USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG

A
DATA ORGANISASI PERUSAHAAN

A.1.

Latar Belakang Perusahaan 1. Umum CV. TRI MATRA DISAIN terbentuk dengan dilandasi sikap kerjasama dan keinginan mengembangkan diri bersama serta tanggungjawab profesi, dimana didalamnya tergabung beberapa sumber daya manusia dengan berbekal ilmu pengetahuan dan profesionalisme yang tinggi. CV. TRI MATRA DISAIN adalah badan usaha Jasa Konsultansi yang didirikan pada Tanggal 27 Januari 1992 di Denpasar - Bali dengan lingkup layanan Bidang Sipil, Arsitektur, Tata Lingkungan, Mekanikal dan Elektrikal. Disisi lain, CV. TRI MATRA DISAIN didirikan dengan tujuan untuk memberikan jangkauan pelayanan yang lebih luas di bidang jasa konsultansi serta mengantisipasi perkembangan pembangunan yang ada. Perkembangan dunia usaha jasa konsultasi yang sejalan dengan laju pembangunan bangsa dituntut adanya sumber daya manusia yang handal dengan profesionalisme tinggi dalam usaha peningkatan kualitas pembangunan. Meningkatnya profesionalisme telah mampu mengikuti perkembangan pembangunan, hal ini menyebabkan semakin meningkatnya mutu layanan yang diberikan dibidang jasa konsultasi. Dalam meningkatkan mutu pelayanan CV. TRI MATRA DISAIN didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam bidangnya masing-masing. Serta dalam hal penanganan berbagai masalah pekerjaan, CV. TRI MATRA DISAIN ada dalam posisi untuk mendapatkan
1

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG

solusi teknik terbaik dan pendekatan ekonomis untuk masing-masing penyelesaian permasalahan. CV. TRI MATRA DISAIN adalah badan usaha Jasa Konsultansi yang didirikan pada tanggal 20 April 1984 di Denpasar - Bali dengan lingkup layanan Bidang Sipil, Arsitektur, Tata Lingkungan, dan Mekanikal dan Elektrikal. Konsultan ini didirikan dengan tujuan untuk berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan pembangunan daerah dan nasional khususnya dalam memberikan pelayanan di bidang jasa konsultansi. 2. Data Administrasi Data – data administrasi yang akan kami presentasikan adalah bertujuan untuk memudah bagi pengguna jasa yang akan mempercayakan kepada kami untuk melaksanakan pekerjaan. Data Administrasi CV. TRI MATRA DISAIN adalah sebagai berikut : Nama Perusahaan Bentuk Badan Usaha Alamat Kantor Pusat Akte Pendirian Perusahaan : CV. TRI MATRA DISAIN : Perseroan Komanditer : Jalan Tunggul Ametung I/9 Denpasar Bali : No. 63 Tanggal 27 Januari 1992 Notaris Amir Sjarifudin, SH. Akte Perubahan : Nomor 39 Mei 2007 Notaris Ida Ayu Dwi Lestari, SH. NPWP Perusahaan Ijin Usaha Keanggotaan Profesi : No. 01.543.621.5-901.000 : IUJK No. 2203.1.91.92.01153 : INKINDO No. 5049/P/0057.BL (Anggota Penuh)
2

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG

Sertifikat Badan Usaha 3. Organisasi Perusahaan

: No. A008-2-BL71-000007

Untuk operasional perusahaan CV. TRI MATRA DISAIN dilakukan oleh beberapa pengurus perusahaan yang memiliki pengalaman manajemen dan pengalaman teknis yang di koordinir oleh seorang Direktur. A.2. Struktur Organisasi Perusahaan Struktur Organisasi Perusahaan CV. Tri Matra Disain seperti tergambar pada diagram berikut.

DIREKTUR

DIVISI
PERENCANAAN TEKNIK

DIVISI
PENGAWASAN TEKNIK

DIVISI
ADMINISTRASI

PROYEK

3

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG

B
DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN

B.1.

Pengalaman Perusahaan. Dalam perkembangan dunia usaha khususnya dalam bidang jasa konsultansi bersama ini pula kami prsentasikan jenis pekerjaan sejenis yang pernah ditangani sesuai dengan Bidang dan Sub Bidang Layanan yang dimiliki meliputi Bidang Sipil Sub Bidang Prasarana Keairan seperti Perencanaan dan Pengawasan Embung, Sistem Irigasi, Sarana dan Prasarana Penyediaan Air Baku, untuk bidang Teknik Lingkungan seperti penyusunan RIS Kabupaten Jembrana, AMDAL, UKL & UPL dan Perencanaan Kota dan Wilayah.

B.2.

Pengalaman dalam Jasa Inspeksi Teknis/Supervisi Bidang Sipil Keairan Bidang Sipil Sub Bidang Prasarana Keairan. Dalam bidang pengembangan dan

pengelolaan sumber daya air CV. TRI MATRA DISAIN telah berpengalaman

dalam perencanaan embung, bendung, sistem penyediaan air baku, jaringan irigasi,

pengamanan pantai dan pengendalian banjir dan bangunan air lainnya. Untuk pekerjaan Advisory RIS SPAM, CV. TRI MATRA DISAIN telah melaksanakan kegiatan sejenis pada tahun 2011 dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali, Satker Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Bali yaitu Konsultan Advisory Perencanaan Teknis dan RIS yang mencakup dua perencanaan RIS SPAM yaitu RIS SPAM Kabupaten Tabanan dan RIS SPAM Kabupaten Jembrana. Untuk perencanaan Embung untuk rencana penyediaan air baku, CV. TRI MATRA DISAIN telah melaksanakan kegiatan perencanaan dari Dinas
4

dengan lingkup pekerjaan yaitu survei topografi. Adapun lingkup kegiatan yang dilakukan meliputi survei inventarisasi kondisi eksisting jaringan. Desain Teknis Sarana Transportasi diantaranya : 5 . 2. investigasi geoteknik.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Pekerjaan Umum Kabupaten karangasem yaitu Perencanaan Embung Lean di Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem. perencanaan detail embung dan bangunan penunjang.I Manduang di Kabupaten Klungkung. • Desain Pengamanan Pantai di Nusa Penida • Survei Geolistrik untuk Pengembangan Air Tanah di Kabupaten Buleleng. TRI MATRA DISAIN juga telah berpengalaman dalam desain teknis dan jasa`survei sebagai berikut : 1. Perencanaan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi meliputi Perencanaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D. survei kelembagaan. Desain Teknis Pengembangan dan Pengelolaan Sumber Daya Air diantaranya : • Desain Sistem Penyediaan Air Bersih Telagawaja Di Kabupaten Karangasem. rencana biaya konstruksi dan penyusunan O & P. perencanaan detail bangunan dan jaringan irigasi dan penyusunan biaya konstruksi Pengalaman dibidang perencanaan pengamanan daerah pantai yang pernah dilaksanakan yaitu Studi Kelayakan Rehabilitasi Pantai Pengaman Pariwisata di Kabupaten Karangasem dari Pemerintah Kabupaten Karangasem. survei sosial ekonomi pertanian. Dalam Bidang Sipil CV. perencanaan pola tanam.

dan Geoteknik Geohidrologi diantaranya : • Survei Topografi Site untuk Pembangunan Sangrilla Hotel di Jimbaran – Bali. Landscape. Master Plan Utilitas Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung. Bidang Arsitektur Untuk Desain Teknik dan Supervisi Konstruksi Bidang Arsitektur. 3. Hotel. baik Arsitektur Gedung. • • Master Plan Pengembangan Pelabuhan Benoa. Jasa Survei Topografi. Interior dan Ekterior CV. • Survei Geolistrik Untuk Pengembangan Air Tanah di Kawasan Wisata Batuampar Kabupaten Buleleng. TRI MATRA DISAIN didukung oleh Arsitektur Tradisional Bali dan Arsitektur Modern dan telah menghasilkan beberapa desain Villa. • Kumara Sakti Hotel di Ubud – Gianyar. dan Gedung Kantor Instansi Pemerintah. diantaranya : • Desain Villa The Bale di Jimbaran – Bali. • Survei Geoteknik untuk Perencanaan Pondasi Gedung dan Bangunan Lainnya. dan Kabupaten Buleleng Provinsi Bali.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG • Detail Desain Ruas Jalan Kawasan Pedesaan di Kabupaten Karangasem. 6 .

TRI MATRA DISAIN telah memiliki pengalaman dalam penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Studi Penataan Kawasan. Swadarma Indotama Finance Denpasar . Disamping itu CV. TRI MATRA DISAIN telah menyelesaikan beberapa paket pekerjaan. Bersama ini kami lampirkan daftar pengalaman perusahaan untuk pekerjaan sejenis selama periode 10 ( Sepuluh ) tahun terakhir Khusus pengalaman dalam Bidang Tata Lingkungan 7 .Bali Dalam bidang Perencanaan Kota dan Wilayah CV. • Desain Interior Villa di Canggu – Bali. Dan pengalaman lainnya di bidang pengembangan dan pengelolaan sumber daya air yang telah banyak dilakukan dalam eksistinsinya di bidang jasa konsultan ditunjukkan pada bagian B mengenai uraian Pengalaman Perusahaan pada Data Teknis ini.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG • Review Desain Arsitektur dan Supervisi Konstruksi Cafe dan Restoran The Wave Inna Kuta Beach Hotel Kuta – Bali. • Desain Gedung Kantor PT.

) 8 MITRA KERJA 9 1 .Bidang Tata Lingkungan Kab. Satker Penataan Bangunan Dan Lingkungan Bali Pekerjaan Rencana Tindak Penataan Permukiman Tradisional/ Bersejarah Kabupaten Buleleng .00 446. Satker Penataan Bangunan Dan Lingkungan Bali .745.PPK Pembinaan Pelaksanaan Penataan Ruang Daerah II Fasilitasi Prakarsa Masyarakat Dan Peningkatan RTH Perkotaan . Karangasem .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR BIDANG TATA LINGKUNGAN NO.PPK Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Bali Kampanye Publik .000.00 - 3 .000.50 213.PPK Pembinaan Penataan Bangunan Dan Lingkungan.000.546.00 - 8 .Pemerinah Provinsi Bali Bidang Tata Ruang Dan Cipta Karya .00 335.Bidang Tata Lingkungan Provinsi Bali 31 Mei 2011 S/D 27 Okt 2011 19.00 - 7 Penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL) Kabupaten Gianyar .Pemerintah Provinsi Bali Dinas Pekerjaan Umum Perencanaan Pengamanan Mata Air Jehem Mata Air Tirta Bulan Dan Mata Air Tirta Rare di Kabupaten Bangli .PPK Pembinaan Penataan Bangunan Dan Lingkungan.00 - 4 .000. Gianyar 31 Mei 2011 S/D 26 Nop 2011 30. Karangasem 20 Juni 2011 S/D 1 Nop 2011 16.Bidang Tata Lingkungan Kab.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya . Gianyar 2 Agust 2011 S/D 29 Des 2011 12.357.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya . Bangli 1 Juli 2011 S/D 28 Oktober 2011 9.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .00 - 6 .Bidang Tata Lingkungan Provinsi Bali 11 Agustus 2011 S/D 8 Nop 2011 5.000.Bidang Tata Lingkungan Kodya Denpasar 19 Agust 2011 S/D 16 Des 2011 15.00 - 2 .Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali Penyusunan RTR Kawasan DAS Tukad Petanu .Bidang Tata Lingkungan Kab.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .00 479.Pemerintah Provinsi Bali Dinas Pekerjaan Umum Perencanaan Teknik Sistem Penyediaan Air Minum Telaga Waja Di Kec.000.745.00 - 5 .363.Bidang Tata Lingkungan Kab.50 112.00 96.00 96. Bebandem Kab.000.165.408. 1 PENGGUNA JASA / SUMBER DANA 2 NAMA PAKET PEKERJAAN 3 LINGKUP LAYANAN 4 LOKASI 5 PERIODE 6 ORANG BULAN (MM) 7 NILAI KONTRAK (Rp.

Bidang Tata Lingkungan Kab. Pengembangan Permukiman. Karangasem 25 Mei 2011 S/D 21 Okt 2011 10.000. .989.665.PPK Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air .50 184.000.Pejabat Pembuat Komitmen Perencanaan dan Program.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 8 .Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .00 372.000.706.00 167.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya . .00 - 9 Monitoring dan Evaluasi Tahunan Embung Seraya Timur dan Muntig di Kabupaten Karangasem .PPK Pembinaan Penataan Bangunan Dan Lingkungan.Bidang Tata Lingkungan Kab.00 - 10 Monitoring dan Evaluasi Garis Pantai dan Kinerja Bangunan Pengamanan Pantai di Kab.00 - 13 .00 - 9 .Departemen Pekerjaan Umum Dirjen SDA Balai Wilayah Sungai Bali-Penida . Tabanan 12 Mei 2011 S/D 18 Nop 2011 12.975.222. Buleleng 31 Mei 2011 S/D 27 Sept 2011 10.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Sumber Daya Air .00 - 15 Studi Pengembangan Pemanfaatan Mata Air Pulesai di Kabupaten Jembrana . Karangasem 23 Mei 2011 S/D 18 Nop 2011 14.665.350.Bidang Tata Lingkungan Kab.000.000.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .000.277.Bidang Tata Lingkungan Kab. Klungkung 25 Mei 2011 S/D 20 Nop 2011 9.00 - 14 .00 236. Satker Pengembangan Kawasan Permukiman Bali.Bidang Tata Lingkungan Provinsi Bali 24 Mei 2011 S/D 20 Nop 2011 22.00 236.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .50 236. Karangasem 20 April 2011 S/D 25 Juli 2011 16.PPK Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air .PPK Pembinaan Teknis. Jembrana 12 Mei 2011 S/D 8 Oktober 2011 20. Buleleng 12 Mei 2011 S/D 18 Nop 2011 11.00 - 12 .PPK Pengembangan Infrastruktur PLP Satker Pengembangan PLP Bali Pekerjaan Rencana Tindak Penataan RTH Kabupaten Buleleng .Departemen Pekerjaan Umum Dirjen SDA Balai Wilayah Sungai Bali-Penida .Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .Bidang Tata Lingkungan Kab. Klungkung . Satker Penataan Bangunan Dan Lingkungan Bali .00 668.975. Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai Bali-Penida .00 167.00 184.00 - 16 Perencanaan Teknis Manajemen Persampahan Kabupaten Karangasem .000.000.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .PPK Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Bali Konsultan Advisory Perencanaan Teknis dan RIS .000.2010 .Bidang Tata Lingkungan Kab.PPK Pengembangan Infrastruktur PLP Satker Pengembangan PLP Bali Penyusunan Rencana Tindak Penanganan Kawasan Permukiman Kumuh Perkotaan Kabupaten Tabanan.Bidang Tata Lingkungan Kab.00 - 11 Evaluasi Pemanfaatan Pembangunan Prasarana PLP .Bidang Tata Lingkungan Kab.PPK Pengembangan Infrastruktur PLP Satker Pengembangan PLP Bali Penyusunan Data Base PLP 2004 . Gianyar dan Kab.

