 1. Kode Unit merupakan penjabaran dari Bidang Tugas kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sesuai struktur organisasi di masing masing Daerah Provinsi/Kabupaten/ Kota. Nomor Kode Tahun pembelian/pengadaan barang dituliskan 2 angka terakhir (misalnya tahun pembelian/perolehan 1997. Tahun Pembelian/Pengadaan/ Pembangunan.

dibeli/diperoleh tahun 2001.02. 1 2 0 8 0 7 0 5 0 3 0 1 000 002 Kode Komponen Pemilik Barang (Kabupaten) Kode Provinsi (Lampung) Kode Kab/Kota (Lampung Timur) Kode Bidang (KIMPRASWIL/ PU AN) Kode Unit Bidang (Dinas Pengairan) Kode Tahun Pembelian (2001) Kode Sub Unit/Satuan Kerja (Subdin Pengairan) 139002757. 1 1 1 7 0 0 1 1 0 2 0 2 097 005 Kode Komponen Pemilik Barang (Provinsi) Kode Provinsi (Maluku) Kode Kab/Kota (Kosong) Kode Bidang (Bid.04 Contoh 2. berada pada Dinas Pengairan.02.00.01.11.Perikanan) Kode Unit Bidang (Dinas Perik & laut) Kode Tahun Pembelian (2001) Kode Sub Unit/Satuan Kerja (Subdin Pengel Budidaya Perikanan) Cara penulisan : 11.05 Contoh 3 Nomor Kode Lokasi Barang milik Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Timur.97.05. Subdin Pembangunan.17. dibeli/diperoleh Tahun 2001.23.Karya Cara penulisan : 00. Nomor Kode Lokasi Barang Milik Daerah Provinsi Maluku berada pada Subdin Pengelolaan Budidaya Perikanan (Dinas Perikanan dan Kelautan).99.doc 10 dari 11 .

08.03.Cara penulisan : 12.02 Catatan : Unit bidang (Dinas.doc 11 dari 11 .05.07.Kantor) dan satuan kerja dibakukan Kepala Daerah 139002757.01.Badan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful