Anda di halaman 1dari 4

LABORATORIUM ENDAPAN MINERAL

KETERDAPATAN BAHAN GALIAN GALENA Secara umum genesa bahan galian mencakup aspek-aspek keterdapatan, proses pembentukan, komposisi, model (bentuk, ukuran, dimensi), kedudukan, dan faktorfaktor pengendali pengendapan bahan galian (geologic controls). Tujuan utama mempelajari genesa suatu endapan bahan galian adalah sebagai pegangan dalam menemukan dan mencari endapan-endapan baru, mengungkapkan sifat-sifat fisik dan kimia endapan bahan galian, membantu dalam penentuan (penyusunan) model eksplorasi yang akan diterapkan, serta membantu dalam penentuan metoda penambangan dan pengolahan bahan galian tersebut (Gambar 1) ,

Gambar 1.

Hubungan antara genesa endapan mineral (bahan galian) dengan beberapa ilmu yang ada pada industri mineral

Endapan-endapan mineral yang muncul sesuai dengan bentuk asalnya disebut dengan endapan primer (hypogen). Jika mineral-mineral primer telah terubah melalui pelapukan atau proses-proses luar (superficial processes) disebut dengan endapan sekunder (supergen). Dan disini kita akan membahas tentang bahan galian galena. Galena adalah mineral bijih utama timah.. Bekerja untuk konten memimpin sedini 3000BC, itu ditemukan dalam urat bijih dengan sfalerit, pirit, chalcopyrite, fahlore dll, skarns, dan dalam endapan batu sebagai tempat tidur atau impregnations. Kristal terang ketika segar tetapi sering menerima menodai kusam setelah terkena udara.

NAMA : GUMIRLANG SUCAHYO NIM : 111.080.052 PLUG : 3

LABORATORIUM ENDAPAN MINERAL

Galena merupakan mineral yang mengandung plumbum (Pb / timah hitam). Biasanya galena banyak berdampingan dengan zink (Zn) dan pirit (FeS2), serta mengandung tembaga (Cu), emas (Au) dan perak (Ag). Galena banyak dijumpai di sekitar batuan metamorf dan batuan beku. Galena tersebut membentuk suatu jalur di antara rekahan batuan beku dan metamorf. Singkapan mineral galena ini bisa terlihat di lereng bukit atau tepian sungai di daerah batuan metamorf. Pada beberapa tempat, mineral galena ini berdekatan dengan unsur lain seperti tembaga (Cu). Apabila unsur Cu juga dominan pada mineral galena, Batuan galena Indonesia saat ini kebanyakan diekspor untuk memenuhi kebutuhan industri di China. Metode eksploitasi galena umumnya menggunakan peledakan atau secara tradisional membuat suatu jalur bawah tanah (terowongan) diantara rekahan batuan beku. Daerah sebaran galena antara lain berada di Aceh Timur Nangroe Aceh Darussalam, Pasaman Sumatera Barat, Ponorogo Jawa Timur dan Wonogiri, Jawa Tengah. Galena adalah mineral utama. Sebagian besar mineral utama, seperti Cerrusit dan Anglesit adalah mineral sekunder terbentuk dari Galena. Impurities dalam struktur Galena, seperti perak dan bismut, dapat mengubah properti belahan dada Galena. Galena mengandung bismut mungkin menunjukkan oktahedral belahan dada, dan perak di Galena mungkin menyebabkan spesimen untuk memamerkan serpihan, agak membungkuk belahan fragmen. Galena bentuk bentuk kristal yang menarik. Beberapa kubik kristal mempunyai tepi-tepi dipotong oleh parsial oktahedral pertumbuhan, beberapa kristal oktahedral memiliki poin mereka diratakan oleh pertumbuhan kubik, dan banyak kristal yang ditemukan agak di-antara kubik dan oktahedral. Dodecahedral pertumbuhan mungkin sebagian dapat ditemukan dalam oktahedral atau kubik-kristal oktahedral,menghasilkan bentuk yang aneh dan menarik. Galena spesimen harus diurus dengan sangat baik. Mereka mudah rusak, dan juga membentuk kristal dapat menghancurkan ke fragmen kristal kecil jika diletakkan di bawah tekanan sedikit. Nama: galena Galena Kelas: Sulfides Sulfida Suspensi: PbS Lead Sulfide PBS Lead Sulfida Warna: metallic-submetallic gray submetallic abu-abu metalik

NAMA : GUMIRLANG SUCAHYO NIM : 111.080.052 PLUG : 3

LABORATORIUM ENDAPAN MINERAL

Kekerasan: 2.5 - 3.0 2,5-3,0 SpecGrav: 7.2 - 7.6 7,2-7,6 Fraktur: conchoidal konkoidal Pembelahan: perfect sempurna Kristal: cubic (cubes, octahedrons, often twinned) kubik (kubus, octahedrons, sering kota kembar) Envronment: pegmatites, high temperature to low temperature hydrothermal veins, replacements in chalks pegmatites, suhu tinggi ke suhu rendah hidrotermal urat, pengganti dalam chalks Asosiasi: sphalerite, fluorite,calcite sfalerit, chalcopyrite, pirit, Barite, fluorit, kalsit Setempat: Germany | Austria | Zambia | Canada | Idaho, Colorado, Mo., USA | Jerman | Austria | Zambia | Kanada | Idaho, Colorado, Mo, USA | Lain-lain: larut dalam HCl ketika dipanaskan (gas beracun yang dihasilkan), larut dalam asam nitrat menghasilkan Sulfur serpihan kecil, dan denda endapan putih (lead sulfat). Abu-abu gelap streak.

NAMA : GUMIRLANG SUCAHYO NIM : 111.080.052 PLUG : 3

LABORATORIUM ENDAPAN MINERAL

SUMBER 1. Palache, Charles, Harry Berman & Clifford Frondel (1944), The System of Mineralogy of James Dwight Dana and Edward Salisbury Dana Yale University 1837-1892, Volume I: Elements, sulfida, Sulfosalts, Oksida. John Wiley and Sons, Inc., New York. John Wiley and Sons, Inc, New York. 7th edition, revised and enlarged, 834pp.: 200-204. 7th edition, direvisi dan diperluas, 834pp.: 200204. 2. Cox, D.S.P, P. Singer, and A. Donald, Mineral Deposit Models, USGS Buletin 1693, United States Goverment Printing Office, Washington, 1986 3. www.google.com 4. www.wikipedia.com

NAMA : GUMIRLANG SUCAHYO NIM : 111.080.052 PLUG : 3