Anda di halaman 1dari 8

REGIM TEMPERATUR

0oC 8oC 15oC 18oC 22oC


PERGILIK
o
<0
CRYIC CRYIC
Rerata 0o-8o Panas < 15oC
FRIGID FRIGID
Rerata 0o-8o Panas > 15oC
MESIK
8o-15o
THREMIC
15o-22o
TROPIK
> 18o
HIPERTERMIK
> 22o
o
Catatan : ISO = inisial didepan untuk perbedaan suhu kurang dari 15 C,
Sehingga ada Isofrigid, isomesik, isotermik, dan isohipertermik.

REGIM KELEMBABAN

K Jarang sering jenuh air, L


AQUIC reduksi, karatan,
kroma
E > 6 bulan ≤ 90 hari E
ARIDIC/
R TORRIC M
I < 90 hari B
Kumulatif Tahunan UDIC
N 90 - 180 hari A
Kumulatif Tahunan USTIC
G > 45 hari Mediteran Non ISO B
Panas XERIC > 45 hari
Curah Hujan > Curah Hujan >
Evapotranspirasi PERUDIC Evapotranspirasi
SULFIDIK

pantai, muara, sungai


S > 75 %
S < 3 x CaCO3

ALBIK GIPSIK SALIK

warna value : + gips CaSO4


> 4 (lembab) tinggi > 5 % + garam mudah larut tinggi
> 5 (kering) tebal > 15 cm tebal > 15 cm
PUCAT (A2)

PENCUCIAN PENIMBUNAN + kapur CaCO3 KALSIK


> 15 %
tebal > 15 cm

PEMADATAN
tipis <2-10 m Fe & Mn
memadas, perekat padat, karbon km-hitam,
SiO2, tidak mudah kedalaman < 50 cm,
hancur dan bobot jenis tinggi,
ditembus akar/air sangat keras
DURIPAN PLAGIK

+ gipsik mengeras + kalsik mengeras

PETROGIPSIK PETROKALSIK

kering, mudah pecah + seskuioksida Fe/Al tinggi


diremas, tidak lunak kurang humus rendah
jika direndam merah dengan bercak-bercak
kuning, abu-abu, putih

FRAGIPAN PETROPHLINTIT

+ Fe

PETROFERIK
SIFAT FISIKA SIFAT KIMIA

TEKSTUR PERMEABILITAS STRUKTUR BAHAN ORGANIK


BO.=1,724 x C-organik

Debu Pasir Liat Kriteria (mm/jam) Kriteria (mm) :


1. Cepat > 125 1. G. halus sekali < 1
2. Sedang-Cp 65-125 2. Granuler halus 1-2
Pasir Pasir Kasar 3. Sedang 20-65 3. G. sedang-kasar > 2
Sangat Halus 4. Lambat-Sd 5-20 4. Kubus,Pipih,Masif >10
5. Lambat-Lb Skl 1-5
6. Lambat Sekali < 1 Kriteria (%) :
1. Sangat rendah 0
2. Rendah 1
3. Sedang 2
4. Agak tinggi 3
5. Tinggi > 4

Debu + Pasir Debu + Pasir


Sangat Halus Sangat Halus
< 70% > 70 %

RUMUS - K GAMBAR
ERODIBILITAS NOMOGRAF
TANAH NILAI - K

KEDALAMAN ERODIBILITAS Kriteria :


TANAH TANAH 1. Sg. Rendah : 0,00 - 0,10
(D) (K) 2. Rendah : 0,11 - 0,20
3. Sedang : 0,21 - 0,32
4. Ag. Tinggi : 0,33 - 0,43
5. Tinggi : 0,44 - 0,55
Kriteria (ton/ha/th) : NILAI TOLERANSI EROSI 6. Sg. Tinggi : 0,56 - 0,64
1. Rendah < 10 T = 4 + 1,266 (10 D - K - 2)
2. Sedang 10 - 20
3. Agak Tinggi 20 - 25 1,14 -4
100 K = 2,1 M (10 )(12 - a) + 3,25(b-2) + 2,5(c - 3)
4. Tinggi > 25 M = (%Debu + Pasir Sangat Halus)(100 - %c) partikel
a = % bahan organik
b= kode struktur
K Metrik = 1,292 x K
c = kode permeabilitas tanah
Gambar . Perhitungan Nilai Erodibilitas Tanah dan Toleransi Erosi
TITIK LOKASI
SAMPEL TANAH

