Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN R-LAB

Karakteristik V I Semikonduktor
Nama NPM Fakultas Departemen : : : : Dimas Arif Fadilah 1206217181 Teknik Teknik Mesin

Kode Praktikum Tanggal Praktikum :

LR03

21 Maret 2013

UPP IPD FISIKA DASAR 2 UNIVERSITAS INDONESIA

Pengukuran Panjang Gelombang Laser 1. Tujuan


Mempelajari hubungan antara beda potensial (V) dan arus listrik (I) pada suatu semikonduktor

2. Alat
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Bahan semikonduktor Amperemeter Voltmeter Variable power supply Camcorder Unit PC DAQ dan perangkat pengendali otomati

3. Teori
Sebuah bahan material bila dilewati oleh arus listrik akan menimbulkan disipasi panas. Besarnya disipasi panas adalah I2R. Panas yang dihasilkan oleh material ini akan mengakibatkan perubahan hambatan material tersebut. Jika pada material semi konduktor , pertambahan kalor / panas akan mengurangi nilai hambatan material tersebut. Peristiwa dispasi panas dan perubahan resistansi bahan semi konduktor ini saling berkaitan.

Gambar 1. Rangkaian tertutup semikoduktor

4. Cara Kerja
Eksperimen rLab ini dapat dilakukan dengan cara masuk ke http://sitrampil.ui.ac.id/elaboratory kemudian masuk ke jadwal saudara , klik-lah LR03 karakteristik VI Semikonduktor 1. 2. 3. 4. 5. Perhatikan halaman web percobaan karakteristik VI semi konduktor Berikan beda potensial dengan member tegangan V1. Aktifkan power supply/baterai dengan mengklik radio button di sebelahnya. Ukur beda potensial dan arus yang terukur pada hambatan! Ulangi langkah 3 hingga 5 untuk beda potensial V2 hingga V8

Catatan : data yang diperoleh adalah 5 buah data terakhir jika rangkaian diberi beda potensial tertentu ( misalkan V1) dengan interval 1 detik antara data ke satu dengan data berikutnya.

5. Data pengamatan
Tegangan (V) 0,44 0,44 0,44 0,44 0,44 0,92 0,92 0,92 0,92 0,92 1,37 1,37 1,37 1,37 1,37 1,86 1,86 1,86 1,86 Arus (mA) 3,91 3,91 3,91 3,91 3,91 8,15 8,15 8,15 8,15 8,15 12,06 12,06 11,73 12,06 12,06 16,29 16,29 16,29 16,62 1,86 2,26 2,26 2,26 2,25 2,25 2,84 2,83 2,83 2,83 2,83 3,16 3,15 3,15 3,14 3,14 3,6 3,59 3,58 3,57 3,56 16,62 20,53 20,53 20,53 20,85 20,85 26,72 27,04 27,37 27,37 27,7 31,28 31,28 31,93 31,61 31,61 37,47 38,12 38,77 39,1 39,75

V5

V1

V6

V2

V7

V3

V4

V8

Tugas & Evaluasi


1. Perhatikan data yang saudara peroleh, apakah terjadi perubahan tegangan dan arus untuk V1 , V2 , V3 , V4 dan V5? Bila terjadi perubahan Jelaskan secara singkat mengapa hal tersebut terjadi (analisa0 dan bila tidak terjadi jelaskan pula mengapa demikian ! 2. Dapatkan nilai rata-rata beda potensial yang terukur dan arus yang terukur untuk V1 , V2 , V3 hingga V8. 3. Buatlah grafik yang memperlihatkan hubungan V vs I untuk rata rata V dan I yang terukur (lihat tugas 2)! 4. Bagaimanakah bentuk kurva hubungan V vs I , jelaskan mengapa bentuknya seperti itu ! 5. Berdasarkan berbagai kurva grafik V vs I bolehkah kita menggunakan hukum Ohm dalam peristiwa ini ? 6. Berikan kesimpulan terhadap percobaan ini

7. Pengolahan Data
1) Nilai rata rata beda potensial dan arus
a) Rata-rata Beda Potensial 0,44 + 0,44 + 0,44 + 0,44 + 0,44 = 0,44 Volt 5 0,92 + 0,92 + 0,92 + 0,92 + 0,92 V2 = = 0,92 Volt 5 1,37 + 1,37 + 1,37 + 1,37 + 1,37 V3 = = 1,37 Volt 5 1,86 + 1,86 + 1,86 + 1,86 + 1,86 V4 = = 1,86 Volt 5 2,26 + 2,26 + 2,26 + 2,25 + 2,25 V5 = = 2,256 Volt 5 2,84 + 2,83 + 2,83 + 2,83 + 2,83 V6 = = 2,832 Volt 5 3,16 + 3,15 + 3,15 + 3,14 + 3,14 V7 = = 3,148 Volt 5 3,6 + 3,59 + 3,58 + 3,57 + 3,56 V8 = = 3,58 Volt 5 V1 = Lalu beda potensial rata ratanya adalah : V= 0,44 + 0,96 + 1,37 + 1,86 + 2,256 + 2,832 + 3,148 + 3,58 8 = 2,05 Volt

b) Rata-rata Arus 3,91 + 3,91 + 3,91 + 3,91 + 3,91 = 3,26 miliamper 5 8,15 + 8,15 + 8,15 + 8,15 + 8,15 I2 = = 8,15 miliamper 5 12,06 + 12,06 + 11,73 + 12,06 + 12,06 I3 = 5 I1 = = 11,994 miliamper