Kementrian Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya .00 10 .Bidang Tata Lingkungan Kabupaten Badung 19 Juli 2010 s/d 16 Sept 2010 3.Pemerintah Prov. Badung selaku Pejabat Pengguna Anggaran Kegiatan Pemantauan Kualitas Lingkungan dengan Pek.863.900. Bali26 April 2010 s/d 24 Juli 2010 9.00 48.Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .000.999.00 20 Penyesuaian Kajian Teknis dan Draft Raperda RDTR Kecamatan Denpasar Timur . Pemeriksaan Kualitas Lingkungan .Bidang Inspeksi Teknis Kab. Prov.000.Pemerintah Kabupaten Badung Badan Lingkungan Hidup .Pemerintah Prov.PPK / PA Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng .Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya selaku Kuasa PA / Pengguna Barang DPU.00 97.00 244. Bali Badan Lingkungan Hidup .360.000.000.Bidang Tata Lingkungan Kota Denpasar 14 April 2011 S/D 19 Juni 2011 6. selaku PA/Pengguna Barang Penyusunan Status Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Buleleng .00 86.00 21 .435.967.000.000.Kepala Badan Lingkungan Hidup Kab. Badung 8 Juni 2010 s/d 4 Nopember 2010 14.Bidang Tata Lingkungan Kab. Bali .PPK Penataan Lingkungan Permukiman (PLP) Sakter Penataan Bangunan dan Lingkungan Bali Pemutakhiran/ Updating Data Sarana dan Prasarana Pendidikan .000.Bidang Tata Lingkungan Tersebar di Prov. Gianyar 19 April 2010 s/d 16 Agust 2010 13.PPK Kegiatan Pemutakhiran/ Updating Data Sarana dan Prasarana Pendidikan .Departemen Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya .000.00 - 19 .50 39.Bidang Tata Lingkungan Kota Denpasar 23 Agustus 2010 s/d 20 Nop.483.00 24 Konsultasi Publik Pengelolaan Sampah . 2010 7.000.00 23 Pemeriksaan Kualitas Lingkungan .Bidang Tata Lingkungan Kab.00 74.Kepala Bappeda Kota Denpasar.Pemerinah Kabupaten Buleleng Kantor Lingkungan Hidup .00 166.410.Bidang Tata Lingkungan Kab.00 22 Perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum IKK Abang Kabupaten Karangasem .600.PPK Pengembangan Infrastruktur PLP Satker Pengembangan PLP Bali UKL / UPL Normalisasi Alur Tukad Teba . Karangasem 16 Juni 2010 s/d 14 Oktober 2010 12.00 - 18 . Buleleng 5 Oktober 2010 s/d 3 Desember 2010 4.00 71.PPK Pengembangan Infrastruktur PLP Satker Pengembangan PLP Bali Perencanaan Teknis 3R Skala Kawasan di Sengkidu . Bali Dinas Pekerjaan Umum .Bidang Tata Lingkungan Kab.Pemerintah Kabupaten Badung Dinas Cipta Karya .00 25 Rencana Tindak Penanganan Lingkungan Terbuka Hijau Kabupaten Gianyar .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 17 .Pemerintah Kota Denpasar Badan Perencanaan Pembanguan Daerah . Karangasem 7 April 2011 S/D 15 Agustus 2011 8.50 171.Kegiatan Pengendalian Sampah .

Pemerintah Prov. Karangasem 08 September 2010 s/d 06 Desember 2010 10.Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya selaku Kuasa PA / Pengguna Barang DPU.00 97.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 26 .Pemerintah Kab.Kepala Bidang Pertambangan .000.Bidang Inspeksi Teknis Bidang Inspeksi Teknis Kawasan Kuta Kab. Karangasem .Bidang Inspeksi Teknis Kab.Bidang Inspeksi Teknis Kab.Bidang Inspeksi Teknis Kab.00 33 DED Sistem Drainase Kawasan Wisata Kuta .000.00 27 Penyusunan Rencana Rinci Tata Ruang Kawasan Besakih .00 34 Penyusunan DPPLH Pembangunan Sistem Air Baku Telagawaja Di Kabupaten Karangasem . Buleleng Kantor Lingkungan Hidup .Pemerintah Prov.000. Bali Dinas Pekerjaan Umum . Bali Dinas Pekerjaan Umum .Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya selaku Kuasa PA / Pengguna Barang DPU.505. Bali .Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Tabanan .903.50 284. Bali . Karangasem 11 Nop 2009 s/d 31 Desember 2009 11.Bidang Inspeksi Teknis Kab.000.893.Departemen Pekerjaan Umum Dirjen SDA Balai Wilayah Sungai Bali-Penida . Karangasem 1 Juni 2009 s/d 29 Okt 2009 17. Karangasem 9 Juli 2009 s/d 6 Oktober 2009 93. Bali Dinas Pekerjaan Umum .000.00 29 Perencanaan Air Minum IKK Manggis di Kab.000.000.Pemerintah Prov. Prov. Badung 7 Juli 2009 s/d 6 Oktober 2009 14.00 11 . Sidemen Kab.Bidang Inspeksi Teknis Kab.927. Prov.PPK/Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng .000. Prov.500.PPK Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pemanfaatan Ruang di Kabupaten Badung .234.00 283. Bali Dinas Pekerjaan Umum . Duda Timur dan Kec.Bidang Inspeksi Teknis Kab.40 87.PPK Pengembangan Infrastruktur Metropolitan .000. Tabanan Kantor Lingkungan Hidup . Karangasem .Pemerintah Prov. Buleleng 3 September 2009 s/d 1 Desember 2009 7.00 31 Penyusunan Status Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Buleleng .00 30 Penyusunan Laporan Status Lingkungan Hidup Daerah .Pemerintah Kab.00 34.497. Karangasem .Bidang Tata Lingkungan Kab.000.Bidang Tata Lingkungan Kabupaten Badung 14 April 2010 s/d 12 Juli 2010 7.PPK Perencanaan dan Program Pemantauan Kawasan Suci Kabupaten Badung .Pemerintah Kabupaten Badung Dinas Cipta Karya .00 32 Penyusunan Statistik Pertambangan Batuan di Kab.00 28 Perencanaan Air Minum Desa Duda. Bali .90 291.Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya selaku Kuasa PA / Pengguna Barang DPU. Tabanan 19 Oktober 2009 s/d 17 Desember 2009 9.459. Karangasem 11 Nop 2009 s/d 31 Desember 2009 15.Departemen Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya .30 341.50 74.

Bali . Buleleng 24 April 2009 s/d 22 Juli 2009 6.914.716.Pemerintah Kab.Direktorat PBL .00 120.Bidang Inspeksi Teknis Kabupaten Badung 20 Februari 2009 s/d 21 Mei 2009 5. 2009 13. Karangasem 11 Pebruari 2009 s/d 11 April 2009 3.UPT Balai Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Bali Utara Survey Kondisi Sungai-sungai Potensial di Kawasan Bali Utara .00 42 DED Teknik Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai Lembongan . Karangasem Dinas Pekerjaan Umum . Karangasem / Pengguna Anggaran Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Klungkung Penyusunan Desain Kawasan Sepanjang Tukad Badung Kota Denpasar .00 30.00 38 Pembuatan Ded Sistem Distribusi Air Bersih Telaga Waja Penyusunan Database Kegiatan Keciptakaryaan .00 41 DED Perencanaan Jaringan Air Bersih / Air Minum di Kecamatan Selat dan Sidemen .Departemen Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya .Pemerintah Prov.Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kab.350. Manggis dan Abang .50 39.Pemerintah Kab.Dep.Bidang Inspeksi Teknis Kab. Karangasem 2 April 2009 s/d 3 Juni 2009 13.00 36 Review Desain Teknis Rehabilitasi Tanggul Pengaman Pantai Jungut Batu .000. Karangasem Dinas Pekerjaan Umum .Bidang Inspeksi Teknis Kab.660.PPK Pembinaan Teknis Bangunan Gedung (PTBG) Satker Penataan Bangunan dan Lingkungan Bali .Bidang Inspeksi Teknis di Kawasan Bali Utara 10 Nopember 2008 s/d 24 Des 2008 4. Klungkung 11 Nopember 2008 s/d 10 Des 2008 10. Bali Dinas Pekerjaan Umum .Bidang Tata Lingkungan Kota Denpasar dan Bidang Inspeksi Teknis 11 Mei 2009 s/d 7 Sept.00 211.000. Prov.524.Pemerintah Kabupaten Badung Dinas Cipta Karya .000. Klungkung 28 April 2009 s/d 27 Mei 2009 4. Pekerjaan Umum .Bidang Inspeksi Teknis Kab.Kepala Dinas Pekerjaan Umum Selaku Pejabat Pembuat Komitmen .000.806.Pemerintah Prov.00 37 Perencanaan Penyediaan Air Baku Sanggalangit di Kab.395.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 35 .Bidang Inspeksi Teknis Kab.Kepala Bidang Sumber Daya Air selaku Kuasa PA /Kuasa Pengguna Barang DPU.20 225.000.000.336.00 43 .00 29. Karangasem / Pengguna Anggaran .420. Buleleng . Karangasem 12 Pebruari 2009 s/d 12 Maret 2009 5.Bidang Inspeksi Teknis Kab.Bidang Inspeksi Teknis Kab.Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kab.00 12 .000.000.Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Badung .00 40 Perencanaan Teknis Kegiatan Perbaikan Irigasi Subak di Kec.50 88. Bali Dinas Pekerjaan Umum .00 39 .000.Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Klungkung .00 34.00 44.

PPK Pengembangan Infrastruktur Persampahan dan Sanitasi SARBAGITA Penyusunan Neraca DSDP . Buleleng . Buleleng 23 Juni 2008 s/d 21 Okt. Bali Dinas Pekerjaan Umum .00 46. Karangasem .000. Pemb.50 93. 2008 13.227. Bali Badan Lingkungan Hidup .000. 2008 12. Tabanan.01.Kuasa Pengguna Anggaran/Pengguna Barang DPU.00 49 .Pemerintah Kab.Satker Pengembangan penyehatan Lingk Permukiman Bali .PPK Perencanaan dan Program .000.PPK Perencanaan dan Program .90 95.Bidang Inspeksi Teknis dan Bidang Inspeksi Teknis 28 Agustus 2008 s/d 6 Okt 2009 3.00 52 Iventarisasi Kerusakan dan Bangunan Pengaman Pantai Serta Teknis Pengamanan Abrasi Pantai di Prov. Pekerjaan Umum Dirjen SDA Balai Wilayah Sungai Bali-Penida . Bali DED Pilot Project Composting Bangli .900. Provinsi Bali .806. Bali Badan Perenc.Bidang Inspeksi Teknis Kab.000.582. Kab.00 53 .16 di Kab.50 174.01.Bidang Inspeksi Teknis 28 Agustus 2008 s/d 11 Nop. Karangasem 14 Mei 2008 s/d 24 Agustus 2008 8.000.000.718.15 & 03.060.000. Buleleng Kantor Lingkungan Hidup .Dep.283.865. Bali Pemantuan pemanfaatan ruang kawasan strategis Kota Denpasar.(BLH) . Kab. Bali (tersebar) 16 Juni 2008 s/d 12 Nop 2008 20. Buleleng 4 Agustus 2008 s/d 2 Oktober 2008 125.50 19.Bidang Inspeksi Teknis Kab.Pemerintah Prov.Departemen Pekerjaan Umum . Badung 23 Mei 2008 s/d 19 Sept 2008 7.00 13 . Pekerjaan Umum Dirjen SDA Balai Wilayah Sungai Bali-Penida .Bidang Inspeksi Teknis Kawasan SARBAGITA 9 September 2008 s/d 7 Desember 2008 3. Badung . Tabanan. 2008 5.000. Badung 21 Juli 2008 s/d 22 Sept 2008 6.Pemerintah Provinsi Bali Dinas Pekerjaan Umum . Bangli .Bidang Inspeksi Teknis dan Inspeksi Teknis Prov.00 51 Studi Evaluasi Sistem Penyedian Air Baku Mata Air Pejarakan di Kab.Kepala Bidang Pertambangan .000.Bidang Inspeksi Teknis Kawasan Kuta dan Bidang Inspeksi Teknis Kab.000.50 93.420.00 238.Pemerintah Prov.00 54 Monitoring Perkembangan DAS SUB SWS 03.00 50 Studi Identifikasi dan Detail Desain Pompa Hidrant di Kabupaten Buleleng .Bidang Inspeksi Teknis Kab.Pemerintah Prov.000. Kab.00 47 Pembuatan DED Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kab.Pemerintah Prov.Departemen Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya . Bangli 28 Agustus 2008 s/d 25 Nop.00 173.050.Bidang Inspeksi Teknis Kab. 2008 14.00 48 Penyusunan Status Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Buleleng Outline Plan Drainase Kawasan Kuta .Bidang Inspeksi Teknis Kab.00 46 Penyusunan Buku Konsep Taman Bali/ Bali Menuju pulau Taman .00 45 .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 44 .797.Dirjen Cipta Karya Satker Pengembangan Persampahandan Sanitasi Sarbagita . Buleleng 24 Juni 2008 s/d 22 Okt. Bali Dinas Pekerjaan Umum . Kab.Bidang Tata Lingkungan Denpasar.Dep.Departemen Pekerjaan Umum .00 172.00 86.

Pemerintah Kab.Kepala Satuan Kerja Sementara Proyek Penyediaan Air Baku Bali Pemuktahiran Sistem Informasi Tata Ruang di Kab.50 84.00 47. Bangli 30 April 2008 s/d 27 Agst 2008 91.321. Bali Dinas Pekerjaan Umum Membuat Petunjuk O&P Untuk D.465. Cai .Bidang Inspeksi Teknis Kab.00 65 Studi Identifikasi Pra Desain Embung Daerah Kritis Air Kabupaten Buleleng .00 58 Penyusunan DED Infrastruktur Pulau Kecil dan Kawasan Perdesaan Tertinggal di Nusa Penida Kabupaten Klungkung . Gianyar .00 59 Penyusunan UKL dan UPL Trashrack Tukad Loloan .Bidang Inspeksi Teknis Kab.00 64 .355. Bali (Bapedalda) Prov.Dirjen Cipta Karya Satker PengebanganPersampahan dan Sanitasi Sarbagita .000. Klungkung 14 April 2008 s/d 12 Juli 2008 5.50 59.762.00 61 .Kepala Dinas Pekerjaan Umum / Pengguna Anggaran . Karangasem .714. Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya .00 46.000.00 47.50 59.Dep.190.Bidang Inspeksi Teknis Kab. Badung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah .500.Bidang Inspeksi Teknis Kab. Pekerjaan Umum Dirjen Sumber Daya Air .000. Karangasem Dinas Pekerjaan Umum Kab.Dinas Pekerjaan Umum Kab./Kota Prov.Pemerintah Kabupaten Klungkung Dinas Pekerjaan Umum .000. Bali .457. Karangasem Dinas Pekerjaan Umum Kab.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 55 .Pemerintah Prov. Badung 28 April 2008 s/d 28 Agust 2008 8. 2007 4.00 48.Bidang Inspeksi Teknis Kab. Cengcengan Kab.I. 2007 6.000.50 75.00 62 .582. Rehabilitasi Pantai Penunjang Pariwisata Perencanaan 1 Unit Embung Dusun Lean Desa Bunutan Kecamatan Abang Perencanaan Teknis Rehabilitasi Bendung dan Jaringan Irigasi DI.000.00 57 . Bali Kajian Penuruan Muka Air Danau Batur .00 63 .Pemerintah Prov.00 14 . Bali Kab. Karangasem 7 Nopember 2007 s/d 14 Des.Bidang Inspeksi Teknis 9 Kab. Bali (Bapedalda) Prov.Pemerintah Prov.00 93.000.411.000.Bidang Inspeksi Teknis 7 Nopember 2007 s/d 17 Des.596.00 60 Penyusunan Kajian Peraturan Gubenur Tentang Lokasi Pembuangan Limbah FS. .250.000.Bidang Inspeksi Teknis Kab.Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman Bali/PPK Pengembangan Kawasan Permukiman Perdesaan. Karangasem 3 April 2008 s/d 25 Nop.Bidang Inspeksi Teknis Kab.Dep. Karangasem 27 Juli 2006 s/d 12 Oktober 2006 4. Karangasem 7 Nopember 2007 s/d 16 Des 2007 8.Bidang Inspeksi Teknis Kota Denpasar 7 April 2008 s/d 6 Mei 2008 7.00 56 .50 89. Perbaikan Lingkungan Permukiman di Kabupaten Karangasem FS.Bidang Inspeksi Teknis Kab Gianyar 9 Mei 2008 s/d 6 Agustus 2008 9. Badung .000. 2008 9. Buleleng 18 Juni 2005 s/d 20 Oktober 2005 6.

