Anda di halaman 1dari 1

1.

Pemeriksaan Candida albicans dengan kultur jaringan: Pada Corn meal agar, akan membentuk Chlamydovonidia dan pada serumnya akan membentuk germ tube. Germ tube adalah filament yang dibentuk oleh Blastoconidia. Jika terbentuk germ tube maka diindikasikan bahwa mikroorganisme tersebut adalah Candida albicans. Germ tube test dilakukan untuk membedakan Candida albicans dengan jenis Candida lainnya. 2. Pemeriksaan RAS Dilakukan pemeriksaan hematologi dan pemeriksaan immunologi anti HSV untuk membedakan RAS dengan diagnosis bandingnya yaitu RIH (Recurrent Intraoral Herpes). (scully,2004) Pada pasien RAS, sel T helper menurun terhadap sel T suppressor/citotoxic. CD4+ menurun karena kenaikan CD8+.(Scully, 2005) Pemeriksaan khusus diperlukan bila ada kecurigaan adanya keterlibatan faktor sistemik ataupun malignancy. Tes darah diindikasikan untuk mengesampingkan defisiensi atau kondisi sitemik lainnya. Pemeriksaan mikrobiologi dan serologi diindikasikan bila etiologi mikroba dicurigai. Biopsy diindikasikan bila ulkus tunggal bertahan lebih dari 3 minggu, terjadi indurasi, terdapat lesi di kulit lainnya ataupun terkait lesi sistemik. (Scully,2004) 3. Prognosis RAS baik: a. Penyakit ini jarang diikuti oleh tanda dan gejala umum (sistemik). b. Tingkat keparahan penyakit tidak begitu berat serta lesi dapat sembuh sendiri tanpa meninggalkan cacat, kecuali pada RAS mayor. c. Penderita orang dewasa muda sampai dewasa yang daya tahan tubuhnya tinggi. 4. Prognosis dari candidiasis juga dipengaruhi oleh jumlah hifanya. Jumlah hifa sedikit (satu) bisa dihilangkan candidiasisnya. Namun pada hifa dengan jumlah lebih banyak (misal 3) akan sulit dihilangkan atau bahkan tidak bisa dihilangkan. Namun penderita tetap harus menjaga OH supaya perkembangbiakan Candida albicans tidak semakin parah. DAFTAR PUSTAKA (ga lengkap, ada yang ga ada daftar pustakanya dev ) C, Scully. 2005. Apthous & Other Common Ulcers. British: Dental Journal Vol.199 No.5

Anda mungkin juga menyukai