Anda di halaman 1dari 8

Tugas kelompok

DETERMINAN MATRIKS
MATEMATIKA DASAR

DISUSUN OLEH KELOMPOK V Nur Fauziah Hasyim Fauziah Alimuddin Wa ode Aulia Kahar Aulifa Andhini Putri Fauziah Nuraeni Ririen

UNIT PELAKSANA TEKNIS MATA KULIAH UMUM FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2013

1. Transformasi Dasar Matriks Transformasi suatu matriks adalah: a. Menukarkan dua baris atau kolom, misalnya baris ke dengan baris ke ditandai dengan ( untuk kolom).

b. Mengalikan semua elemen pada sembarang baris atau kolom dengan scalar k yang bukan nol. Misalnya baris ke ditandai dengan atau . kepada baris

c. Menambahkan baris atau kolom yang telah dikalikan dengan scalar ke atau kolom ke , ditandai dengan atau .

Transformasi H disebut transformasi baris, dan transformasi K disebut transformasi kolom. Contoh : [ Transformasi baris 1. [ ] ]

2.

3.

Matriks Ekuivalen Dua matriks dan disebut ekuivalen, jika yang satu dapat diperoleh dari yang

lain dengan menggunakan transformasi dasar.

Contoh: Dengan menggunakan transformasi berturut-turut , maka [ ]

Matriks yang menggunakan transformasi dasar pada baris atau kolom saja dikatakan ekuivalen matriks, sedangkan matriks yang diperoleh jika transformasi dasar baris atau kolom digunakan pada matriks identitas Contoh: Matriks dasar diperoleh dari [ ] ialah disebut matriks dasar baris atau kolom.

2. Determinan Matriks Determinan dari sebuah matriks berukuran dinyatakan dengan | |

diperoleh dengan menghitung hasil kali kedua unsur pada diagonal utama dikurangi engan hasil kali kedua unsur lainnya. Contoh: Misalkan [ ], maka | | | |

Bentuk determinan ini hanya ada pada matriks yang bujur sangkar. Jika determinannya tidak nol, maka matriksnya disebut matriks nonsingular. Matriks yang determinannya sama dengan nol terjadi apabila ada paling sedikitnya satu baris atau kolom yang merupakan kelipatan dari baris atau kolom lainnya. Contoh: Matriks non singular Matriks singular kali kolom pertama. [ [ ], [ ] [ ] ], . Pada matriks . terlihat kolom kedua adalah 2

Determinan matriks ordo lebih tinggi Determinan untuk matriks nilainya diperoleh dari jumlah dari perkalian-perkalian

tiga unsur yang tidak seletak. Cara untuk mendapatkannya digunakan metode Sarrus. Misalkan akan dihitung determinan matriks [ yang berukuran ]

Langkah pertama, ditambahkan dua kolom setelah kolom ketiga, berupa kolom pertama dan kedua, sehingga diperoleh | |

Langkah kedua, buatlah 3 garis semu secara diagonal dari arah kiri atas ke bawah, yaitu dari ke , ke , dan ke kemudian kalikan ketiga unsur dalam garis

semu yang dibentuk. Ulangi buat 3 garis semu secara diagonal dari arah kanan atas ke bawah yaitu dari arah ke , | ke , ke |

Langkah ketiga, jumlahkan semua hasil perkalian diagonal dari garis semu kiri atas ke kanan bawah, kemudian dikurangi dengan jumlah hasil kaliunsur-unsur dari garis semu ke kanan atas ke kiri bawah. [ ]

Contoh: Tentukan determinan matriks Dengan metode Sarrus diperoleh Sub-determinan dari sub matriks minor dari [ ] . setelah baris ke- dan kolom ke- dihilangkan disebut . Minor . jika dikalikan dengan

dan dilambangkan dengan . Jadi

disebut kofaktor dan ditulis Untuk determinan matriks

, determinannya dengan ekspansi baris Laplace adalah

| |

Untuk ekspansi kolom Laplace adalah | |

Sifat-sifat determinan 1. Nilai suatu matriks determinan akan berubah tandanya jika diperoleh hanya

dengan menukar baris atau kolom dari . 2. Sebuah matriks yang ada dua baris atau dua kolomnya sama atau sebanding, maka nilai determinannya nol. 3. Jika dipeoleh hanya denga mengalikan sebuah baris atau kolom dari matriks .

dengan , maka Contoh: Tentukan determinan matriks , jadi

], dengan

4. Jika (

) dan

yang semua entri baris/kolomnya sama dengan

), kecuali pada baris atau kolom ke-k sedemikian sehingga berlaku atau ( ), maka | | | | | |.

Contoh:

Misal adalah [

], dan , dan

] dengan determinan masing-masing . Tentukan determinan matriks

]. Determinan

dengan menggunakan matode Sarrus ataupun ekspansi .

Laplace, akan memberikan nilai

5. Sebuah determinan matriks tidak berubah nilainya apabila unsur-unsur pada sebuah baris/kolom ditambah Contoh: Misalkan [ ] yang determiannya adalah . Maka kali unsur pada baris atau kolom yang lain.

determinan matriks berikut juga 9

6. Jika unsur-unsur pada suatu baris atau kolom semuanya nol, maka determinan matriksnya adalah nol. 7. Nilai determinan dari matriks transpose Contoh Misal, matriks determinannya [ ] maka transposenya adalah [ ] yang sama dengan nilai determinan .

Dengan mengetahui sifat-sifat determinan, maka determnan sebuah matriks dapat diperoleh dari bentuk matriks yang mudah diketahui determinannya hanya melalui sifat-sifat determinan.

Anda mungkin juga menyukai