15 . Tri Matra Disain untuk pekerjaan sejenis selama periode 10 ( Sepuluh ) tahun terakhir.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG C URAIAN PENGALAMAN PERUSAHAAN Berdasarkan daftar pengalaman kerja pada Bab sebelumnya. maka kami lampirkan uraian pengalaman kerja dari CV.

PENGGUNA JASA 2. - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. 1.350. dst.03.00 3.Hukum .Teknik Sipil . KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : PPK Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Bali : Konsultan Advisory Perencanaan Teknis dan RIS : Konsultan Advisory Perencanaan Teknis dan RIS : Kab.Ekonomi JUMLAH Jumlah Orang Bulan 4. Tri Matra Disain 1.Orang Bulan : 4 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. Karangasem : Rp372.00 14.000 : KU.00 16 .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.00 3. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. NAMA PEKERJAAN 3. 2.08/PKPAM-TMD/120 tanggal 23 Mei 2011 : 23 Mei 2011 s/d 18 Nopember 2011 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . 1 2 3 4 Team Leader Ahli Air Minum Ahli Kelembagaan Ahli Keuangan Posisi Keahlian .00 4. 3.Teknik Sipil / Pengairan/Penyehatan .

00 3.Teknik Sipil .Teknik Geodesi . 1.Teknik Elektro .475. Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai Bali-Penida : Studi Pengembangan Pemanfaatan Mata Air Pulesai di Kabupaten Jembrana : Studi Pengembangan Pemanfaatan Mata Air Pulesai di Kabupaten Jembrana : Kab.50 4.Teknik Penyehatan .000 : HK.00 2. NAMA PEKERJAAN 3.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. 3.Teknik Sipil JUMLAH Jumlah Orang Bulan 5.00 2.50 17 . Tri Matra Disain 1. 1 2 3 4 5 6 Team Leader Ahli Disain/Struktur Ahli Hidrologi/Hidrolika Ahli Mekanikal dan Elektrikal Ahli Geodesi Ahli Cost Estimator Posisi Keahlian .03/BWS-BP/PPR/09 tanggal 12 Mei 2011 : 12 Mei 2011 s/d 8 Oktober 2011 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .00 20. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pejabat Pembuat Komitmen Perencanaan dan Program. dst.Teknik Sipil / Pengairan/Penyehatan .02. 2.00 4. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. PENGGUNA JASA 2. Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. Jembrana : Rp332.Orang Bulan : 6 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.

Orang Bulan : 5 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.1/3518/DPU tanggal 20 Juni 2011 : 20 Juni 2011 s/d 1 Nopember 2011 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .50 3.Teknik Geodesi .Teknik Sipil JUMLAH Jumlah Orang Bulan 4. Bebandem : Kab. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Provinsi Bali Dinas Pekerjaan Umum : Perencanaan Teknik Sistem Penyediaan Air Minum Telaga Waja Di Kec.Teknik Sipil / Lingkungan .50 2. Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. dst. PENGGUNA JASA 2.50 3. 1 2 3 4 5 Posisi Team Leader/Teknik Lingk.50 2. Ahli Struktur/Sipil Konstruksi Ahli Teknik Lingkungan Ahli Pemetaan / Teknik Geodesi Ahli Cost Estimate Keahlian . LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. Karangasem : Kab. 2. 1.50 18 . Karangasem : Rp96. Tri Matra Disain 1. Bebandem Kab. 3.50 16.745. Karangasem Perencanaan Teknik Sistem Penyediaan Air Minum Telaga Waja Di Kec.000 : 602.Teknik Lingkungan .Teknik Sipil . NAMA PEKERJAAN 3.

50 19 .Teknik Penyehatan . dst. 1.50 JUMLAH 9.Teknik Sipil / Pengairan/Penyehatan .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. 1 2 3 4 Team Leader Ahli Disain/Struktur Ahli Lingkungan Ahli Sosiologi Posisi Keahlian . 3. PENGGUNA JASA 2.Teknik Geodesi Jumlah Orang Bulan 4.Teknik Sipil .1/2956/DPU tanggal 1 Juli 2011 : 1 Juli 2011 s/d 28 Oktober 2011 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . Tri Matra Disain 1. Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.Orang Bulan : 4 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.00 1.546.00 1. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Provinsi Bali Dinas Pekerjaan Umum : Perencanaan Pengamanan Mata Air Jehem Mata Air Tirta Bulan Dan Mata Air Tirta Rare di Kabupaten Bangli Perencanaan Pengamanan Mata Air Jehem Mata Air Tirta Bulan Dan Mata Air Tirta : Rare di Kabupaten Bangli : Kab. NAMA PEKERJAAN 3.00 3. Bangli : Rp112. 2.000 : 602.

1 2 Posisi Team Leader/Teknik Lingk. PENGGUNA JASA 2. 3.00 JUMLAH 5. 2.00 2. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pejabat Pembuat Komitmen Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Bali : Kampanye Publik : Kampanye Publik : Provinsi Bali : Rp96. NAMA PEKERJAAN 3.Orang Bulan : 2 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.1/5828/DPU tanggal 11 Agustus 2011 : 11 Agustus 2011 s/d 8 Nopember 2011 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . dst.Geografi Jumlah Orang Bulan 3. Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.Teknik Sipil / Pengairan/Lingkungan . 1. Tri Matra Disain 1.00 20 .000 : 602. Ahli Disain Grafis Keahlian .745.

Orang Bulan : 9 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.00 3.00 2.00 4.000 : KU.00 4.00 4.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.Teknik Elektro .00 21 .00 4.08.08/PIPLPM-TMD/11. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : PPK Pengembangan Infrastruktur PLP Metropolitan Satker Pengembangan PLP Bali : Evaluasi Pemanfaatan Pembangunan Prasarana PLP : Evaluasi Pemanfaatan Pembangunan Prasarana PLP : Kab.00 JUMLAH 22.00 2.Teknik Lingkungan . Ahli Air Limbah-2.Teknik Sipil . PENGGUNA JASA 2. Tri Matra Disain 1.Teknik Lingkungan . 2. Klungkung : Rp668.Hukum .Teknik Sipil . 1. dst.Teknik Sipil Jumlah Orang Bulan 6.00 4.18 tanggal 24 Mei 2011 : 24 Mei 2011 s/d 20 Nop 2011 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. Ahli Mekanikal Elektrikal Ahli Kelembagaan Ahli Estimasi Biaya Posisi Keahlian .Teknik Lingkungan . 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Team Leader Ahli Penglolaan Sampah Ahli Struktur Bangunan Ahli Teknik Drainase Ahli Air Limbah-1. Gianyar dan Kab.222.Teknik Lingkungan . NAMA PEKERJAAN 3. 3.

Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai Bali-Penida Monitoring dan Evaluasi Tahunan Embung Seraya Timur dan Muntig di Kabupaten Karangasem Monitoring dan Evaluasi Tahunan Embung Seraya Timur dan Muntig di Kabupaten : Karangasem : Kab. 1.Teknik Sipil .000 : HK. dst.00 3. 3. NAMA PEKERJAAN 3.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. Karangasem : Rp184. Tri Matra Disain 1.02. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : : Pejabat Pembuat Komitmen Perencanaan dan Program. Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.706.00 2.50 22 . LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. 1 2 3 Team Leader Ahli Dam Ahli Operasi dan Pemeliharaan Posisi Keahlian . PENGGUNA JASA 2.Teknik Sipil / Pengairan .Teknik Sipil Jumlah Orang Bulan 5.03/BWS-BP/OP/06 tanggal 25 Mei 2011 : 25 Mei 2011 s/d 21 Oktober 2011 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .50 JUMLAH 10.Orang Bulan : 3 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. 2.

00 1. Bali : Perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum IKK Abang Kabupaten Karangasem : Perencanaan Sistem Penyediaan Air Minum IKK Abang Kabupaten Karangasem : Kabupaten Karangasem : Rp166. 3. Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.00 23 . Dinas Pekerjaan Umum. Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya selaku Kuasa PA / Pengguna Barang DPU. 1 2 3 4 5 Posisi Team Leader/Teknik Penyehatan Lingk. Ahli Struktur/Sipil Konstruksi Ahli Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Pemetaan/Teknik Geodesi Ahli Cos Estimator Keahlian . Tri Matra Disain 1.00 2.Teknik Sipil . KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Prov. 2. dst. PENGGUNA JASA 2.863.00 2.00 12.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. NAMA PEKERJAAN 3.00 3.000 : 602.Teknik Sipil JUMLAH Jumlah Orang Bulan 4.Teknik Sipil / Pengairan/Penyehatan .Orang Bulan : 5 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. Prov. 1.Teknik Geodesi .Teknik Penyehatan .1/3609/DPU tanggal 16 Juni 2010 : 16 Juni 2010 s/d 14 Oktober 2010 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . Bali. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.

Teknik Sipil . Ahli Struktur/Sipil Konstruksi Ahli Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Pemetaan/Geodesi Ahli ME/Teknik Mesin Ahli Geoteknik/Teknik Sipil/Geologi Ahli Cos Estimator Keahlian . Karangasem Perencanaan Air Minum Desa Duda. Sidemen Kab.70 1.Teknik Sipil Jumlah Orang Bulan 1. 1 2 3 4 5 6 7 Posisi Team Leader/Teknik Penyehatan Lingk. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.Orang Bulan : 7 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. 1. Karangasem : Kabupaten Karangasem : Rp291.70 1.Teknik Penyehatan Lingkungan .31 Des 2009 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .70 1.70 1. Sidemen Kab. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : : : Pemerintah Prov.90 24 .70 JUMLAH 11. 2.Teknik Lingkungan/Teknik Penyehatan . Duda Timur dan Kec.70 1.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. dst. Tanggal 11 Nopember 2009 : 11 Nov 2009 . Nama Perusahaan TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. NAMA PEKERJAAN 3. Dinas Pekerjaan Umum.1/8734/DPU.70 1.000 : 620.Teknik Mesin . Duda Timur dan Kec. Bali Perencanaan Air Minum Desa Duda. Prov. Tri Matra Disain 1. Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya selaku Kuasa PA / Pengguna Barang DPU. 3. Bali.Teknik Geodesi .000. PENGGUNA JASA 2.Teknik Sipil / Geologi .

3.3 Ahli Pemetaan/Teknik Geodesi Ahli ME/Teknik Mesin Ahli Geoteknik/Teknik Sipil/Geologi Ahli Cos Estimator Keahlian .Teknik Sipil . 1.Teknik Penyehatan . tanggal 11 Nopember 2009 : 11 Nov 2009 .Teknik Sipil JUMLAH Jumlah Orang Bulan 1.70 1.70 1.1/8731/DPU.1 Ahli Teknik Penyehatan Lingkungan .70 1. Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya selaku Kuasa PA / Pengguna Barang DPU.Orang Bulan : 9 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. NAMA PEKERJAAN 3.Teknik Geodesi . Prov. Dinas Pekerjaan Umum. 2.30 25 . Bali. Karangasem : Kabupaten Karangasem : Rp341.31 Des 2009 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .Teknik Sipil / Pengairan/Penyehatan .70 1. Karangasem : Perencanaan Air Minum IKK Manggis di Kab.70 1. Tri Matra Disain 1. - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Posisi Team Leader/Teknik Penyehatan Lingk.2 Ahli Teknik Penyehatan Lingkungan .70 1. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Prov.70 1. dst.70 1. Bali : Perencanaan Air Minum IKK Manggis di Kab.Teknik Penyehatan .Teknik Penyehatan .Teknik Sipil .70 15.Teknik Mesin . Ahli Struktur/Sipil Konstruksi Ahli Teknik Penyehatan Lingkungan .000 : 602.000. PENGGUNA JASA 2.

00 1.Badung : Rp283. Aulity Test Ass.Teknik Sipil / Pengairan .Orang Bulan : 6 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 7 Juli 2009 S/D 6 Oktober 2009 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.PPK Pengembangan Infrastruktur Metropolitan DED Sistem Drainase Kawasan Wisata Kuta DED Sistem Drainase Kawasan Wisata Kuta : Kawasan Kuta .00 1.00 14.Teknik Sipil / Pengairan . Ahli Muda Pengukuran / Geodesi Ass.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.00 3.09 : : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . Ahli Muda Gambar Ass. 1 2 3 4 5 6 Posisi Team Leader/Ahli Lingkungan Ahli Teknik Drainase Ahli Geodesi / Pemetaan Ahli Struktur Bangunan Ahli Mekanika Tanah / Geologi Teknik Ahli Estimasi Biaya Keahlian .Teknik Sipil .Teknik Sipil .00 2. Ahli Muda Bor Master Jumlah Orang Bulan 3. PENGGUNA JASA 2. dst.08/PPLP.I Muda Lab.00 1. Nama Perusahaan TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.459. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.00 2. 2. Tri Matra Disain 1.Teknik Sipil Jumlah ASSISTEN AHLI 1 2 3 4 Ass.08. Ahl.00 2.00 2.00 4x2 3.000 : Ku. M-TMD/08. 1.Teknik Geodesi . NAMA PEKERJAAN 3.00 26 . KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : : : Departemen Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya . 3.

Teknik Sipil . 2. Tri Matra Disain 1.336. - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. NAMA PEKERJAAN 3.00 1.1/CV. PENGGUNA JASA 2.00 : 602. 3.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.Teknik Sipil Jumlah Orang Bulan 1.2009 tanggal 28 April 2009 : 28 April 2009 s/d 27 Mei 2009 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .Teknik Sipil /Pengairan . Dinas Pekerjaan Umum : Review Desain Teknis Rehabilitasi Tanggul Pengaman Pantai Jungutbatu : Review Desain Teknis Rehabilitasi Tanggul Pengaman Pantai Jungutbatu : Kabupaten Klungkung : Rp30. 1 2 3 4 Team Leader Ahli Disain / Struktur Ahli Geodesi Ahli Estimasi Biaya Posisi Keahlian .Orang Bulan : 4 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.00 JUMLAH 4. TMD/IV.00 1.1/940/DPUK-AIR dan 28. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Kabupaten Klungkung.00 1.Teknik Geodesi .00 27 . 1. dst.000.

