Anda di halaman 1dari 9

SENSOR & TRANSDUCER

Aplikasi Strain Gage Sebagai Penyortir Buah Apel Yang Berbasis Mikrokontroler AT89C51 Dan Komputer

Dosen; Fitrilina,MT

Oleh; HARYON M SANI AULIA FEBRIAN FAIDIL IHSAN YOFI SEPTRINO ASHAR (09 10951 010) (09 10952 038) (09 10952 046) (09 10953 100)

DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2012

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Strain gage adalah bagian yang sangat penting dari sebuah load cell. Fungsi dari strain gage adalah untuk mendeteksi besarnya perubahan, dalam hal ini berupa dimensi jarak, yang disebabkan oleh suatu elemen gaya. Strain gages digunakan untuk pengukuran presisi gaya, berat, tekanan, torsi, perpindahan dan kuantitas mekanis lainnya yang dapat dikonversi menjadi ketegangan dalam anggota mekanis .Strain gage menghasilkan perubahan nilai tahanan yang proporsional dengan perubahan panjang atau jarak (length). Pada umumnya strain gage dipasang sebagai bagian dari rangkaian jembatan Wheatstone untuk aplikasi sirkuit elektrik.

Ada dua tipe dasar strain gage, yaitu yang terikat (bonded) dan yang tidak terikat (unbonded). Bonded strain gage seluruhnya terpasang pada elemen gaya (force member) dengan menggunakan semacam bahan perekat. Selagi elemen gaya tersebut meregang, strain gage tersebut juga

memanjang.Unbonded strain gage memiliki salah satu ujungyang dipasang pada elemen gaya dan ujung satunya dipasang pada pengumpul gaya (force collector).

Setiap perubahan panjang, baik pada bonded maupun unbonded gage menyebabkan perubahan nilai tahanan listrik. Strain gage dibuat dari logam dan bahan-bahan semikonduktor. Strain gage sangat akurat, bisa digunakan baik pada arus searah (d.c.) maupun arus bolak-balik (a.c.) dan memiliki

respons statis dan dinamis yang sangat bagus. Sinyal yang dihasilkan olehstrain gage sangat lemah, tetapi kelemahan ini dapat diperbaiki dengan menggunakan peralatan bantu yang baik.

Strain gage memiliki elemen merasakan ketegangan yang melekat atau berpegang pada materi subjek. Ketika bahan pokok tegang, hambatan dari elemen merasakan perubahan dalam proporsi pengalaman ketegangan. Perubahan resistansi dalam elemen penginderaan seperti dikompres atau memanjang diukur dan digunakan untuk menghitung ketegangan dalam materi subjek. Regangan terbuat dari bahan yang berbeda-beda dalam menanggapi resistensi terhadap deformasi bentuknya, dengan ketegangan, kompresi, atau puntiran.

Sebuah tipe foil gauge, terdiri dari foil dari paduan Cu-Ni terikat pada film polimer terbuat dari polyimide, poliester, atau phenolic resin. Foil ini biasanya memiliki ketebalan beberapa mikrometer dan terukir dengan pola berliku-liku lebar beberapa puluh mikrometer. Tipe foil alat pengukur yang biasanya melakukan arus yang lebih besar daripada jenis kawat pengukur. Foil strain gages, yang memiliki elemen penginderaan logam, sering digunakan untuk mengukur ketegangan. Namun, unsur logam merasakan mempunyai faktor gage relatif rendah, yang mengurangi kepekaan pengukur.

Sebuah alat ukur regangan kapasitif umumnya menggunakan kapasitor dengan kapasitif pelat atau elemen yang dapat dipindah-pindahkan relatif terhadap satu sama lain sebagai fungsi dari regangan yang diberikan.

Sebagai kekuatan yang diterapkan pada bahan struktural, gerakan relatif dari unsur-unsur kapasitor menyebabkan kapasitansi untuk berubah. Perubahan kapasitansi diukur dengan mendeteksi perubahan dalam sinyal listrik yang diterapkan. Regangan pada dukungan yang fleksibel digunakan untuk mengukur deformasi mekanik bagian. Mereka terutama digunakan untuk penimbangan, untuk pengukuran tekanan, untuk pengukuran stres pada bagian-bagian mekanis seperti transmisi poros, bagian-bagian berbeda dari sayap pesawat terbang atau concavities.

1.2 Tujuan

1.Mahasiswa dapat menentukan dan mengetahui aplikasi Strain Gage di dalam kehidupan.

