Anda di halaman 1dari 2

Tingkat kemampuan yang diharapkan dicapai pada akhir pendidikan dokter Tingkat Kemampuan 1 Dapat mengenali dan menempatkan

gambaran-gambaran klinik sesuai penyakit ini ketika membaca literatur. Dalam korespondensi, ia dapat mengenal gambaran klinik ini, dan tahu bagaimana mendapatkan informasi lebih lanjut. Level ini mengindikasikan overview level. Bila menghadapi pasien dengan gambaran klinik ini dan menduga penyakitnya, Dokter segera merujuk. Tingkat Kemampuan 2 Mampu membuat diagnosis klinik berdasarkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan pemeriksaan tambahan yang diminta oleh dokter (misalnya : pemeriksaan laboratorium sederhana atau X-ray). Dokter mampu merujuk pasien secepatnya ke spesialis yang relevan dan mampu menindaklanjuti sesudahnya Tingkat Kemampuan 3 3a. Mampu membuat diagnosis klinik berdasarkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan pemeriksaan tambahan yang diminta oleh dokter (misalnya : pemeriksaan laboratorium sederhana atau X-ray). Dokter dapat memutuskan dan memberi terapi pendahuluan, serta merujuk ke spesialis yang relevan (bukan kasus gawat darurat). 3b. Mampu membuat diagnosis klinik berdasarkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan pemeriksaan tambahan yang diminta oleh dokter (misalnya : pemeriksaan laboratorium sederhana atau X-ray). Dokter dapat memutuskan dan memberi terapi pendahuluan, serta merujuk ke spesialis yang relevan (kasus gawat darurat). Tingkat Kemampuan 4 Mampu membuat diagnosis klinik berdasarkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan pemeriksaan tambahan yang diminta oleh dokter (misalnya : pemeriksaan laboratorium sederhana atau X-ray). Dokter dapat memutuskan dan mampu menangani problem itu secara mandiri hingga tuntas. PROGNOSIS Prognosis OA umumnya baik. Dengan obat-obat konservatif, sebagian besar nyeri pasien dapat teratasi. Hanya kasus-kasus yang berat memerlukan operasi Prognosis pada pasien dengan osteoarthritis tergantung pada sendi yang terlibat dan pada tingkat keparahan kondisi. Tidak ada obat yang saat ini dikenal terbukti mampu memodifikasi atau memperbaiki struktur untuk osteoarthritis sehingga farmakologis pengobatan diarahkan pada gejala. Sebuah tinjauan sistematis menemukan gambaran klinis berikut dihubungkan dengan perkembangan yang lebih cepat dari osteoarthritis lutut: 1. usia yang lebih tua 2. BMI yang lebih tinggi 3. varus deformitas 4. melibatkan beberapa melibatkan sendi pasien dengan osteoarthritis yang telah menjalani penggantian sendi memiliki prognosis yang baik, dengan tingkat keberhasilan dari artroplasty pinggul dan lutut umumnya melebihi 90%. Namun, prostesis sendi mungkin harus direvisi 10-15 tahun setelah penempatannya, tergantung pada tingkat aktivitas pasien. Penderita yang lebih muda dan lebih aktif kembali lebih mungkin untuk memerlukan revisi, sedangkan mayoritas pasien yang lebih tua tidak akan. Pencegahan Osteoartritis dapat dicegah dengan beberapa langkah, antara lain : 1. Menghindari setiap faktor risiko, misal mencegah obesitas 2. Istirahat atau proteksi terhadap sendi yang terkena

3. Olah raga yang tepat untuk membantu mempertahankan kesehatan tulang rawan, meningkatkan daya gerak sendi dan kekuatan otot-otot disekitarnya sehingga otot dapat menyerap benturan dengan lebih baik 4. Menjaga berat badan agar senantiasa dalam kondisi seimbang 5. Menjaga pola makan dan minum (diet) agar selalu baik dan seimbang sehingga pertumbuhan sendi dan tulang rawan sempurna dan normal 6. Mendapat cukup asupan vitamin C, D, E, antioksidan, dan omega-3 asam lemak yang memiliki sifat protektif terhadap osteoarthritis 7. Berdiri, berjalan, mengangkat barang harus pada posisi yang benar 8. Senantiasa berhati-hati agar terhindar dari berbagai kecelakaan yang mengakibatkan sendi rusak 9. Dianjurkan menggunakan kursi dengan sandaran keras, kasur yang tidak terlalu lembek dan tempat tidur yang dialas dengan papan 10. Hindari Stress berulang pada sendi. 11. Jangan abaikan rasa nyeri pada sendi 12. Menekan lembut dengan hati-hati pada bagian yang bengkak dan kaku sambil memberi terapi pemanasan sederhana dengan minyak oles atau krim balsem 13. Untuk nyeri pada jari tangan, dianjurkan merendam tangan dalam campuran parafin panas dengan minyak mineral pada suhu 45-520C atau mandi dengan air hangat.