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

CV. Tri Matra Disain

1. PENGGUNA JASA 2. NAMA PEKERJAAN 3. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI

:

Pemerintah Prov. Bali Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Bidang Sumber Daya Air selaku Kuasa PA /Kuasa Pengguna Barang DPU. Prov. Bali

: Perencanaan Penyediaan Air Baku Sanggalangit di Kab. Buleleng : Perencanaan Penyediaan Air Baku Sanggalangit di Kab. Buleleng : Kabupaten Buleleng : Rp88.716.000 : 602.1/1693/DPU dan 24/CV-TMD/IV/2009, Tanggal 24 April 2009 : 24 April 2009 - 22 Juli 2009 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : - Orang Bulan : 3 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli

10 PERUSAHAAN MITRA KERJA

Tenaga Ahli Asing Orang Bulan

Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan

No. 1. 2. 3. dst. -

Nama Perusahaan -

TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. 1 2 3 Team Leader Ahli Hidrolika Ahli Desain / Struktur Posisi - Teknik Sipil - Teknik Sipil / Pengairan - Teknik Sipil Keahlian Jumlah Orang Bulan 3,00 2,00 1,50

JUMLAH

6,50

28

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

CV. Tri Matra Disain

1. PENGGUNA JASA 2. NAMA PEKERJAAN 3. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI

: : :

Pemerintah Prov. Bali, Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Bidang Tata Ruang dan Cipta Karya selaku Kuasa PA / Pengguna Barang DPU. Prov. Bali Pembuatan DED Sistem Distribusi Air Bersih Telaga Waja Pembuatan DED Sistem Distribusi Air Bersih Telaga Waja

: Kabupaten Karangasem : RP. 225.420.000,00 : 602.1 / 1837 / DPU : 2 April 2009 - 3 Juni 2009 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : - Orang Bulan : 7 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli

10 PERUSAHAAN MITRA KERJA

Tenaga Ahli Asing Orang Bulan

Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan

No. 1. 2. 3. dst.

Nama Perusahaan

TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. 1 2 3 4 5 6 7 Posisi Team Leader/Teknik Penyehatan Lingk. Ahli Konstruksi/Sipil Konstruksi Ahli Teknik Hidrologi/Sipil Hidro Ahli Pemetaan/Teknik Geodesi Ahli ME/Teknik Mesin Ahli Geoteknik/Teknik Sipil/Geologi Ahli Cos Estimator - Teknik Sipil - Teknik Sipil - Teknik Sipil / Pengairan - Teknik Geodesi - Teknik Mesin - Teknik Sipil - Teknik Sipil JUMLAH Keahlian Jumlah Orang Bulan 2,10 1,85 1,85 1,85 1,85 1,85 1,85 13,20

29

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

CV. Tri Matra Disain

1. PENGGUNA JASA 2. NAMA PEKERJAAN 3. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI

: Pemerintah Kabupaten Karangasem, Dinas Pekerjaan Umum : Perencanaan Teknis Kegiatan Perbaikan Irigasi Subak di Kec. Manggis dan Abang : Perencanaan Teknis Kegiatan Perbaikan Irigasi Subak di Kec. Manggis dan Abang : Kabupaten Karangasem : Rp34.806.000 : 602.1/175/DPU/2009 tanggal 12 Pebruari 2009 : 12 Pebruari 2009 - 13 Maret 2009 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : - Orang Bulan : 3 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli

10 PERUSAHAAN MITRA KERJA

Tenaga Ahli Asing Orang Bulan

Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan

No. 1. 2. 3. dst.

Nama Perusahaan

TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. 1 2 3 Team Leader Ahli Irigasi Cost Estimator Posisi - Teknik Sipil - Teknik Sipil/Pengairan - Teknik Sipil Keahlian Jumlah Orang Bulan 1,0 1,0 1,0

JUMLAH

3,00

30

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG
URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR

CV. Tri Matra Disain

1. PENGGUNA JASA 2. NAMA PEKERJAAN 3. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI

: Pemerintah Kabupaten Karangasem - Dinas Pekerjaan Umum : DED Perencanaan Jaringan Air Bersih/ Air Minum di Kec. Selat dan Sidemen : DED Perencanaan Jaringan Air Bersih/ Air Minum di Kec. Selat dan Sidemen : Kabupaten Karangasem : Rp29.914.000 : 602.1/1050/DPU/2009, tanggal 17 Pebruari 2009 : 17 Feb 2009 - 17 April 2009 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : - Orang Bulan : 2 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli

10 PERUSAHAAN MITRA KERJA

Tenaga Ahli Asing Orang Bulan

Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan

No. 1. 2. 3. dst. -

Nama Perusahaan -

TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. 1 2 Team Leader Ahli Hidrolika Posisi - Teknik Sipil - Teknik Sipil / Pengairan Keahlian Jumlah Orang Bulan 2,00 1,00

JUMLAH

3,00

31

50 2. dst. 2.Orang Bulan : 5 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.00 1. Tri Matra Disain 1.Teknik Geodesi .Teknik Sipil . NAMA PEKERJAAN 3.50 JUMLAH 10.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.Teknik Sipil Jumlah Orang Bulan 2.350. Dinas Pekerjaan Umum : DED Teknik Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai Lembongan : DED Teknik Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai Lembongan : Kabupaten Klungkung : Rp120.1/6521/DPUK-AIR dan 11/CV. 1 2 3 4 5 Team Leader Ahli Disain / Struktur Ahli Geodesi Ahli Pantai Ahli Estimasi Biaya Posisi Keahlian .Teknik Sipil /Pengairan . 1.000 : 602.00 2. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.00 32 . PENGGUNA JASA 2.00 2. TMD/XI/2008 tanggal 11 Nopember 2008 : 10 Nopember 2008 s/d 10 Des 2008 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .Teknik Pantai / Sipil . - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Kabupaten Klungkung. 3.

Orang Bulan : 6 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.Teknik Sipil Mesin / Elektro / Sipil .Teknik Sipil .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.283.Teknik Geologi / Sipil / Pengairan Jumlah Orang Bulan 3.00 2.000 : 602. Bangli : Pembuatan DED Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kab. dst. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Prov. 2008 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . PENGGUNA JASA 2. Bangli : Kabupaten Bangli : Rp173.00 1. Bali Dinas Pekerjaan Umum Kepala Bidang Pertambangan : Pembuatan DED Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kab.50 JUMLAH 13.00 33 .Teknik Mesin / Elektro .Teknik Geologi . 2. Tri Matra Disain 1. 1 2 3 4 5 6 Posisi Team Leader/Ketua Tim Ahli Teknik Mesin / Elektro Ahli Sipil (Struktur) Ahli Geologi Ahli Geodesi Ahli Hidrologi Keahlian .50 2. 3. 1.00 2.00 2.Teknik Geodesi . LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. NAMA PEKERJAAN 3. Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.1/85/DPU-TB/2008 dan 28/TMD-KONT/VIII/2008 tanggal 28 Agustus 2008 : 28 Agustus 2008 s/d 25 Nop.

LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.Teknik Lingkungan .08.22.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.5 1.50 1. Ahli Drainase Perkotaan Ass.0 1. PENGGUNA JASA 2.0 1. 1 2 3 4 Posisi Ketua Team / Team Leader Ahli Drainase Perkotaan Ahli Sungai Ahli Estimasi Biaya Keahlian . Satker Pengembangan Infrastruktur Persampahan dan Sanitasi Sarbagita : Outline Plan Drainase Kuta : Outline Plan Drainase Kuta : Kawasan Kuta : Rp93.Orang Bulan : 4 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 21 Juli 2008 s/d 18 September 2008 (60 hari kalender) 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.00 : KU.000.Teknik Sipil Jumlah 1 2 ASSISTEN AHLI Ass. Tri Matra Disain 1. Nama Perusahaan TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. Ahli Sungai .Teknik Sipil / Pengairan .08/PIPSS-TMD.Teknik Sipil / Pengairan .0 34 .Teknik Sipil / Pengairan . 1. NAMA PEKERJAAN 3. 3.5 1. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Departemen Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya. dst.797.Teknik Sipil / Pengairan Jumlah Orang Bulan 2. 2. tanggal 21 Juli 2008 : : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .5 6.08.

Teknik Sipil / Geologi Keahlian Jumlah Orang Bulan 4.00 2. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Dep. 3.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.000 : KU.Teknik Sipil / Pengairan .50 JUMLAH 12.227. 1 2 3 4 Team Leader Ahli Mekanikal Ahli Irigasi Ahli Geologi Posisi . Buleleng : Rp172.08/BWS-BP/PPR/18.Orang Bulan : 4 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.Teknik Mesin . dst. tanggal 24 Juni 2008 : 24 Juni 2008 . PENGGUNA JASA 2.00 3.50 2. Pekerjaan Umum. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. 1. Tri Matra Disain 1. 08. NAMA PEKERJAAN 3.22 Oktober 2008 (4 Bulan) : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . Dirjen SDA Balai Wilayah Sungai Bali-Penida : Studi Identifikasi dan Detail Desain Pompa Hidrant di Kabupaten Buleleng : Studi Identifikasi dan Detail Desain Pompa Hidrant di Kabupaten Buleleng : Kab. 2.Teknik Sipil .00 35 . Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.

KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Departemen Pekerjaan Umum. Buleleng : Rp174. : KU. 08.50 1. - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. 1.Ekonomi Pembangunan .718. 1 2 3 4 5 6 7 Team Leader Ahli Desain / Hidrolika Ahli Geodesi Ahli Hidrologi Ahli Hidrogeologi Ahli Sosial Ekonomi dan Lingkungan Ahli Mekanikal & Elektrikal Posisi . Buleleng : Kab.00 14. 3. 2. Tri Matra Disain 1.Teknik Sipil / Pengairan .50 36 .000 : Kontrak No.50 1.08/BWS-BP/PPR/15.Teknik Geodesi .00 1.Teknik Mesin . NAMA PEKERJAAN 3.Teknik Sipil / Geologi . Dirjen SDA Balai Wilayah Sungai Bali-Penida : Studi Evaluasi Sistem Penyedian Air Baku Mata Air Pejarakan di Kab.Teknik Sipil . Buleleng : Studi Evaluasi Sistem Penyedian Air Baku Mata Air Pejarakan di Kab.50 2.Orang Bulan : 7 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. tanggal 23 Juni 2008 : 23 Juni 2008 .00 1.00 3.Teknik Mesin JUMLAH Keahlian Jumlah Orang Bulan 4.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. dst.21 Oktober 2008 (4 Bulan) : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : . PENGGUNA JASA 2.

50 JUMLAH 4. 2008 .Teknik Geodesi Jumlah Orang Bulan 1.395.1/TMD KONT/XI.Teknik Sipil / Pengairan . Bali.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.24 Des. Buleleng : Rp39. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.50 37 . PENGGUNA JASA 2. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Prov.50 1.000 : Kontrak No. Tri Matra Disain 1. NAMA PEKERJAAN 3. dst.2008. 1. 3.1/8896/DPU/ 10.50 1. 1 2 3 Posisi Team Leader / Ketua Tim Ahli Sungai Ahli Geodesi / Pemetaan Keahlian . - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. : 602. Tanggal 10 Nop. 2008 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .Teknik Sipil / Pengairan . 2008 : 10 Nop.Orang Bulan : 3 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. Dinas Pekerjaan Umum UPT Balai Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Bali Utara : Survey Kondisi Sungai-sungai Potensial di Kawasan Bali Utara : Survey Kondisi Sungai-sungai Potensial di Kawasan Bali Utara : Kab. 2.

Karangasem : Rp.Teknik Sipil .50 38 .Teknik Sipil . 3. : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .Orang Bulan : 4 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.01. Karangasem : Kab.16 di Kab. 93.24 Agustus 2008.01.Teknik Sipil JUMLAH Keahlian Jumlah Orang Bulan 3 2 2 1. PENGGUNA JASA 2. Tri Matra Disain 1. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Prov.15 & 03. 1 2 3 4 Team Leader Ahli Disain Ahli Hidrologi Ahli Sosial Ekonomi dan Lingkungan Posisi . Bali Dinas Pekerjaan Umum : Monitoring Perkembangan DAS SUB SWS 03. 1. NAMA PEKERJAAN 3.5 8. 2.16 di Kab.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV. - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No.000 : Kontrak No. : 602. dst. Karangasem : Monitoring Perkembangan DAS SUB SWS 03.01.15 & 03. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.582.1/3621/DPU/14/TMD-KONT/V/2008 : 14 Mei 2008.Teknik Sipil .01.

2008 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .Ahli Komputer / Prog.Teknik Geologi .50 JUMLAH 20.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.1/3355/FISIK/BAPPEDA. dst. 1 2 3 4 5 6 Team Leader Ahli Teknik pantai Ahli Hidrologi Ahli Geoologi Teknik Ahli Teknik Lingkungan Ahli GIS Posisi Keahlian .00 39 . 1. Bali .Teknik Sipil / Pengairan . Tanggal 16 Juni 2008 : 16 Juni 2008 -12 Nop. Bali Iventarisasi Kerusakan dan Bangunan Pengaman Pantai Serta Teknis Pengamanan Abrasi Pantai di Prov.Teknik Lingkungan .00 2. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO.Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) : : Iventarisasi Kerusakan dan Bangunan Pengaman Pantai Serta Teknis Pengamanan Abrasi Pantai di Prov. KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Pemerintah Prov. Tri Matra Disain 1. 2.060.Orang Bulan : 3 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No.00 4. : 602.Teknik Sipil / Pengairan .50 2.00 3. 3.Teknik Sipil / Pengairan . - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. PENGGUNA JASA 2.00 3. Map Info Jumlah Orang Bulan 5. Bali : Tersebar di Provinsi Bali : Rp238.000 : Kontrak No. NAMA PEKERJAAN 3.

Ahli Pertanian Sosial Ekonomi Jumlah Orang Bulan 3 3 3 JUMLAH 9.1/2250/DPU/ 09-KONT/CV-TMD/V/2008 : 9 Mei 2008 . 2. Bali : Membuat Petunjuk O&P Untuk D. 3. - Nama Perusahaan - TENAGA AHLI TETAP YANG TERLIBAT : No. 1 2 3 Team Leader Ahli Agronomi Ahli Sosial Ekonomi/Fasilitator Posisi Keahlian .I. PENGGUNA JASA 2.Orang Bulan : 3 Orang Bulan Jumlah Tenaga Ahli 10 PERUSAHAAN MITRA KERJA Tenaga Ahli Asing Orang Bulan Tenaga Ahli Indonesia Orang Bulan No. Gianyar : Membuat Petunjuk O&P Untuk D.355. NAMA PEKERJAAN 3.6 Agust 2008 : : : : Tenaga Ahli Asing : Tenaga Ahli Indonesia : .00 40 . Tri Matra Disain 1. Cengcengan Kab.Ahli Teknik Sipil / Pengairan . dst. LINGKUP PRODUK UTAMA 4 LOKASI PROYEK 5 NILAI KONTRAK 6 NO. 1. Gianyar : Kabupaten Gianyar : Rp47.I.Ahli Pertanian Agronomi . KONTRAK 7 WAKTU PELAKSANAAN 8 NAMA PEMIMPIN KEMITRAAN (JIKA ADA ) ALAMAT NEGARA ASAL 9 JUMLAH TENAGA AHLI : Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Prov. Cengcengan Kab. : 602.000 : Kontrak No.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG URAIAN PENGALAMAN KERJA SEJENIS 10 (SEPULUH) TAHUN TERAKHIR CV.

Disamping itu dengan maksud untuk dapat memberikan masukan atau pertimbangan bagi pihak panitia / direksi sehingga akan lebih menyempurnakan 41 . Direktorat Pengembangan Air minum. Kementerian Pekerjaan Umum. maka Kami sebagai penyedia jasa telah memahami dan benarbenar mengerti. Umum Konsultan telah mempelajari dengan seksama kerangka acuan kerja (KAK) yang tercantum dalam Dokumen Seleksi Umum Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung yang dikeluarkan oleh Satuan Kerja Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Bali. Untuk mendapatkan hasil yang optimal diperlukan kejelasan / kesepahaman dari setiap aspek yang tertuang dalam KAK tersebut diantara kedua belah pihak dalam hal ini pihak Satuan Kerja Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Bali dan Konsultan. D. Tanggapan Terhadap KAK D.2. sehingga diharapkan tidak ada lagi pertanyaan – pertanyaan yang menyebabkan hambatan pada pelaksanaan pekerjaan. pihak Konsultan akan mengikuti semua ketentuan yang tercantum dalam KAK dan syarat – syarat tersebut mulai dari tahapan mengikuti seleksi umum ini sampai dengan tahapan pelaksanaan pekerjaan apabila pihak kami mendapat kepercayaan untuk memenangkan seleksi ini. Direktorat Jenderal Cipta Karya.2.1.1.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG D TANGGAPAN DAN SARAN TERHADAP KAK D. Oleh karena itu. Tanggapan Umum Secara garis besar Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung yang ada sudah memenuhi alur kerja yang sistematis dan pada hakikatnya merupakan patokan dasar dalam pelaksanaan pekerjaan yang di dalamnya telah dijelaskan secara rinci.