2.Dapat mengetahui bentuk,pengertian,tujuan dan latar belakang Sensor dan Transducer

1.3 Batasan Masalah Pembatasan masalah yang dapat dibahas pada materi Strain gage ini adalah 1. Mengetahui prinsip kerja transducer strain gauge 2. Mengetahui prinsip kerja strain gauge dengan jembatan wheatstone 3. Mengetahui aplikasi penggunaan strain gauge pada pensortiran buah apel dengan berat berbeda

BAB II LANDASAN TEORI

Strain adalah rasio antara perubahan panjang benda dengan panjang benda mula2 dengan dimensi [mm/mm]. Strain gauge adalah

komponen elektronika yang dipakai untuk mengukur tekanan (deformasi atau strain) pada alat ini. Alat ini ditemukan pertama kali oleh Edward E. Simmons pada tahun 1938, dalam bentuk foil logam yang bersifat insulatif (isolasi) yang menempel pada benda yang akan diukur tekanannya. Jika tekanan pada benda berubah, maka foilnya akan terdeformasi, dan tahanan listrik alat ini akan berubah. Perubahan tahanan listrik ini akan dimasukkan ke dalam rangkaian Jembatan Wheatstone.

Contoh tolok regangan

Besarnya tekanan akan dinyatakan dalam bentuk faktor gauge, GF yang

didefinisikan sebagai
ada deformasi, R adalah perubahan

di mana RG adalah tahanan sebelum


tahanan listrik yang terjadi, dan

adalah tekanannya.

Sebuah strain gauge mengambil keuntungan dari properti fisik dari bahan konduktor dan bahan konduktor tidak hanya tergantung pada konduktivitas listrik konduktor, yang merupakan properti dari bahan, tetapi juga pada geometri konduktor. Ketika sebuah konduktor ditarik dalam batas elastisitasnya sehingga tidak pecah atau rusak permanen, itu akan menjadi lebih sempit dan lebih panjang, perubahan yang meningkatkan resistensi dari ujung-ke-ujung. Sebaliknya, ketika suatu konduktor dikompresi sedemikian rupa sehingga tidak tertekuk, itu akan memperluas dan memperpendek, perubahan yang menurunkan resistensi listrik dari-ujung-ke-ujung. Dari hambatan listrik yang diukur pada strain gauge, maka besarnya stres dapat diketahui. Sebuah strain gauge strip khas mengatur, konduktif panjang tipis dalam pola zig-zag garis paralel sehingga sejumlah kecil stres dalam arah orientasi hasil garis paralel dalam strain multiplicatively lebih besar selama panjang efektif konduktor - dan karenanya perubahan besar dalam perlawanan multiplicatively dari pada yang diamati dengan kawat garis lurus konduktif tunggal. Pengukuran regangan hanya mengukur deformasi lokal dan dapat diproduksi cukup kecil untuk memungkinkan analisis seperti 'elemen hingga (finite element)' dari stres dari spesimen yang diukur. Hal ini dapat digunakan secara positif dalam studi kelelahan bahan (fatigue studies of materials).

Sifat-sifat dari Strain gage adalah Strain gages merupakan sebuah transducer pasif Strain gage tergolong sensor resistif Strain gages memiliki faktor gages(G) yang menjelaskan sensitivitas gage terhadap faktor luar

= regangan dalam arah lateral

perbandingan perubahan resistansi (R) terhadap resistansi semula (R) sama dengan faktor gage (Gf) dikali elastisitas starin gage () :

Rumus dasar untuk resistansi dari sebuah kawat dengan luas permuakaan , A, dan Resitivitas , , R= L/A Besarnya perubahan resistansi juga dipengaruhi oleh material penyusun strain gauge Besarnya perubahan resistansi juga dipengaruhi oleh material penyusun strain gauge

Prinsip Kerja Jembatan Wheatstone, yaitu: Hubungan antara resitivitas dan hambatan, yang berarti setiap penghantar memiliki besar hambatan tertentu. Dan juga menentukan hambatan sebagai fungsi dari perubahan suhu. Hukum Ohm yang menjelaskan tentang hubungan antara hambatan, tegangan dan arus listrik. Yang mana besar arus yang mengalir pada galvanometer diakibatkan oleh adanya suatu hambatan. Hukum Kirchoff 1 dan 2, yang mana sesuai dari hukum ini menjelaskan jembatan dalam keadaan seimbang karena besar arus pada ke-2 ujung galvanometer sama besar sehingga saling meniadakan

Kelebihan Jembatan Wheatstone dapat mengukur perubahan hambatan yang sangat kecil pada penghantar. Contoh aplikasi : strain gauge, yang digunakan untuk mengukur regangan material (baja atau beton) didasarkan pada perubahan kecil penghantar yang berdeformasi akibat gaya eksperimen. Perubahan kecil dimensi penampang dihitung dari peribahan hambatan pada rangkaian jembatan wheatstone yang dihubungkan sensor ke alat pencatat data logger untuk setiap transducer.