PROFIL TANAH
100 x 75 x 150 cm

Sidik Cepat Lapangan Analisa Laboratorium

Pengisian Blanko Profil Contoh Tanah Contoh Tanah


Terganggu Tak Terganggu
Sifat Fisika Sifat Kimia
Plastik Sampel Ring Sampel
1 kg Φ = 5 cm
1. Tekstur 1. Garam
2. Struktur 2. Pirit (FeS2)
3. Infiltrasi 3. Klorida (Cl)
4. Permeabilitas Analisa Laborat : Analisa Laborat :
4. Kalsium Karbonat (Ca CO3) 1. BJP (Bobot 1. BI (Bobot Isi)
5. Drainase 5. Kemasaman Tanah (pH)
6. Land Use Jenis Partikel) 2. Kadar Air
6. Sulfur (S) 2. Tekstur 3. Permeabilitas
7. Bentuk Lahan 7. Kapasitas Pertukaran Kation
8. Plastisitas 3. Kesuburan 4. PF (Tekanan
(KPK) 4. Stabilitas Atmosfer)
9.Konsistensi 8. Kejenuhan Basa (KB)
10. Karatan Agregat
9. Kalsium Sulfat (CaSO4)

PENETAPAN NAMA PENETAPAN NAMA TANAH


TANAH DI LAPANGAN DI LABORATORIUM

PENCIRI TANAH ORDO


SUB ORDO
Epipedon Endopedon
GREAT GROUP
REGIM
SUB GROUP
FAMILY
Kelembaban Temperatur
SESUAI TIDAK
SERIE
ATAU
Sifat Fisik :
TIDAK
1. Tekstur
2. Struktur YA
3. Konsistensi Penciri Khusus :
4. Karatan 1. Nama Lokasi NAMA TANAH
5. Dll 2. Spesifik Daerah DITETAPKAN
Gambar . Penetapan Nama Tanah dengan Sidik Cepat di Lapangan dan Analisa Laborat
80

IMOBILISASI

40 MINERALISASI

20

4 - 8 Minggu

Evaluasi CO2

J
Kadar NO3-
U
M
L
A
H

Kadar CO2

WAKTU

Gambar . Perubahan Kadar Nitrat Tanah Selama Proses Dekomposisi


Bahan Organik yang Berkadar Rendah
BIODATA BENY HARJADI
Data Diri :
Nama : Ir. Beny Harjadi, MSc.
Tempat/Tanggal Lahir: Surakarta, 17 Maret 1961
NIP/Karpeg : 19610317.199002.1.001/ E.896711
NPWP : 58.678.096.7-532.000
Pangkat/Golongan : Pembina / IVb
Jabatan : Peneliti Madya
Riwayat Pendidikan :
TK : TK Aisyiyah Premulung, Surakarta (1967)
SD : SD Negeri 94 Premulung, Surakarta (1973)
SMP : SMP Negeri IX Jegon Pajang, Surakarta (1976)
SMA : SMA Muhammadiyah I, Surakarta (1980)
S1 : IPB (Institut Pertanian Bogor), Jurusan Tanah/Fak.Pertanian,BOGOR (1987)
Kursus LRI (Land Resources Inventory) kerjasama dengan New Zealand selama 9 bulan
untuk Inventarisasi Sumber Daya Lahan (1992), INDONESIA-NEW ZEALAND
S2 : ENGREF (École Nationale du Génie Rural, des Eaux et des Forêst), Jurusan
Penginderaan Jauh Satelit/ Fak.Kehutanan, Montpellier, PERANCIS (1996)
PGD : Post Graduate Diplome Penginderaan Jauh, di IIRS (Indian Institute of Remote
Sensing) di danai dari CSSTEAP (Centre for Space Science & Technology Education
in Asia and The Pasific) Affiliated to the United Nations (UN/PBB : Perserikatan
Bangsa-Bangsa), Dehradun – INDIA (2005).
Riwayat Pekerjaan :
1. Staf Balai Teknologi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), Surakarta (1989).
2. Ajun Peneliti Madya Bidang Konservasi Tanah dan Air pada BTPDAS-WIB
(Balai Teknologi Pengelolaan DAS – Wilayah Indonesia Bagian Barat), 1998.
3. Peneliti Muda Bidang Konservasi Tanah dan Air pada BTPDAS-WIB (Balai
Teknologi Pengelolaan DAS – Wilayah Indonesia Bagian Barat), 2001.
4. Peneliti Madya Bidang Konservasi Tanah dan Air pada BP2TPDAS-IBB (Balai
Litbang Teknologi Pengelolaan DAS - Indonesia Bagian Barat), 2005.
5. Peneliti Madya Bidang Pedologi dan Penginderaan Jauh pada BPK (Balai
Penelitian Kehutanan) Solo, 2006
Riwayat Organisasi :
1. Menwa Mahawarman, Jawa Barat (1980 – 1985)
2. HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), (1980 – 1983)
3. Ketua ROHIS BP2TPDAS-IBB, 2 periode (2000-2006)
Penghargaan :
1. Satya Lancana Karya Satya 10 tahun, No. 064/TK/Tahun 2004
Alamat Penulis :
1. Kantor : BPK SOLO, d/a Jl.Ahmad Yani Pabelan, Po.Box.295, Surakarta. Jawa
Tengah, Telp/Fax : 0271–716709, 715969. E-mail: bpksolo@indo.net.id
2. Rumah : Perumahan Joho Baru, Jl.Gemak II, Blok T.10, Rt 04/ Rw VIII,
Kel.Joho, Sukoharjo, Jawa Tengah. Telp : 0271- 591268. HP : 081.22686657
E-mail : adbsolo@yahoo.com
: Pertambahan Hara
: Penyebaran/Siklus ATMOSFER
: Kehilangan Hara HILANG PANEN
Hilang Menguap