TANGGAPAN KHUSUS 1.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Kerangka Acuan Kerja yang ada. dan sasaran dari pekerjaan yang diharapkan bisa tercapai dengan tepat waktu. pada prinsipnya kerangka acuan untuk pelaksanaan pekerjaan secara keseluruhan sudah jelas dan dapat memberikan gambaran mengenai bentuk pelaksanaan pekerjaan yang akan dilaksanakan.2. diperlukan beberapa tanggapan terhadap Kerangka Acuan Kerja. maupun penjelasan-penjelasan yang disampaikan dalam rapat penjelasan yang telah dilakukan. 3. Lingkup kegiatan seperti yang termuat di dalam kerangka acuan kerja yang harus dilaksanakan oleh konsultan mencakup beberapa bagian pekerjaan yang sudah dirinci tahapan pelaksanaannya. Hal yang perlu dipertanyakan hanya bersifat teknis pelaksanaan pekerjaan di lapangan. D. 2. Tanggapan Terhadap Maksud dan Tujuan Dengan memperhatikan penjelasan mengenai maksud.2. Dengan demikian keseluruhan lingkup pekerjaan yang masuk didalamnya bisa terlaksana sepenuhnya dengan baik. tujuan dan sasaran pekerjaan di atas masih perlu diperjelas dengan kondisi saat ini terhadap 42 .baiknya maka konsultan berpendapat bahwa lingkup pekerjaan sudah sangat jelas dan mudah dipahami oleh Konsultan. Tanggapan Terhadap Kegiatan Yang Dilaksanakan dan Cara Pelaksanaan Kegiatan Konsultan menyadari bahwa keberhasilan pelaksanaan pekerjaan akan tercapai jika memahami dengan seksama terhadap apa yang dimaksud di dalam Kerangka Acuan Kerja. Dan konsultan cukup memahami apa yang disajikan dalam KAK. Tanggapan Terhadap Latar Belakang Setelah konsultan mempelajari dengan seksama bagian pendahuluan dan latar belakang yang terdapat pada Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung. dan setelah dipelajari dan diamati dengan sebaik .

4. 5.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG kegiatan perencanaan RIS yang sedang berlangsung maupun akan berlangsung. 6. Hal ini untuk memperjelas sasaran yang ingin dicapai untuk Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung secara detail.baiknya. Dengan adanya sumber daya yang memadai maka kegiatan akan dapat berjalan dengan baik. Jadi semua tenaga ahli yang disyaratkan dalam Kerangka Acuan Kerja ini telah sesuai dengan lingkup pekerjaan yang harus dilaksanakan seperti yang tercantum dalam Kerangka Acuan Kerja. Tanggapan Terhadap Tempat Pelaksanaan Kegiatan Konsultan menyadari pelaksanaan Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung ini akan dapat berjalan dengan baik pada tempat atau Kabupaten / Kota yang memenuhi persyaratan kriteria yang bisa difasilitasi. tujuan dan sasaran dari pekerjaan sudah cukup jelas dan konsultan berkeyakinan dapat menyelesaikannya dengan sebaik . Tanggapan Terhadap Keluaran Secara jelas keluaran yang harus diperoleh adalah tersedianya dokumen Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung yang harus diserahkan dalam pelaksanaan Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung sudah dapat mengadopsi semua kebutuhan penyusunan dan evaluasi Kelembagaan SPAM. 43 . Terlepas dari hal ini konsultan berpendapat bahwa maksud. sebab semua perencanaan dan kegiatan yang akan dilakukan selalu berdasarkan atas ketersediaan sumber daya yang terdapat dilokasi pekerjaan. Tanggapan Terhadap Personil Personil yang disyaratkan dalam Kerangka Acuan Kerja untuk Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung dirasa sudah mencukupi dari segi kuantitas maupun kualitas apabila sesuai dengan kriteria yang sudah ditetapkan.

Konsultan sanggup menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan tersebut dengan bantuan dari Direksi Pekerjaan dan Instansi terkait lainnya. Apabila ada kegiatan yang mundur maka semua kegiatan yang telah disusun tidak akan berjalan sesuai dengan kehendak. Untuk mengantisipasi padatnya kegiatan yang harus dilakukan oleh konsultan.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 7. Jadwal Personil dan Jadwal Penggunaan Alat harus sangat hati-hati dan harus konsekuen dengan Jadwal masing-masing. 44 . maka dalam penyusunan Bagan Alir dan Jadwal Pelaksanaan. mencukupi untuk menyelesaikan Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung dengan sebaik baiknya. agar tidak terdapat kegiatan yang mundur. Tanggapan Terhadap Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan Konsultan berpendapat bahwa jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang disediakan selama 4 (empat) bulan kalender atau 120 (seratus dua puluh) hari kalender.

32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. maka Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib menyusun Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) terhadap RTRW untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan 45 . LATAR BELAKANG E. telah berkembang Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk mengintegrasikan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup dalam pengambilan keputusan terhadap kebijakan. Penanggulangan dan Pengendalian dampak negatif terasa tidak cukup dan kurang efektif jika dilakukan pada saat kegiatan telah memasuki operasi dan sepenuhnya hanya mengandalkan pendekatan teknologi. mengacu pada Undang-Undang No. Rencana dan program (KRP).Gambaran Umum Seiring dengan semakin meningkatnya masalah lingkungan hidup di seluruh pelosok bumi yang terbentang lokal Hingga global. dan/atau program. dan untuk meyakinkan bahwa RTRW Kabupaten Badung dengan kebijakan.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG E URAIAN PENDEKATAAN METODOLOGI DAN PROGRAM KERJA PROGRAM KERJA E. Bali sedang melakukan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Badung.1. rencana dan program pembangunan tidak merusak lingkungan sekaligus menjamin keberlanjutan pembangunan itu sendiri. rencana.1. Dalam upaya mencegah dan meminimalisasi terjadinya kerusakan sumber daya alam dan pencemaran lingkungan. langkah-langkah pencegahan timbulnya dampak negatif terhadap kerusakan sumber daya alam dan lingkungan hidup menjadi semakin mendesak untuk ditempuh.1. yang diterapkan sejak formulasi Kebijakan. Berkenaan dengan hal tersebut di atas. pada saat ini Kabupaten Badung.

Terletak pada posisi 08o14'17"08o50'57" Lintang Selatan dan 115o05'02" -115o15'09"BujurTimur.1. Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung meliputi : 1) Lingkup Wilayah Perencanaan tata ruang meliputi seluruh wilayah administratif Kabupatenn Badung yang terdiri dari 6 ( enam ) wilayah Kecamatan yang terbentang dari bagian Utara ke Selatan yaitu Kecamatan Petang. 46 Desa. dengan lingkup pengkajian sebagai berikut : . Disamping itu di wilayah ini juga terdapat 16 Kelurahan. Abiansemal.2.Identifikasi isu-isu dan permasalahan lingkungan hidup strategis yang berdamapk penting dan diperkirakan akan saling berpengaruh terhadap kebijakan. 46 . E.Maksud Dan Tujuan Kerangka Kerja Acuan (KAK) ini dimaksudkan sebagai petunjuk bagi Konsultan dalam melakukan penelitian perencanaan Penyusunan KLHS agar prinsip-prinsip pembangunan secara tegas terintegrasi dalam penyusunan RTRW kabupaten Badung.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah dan/atau kebijakan. rencana. & Kuta Selatan. dan/atau program pembangunan. sehingga diperoleh keluaran seperti yang dimaksud E. Kuta. 2) Lingkup Substansi Pekerjaan ini adalah melakukan penyusunan KLHS dengan metode dan pendekatan yang dapat dipertanggungjawabkan terhadap kebijakan.2. Kuta Utara. 369 Banjar Dinas. Lingkup Pekerjaan Lingkup Pekerjaan Belanja Jasa Konsultasi Perencanaan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis. 164 Lingkungan 8 Banjar Dinas Persiapan dan 8 Lingkungan Persiapan dengan luas wilayah 418. . Mengwi.52 km2 Ha. rencana dan program yang tertuang dalam RTRW Kabupaten Badung 2011 – 2031. rencana dan program yang akan dilakukan.

menekankan pada keberlanjutan pembangunan dan pengelolaan sumberdaya. KLHS berfungsi untuk menelaah efek dan/atau dampak lingkungan dari suatu kebijakan. Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung adalah berupa dokumen KLHS terhadap RTRW Kabupaten Badung 2011 – 2031 yang berisikan pengkajian dan penyempurnaan terhadap kebijakan. rencana atau program pembangunan.3.Perumusan alternatif penyempurnaan kebijakan. dan Laporan Exucutive Summary E. yaitu definisi yang menekankan pada pendekatan telaah dampak lingkungan (EIA-driven) dan pendekatan keberlanjutan (sustainability-driven).Melakukan kajian terhadap pengaruh kebijakan.Rekomendasi perbaikan pengambilan keputusan kebijakan. 47 . . rencana dan program yang memenuhi prinsip – prinsip pembangunan berkelanjutan.4. Sedangkan definisi kedua. rencana dan program terhadap kondisi lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Badung.Pendekatan Studi Defenisi Ada dua definisi KLHS yang lazim diterapkan. E. Pendekataan Teknis dan Metodelogi Kegiatan E. rencana dan program untuk pemenuhan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan . Keluaran Hasil/produk yang akan dihasilkan dari Pekerjaan Belanja Jasa Konsultasi Perencanaan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis. Laporan Akhir. Pada definisi pertama. rencana dan program yang saling terkait serta alternatif KRP serta rekomendasi perbaikan yang mempengaruhi pengambilan keputusan dan kebijakan dengan memenuhi prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan meliputi Laporan Pendahuluan.4.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG .1.

dan menjamin diintegrasikannya prinsip-prinsip keberlanjutan dalam. rencana dan program [KRP]. yaitu KLHS yang bersifat instrumental. strategic decision-making]. kerjasama lintas batas wilayah administrasi. Sifat pengaruh KLHS dapat dibedakan dalam tiga kategori. pengambilan keputusan yang bersifat strategis [SEA is a systematic process for evaluating the environmental effect of. baik dari sudut langkah-langkah prosedural maupun teknik dan metodologinya. dan menjamin tidak terjadinya efek negatif terhadap lingkungan dan keberlanjutan dipertimbangkan secara inheren dalam kebijakan. serta memperkuat pendekatan kesatuan ekosistem dalam satuan wilayah (kerap juga disebut “bio-region” dan/atau “bio-geo-region”). bisa memperkaya proses penyusunan dan evaluasi keputusan. Penerapan KLHS dalam penataan pelaksanaan ruang juga bermanfaat Mengenai untuk meningkatkan efektivitas Analisis Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL) dan atau instrumen pengelolaan lingkungan lainnya. 48 . and for ensuring the integration of sustainability principles into. Tipologi ini membantu membedakan pengaruh yang diharapkan dari tiap jenis KLHS terhadap berbagai ragam RTRW. dan substantif. Oleh karena tidak ada mekanisme baku dalam siklus dan bentuk pengambilan keputusan dalam perencanaan tata ruang. maka manfaat KLHS bersifat khusus bagi masing-masing hirarki rencana tata ruang wilayah [RTRW]. strategis dan partisipatif. KLHS bisa menentukan substansi RTRW. mengarahkan. termasuk bentuk aplikasinya. bisa dimanfaatkan sebagai instrument metodologis pelengkap (komplementer) atau tambahan (suplementer) dari penjabaran RTRW. Peran KLHS dalam Perencanaan Tata Ruang KLHS adalah sebuah bentuk tindakan stratejik dalam menuntun. transformatif. atau kombinasi dari beberapa atau semua fungsi-fungsi diatas. Posisinya berada pada relung pengambilan keputusan.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Definisi KLHS untuk Indonesia kemudian dirumuskan sebagai proses sistematis untuk mengevaluasi pengaruh lingkungan hidup dari.

dan pemanfaatan ruang di tingkat Pemerintah. sumberdaya alam. Dengan bersama-sama merumuskan langkah dan strategi yang pragmatic untuk dapat secara langsung menyempurnakan persepsi dan sistem bekerja kita dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan. Pada intinya. 49 . Oleh karena itu. menghambat proses perencanaan yang sudah berjalan. Adalah tugas kami untuk selalu memberikan pedoman bagi para hadirin sekalian. bahkan disiapkan untuk dapat dibuat keputusankeputusannya.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Penerapan KLHS pada Kebijakan Tata Ruang di Daerah Penerapan Kajian Lingkungan Hidup Strategi dan penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup adalah upaya untuk mencapai tujuan-tujuan diatas yang didasarkan atas kondisi dan kebutuhan masing-masing. dan tetap mengedepankan efisiensi dan efektivitas kerja. fleksibel. diharapkan akan tersebar semangat pencapaian target kesejahteraan masyarakat yang tidak mengorbankan lingkungan hidup di kalangan para talon legislatif yang sedang bersiap menghadapi pemilihan umum maupun kalangan masyarakat secara umum. jaringan kerja. implementasi perangkat-perangkat ini tidak akan berangkat sebagai sebuah beban tambahan. seperti penyiapan organisasi dan kelembagaan. dan memperpanjang birokrasi. sampai dengan kemungkinan-kemungkinan pemecahan masalah pendanaan akan selalu kami pertimbangkan. peningkatan kapasitas. Hasil yang akan dicapai pasti berdampak langsung pada penentuan arah kebijakan lingkungan hidup. Diharapkan pula inspirasi akan terbentuk dan kemudian mewarnai arah kebijakan pembangunan di tingkat daerah. Kondisi-kondisi yang dibutuhkan di daerah. perangkat-perangkat ini tidak dimaksudkan untuk mengulang pekerjaan yang serupa. Seluruh tata laksana yang diharapkan ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah akan diupayakan untuk mengakomodasikan berbagai keterbatasan.

