Anda di halaman 1dari 10

LAPORAN AKHIR PRAKTIKUM PENGANTAR ILMU TANAH

Oleh :

Nama : Mugi MiraLestari NRP : D24110086

Asisten : Ghera Lozy Imam Setiyadi Dini Novita

Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor 2012

PENDAHULUAN Latar Belakang Pertanian adalah kegiatan untuk menghasilkan barang dan jasa yang didasarkan pada pertumbuhan tanaman dan hewan. Sebagai tubuh alam, sifat fisik, kimia dan biologi tanah sangat berpengaruh pada kegiatan pertanian. Faktor fisik tanah antara lain tekstur, struktur, konsistensi, kapasitas memegang air, kapasitas infiltrasi, permeabilitas,drainase, kedalaman efektif, dll. Faktor kimia tanah yang penting adalah kandungan hara tersedia (makro dan mikro), pH tanah, kandungan bahan organik, kapasitas tukkar kation, kadar bahan beracun, dll. Sedangkan faktor biologi yang penting adalah jumlah dan aktivitas organisme di dalam tanah. Tekstur adalah presentase komponen-komponen primer penyusun tanah yang berdasarkan klasifikasi USDA yang terdiri dari pasir, debu, dan liat. Warna merupakan sifat tanah yang paling mudah diamati yang memberikan gambaran tentang berbagai sifat tanah secara umum. Konsistensi adalah tanggapan tanah terhadap gaya dari luar pada berbagai kadar air (kering, lembab, atau basah). Pengambilan contoh tanah utuh adalah contoh tanah yang tidak tergangu akibat pengambilan sekecil apapun. Contoh tanah utuh untuk sifat fisik tanah. Pengambilan contoh tanah agregat adalah bongkahan tanah utuh yang diambil secara hati-hati. Contoh tanah agregat untuk analisis kemantapan agregat dan sifat tanah. Pengambilan tanah komposit adalah contoh tanah yang digunakan untuk analisis kimia. Pupuk adalah bahan yang mengandung suatu senyawa lebih dari 85% dari unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Infiltasi merupakan proses masuknya air ke dalam tanah secara vertikal. Sistem resapan biopori merupakan teknologi untuk meningkatkan resapan air dalam tanah melawan hambatan infiltasi akibat lapisan kedap di dalam tanah. Pengomposan merupakan proses dekomposisi bahan organik dalam keadaan aerobik yang dilakukan mikroorganisme. Peta merupakan gambaran umum unsur alam dan buatan dengan skala tertentu. Data tanah ditemukan dalam ilmu tanah adalah data lapang dan data laboratorium. Sifat morfologi tanah adalah sifat tanah yang dapat diamati dan dipelajari di lapangan. Tujuan Praktikum ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Untuk membekali pengetahuan tentang tanah dan mengamati berbagai proses terjadinya di dalam tanah dan proses-proses identifikasi sifat-sifat tanah.

Metode Tekstur, Warna, dan Konsistensi Praktikan diberi tanah Latosol Dramaga, Podsolik Dramaga, Andosol Sukamantri dan Regosol Ciomas. Tanah tersebut diberi sedikit air untuk menentukan tekstur dengan cara dirasakan atau dengan menggunakan segitiga tekstur. Tanah tersebut dilihat warnanya dengan menggunakan buku Munsell Soil Color Chart dalam keadaan kering dan lembab. Tanah diremas-remas untuk mengetahui konsistensinya dalam keadaan lembab. Pengenalan Pupuk Praktikan telah disediakan sebanyak 51 jenis pupuk. Pupuk tersebut diidentifikasi berdasarkan rumus kimia, bentuk, warna, unsur utama, dan unsur ikutan. Infiltrasi Lokasi pengukuran infiltasi ditentukan yang dapat mewakili kondisi lapang. Lokasi pengukuran ditempatkan pada daerah yang relatif datar. Tempat pengukuran dibersihkan dari benda atau serasah yang terdapat di atas permukaan tanah. Contoh tanah disekitar lokasi pengukuran diambil untuk pengukuran kadar air dan simpan dalam plastic untuk ditetapkan laboratorium. Silinder ditancapkan ke dalam tanah yang telah dibasahi terlebih dahulu sampai kedalaman kurang lebih 5 cm, dimulai dari ring yang berdiameter kecil kemudian pasang secara konsisten ring yang berdiametr besar. Penggaris berskala dipasang dalam ring yang berdiameter kecil. Alat pencatat waktu disiapkan. Kedua silinder diisi dengan air secara bersamaan sampai ketinggian 10-20 cm. Data dicatat dalam tabel. Pengenalan Peta Praktikan dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok diberi peta topografi daerah Bogor dan peta geologi dan tanah. Peta tersebut diidentifikasi berdasarkan koordinat, luas, informasi, lokasi dan kontur. Pengamatan Profil Tanah Profil tanah dilakukan dengan dua lokasi yaitu Dramaga dan Sukamantri. Tanah tersebut diidentifikasi berdasarkan horizon, kedalaman lapisan, batas horizon, warna, tekstur, struktur, konsistensi, dan perakaran.

HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Tekstur, warna, dan konsistensi merupakan hal yang diperlukan untuk mengidentifikasi tanah. Berikut ini data dari tekstur, warna, dan konsistensi tanah. Tabel 1. Tekstur, Warna, dan Konsistensi Tanah Tanah Warna Tekstur Konsistensi Notasi Tempat Latosol 5YR 3/3 Dramaga Lempung liat Lekat dan berpasir plastis Podsolik 7,5YR 4/4 Dramaga Lempung Agak lekat berdebu dan agak plastis Andosol 2,5Y 2,5/1 Sukamantri Lempung Tidak melekat berpasir dan tidak plastis Regosol 7,5Y 2,5/2 Ciomas Pasir Tidak melekat dan tidak plastis Tabel 2. Kelas Tekstur Pasir 50 30 47 15 28 15 Debu 20 30 20 50 20 49 Liat 30 40 33 35 52 36 Kelas Tekstur Lempung liat berpasir Liat Lempung liat berpasir Lempung liat berdebu Liat Lempung liat berdebu

Pupuk adalah bahan yang mengandung suatu senyawa lebih dari 85% dari unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Berikut ini adalah berbagai macam pupuk. Tabel 3. Pengenalan Pupuk No. Nama Rumus Kimia Bentuk Warna Bau Unsur Unsur Pupuk Utama Ikutan 1 Sulfur S Bubuk Kuning 2 NPK Granul N 3 Organik Bubuk Amino Acid 4 Cupri CuSO4 5H2O Kristal Biru 25% Sulfat Cu 5 Controlled Granul Kuning

6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21

Realease Fertilizer Ferro Sulfat Magnesium Oxide Kalsium Karbonat Kalsium Klorida SP36 PARP Boraks Kapur Tohor TSP Ex China Kieseriet Dolomit GM Nutra Zorb Paten Kali MgO TSP Triple Super Phosphate Plus Mangan Sulfat PARP 25% Controller Realeased (NPK) Pupuk Organik Granul Diamonium Fosfat

FeSO4 7H2O

Kristal Bubuk

Hijau tua Putih Putih Merah muda Abu-abu Coklat Putih Putih Hitam Krem Putih Abu-abu Abu-abu Putih Abu-abu Hijau

19% Fe 90% MgO 36% CaO 60% KCl 36% P2O5 5% Pospat Alam 1% B 90% CaO 29% MgO 30% CaO

CaCO3 KCl Ca(H2PO4)2

Bubuk Kristal Granul Bubuk

Na2B4O7 10H2O CaO

Kristal Bubuk Granul

MgSO4 XH2O (CaMg(CO3)2)

Granul Bubuk Bubuk

18% Mg

K2SO4 MgO Ca(H2PO4)2 Ca(H2PO4) ZnSO4 MnSO4 XH2O

Bubuk Bubuk Granul Granul

Mg 48% P2O5 48% P2O5 Mn 18,67% P2O5

1% Zn

22 23 24 25 26

Bubuk Bubuk Granul Granul

Putih Coklat Merah Hitam Putih

(NH4)2HPO4

Kristal

53% P2O5

21% N

27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51

NPK Grow KCI / MOP Gipsum Seng Sulfat Rock Phosphate (RP) Kapur Pertanian (Dolomit) Super Phosphate18 Super Phosphate 36 KAPTAN Kalsium Chlorida (Palsu) Fosfat Alam Natural GM Nutra Zorb ZA Merek AKP Urea Garam Inggris Gipsum Kapur Tohor RP Zeo Lith NPK Phoskaplus ZA Gipsum KCl / MOP Phonsko Bibit Main Nursery B

NPK CaSO4 2H2O ZnSO4 7H2O

Granul Kristal Bubuk Kristal Bubuk

Merah muda Merah Putih Hijau Coklat Putih Abu-abu Abu-abu Merah muda Merah Coklat Putih Putih Abu-abu Putih Putih Putih Putih Putih Abu-abu Merah Putih Putih Merah Merah Merah Keputihan

