Anda di halaman 1dari 2

Resensi Novel Nama Kelas : Sixtine Agustiana F.

: XII IPA F / 31 Kisah Cinta Musim Gugur ala Penulis Indonesia

Judul Penulis Penerbit Cetakan Tebal

: Spring in London : Ilana Tan : Gramedia Pustaka Utama : VI, Mei 2010 : 240 Halaman

Ini adalah buku terakhir dari tetralogi empat musim karya Ilana Tan yang memilki ending sangat mengesankan. Sebelumnya Ilana Tan telah mengeluarkan ketiga novel pendahulunya, Summer in Seoul, Autumn in Paris, dan Winter in Tokyo. Bisa kita lihat dari keempat novelnya, semuanya bersetting di kota-kota besar dan berhubungan dengan musim. Keunikan dari keempat novel karyanya adalah adanya keterkaitan antara tokohtokoh di dalamnya. Misalnya pada Summer in Seoul, tokoh Jung Tae Woo muncul lagi di Spring In London, sebagai sahabat dari tokoh utama Danny Jo-In-Ho. Pada Summer In Seoul, Tokoh utama wanita Sandy memiliki sepupu bernama Tara Dupont yang akan muncul sebagai tokoh utama wanita di Autumn In Paris. Pada Autumn in Paris, tokoh utama pria Tatsuya Fujisawa, pada waktu tinggal di Tokyo, memiliki tetangga yang bernama Ishida Keiko yang nantinya akan muncul sebagai tokoh utama wanita di Winter In Tokyo. Keiko Ishida juga memiliki saudara kembar, Naomi Ishida yang akan muncul sebagai tokoh utama wanita di Spring In London. Sejak membaca novel pertamanya, saya sudah kagum dengan Ilana Tan ini. Cerita di novelnya sangat bagus, tidak mudah ditebak endingnya. Gaya menulisnya juga membuat kita dapat merasakan kebahagiaan atau kesedihan yang dialami sang tokoh. London, adalah kota impian. Menempati urutan pertama dalam daftar kota di luar negeri yang ingin dikunjungi. Bayangan akan keindahan negeri dongeng raja dan ratu dalam balutan musim semi yang sejuk, nyatanya tidak begitu terasa. Ilana Tan terlalu sibuk membangun hubungan aneh antara Naomi dan Danny. Sepanjang novel kita hanya disuguhi jalinan cerita tentang seorang laki-laki bernama Danny Jo yang mati-matian menarik minat seorang gadis bernama Naomi Ishida. Danny Jo ternyata tidak seperti yang dibayangkan Naomi, ia ternyata baik, pengertian dan hangat. Perasaan suka pun mulai tumbuh perlahan tanpa mereka sadari. Kini, dimusim semi ini, Naomi bisa bangkit dan keluar dari lubang hitam yang menjeratnya. Hati yang membeku, tidak lagi sedingin dulu. Danny Jo dan Naomi Ishida berhasil membuat bunga-bunga di hati mereka bermekaran. Namun tanpa mereka ketahui, masa lalu kembali datang. Dan hampir menghancurkan kehidupan mereka.
SMA Negeri 1 Pamekasan

Resensi Novel Setelah membaca keseluruhan novel musim Ilana Tan, dapat disimpulkan bahwa Ilana senang sekali bermain-main dengan masa lalu si tokoh utama. Di dalam novel yang bertemakan cinta ini, Ilana Tan mampu membangkitkan rasa penasaran para pembacanya. Dengan susunan alur yang teratur, Ilana dapat menambah nilai plus pada buku ini. Novel ini tidak hanya melukiskan kehidupan yang begitu seru namun juga membuat si pembaca bertanya-tanya tentang apa yang akan terjadi nanti, serta membuat pembaca betah membaca setiap halaman novelnya. Yang saya suka dari gaya bercerita Ilana adalah caranya mengambil point of view yang bergantian antara Naomi dan Danny, meskipun kata ganti yang digunakan tetap orang ketiga. Kadang, pada satu peristiwa diulas dari dua sudut yang berbeda, sudutnya Naomi dan sudutnya Danny. Tentu saja hal ini semakin mampu menghisap pembaca untuk merasakan atau menghayati setiap cerita yang dihadirkannya. Setiap penulis memang perlu menegaskan keunikan dan kekhasan masing-masing, dan Ilana berhasil "menyihir" fans setia-nya, setidaknya dalam seri novelnya ini, dengan menjadikan musim sebagai latar dan judul masing-masing novelnya. Ilana juga berhasil membuat keterkaitan antara satu novel dengan novelnya yang lain, meskipun hanya sekadar basa-basi belaka. Saya pikir, basa-basi itu pula yang mengikat kepenasaran dari pembaca serialnya. Pembaca yang sudah rampung dengan satu novelnya kemudian bertanya, siapa yang muncul di novel berikutnya, apakah hubungan tokoh di novel ketiga dengan tokoh di novel pertama, dan sebagainya. Hal tersebut membuat pembaca yang telah terhipnotis pada salah satu judul novelnya menjadi kurang lengkap jika belum membaca semua seri novel tersebut. Dengan demikian, Ilana juga memperoleh keuntungan lain yaitu dapat membangun fans pembaca yang akan selalu setia menanti karya-karyanya.

SMA Negeri 1 Pamekasan

Anda mungkin juga menyukai