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Pendekatan KLHS Pendekatan KLHS dalam penataan ruang didasarkan pada kerangka bekerja dan metodologi berpikirnya. 4) KLHS sebagai pendekatan Pengelolaan Berkelanjutan Sumberdaya Alam (Sustainable Natural Resource Management) atau Pengelolaan Berkelanjutan Sumberdaya (Sustainable Resource Management) KLHS diaplikasikan dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Berdasarkan literatur terkait. sehingga bisa diterapkan sebagai sebuah telaah khusus yang berpijak dari sudut pandang aspek lingkungan hidup. Perbedaannya adalah pada ruang lingkup dan tekanan analisis telaahannya pada tiap hirarhi KRP RTRW. ekonomi dan lingkungan hidup secara terpadu. yaitu : 1) KLHS dengan Kerangka Dasar Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup/AMDAL (EIA-Mainframe) KLHS dilaksanakan menyerupai AMDAL yaitu mendasarkan telaah pada efek dan dampak yang ditimbulkan RTRW terhadap lingkungan hidup. dan a) dilaksanakan sebagai bagian yang tidak terlepas dari hirarki sistem perencanaan penggunaan lahan dan sumberdaya alam. KLHS kemudian lebih ditempatkan sebagai bagian dari kajian yang lebih luas yang menilai atau menganalisis dampak sosial. ekonomi. 2) KLHS sebagai Kajian Penilaian Keberlanjutan Lingkungan Hidup (Environmental Appraisal) KLHS ditempatkan sebagai environmental appraisal untuk memastikan KRP RTRW menjamin pelestarian fungsi lingkungan hidup. sehingga sudut pandangnya merupakan paduan kepentingan aspek sosial. dan lingkungan hidup. Dalam prakteknya. atau b) sebagai bagian dari strategi spesifik pengelolaan sumberdaya alam. sampai saat ini ada 4 (empat) model pendekatan KLHS untuk penataan ruang. 3) KLHS sebagai Kajian Terpadu/Penilaian Keberlanjutan (Integrated Assessment Sustainability Appraisal) KLHS diterapkan sebagai bagian dari uji KRP untuk menjamin keberlanjutan secara holistik. Model a) menekankan pertimbangan – pertimbangan kondisi sumberdaya alam sebagai dasar dari substansi RTRW. sementara model b) menekankan 50 .

serta tingkat kemauan politis atas manfaat KLHS terhadap RTRW. kapasitas institusi dan sumberdaya manusia aparatur pemerintah selaku pelaksana dan pengguna KLHS. konteks kerangka hukum RTRW yang dihasilkan/ditelaah. \ 51 . Aplikasi-aplikasi pendekatan di atas dapat diterapkan dalam bentuk kombinasi.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG penegasan fungsi RTRW sebagai acuan aturan pemanfaatan dan perlindungan cadangan sumberdaya alam. sesuai dengan : hirarki dan jenis RTRW yang akan dihasilkan/ditelaah. lingkup isu mengenai sumberdaya alam dan lingkungan hidup yang menjadi fokus.

Kerangka kerja KLHS bervariasi. studi KLHS fokus pada KRP yang merupakan komponen-komponen stratejik dalam suatu proses pengambilan keputusan. Selain itu.1. Dalam pengelolaan lingkungan.1. karena sasaran kajian KLHS adalah KRP yang akan memberikan implikasi luas terhadap berbagai aspek kehidupan manusia.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG E. terdiri dan mencakup komponen – komponen tersebut pada Gambar 3.4. Elaborasi kerangka kerja dan metodologi KLHS yang umum digunakan adalah seperti tersebut dalam Gambar 2. KLHS merupakan alat/instrumen yang digunakan untuk mengintegrasikan secara terstruktur aspek-aspek LH ke dalam proses pengambilan keputusan-keputusan stratejik (KRP).Metodelogi Kegiatan Kerangka kerja KLHS Integrasi pertimbangan-pertimbangan lingkungan dalam proses penyusunan dan pengambilan keputusan (pembangunan) secara luas dikenal sebagai cara efektif untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan. tapi secara umum. 52 . Perlu dikemukakan kembali mengapa KLHS dianggap strategis? Pertama.4.

Namun demikian. kerangka kerja pelaksanaan KLHS 53 . Dengan demikian.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Perlu dikemukakan di sini bahwa tidak ada standar baku prosedur/metodologi pelaksanaan KLHS. Masing-masing negara/pelaksana melakukan KLHS dengan menggunakan metodologi yang dikehendaki. KLHS adalah kajian lingkungan yang diimplementasikan pada tingkat KRP.

54 . Meskipun KLHS dapat diimplementasikan untuk berbagai macam KRP (antara lain. diperlukan informasi yang menunjukkan keterkaitan antara tahapan proses penyusunan rencana tata ruang dan tahapan prosedur KLHS seperti tampak dalam Tabel 3. dan daerah aliran sungai). Untuk itu.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG dapat bervariasi. regional.1. dalam panduan ini implementasi KLHS adalah untuk perencanaan tata ruang.1. pembangunan sektoral. menjadi acuan implementasi KLHS dalam perencanaan tata ruang wilayah provinsi. tapi umumnya mempunyai urutan kerja seperti tersebut dalam Gambar 3. Implementasi KLHS dalam Perencanaan Tata Ruang Panduan diarahkan untuk menunjukkan pada tahapan mana implementasi KLHS terhadap proses penyusunan rencana tata ruang seharusnya dilakukan.

Selanjutnya dilakukan analisis terhadap sembilan aspek dari mulai analisis kebijakan dan strategi pengembangan kabupaten hingga analisis kelembagaan. Langkah penting selanjutnya adalah melakukan konseptualisasi rencana (tata ruang) setelah merumuskan tujuan perencanaan. maupun kabupaten/kota. Dari keseluruhan langkah-langkah penyusunan RTRW tersebut di atas. Langkah berikutnya adalah melakukan review terhadap RTRW sebelumnya sebagai pertimbangan untuk perbaikan RTRW berikutnya. Aspek infrastruktur merupakan kunci dari penyusunan struktur dan pola pemanfaatan ruang di tingkat nasional. prosedur penyusunan rencana tata ruang wilayah provinsi berdasarkan Keputusan Menteri Kimpraswil No. Kegiatan review ini diikuti dengan pengumpulan data yang diperlukan untuk penyusunan suatu RTRW. Dalam pedoman tersebut dikemukakan tujuh tahapan proses penyusunan RTRW Provinsi dimulai dengan persiapan yang meliputi penyusunan TOR hingga pemberitahuan kepada publik tentang rencana penyusunan RTRWP. Kegiatan ini meliputi delapan langkah dari mulai arahan struktur dan pola pemanfaatan ruang hingga arahan kebijakan tata guna tanah. namun demikian tidak dijelaskan bagaimana analisis keterpaduan (utamanya antar sektor dan antar wilayah) dan pertimbangan kepentingan lingkungan hidup seharusnya dilakukan dalam proses penyusunan rencana tata ruang. perlu kajian tentang persoalan dan analisis dari sisi tata ruang untuk internalisasi konsep KLHS. Oleh karena itu. 327 Tahun 2002. air. Dua langkah penyusunan tata ruang terakhir adalah diskusi terbuka dihadapan seluruh pemangku kepentingan dan pengesahan oleh DPRD Provinsi. meskipun telah dipertimbangkan pentingnya aspek keterpaduan dalam proses penyusunan rencana tata ruang dan aspek LH. 55 . Dengan demikian. udara dan sumberdaya lainnya. pertimbangan kepentingan lingkungan hidup belum sepenuhnya terakomodir dalam RTRW. provinsi.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Perencanaan tata ruang terkait dengan penyusunan struktur dan pola ruangnya.

USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Mempertimbangkan bahwa perencanaan tata ruang di Indonesia ada yang belum dibuat (untuk wilayah pengembangan baru) dan akan selalu direvisi (minimal sekali dalam lima tahun). maka dalam panduan ini disiapkan dua pilihan cara melakukan implementasi KLHS dalam perencanaan tata ruang. langkah 3 dan 4 dalam prosedur KLHS diimplementasikan pada Tahap 4 proses penyusunan rencana tata ruang.1 diimplementasikan pada proses review RTRWP Demikian pula. Dengan demikian. langkah 1 dan 2 dalam prosedur pelaksanaan KLHS seperti tersebut dalam Gambar 3. melainkan pada tahapan yang dianggap strategis.2): 1. Dalam Gambar 3. Implementasi KLHS pada Proses Penyusunan RTRWP Implementasi KLHS untuk mengintegrasikan kepentingan LH dalam proses penyusunanrencana tata ruang tidak dilakukan pada setiap tahapan proses penyusunan rencana tata ruang sebagaimana diatur oleh Kep. yaitu salah satu atau kombinasi dari tiga tahapan proses penyusunan RTRWP berikut (Gambar 3. 2. 3. Kimpraswil No. keseluruhan tahapan prosedur KLHS dapat diimplementasikan berdasarkan tahapan yang relevan dari keseluruhan proses penyusunan rencana tata ruang wilayah provinsi. dilaksanakan pada tahap Analisis penyusunan RTRWP. 56 .2 ditunjukkan implementasi KLHS terhadap proses penyusunan rencana tata ruang untuk masing-masing tahapan. dilaksanakan pada tahap Review RTRWP. 327/2002. dilaksanakan pada tahap Konsepsi Rencana penyusunan RTRWP. Misalnya. Men.

57 . yang dilakukan setelah tahap persiapan dan tahap review RTRW.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Implementasi KLHS pada Evaluasi Laporan RTRWP Pilihan implementasi KLHS lainnya adalah KLHS dilaksanakan pada tahap Evaluasi Laporan RTRWP. Dalam hal ini.3) : 1. penerapan KLHS dapat dilakukan pada salah satu atau ketiga pembahasan laporan RTRWP yang sedang dievaluasi sebagai berikut (Gambar 3. dilaksanakan pada pembahasan Laporan Pendahuluan.

3). Apabila implementasi KLHS hanya dilaksanakan pada salah satu dari ketiga tahap proses penyusunan dan/atau dilakukan pada salah satu dari ketiga tahap evaluasi laporan RTRWP. maka pelaksanaan KLHS masuk dalam katagori standar maksimal. apabila implementasi KLHS dilakukan pada ketiga tahap proses penyusunan dan/atau dilakukan pada ketiga tahap evaluasi laporan RTRWP tersebut di atas. tergantung pada kebutuhan dan prioritas pengelolaan lingkungan hidup di daerah. maka masuk dalam katagori standar minimal. untuk pilihan standar minimal implementasi KLHS seharusnya dilaksanakan pada tahap Analisis (Gambar 3. Karena pada kedua tahap tersebut seharusnya dilakukan analisis integrasi kepentingan LH dalam proses penyusunan rencana tata ruang. 58 . Dalam hal ini. Kedua katagori tersebut merupakan pilihan. 3.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 2. dilaksanakan pada pembahasan laporan Buku Rencana. dilaksanakan pada pembahasan laporan Buku Data dan Analisis. Namun demikian. yang dilakukan setelah tahap konsepsi rencana.2) dan/atau pada pembahasan laporan Buku Data dan Analisis (Gambar 3. yang dilakukan setelah tahap pengumpulan data dan tahap analisis.

2) memfokuskan telaah pada KRP yang diindikasikan akan memberikan konsekuensi penting pada kondisi lingkungan hidup.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Penapisan Kegiatan penapisan menentukan perlu atau tidaknya dilakukan KLHS terhadap sebuah konsep/muatan rencana tata ruang. Langkah ini diperlukan atas alasan-alasan : 1) memfokuskan telaah pada KRP yang memiliki nilai strategik. dan 3) memberikan gambaran umum metodologi pendekatan yang akan digunakan. 59 .

atau kekeringan di wilayah-wilayah yang saat ini tengah mengalami krisis ekologi? dan/atau 3. Apakah rancangan RTR berpotensi meningkatkan intensitas bencana banjir.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Karena penyusunan RTRW wajib dilakukan maka tahap penapisan tidak diperlukan. Berkat adanya pelingkupan ini. tanah. air atau pesisir) dan pencemaran lingkungan yang kini tengah berlangsung di suatu wilayah atau DAS? dan/atau 2. 60 . Apakah rancangan RTR akan menyebabkan meningkatnya jumlah penduduk golongan miskin sebagai akibat adanya pembatasan baru atas akses dan kontrol terhadap sumber-sumber alam yang semula dapat mereka akses? dan/atau 5. longsor. Apakah rancangan RTR berpotensi mendorong timbulnya percepatan kerusakan sumber daya alam (hutan. Pelingkupan Pelingkupan merupakan proses yang sistematis dan terbuka untuk mengidentifikasi isu-isu penting atau konsekuensi lingkungan hidup yang akan timbul berkenaan dengan rencana KRP RTR Wilayah dan Kawasan. sementara penyusunan RTR dengan tingkat kerincian Kawasan bisa ditapis terlebih dulu dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut : 1. Apakah rancangan RTR berpotensi mengancam keberlanjutan penghidupan (livelihood sustainability) suatu komunitas atau kelompok masyarakat tertentu di masa mendatang? Jawaban positif bagi salah satu pertanyaan diatas sudah cukup untuk memberikan alasan bahwa rancangan RTR tersebut memiliki potensi efek penting dan perlu dipertimbangkan untuk dilengkapi dengan KLHS. Apakah rancangan RTR berpotensi menurunkan mutu air dan udara termasuk ketersediaan air bersih yang dibutuhkan oleh suatu wilayah yang berpenduduk padat? dan/atau 4. pokok bahasan dokumen KLHS akan lebih difokuskan pada isu-isu atau konsekuensi lingkungan dimaksud.

dan evaluasi mengenai konsekuensi dan efek lingkungan akibat diterapkannya RTRW. serta teknik analisis yang sesuai dan terkini. serta pengujian efektivitas RTRW dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan. Telaah dan analisis teknis mencakup : a) pemilihan dan penerapan metoda.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Telaah dan Analisis Teknis Telaah dan analisis teknis adalah proses identifikasi. dan/atau 3) kegiatan-kegiatan operasional pengelolaan efek lingkungan hidup (misalnya: penerapan kode bangunan yang hemat energi). b) penentuan dan penerapan aras rinci (level of detail) analisis agar sesuai dengan kebutuhan rekomendasi. Telaah ketahanan dan potensi keanekaragaman hayati. dan c) sistematisasi proses pertimbangan seluruh informasi. deskripsi. Jenis-jenis kerangka telaah yang lazim dibutuhkan. Pengembangan Alternatif Alternatif yang dikembangkan dapat mencakup : 1) substansi pokok/dasar RTRW (misalnya: pilihan struktur dan pola ruang). Telaah kerentanan masyarakat dan kapasitas adaptasi terhadap perubahan iklim dan bencana lingkungan. Pengambilan Keputusan Pengambilan keputusan dilakukan untuk memilih alternatif terbaik yang bisa dilaksanakan yang dipercaya dapat mewujudkan tujuan penataan ruang dalam kurun waktu yang ditetapkan. 2) program atau kegiatan penerapan muatan RTRW (misalnya: pilihan intensitas pemanfaatan ruang). kepentingan dan aspirasiyang dijaring. antara lain: Telaah daya dukung dan daya tampung lingkungan. Alternatif terpilih tidak hanya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan keadilan sosial akan tetapi juga dapat 61 . Telaah hubungan timbal balik kegiatan manusia dan fungsi ekosistem.

benefit-cost ratio. sehingga tata laksananya bisa mengikuti aturan pemantauan efektivitas RTRW. kegiatan pemantauan dan tindak lanjut dapat diatur berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku. Hal ini disebabkan cakupan muatan RTRW yang bersifat operasional memiliki ragam penerapan yang variatif dan bersinggungan langsung dengan kegiatan masyarakat. maka keterlibatan atau partisipasi masyarakat harus lebih luas dan intens dibanding KLHS pada tingkat kabupaten atau kota. antara lain: compatibility [internal dan eksternal] appraisal. Secara spesifik. atau kawasan. maka proses pelibatan masyarakat atau konsultasi publik harus dilakukan sedini mungkin dan efektif. Berbagai metodologi yang lazim diterapkan dalam pengambilan keputusan. Kegiatan ini juga mensyaratkan adanya tata laksana 62 . tingkat keterlibatan atau partisipasi masyarakat sangat bervariasi tergantung pada aras (level of detail) RTRW. analisis skenario dan multikriteria. peraturan perundangan yang mengatur keterlibatan masyarakat. Namun demikian. survai opini untuk menentukan prioritas. dan mendapatkan tanggapan dalam proses KLHS. Secara umum boleh dikatakan bila KLHS diaplikasikan pada tingkat nasional atau provinsi. Bila KLHS diaplikasikan untuk tingkat kabupaten. Partisipasi dan Konsultasi Masyarakat Seluruh rangkaian KLHS bersifat partisipatif. kota. Pada dasarnya efektivitas penerapan rekomendasi KLHS berkaitan langsung dengan efektivitas RTRW bagi wilayah rencananya. Pemantauan dan Tindak Lanjut Sesuai dengan kebutuhannya. serta komitmen dan keterbukaan dari pimpinan organisasi pemerintahan baik di tingkat pusat maupun daerah. harus ada ketersediaan waktu yang cukup bagi masyarakat untuk menelaah. memberikan masukan. analisis risiko.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG menjamin terpeliharanya fungsi lingkungan secara terus menerus. dll. Semua komponen kegiatan diwarnai berbagai bentuk partisipasi dan konsultasi masyarakat.

misalnya pengintegrasian beberapa komponen kerja di tahap-tahap tertentu dan memisahkannya pada tahap yang lain. Dapat pula terjadi situasi dimana tidak semua komponen kerja perlu dilaksanakan atas alasan-alasan tertentu tanpa mengurangi nilai penting dari pelaksanaan KLHS itu sendiri. proses kerjanya bisa terpisah (stand alone). 63 . termasuk pada tahap pengambilan keputusan.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG penyaluran aspirasi masyarakat. seluruh komponen kerja KLHS bisa dijadikan bagian yang tak terpisahkan dari langkah-langkah pekerjaan penyusunan RTRW. Kombinasi berbagai alternatif pelaksanaannya sangat ditentukan oleh kekhususan proses pengambilan keputusan yang sedang terjadi pada masing-masing RTRW. Dalam kasus dimana proses perencanaan RTRW belum terbentuk atau dilaksanakan. Pada situasi dimana KLHS hadir sebagai kebutuhan untuk mendukung proses pengambilan keputusan di tahap akhir proses perencanaan. Banyak kondisi dimana kombinasi antara kedua hal diatas akan terjadi. Internalisasi KLHS dalam Proses Penyusunan RTRW Komponen-komponen kerja KLHS dilaksanakan dengan memperhatikan proses formal yang berjalan.