N 29% CaO 23% Zn 26% P2O5

CaMg(CO2)2 SP-18 Ca(H2PO4)2

Bubuk Granul Granul Granul

36% P2O5

KCl

Kristal Bubuk Bubuk Kristal

Co(HN2)2 MgSO4 7H2O

Kristal Kristal Bubuk Bubuk

46% N 16% MgO

P2O5

Bubuk Bubuk Granul Granul Bubuk Pasir Granul Granul

P2O5 P

CaSO4 2H2O LDC NPK Nurofert

CaO KCl N M

Infiltrasi merupakan proses masuknya air ke dalam tanah secara vertikal. Berikut ini adalah data hasil infiltrasi. Tabel 4. Infiltrasi t (menit) t (menit) h (cm) h (cm) Laju infiltrasi (cm/s) 1 1 8-7,7 0,3 0,3 2 1 7,7-7,6 0,1 0,1 3 1 7,6-7,45 0,15 0,15 4 1 7,45-7,3 0,15 0,15 5 1 7,3-7,2 0,1 0,1 6 1 7,2-7,1 0,1 0,1 7 1 7,1-7,0 0,1 0,1 8 1 7,0-6,9 0,1 0,1 9 1 6,9-6,8 0,1 0,1 Kurva Laju Infiltrasi Air

Peta merupakan gambaran umum unsur alam dan buatan dengan skala tertentu. Data tanah ditemukan dalam ilmu tanah adalah data lapang dan data laboratorium. Berikut ini adalah data peta dan data tanah. Tabel 5. Pengenalan Peta dan Data Tanah Jenis Peta Skala Fungsi Informasi Informasi Utama Tambahan Peta Rupa 1:10.000 Untuk Kontur/ titik Bangunan, Bumi menyajikan ketinggian, sekolah, obyek toponimi dan tempat permukaan batas beribadah, bumi administrasi kuburan islam, kantor desa, sawah, kebun dan ladang Peta Tematik a. Peta tanah 1: 250.000 Untuk Jenis tanah : mengetahui Podsolik penyebaran merah jenis- jenis tanah b. Peta geologi 1: 100.000 Untuk Formasi : Penyusun : mengetahui Formasi sediment; penyebaran Bojongmanik clastic; formasi medium; sand batuan Endapan:

sedimentationtransitionalsed Mulai umur: miosen Akhir Umur: Miosen Sifat morfologi tanah merupakan sifat tanah yang dapat diamati dan dipelajari di lapangan. Hasil pengamatan dari sifat morfologi tanah tersaji dalam bentuk tabel seperti dibawah ini. Tabel 6. Pengamatan Profil Tanah Cikabayan (Dramaga) Lokasi I Horison Simbol Kedalaman (cm) 0-30 30-58 58-83 83-100 >100
Lokasi II

Warna 5 YR 4/4 5 YR 3/4 5 YR 4/6 7,5 YR 5/4 7,5 YR 5/4

Tekstur Liat berpasir Lempung liat berdebu Liat Lempung liat berdebu Liat

Struktur

Konsistensi Perakaran (basah) Agak lekat Lekat Sangat lekat Sangat lekat Sangat lekat banyak sedang sedikit sedikit sedikit

Horison Simbol Kedalaman (cm) 0-29

Warna 7,5 YR 3/4

Tekstur Liat berdebu

Struktur

Konsistensi Perakaran (basah) Plastis Banyak akar halus, sedang dan kasar Banyak akar halus, sedang dan kasar Banyak akar

29-38

7,5 YR 3/4

Liat berdebu

Plastis

38-61

7,5 YR 3/4

Liat berdebu

Agak Plastis

61-82

7,5 YR 3/4

Liat berdebu

Plastis

82-104

7,5 YR 3/4

Lempung liat berdebu

Plastis

halus dan kasar, sedang akar sedang Banyak akar halus, sedang akar sedang, sedikit akar kasar Banyak akar halus dan sedang, sedang akar sedang

Sukamantri ( Bogor) Lokasi I

Horison Simbol Kedalaman (cm) 0-10/17

Warna 2,5 YR 2,5/1

Tekstur Lempung

Struktur

10/1717/27

2,5 YR 3/2

Lempung liat berdebu

17/2722/46

2,5 YR 3/1

Lempung

Konsistensi (basah)/ Perakaran (lembab) Agak lekat/ Banyak lepas akar halus, sedang dan kasar Tidak Sedang melekat/ akar gembur sedang dan kasar, banyak akar halus Tidak Sedikit melekat/ akar teguh halus dan sedang, banyak akar

22/4670/70

7,5 YR 2,5/3

Lempung liat berpasir

Sangat lekat/ teguh

kasar Banyak akar sedang dan kasar, sedikit akar halus

Lokasi II Horison Simbol Kedalaman (cm) 0-25

Warna 5 YR 25/1

Tekstur Lempung

Struktur

25-34/35

5 YR 2,5/1

Lempung

34/2546/66

7,5 YR 3/2

Lempung

46/66-86

7,5 YR 2,5/2

Lempung

Konsistensi (basah)/ Perakaran (lembab) Agak lekat/ Sedang gembur akar halus dan sedang, banyak akar kasar Agak lekat/ Banyak lepas akar halus dan kasar, sedikit akar sedang Lekat/ Sedikit gembur akar sedang dan kasar, banyak akar halus Agak lekat/ Sedikit lepas akar sedang dan kasar, sedang akar halus