I4 =

16,29 + 16,29 + 16,29 + 16,62 + 16,62 5 = 16,422 miliamper 20,53 + 20,85 + 20,85 + 20,85 + 21,18 5 = 20,852 miliamper 28,02 + 28,35 + 28,35 + 28,67 + 28,35 5 = 28,348 miliamper 32,26 + 32,26 + 32,91 + 33,89 + 34,54 5 = 33,172 miliamper 37,47 + 38,12 + 38,77 + 39,1 + 39,75 5 = 38,642 miliamper

I5 =

I6 =

I7 =

I8 =

Lalu besar arus rata-ratanya adalah I= 3,26 + 8,15 + 11,994 + 16,422 + 20,852 + 28,348 + 33,172 + 38,642 8 = 20,105 miliamper

2)

Grafik yang Menunjukkan Hubungan Beda Potensial Rata-Rata dan Arus Rata-Rata :

Grafik Tegangan terhadap Arus


45 40 35 30

Arus (mA)

25 20 15 10 5 0 0,44 0,44 0,44 0,92 0,92 1,37 1,37 1,37 1,86 1,86 2,26 2,26 2,25 2,83 2,83 3,16 3,15 3,14 3,59 3,57

Tegangan (V)

Nilai hambatan semikonduktor:

V =

y = bx+ a
NO 1 2 3 4 5 6 7 8

X 3,26 8,15 11,944 16,422 20,852 28,348 33,172 38,642 160,79

Y 0,44 0,92 1,37 1,86 2,256 2,832 3,148 3,58 16,406

X2 10,6276 66,4225 142,6591 269,6821 434,8059 803,6091 1100,382 1493,204 4321,392

Y2 0,1936 0,8464 1,8769 3,4596 5,089536 8,020224 9,909904 12,8164 42,21256

XY 1,4344 7,498 16,36328 30,54492 47,04211 80,28154 104,4255 138,3384 425,9281

() 2 ( )
2

(8 . 425,9281) 160,79 . 16,406 (8 . 4321,392) (160,79)2

= 0,08826 = 2 () 2 ( )
2

(4321,392)(16,406) 160,79 . 425,9281 (8 . 4321,392) (160,79)2

= 0,276 = 0,08826 0,276

3)

Hubungan Beda Potensial Dan Arus Dengan Hukum Ohm Hubungan antara beda potensial dan arus dengan hukum ohm dapat dikaitkan dengan persamaan R=

Dari persamaan tersebut kita dapat menentukan nilai hambatan dari benda semikonduktor tersebut, yaitu
2,05 20,105

R=

= 0,10196 k

8. Analisa
Sebuah percobaan yang telah praktikan lakukan kali ini mengenai karakteristik V I semikonduktor yang praktikan lakukan melalui fasilitsa Remote Laboratory atat R-Lab secara online .Percobaan ini bertujuan untuk mempelajari hubungan antara beda potensial (V) dan arus listrik (I) pada suatu semikonduktor. Langkah pertama pada praktikum ini adalah mengaktifkan webcam, menghidupkan power supply lalu mengatur beda potensial. Beda potensial yang digunakan ada delapan variasi beda potensial yang dari kedelapan variasi tersebut praktikan dapat menemukan variasi besar nilai arus yang dihasilkan dalam satuan miliamper. Alat-alat yang digunakan pada praktikum LR03 ini adalah bahan semikonduktor, ampermeter, voltmeter, varieble power suplly, camcoder, unit PC, DAQ dan alat pengendali otomatis. Praktikan melakukannya dengan cukup mudah karena percobaan tidak begitu rumit dan bahkan tidak perlu melihat video. Dari data yang telah dihasilkan, praktikan dapat menemukan persamaan R =

yang menunjukkan bahwa resistansi atau hambatan

dari suatu benda semikonduktor sebanding dengan besar beda potensial per kuat arus yang melewatinya. Sehingga kita dapat menemukan besarnya nilai hambatan yang terdapat pada benda semi konduktor tersebut, yaitu 0,0966 k.

Grafik Tegangan terhadap Arus


45 40 35 30

Arus (mA)

25 20 15 10 5 0 0,44 0,44 0,44 0,92 0,92 1,37 1,37 1,37 1,86 1,86 2,26 2,26 2,25 2,83 2,83 3,16 3,15 3,14 3,59 3,57

Tegangan (V)

Grafik yang menunjukkan hubungan antara beda potensial dan kuat arus memperlihatkan bahwa semakin besar beda potensial yang diberikan, maka makin besar pula arus yang dihasilkan. Maka dari itu, grafik tersebut juga menunjukkan bahwa beda potensial berbanding lurus dengan kuat arus. Dari garis linier pada grafik diatas, dapat dilihat bahwa gradien yang didapatkan adalah 0,085. Besarnya nilai gradiennya adalah besar hambatan yang terdapat pada benda semikonduktor tersebut. Berdasarkan percobaan yang dilakukan, diketahui bahwa terjadi perubahan arus yangsemakin tinggi saat tegangan dinaikkan. Hukum ohm menyatakan adanya hubungan antara tegangan dan arus listrik. Pada percobaan ini semikonduktor pada rangkaian memenuhi hukum ohm.
= 0,08826 0,276

9. Kesimpulan
1. Pada suatu benda semikonduktor, terdapat hubungan antara beda potensial dengan kuat arus. 2. Semakin tinggi beda potensial yang diberikan, maka semakin tinggi pula arus yang dihasilkan. Maka dari itu, beda potensial berbanding lurus dengan kuat arus. 3. Untuk mencari besarnya hambatan pada suatu bendasemikonduktor, dapat menggunkan hukum ohm R =

10. Referensi
1. Halliday, Resnick, walker; Fundamentals of Physics, 7th Edition, Extended Edition, John Wiley & Sons, Inc., NJ, 2005. 2. http://sitrampil.ui.ac.id/elaboratory/kuliah/view_experiment.php?id=85 69&exp=53