64 . misalnya dengan melakukan langkah-langkah (1) dan (2) pada tahap persiapan revisi RTRW. Namun bisa pula dilakukan proses KLHS terpisah saat draft dokumen hasil revisi RTRW sudah siap untuk ditelaah. dan langkah (5) dan (6) pada proses konsepsi muatan RTRW hasil revisi. langkah (3) dan (4) pada tahap pengumpulan data dan analisis RTRW.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Kerangka kerja diatas bisa dilakukan paralel atau semi terintegrasi terhadap proses revisi RTRW.

tidak dapat disangkal bahwa tantangan diatas dapat memberikan tekanan bagi pemerintah daerah jika dihadapkan pada berbagai bentuk keterbatasan sumberdaya masing-masing. Jawa telah mencapai tingkat kritis.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Tantangan Bagi Pemerintah Daerah Namun demikian. dan Sulawesi serta kajian singkat terhadap pulau Kalimantan yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup menyimpulkan bahwa daya dukung lingkungan hidup keempat pulau besar tersebut telah mengalami tekanan berat. Hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategic terhadap rencana penataan ruang pulau Sumatera. Secara umum. margin biaya sosial dan lingkungan 65 . Banyaknya sorotan yang menyatakan ketentuan dalam Undang-undang dirasakan memberatkan merupakan dasar dari pelaksanaan membangun upaya bersama yang produktif dan didasari prinsip berbagi tanggung jawab secara adil. Jawa. dan Sulawesi sudah dipastikan menjadi jauh lebih rentan daripada masa-masa sebelumnya. Sumatera dan Kalimantan akan segera memasuki kondisi kritis bila kegiatan tetap berjalan dengan pola business as usual.

Strategi-strategi ini perlu dikritisi sebelum disepakati untuk dapat dilaksanakan. E. Pengembangan infrastruktur perkotaan dan ekonomi harus diikuti dengan pengembangan infrastruktur lingkungan hidup (green infrastructure). PROGRAM KERJA Rencana kerja merupakan gambaran menyeluruh dan komprehensif usulan dari konsultan dalam melaksanakan pekerjaan yang akan ditangani sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang telah diberikan. Kesamaan keterbatasan yang disikapi dengan berbagai inovasi menarik dari beberapa daerah diharapkan akan menjadi sumber inspirasi mengenai bagaimana menyiapkan dan menindaklanjuti tantangan yang harus dihadapi dalam menerapkan pembangunan berkelanjutan secara umum dan penerapan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 secara khusus. tanggung jawab dan personil yang terlibat. Untuk membantu pemenuhan mandat Undang-undang.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG yang timbul akibat pembangunan fisik dan ekonomi pada masa mendatang akan jauh lebih tinggi daripada sebelumnya. ekspansi wilayah perkotaan. kemampuan daya dukung dan daya tampung lingkungan ditingkatkan melalui inovasi IPTEK dan pendekatan social budaya. pola produksi dan konsumsi diubah untuk memenuhi standar keberlanjutan. 66 . dan kurun waktu jangka panjang yang minimal mencakup masa dua puluh tahun. Untuk mengakomodasikan pertumbuhan ekonomi. maka berbagai bentuk strategi yang bisa dilakukan dalam kurun waktu transisi satu tahun. dimana dalam Undang-undang telah secara spesifik diatur pets jalannya. Kesemua aspek diatas harus diawali dengan perencanaan yang komprehensif dan didasarkan pada prinsip-prinsip keberlanjutan. dan pemanfaatan sumber daya alam. konsep penanganan masalah. dan atmosfir demokrasi yang menjadi aset bangsa dioptimalkan sepenuh-penuhnya untuk membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan hidup. kurun waktu jangka menengah lima tahun. perkembangan penduduk. pengerahan sarana maupun personil pendukung. langkah-langkah inovatif harus segera dilakukan.4. Dalam rencana kerja ini akan diuraikan urutan – urutan pekerjaan.

Argumentasi pengambilan keputusan 67 . Tahap Persiapan Mobilisasi Personil dan Peralatan Administrasi dan Koordinasi Pemahaman Metodelogi dan peraturan atau kebijakan terkait b. Penapisan Apakah diperlukan Studi KLHS . Evaluasi dan perkiraan dampak. Studi dan Data Dasar. maka harus disusun Bagan Alir Pelaksanaan Pekerjaan. mitigasi dampak 5. Alternatid KRP dan Pengambilan Keputusan Hasil. Program Kerja diatas dapat dirinci kedalam tahap – tahap pekerjaan berikut : 1. KRP lain yang relevan. Analisis: multi-kriteria. 2. Pelingkupan Ruang lingkup KLHS. keterkaitan KRP dengan persoalan LH. 3. sehingga dalam penyusunan jadwal pelaksanaan pekerjaan harus berpatokkan pada Bagan Alir Pelaksanaan Pekerjaan tersebut. 4. Tahap Penyusunan a. dan sinergistik. dan pembobotan. tujuan dan fokus KLHS. konteks kelembagaan. isu –isu keberlanjutan pembangunan. isu-isu permasalahan lingkungan. proses dan mekanisme pengambilan keputusan. menentukan konteks dan data dasar. Identifikasi dan Perbandingan alternative KRP. Fokus dampak : tidak langsung. Untuk memudahkan dalam pelaksanaan pekerjaan. ketidakpastian. Analisis Lingkungan (Evaluasi dan Valuasi) Interprestasi data. Penyusunan KLHS 1. Analisis KRP dan alternatifnya. Bagan Alir ini berisikan tahapan-tahapan pekerjaan yang akan dikerjakan. Alternatif KRP Tujuan/sasaran KRP. keterlibatan public dan stakeholder lain.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG schedule pelaksanaan pekerjaan serta schedule personil. analisis system. sasaran KLHS dan sasaran KRP. kumulatif.

monev untuk perbaikan KRP. Rencana Pemantauan dan Pengelolaan KRP Implementasi mitigasi dampak. Temuan yang terdapat pada laporan pendahuluan ini merupakan bahan masukan awal dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis terhadap RTRW Kabupaten Badung. 68 . 2. Keluaran a. serta gagasan awal pengembangan wilayah perencanaan. 1. Laporan Akhir Laporan Akhir ini sekurang-kurangnya memuat : 1. tindak lanjut pengelolaan dampak KRP melalui pembentukan system pengelolaan LH Adaptif a. Metode pendekatan yang digunakan. Pengkajian pengaruh kebijakan. Program kerja pelaksanaan penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis RTRW Kabupaten Badung. rencana. 2. Keluaran 2. bahan tayangan presentasi. Identifikasi isu-isu dan permasalahan lingkungan hidup strategis yang diperkirakan akan saling berpengaruh terhadap kebijakan. Hasil kajian awal berupa kebijakan terkait wilayah perencanaan. Potensi dan permasalahan awal wilayah perencanaan. Bali. Bali. Bali selanjutnya b. Jumlah laporan pendahuluan yang telah disetujui dicetak sebanyak 5 buku dan dilengkapi dengan soft copy : Laporan Pendahuluan. Perangkat survei primer & sekunder yang akan dilakukan dalam penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis RTRW Kabupaten Badung. dan/atau program terhadap kondisi lingkungan hidup di wilayah Kabupaten Badung. dan program yang disusun.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 6. rencana. Laporan Pendahuluan Laporan Pendahuluan ini sekurang-kurangnya memuat : Data awal wilayah perencanaan. Bali.

rencana. Perumusan alternatif penyempurnaan kebijakan. Rekomendasi perbaikan untuk pengambilan keputusan kebijakan. bahan tayangan presentasi dan peta berwarna 5 album yang dicopy dalam 10 (lima) buah CD c. Bali. rencana. dan/atau program yang mengintegrasikan prinsip pembangunan berkelanjutan.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 3. 4. Laporan Exucutive Summary Laporan Executive summary merupakan ringkasan dari seluruh pelaksanaan penyusunan Dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis RTRW Kabupaten Badung. diserahkan pada saat melakukan seminar/diskusi/ pembahasan Laporan Akhir sebanyak 10 buku. dan/atau program. 69 . Laporan Akhir ini dibuat sebanyak 10 buku dan dilengkapi dilengkap dengan soft copy : Laporan Akhir .

disamping penyediaan sarana peralatan kerja dengan kualitas yang dapat dipertanggung jawabkan.1. maka tim Konsultan telah menyiapkan organisasi pelaksanaan pekerjaan seperti yang tertera pada Gambar Bagan Organisasi Pelaksanaan Pekerjaan. tanggung jawab dan wewenangnya masing-masing. Organisasi Berdasarkan pada pengalaman Konsultan dalam pelaksanaan pekerjaan studi selama ini.5.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG E. 70 . Untuk mencapai tujuan yang diharapkan pada akhir pekerjaan studi ini. disertai pula dengan penempatan personil tenaga ahli yang berkualitas sesuai dengan spesialisasi masing-masing. sangat diperlukan struktur organisasi pelaksanaan pekerjaan yang mantap. Organisasi pelaksanaan pekerjaan menggambarkan hubungan antar personil Konsultan dan hubungan kerja antara Konsultan dengan Pemberi pekerjaan sesuai hirarki tugas. Organisasi dan Personil E.5.

1 (satu) orang Team Leader dengan pendidikan Sarjana (S1) Teknik Lingkungan yang memiliki pengalaman profesional selama 6 (enam) tahun dan memiliki sertifikat keahlian (SKA Perancana Teknik Lingkungan). b. Lingkungan) Ahli Hidro-geologi (S1. Ekonomi) Operator Komputer (S1. Ahli Teknik PWK (S1. Teknik PWK/Planologi)) Ahli Kebijakan (S1. dengan pendidikan Sarjana (S1) Tehnik Perencanaan Wilayah Kota/Planologi.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG BLH Kabupaten Badung CV. 71 . Ahli Lingkungan (S1.2. Tri Matra Disain Administrator Team Leader (S1 T. Teknik Planologi Ass. Ekonomi) Ahli Perencanaan Tata Ruang Wilayah (S1. 1 (satu) orang Ahli Perencanaan Tata Ruang Wilayah. 1 (satu) orang Ahli Kebijakan Publik dengan pendidikan Sarjana (S1) Sarjana Ekonomi Studi Pembangunan yang memiliki pengalaman profesional selama 5 tahun c. Personil a. Teknik Lingkungan) Bagan Organisasi Pelaksana Pekerjaan E.5. Informatika) Ass.

1 (satu) orang Operator Komputer. dengan pendidikan Sarjana (S1) Informatika/komputer yang memiliki pengalaman profesional selama 1 (satu) tahun . yang memiliki pengalaman 5 Tahun e. 1 (satu) orang Ahli Hidro-geologi. dengan pendidikan Sarjana (S1) Ekonomi yang memiliki pengalaman profesional selama 1 (satu) tahun. 2 (dua) orang Sub Profesional Staff/Asisten Ahli masing-masing dengan pendidikan Sarjana (S1) Teknik Lingkungan dan Pendidikan Sarjana (S1) Tehnik Perencanaan Wilayah Kota/Planologi yang memiliki pengalaman profesional selama 2 (dua) tahun. 72 . g. f. 1 (satu) orang Administrator. dengan pendidikan Sarjana (S1) Hidro Geologi/Teknik Kimia.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG yang memiliki pengalaman 5 Tahun dan memiliki sertifikat keahlian (SKA Wilayah & Kota) d.

73 . konsultan akan memperhatikan ruang lingkup kegiatan serta jangka waktu pelaksanaan. 2. yang efisien dan terkendali oleh sebuah jalur aktifitas yang mantap.month personel dan perhitungan volume pekerjaan yang akan dilaksanakan harus mampu ditransfer pada sebuah rencana kerja yang matang. Waktu pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam Kerangka Acuan Kerja adalah 120 (seratus dua puluh) hari kalender. Sesuai dengan Jadwal Tahapan Pelaksanaan Kegiatan yang tercantum dalam KAK . Semua kerangka berpikir dalam program kerja ini dituangkan dalam bentuk Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan dan Bagan Alir Pelaksanaan Pekerjaan. Secara teknis administrasi. Hal ini dimaksudkan agar produk/ hasil rencana nantinya tidak bertentangan dengan ketentuan yang terdapat pada Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang sudah ditetapkan oleh Satuan Kerja Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum Bali serta dapat diselesaikan sesuai dengan waktunya. Pekerjaan akan dibagi menjadi dua bagian yaitu Pekerjaan Lapangan dan Pekerjaan Kantor. Pekerjaan dimulai setelah proses administrasi kontrak kerja antara konsultan dengan pihak pemberi tugas diselesaikan. sehingga perhitungan man . Penyelesaian keseluruhan pekerjaan diselesaikan dalam waktu 120 (seratus dua puluh) hari kalender sesuai dengan berita acara rapat penjelasan umum terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Kerja (SPK). Konsultan telah mencermati secara sungguh-sungguh ragam kegiatan dan waktu pelaksanaannya. jadwal pelaksanaan pekerjaan disusun berdasarkan pertimbangan sebagai berikut : 1.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG F JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN Dalam proses pelaksanaan Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung.

Rencana kerja yang diusulkan oleh Konsultan sesuai dengan KAK berkaitan dengan tugas-tugas konsultan. maka untuk lebih jelasnya secara umum jadwal terinci dapat dilihat dalam Tabel yang terdapat pada halaman berikut.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG 3. 74 .