PUPUK TANAMAN HEWAN

BENTUK HARA LARUTAN TANAH BAHAN ORGANIK


MUDAH DIBEBASKAN

BENTUK HARA
SUKAR DIBEBASKAN JASAD RENIK

HILANG TERCUCI MINERAL

HILANG TEREROSI

Gambar . Bagan Siklus Hara di Dalam Tanah dan Lingkungannya


Hara Makro :
C. Karbon
SIFAT KIMIA TANAH H. Hidrogen
O. Oksigen
N. Natrium
P. Posfor
Masam KEMASAMAN TANAH Tanah Muda Mineralisasi HARA TANAH K. Kalium
pH < 7 pH H2O< KCl < S. Sulfur
Imobilisasi BAHAN ORGANIK
Netral T.Dewasa C/N < 10
Kemasaman Umur Hara Mikro :
pH = 7 PH H2O = KCl Ketersediaan : Fe. Ferrum
Mineralisasi 1. Sangat rendah Mn. Mangaan
Basa Tanah Tua = 2. Rendah Mo. Molibdenum
pH > 7 pH H2O>KCl Imobilisasi 3. Sedang Cn. Cuprum
C/N = 10-12 4. Tinggi B. Boron
5. Sangat tinggi Zn. Zenk
Hub.Tanah dan Tanaman Cl. Chlor
1. Pertukaran Ion (KPK) Mineralisasi Na. Natrium
Kriteria Lahan Marginal : 2. Larutan Tanah > Deret Lyotropi (mudah lepas) : Co. Cobalt
1. Sifat Fisika Jelek 3. Absorbsi Unsur Hara Imobilisasi Li>Na>K>NH4>Mg>Ca>Sr>Ba>H Va. Valadium
Si. Silikon
2. Sifat Kimia Beracun 4. Mobilitas Unsur Hara C/N > 12
3. Hara Tidak tersedia
4. Bahan Organik Mentah KESUBURAN Tersedia Kurang Tersedia Tidak Tersedia
5. Tanah tua (mineral tahan lapuk) TANAH pH Netral pH Masam/Basa Ekstrim Masam/Basa
6. Lahan Berbatu Keras
7. Solum Tanah Dangkal
8. Lereng Miring-Terjal Marginal Potensial Subur Kriteria Lahan Subur :
9. Bentuk Lahan Bukit/Gunung 1. Kebalikan Tanah Marginal
10. Erosi Berat 2. Kemasaman Tanah Netral
11. Lahan Miring Tak Berteras Kriteria Lahan Potensial : 3. Unsur Hara Makro dan
12. Lahan Terbuka/Bera 1. Hara cukup, tapi belum tersedia Mikro cukup Tersedia
13. Drainase dan Aerasi terganggu 2. Kondisi fisik lahan Kondusif 4. Sifat Fisik dan Kimia Tanah
14. Infiltrasi & Permeabilitas lambat 3. Sifat kimia tanah baik Baik Bagi Pertumbuhan
4. Topografi lahan datar
Gambar . Sifat Kimia Tanah Sebagai Faktor Penentu Potensi Kesuburan Lahan