Analisis KRP dan alternatifnya d ANALISIS LINGKUNGAN (EVALUASI DAN VALUASI) e f 5 ALTERNATIF KRP DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN RENCANA PEMANTAUAN DAN PENGELOLAAN KRP Laporan 2 I 3 4 1 Waktu Pelaksanaan II III 2 3 4 1 2 3 IV 4 1 2 3 4 Keterangan a Pendahuluan d Laporan Akhir e f Laporan Executive Summary Diskusi dan Pembahasan 75 . Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung No 1 Persiapan Uraian Kegiatan 1 a Mobilisasi Perosnil dan Peralatan b Administrasi dan Koordinasi c Pemahaman Metodelgi.isu Permalsahan Lingkungan \ .Konteks Kelembagaan .1. Peraturan & Kebijakan 3 Penyusunan KLHS a PENAPISAN .Tujuan dan Fokus KLHS b PELINGKUPAN .Menentukan Konsteks dan Data Dasar .Penentuan Ruang Lingkup KLHS .Identifikasi dan Perbandingan alternative KRP .Sasaran KRP dan KLHS c ALTERNATIF KRP .Isu .Keterkaitaan KRP Dengan Persoalan Lingkungan Hidup .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Tabel F.Isu .Tujuan dan Sasaran KRP .Isu Keberlanjutan Pembangunan .

Kantor/studio lengkap dengan peralatan yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan 2. Kebutuhan lainnya guna memperlancar dan menyukseskan pelaksanaan pekerjaan ini 7. yang meliputi antara lain : 1. Biaya Komunikasi 3. Uraian mengenai fasilitas dan sarana yang digunakan oleh Konsultan dalam pelaksanaan pekerjaan ini disajikan pada sebagai berikut. Fasilitas Dan Sarana Yang Digunakan Konsultan akan menyediakan fasilitas dan peralatan yang diperlukan untuk menunjang pekerjaan ini. Ruang Kerja/Kantor Untuk kelancaran kegiatan pekerjaan pihak konsultan telah menyiapkan kantor yang permanen Denpasar sehingga memudahkan Team Konsultan berkoordinasi dengan pemberi pekerjaan dan setiap saat dapat asistensi/diskusi dalam penyelesaian pekerjaan. 4 (empat) unit kendaraan operasional roda 2 5. 1 (satu) unit kendaraan operasional roda 4 6. diperlukan juga sarana dan prasarana pendukung dimana sarana pendukung ini dapat digunakan untuk mempermudah dan memperlancar pekerjaan. Disamping itu diharapkan 76 . yang pada dasarnya telah disesuaikan dengan persyaratan yang tertuang dalam kerangka acuan kerja. Biaya Alat Tulis Kantor 4. Apabila ada yang peralatan yang harus dibeli dalam kegiatan ini. maka pada akhir penugasan barang atau peralatan yang dibeli tersebut harus diserahkan kepada pengguna jasa. Konsultan menggunakan fasilitas dan sarana pendukung yang diperlukan sebagai pendukung dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut. Dalam melaksanakan Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung ini.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Selain jadwal pelaksanaan kegiatan diatas.

TRI MATRA DISAIN Kapasi tas atau NO . tergantung dari volume dan kapasitas alat. 1 2 3 C 1 2 3 D 1 2 Pe ralatan Kan tor Meja Kerja+Kursi OHP Media St al Laptop Komput er Print er Scanner T elepon+Fax Pe ralatan Pe nu njang Kamera Meja Gambar Kalkulat or Pe ral atan Lapan gan Alat Ukur T heodolit he Alat Ukur Wat erpass Alat Sondir Tran sportasi Kendaraan roda 4 Kendaraan roda 2 Me rk dan Ti pe Tahu n Kondi si Lokasi S aat Ini Bu kti Kepe mi l i k an Pe mbuatan Bai k /Rusak 10 1 2 8 4 1 1 5 GB X GB 30 lbr/mnt - Lokal 3M T oshiba Int el P4 64 MB Deskjet 1280 Umax Ast ra Panasonic 1996 2003 2003 2005 2005 2005 2000 Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Denpasar Milik P ribadi Milik P ribadi Milik P ribadi Milik P ribadi Milik P ribadi Milik P ribadi Milik P ribadi 2 2 2 - Fuji Mut oh EY Casio FX 3600 2006 2000 2004 Baik Baik Baik Denpasar Denpasar Denpasar Milik P ribadi Milik P ribadi Milik P ribadi 1 1 1 - - - Baik Baik Baik Denpasar Denpasar Denpasar Milik P ribadi Milik P ribadi Milik P ribadi 1 1 - - - Baik Baik Denpasar Denpasar Milik P ribadi Milik P ribadi 77 . DATA PERALATAN / PERLENGKAPAN Nama Perusahaan : CV. Peralatan Peralatan yang digunakan untuk setiap pekerjaan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kegiatan. Adapun volume dan kapasitas alat dari masing-masing pekerjaan tersaji pada Tabel Daftar Peralatan (Terlampir). Je ni s Pe ral atan/Pe rl e n gkapan JUMLAH O utput Saat Ini A.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG nantinya setelah selesai pekerjaan pihak pemberi pekerjaan mudah menghubungi konsultan. 1 2 3 4 5 6 7 B.

50 2.00 4. JENIS ALAT JUMLAH I II III IV JUMLAH BULAN KET.00 4.2.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Jadwal Peralatan Jadwal peralatan untuk pekerjaan akan disesuaikan dengan waktu pemakaian.00 78 .00 4.00 4.50 1. Pe ralatan Penunjang 1 2 C 1 2 3 D 1 3 Kamera Kalkulator Peralatan Lapangan Alat Ukur Theodolithe Alat Ukur Waterpass Alat Sondir Transportasi Kendaraan roda 4 Kendaraan Roda 2 1 1 4.00 4. Pe ralatan Kantor 1 2 3 4 5 6 7 Meja Kerja+Kursi OHP Media Stal Laptop Komputer Printer Scanner Telepon+Fax 10 1 2 8 4 1 1 4. A. Tabel F.00 4. Jadwal peralatan dan volume serta waktu pemakaian tersaji pada Tabel Jadwal Penggunaan Peralatan (Terlampir).00 2 2 1 1.00 B. Jadwal Penggunaan Peralatan JADWAL PENGGUNAAN PERALATAN Nama Perusahaan: CV. TRI MATRA DISAIN B ULAN NO. dan jadwal peralatan ini berkaitan dengan schedule pelaksanaan dan personil untuk pelaksanaan seluruh kegiatan.00 4.00 2 4 4.00 4.

Dalam hal ini konsultan akan mengusulkan Tenaga Ahli dengan pendidikan (S1) sesuai bidang keahliannya dan memiliki sertifikat keahliaan (SKA) yang dikeluarkan Asosiasi Keahlian atau Badan/Lembaga yang berwenang serta memiliki pengalaman sesuai bidang keahlian untuk menangani pekerjaan sejenis. baik mengenai jenis keahlian. instansi teknis terkait dan Tenaga Ahli lainnya. Dimana masing-masing Tenaga Ahli memiliki pemahaman yang sama mengenai kondisi dan permasalahan daerah lokasi studi. dan mampu memberikan manfaat lebih secara ekonomi kepada masyarakat. sehingga mampu menghasilkan beberapa inovasi desain tidak hanya secara teknis. maupun kualifikasi pendidikan. keinginan masyarakat pengguna. Adapun Tenaga Ahli yang diusulkan dalam pelaksanaan studi ini telah memilki kualifikasi pendidikan. Tenaga Ahli yang akan ditugaskan tersebut dikoornidir oleh seorang Team Leader yang memiliki kemampuan dalam koordinasi dan komunikasi dengan pihak pengguna jasa. UMUM Konsultan dalam peleksanaan pekerjaan ini akan menyediakan dan menugaskan beberapa Tenaga Ahli sesuai dengan yang dibutuhkan dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK). serta pengalaman personil. efesiensi pendanaan.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG G KOMPOSISI DAN PENUGASAN PERSONIL G. menurut Konsultan telah sesuai dengan lingkup kegiatan yang dituntut dalam studi ini. layak secara lingkungan. pengalaman dibidang penanganan pekerjaan sejenis dalam pengembangan sumber daya air. dalam hal ini perlu adanya penekanan terhadap desain yang akan dilakukan. Masing-masing Tenaga Ahli tersebut memilki tugas dan tanggung-jawab masing-masing sesuai dengan bidang keahliannya. Uraian mengenai Tenaga Ahli seperti yang disyaratkan dalam KAK. Tanggapan terhadap tugas dan tanggung jawab tenaga ahli. 79 .1.

1 (satu) orang Team Leader dengan pendidikan Sarjana (S1) Teknik Lingkungan yang memiliki pengalaman profesional selama 6 (enam) tahun dan memiliki sertifikat keahlian (SKA Perancana Teknik Lingkungan). dengan pendidikan Sarjana (S1) Ekonomi yang memiliki pengalaman profesional selama 1 (satu) tahun. 1 (satu) orang Ahli Kebijakan Publik dengan pendidikan Sarjana (S1) Sarjana Ekonomi Studi Pembangunan yang memiliki pengalaman profesional selama 5 tahun c. b. dengan pendidikan Sarjana (S1) Tehnik Perencanaan Wilayah Kota/Planologi. g. f. 1 (satu) orang Administrator. 1 (satu) orang Ahli Perencanaan Tata Ruang Wilayah. 2 (dua) orang Sub Profesional Staff/Asisten Ahli masing-masing dengan pendidikan Sarjana (S1) Teknik Lingkungan dan Pendidikan Sarjana (S1) Tehnik Perencanaan Wilayah Kota/Planologi yang memiliki pengalaman profesional selama 2 (dua) tahun. dengan pendidikan Sarjana (S1) Hidro Geologi/Teknik Kimia. 1 (satu) orang Ahli Hidro-geologi.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Kualifikasi dan jumlah Tenaga Ahli yang disediakan oleh penyedia jasa untuk menangani pekerjaan ini sesuai dengan KAK dengan tugas dan tanggung jawab sebagai berikut : a. yang memiliki pengalaman 5 Tahun dan memiliki sertifikat keahlian (SKA Wilayah & Kota) d. yang memiliki pengalaman 5 Tahun e. 1 (satu) orang Operator Komputer. dengan pendidikan Sarjana (S1) Informatika/komputer yang memiliki pengalaman profesional selama 1 (satu) tahun 80 .

ST CV. A 1 Tenaga Ahli Ir. Komposisi dan Pengugasan Personil Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung NO. TRI MATRA DISAIN Tenaga Ahli Lokal Ahli Lingkungan Ass.1. TRI MATRA DISAIN Tenaga Ahli Lokal Ahli Lingkungan Team Leader Mengkoordinir seluruh kegiatan mulai dari tahap persipan sampai pada tahap penyusuan laporan Membantu team leader dalam mengidentifikasi kebijakan publik dalam KRP pada RTRW Identifikasi dan analisis kondisi wilayah dengan KRP pada RTRW 4.00 PERUSAHAAN TENAGA AHLI LOKAL/ASING LINGKUP KEAHLIAN POSISI DIUSULKAN URAIAN PEKERJAAN JUMLAH ORANG BULAN 2 Drs.00 1 Dewi Rahayu Santi Maryam.50 4 Panca Yusyahnota. TRI MATRA DISAIN Tenaga Ahli Lokal Ahli Teknik Lingkungan Bidang Air Minum Ahli Sipil (Hidrologigeologi) Ahli Perencanaan Tata Ruang Wilayah Ahli Kebijakan Publik 1. I Wayan Budiarsa Suyasa CV.50 3 Drs.00 B 1 Tenaga Penunjang To Be Name CV.isu permasalahan lingkungan dan dampak KRP pada Lingkungan Hidup Membantu Tenaga Ahli Perencanaan Tata Ruang dalam mengevaluasi KRP pada RTRW yang berdampak pada Lingkungan Hidup 4. Ahli Lingkungan 4. TRI MATRA DISAIN Tenaga Ahli Lokal Ahli Sipil (Hidrologi-geologi) 1.00 2 To Be Name CV. TRI MATRA DISAIN Tenaga Ahli Lokal Membantu team leader dalam Ahli Perencanaan Tata Ruang mengevaluasi KRP pada RTRW Wilayah yang mempunyai dampak lingkungan Membantu Team Leader dalam mengindentifikasi isu . TRI MATRA DISAIN Tenaga Ahli Lokal Ahli Perencanaan Tata Ruang Wilayah Ass. ST CV.00 A Tenaga Pendukung 5 Komang Santhi. Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota 4.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Tabel G. I Putu Suyasa CV. TRI MATRA DISAIN Tenaga Ahli Lokal Membantu administrasi dan Administrasi dan Keuangan Administrasi dan Keuangan keuangan dalam pelaksanaan kegiatan Memabantu dalam Operator Komputer Operator Komputer pengoperasionalan komputer 4. ST CV.00 81 . Tietien Setiyo Rini. MT CV. TRI MATRA DISAIN Tenaga Ahli Lokal 4.

serta koordinasi pelaksanaan pekerjaan berperan penting dalam menghasilkan itu. Tim didukung sepenuhnya oleh semua fungsional dari Konsultan. Pemberi kerja senantiasa akan memberikan instruksi/perintah kerja. penugasan Personil Tim Konsultan disusun berdasarkan jenis dan macam pekerjaan yang tersurat didalam Kerangka Acuan Kerja (KAK). untuk lebih jelasnya dipaparkan dalam Tabel Jadwal Penugasan Personil tim konsultan dalam pelaksanaan pekerjaan dan nama personil tenaga profesional yang terlibat secara langsung dalam kegiatan ini. Berikut ini. agar dapat dicapai suatu pola tata koordinasi pelaksanaan pekerjaan secara baik. mobilisasi tenaga profesional oleh pihak konsultan dengan berbagai disiplin ilmu yang berbeda sesuai dengan kebutuhan dalam kegiatan ini nantinya. 82 . Dalam menunjang pelaksanaan Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung ini. Selain itu. kebutuhan mobilisasi tenaga penunjang akan selalu memperimbangkan kebutuhan tenaga profesional. serta menyetujui hasil pekerjaan yang dihasilkan konsultan. Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Badung adalah pihak yang mengharapkan hasil pekerjaan ini secara optimal. Untuk diperlukan pengaturan pelaksanaan penugasan personil dan sampai sejauh mana keterlibatan masingmasing personil terhadap kegiatan pekerjaan ini. Untuk itu. yang akan mendukung tenaga profesional dalam melaksanakan tugasnya. tim konsultan juga akan memobilisasi tenaga pendukung. Oleh karena itu. Hubungan kerjasama antar personil. kualitas pula kerja yang dapat jadwal dipertanggungjawabkan. diperlukan pengaturan jadwal pelaksanaan pekerjaan.USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG H JADWAL PENUGASAN TENAGA AHLI Berdasarkan pengalaman konsultan dalam melaksanakan pekerjaanpekerjaan sejenis.

ST 2 Ass.0 1. Ahli Lingkungan Komang Santhi.0 8.5 4.0 4. MT Drs.1. Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota Dewi Rahayu Santi Maryam.0 Sub Total Total 4.0 Sub Total 4.0 4.0 8.5 1.0 27. ST 2 I 3 4 1 IV 4 1 2 3 4 Orang Bulan 4.0 Sub Total 11.0 2 Ahli Kebijakan Publik 3 Ahli Sipil (Hidrologi-geologi) 4 Ahli Perencanaan Tata Ruang Wilayah B Staff Pendukung 1 Ass. Jadwal Penugasan Tenaga Ahli Kegiatan Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis di Kabupaten Badung Waktu Penugasan II III 2 3 4 1 2 3 No A Tenaga Ahli 1 Team Leader Posisi Nama 1 Ir. Tietien Setiyo Rini. ST B Staff Penunjang 1 Administrasi dan Keuangan 2 Operator Komputer To Be Name To Be Name 83 .USTEK PENYUSUNAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS DI KABUPATEN BADUNG Tabel H. I Putu Suyasa Drs. I Wayan Budiarsa Suyasa Panca Yusyahnota.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful