Anda di halaman 1dari 6

AGATHIS DAMMARA WARB.

Botani Agathis alba Foxw. Spermatophyta Angiospermae Dicotyledoneae Araucariales Araucariaceae Agathis Agathis dammara Warb. Damar Pohon, tahunan, tinggi 30-40 m. Tegak, berkayu, bulat, lurus, berlentisel, bergetah, abu-abu, Tunggal, berhadapan, lonjong, tebal, tepi rata, ujung dan pangkal runcing, panjang 10 cm, lebar 5 cm, Daun pertulangan menyirip, tangkai panjang 2 cm, hijau mengkilat. Bunga majemuk, berumah satu, bunga jantan bertumpuk pada tunas yang muda, silindris, ujung runcing, bersisik, merah kecoklatan. Biji lonjong, berperisai pipih seperti sisik, panjang 6 mm, putih kekuningan. Pipih, putih. Perakaran tunggang, kuat, coklat.

Gambar 9. Agathis dammara Warb

Deskripsi Pinus merkusii ( Pinus ) Pinus merkusii ( Pinus )

Klasifikasi Divisio : Spermatophyta Subdivisio : Gymnospermae Classis : Coniferae Ordo : Pinales Familia : Pinaceae Genus : Pinus Spesies : Pinus merkusii

Habitus Akar Batang Daun Bunga

Biji

Deskripsi : Tanaman pinus (Pinus merkusii) berperawakan pohon dengan ketinggian 1-40 meter. : Sistem perekaran dari Pinus merkusii berupa akar tunggang (radix primaria). : Batang pada Pinus merkusii berupa batang berkayu berbentuk bulat (teres) dengan permukaan batang beralur (sulcatus). Arah tumbuh tegak lurus (erectus) dengan percabangan monopodial. : Daun berbentuk jarum dalam berkas terdiri dari 2 daun, pada pangkal berkas dikelilingi oleh sarung sisik berupa selaput tipis. Duduk daun tersebar (folia sparsa) : Bunga pada Pinus merkusii berkelamin satu (uniseksualis) berumah satu (monoecus). Bunga jantan dan betina dalam satu tunas. Bunga jantan berbentuk strobilus (silindris). Strobilus betina berbentuk kerucut, tumbuh di ujung dahan. Ujungnya runcing, bersisik dan biasanya berwarna coklat. Pada tiap bakal bijinya terdapat dua sayap. : Biji pada Pinus merkusii terletak pada dasar setiap sisik buah, setiap sisik menghasilkan dua biji, bulat telur dan pipih serta bersayap. Sayap melekat pada biji.

Cycas rumpiiC ycas rumphii ( Pakis Haji )

Habitus : Tanaman Pakis Haji (Cycas rumphii) termasuk tanaman berbentuk perdu. Akar : Tanaman Pakis Haji (Cycas rumphii) mempunyai sistem perakaran tunggang. Batang : Tanaman Pakis Haji (Cycas rumphii) tidak bercabang (monopodial) dan berbentuk bulat (teres) dengan permukaan batang kasar. Pangkal tangkai daun tetap ada pada batang. Pada kulit batang terdapat lendir. Daun : Bentuk dan ukuran daun pada Cycas rumphii baik jantan maupun betina sama. Daun berupa daun tunggal. Terdiri dari tangkai daun (petioles) dan helaian daun (lamina) berbentuk pita (ligulatus) dan susunan tulang daun dan torehannya berbagi menyirip (pinnatipartitus), tepi daun integer, warna daun hijau tua, pada tangkai daun terdapat duri. Bunga : Tanaman Cycas rumphii merupakan tumbuhan berkelamin satu (uniseksualis) dan berumah dua (dioecus). Bunga terdiri dari dua sporofil yaitu mikrosporofil (jantan) dan megasporofil (betina) yang terkumpul dalam strobilus. Strobilus jantan berbentuk silinder dan tumbuh pada ujung batang. Strobilus betina berbentuk bulat tumbuh dari sela-sela ketiak. Ovulum terdapat pada pinggir carpelum. Strobilus jantan terminalis dengan mikrosporofil berbentuk seperti sisik yang berkayu, dipermukaannya terdapat mikrosporangium. Biji : Biji Cycas rumphii terdapat pada permukaan carpelum, bentuknya bulat dengan ukuran sebesar telur bebek.

CEMARA NORFOLK (Araucaria heterophylla) Klasifikasi : Familia : Araucariaceae Genus : Araucaria Spesies : Araucaria heterophylla Deskripsi Gambar 8
Banyak cabang simetris berbentuk seperti jarum tumpul dan membentuk garis segitiga hingga ke atas. Seiring dengan pertumbuhannya, Norfolk bertambah tinggi, terlihat tidak simetris, dan cabang-cabang di bagian terendahnya akan berwarna cokelat, serta berguguran. CEMARA KIPAS (Thuja orientalis L) Klasifikasi Famili: Cupressaceae Genus: Thuja Spesies: Thuja orientalis L Deskripsi Pohon mencapai 2 m, daunnya berbentuk seperti kipas yang merupakan daun majemuk. Batangnya lurus, dengan kulit kayu yang kadang terkelupas.

Deskripsi Gnetum gnemon (Melinjo)


Gnetum gnemon (Melinjo)

A. Klasifikasi Divisio : Spermatophyta Subdivisio : Gymnospermae Classis : Gnetinae Ordo : Gnetales Familia` : Gnetaceae Genus : Gnetum Spesies : Gnetum gnemon B. Deskripsi Habitus : Habitus dari tanaman Gnetum gnemon berupa pohon dengan ketinggian mencapai 15 meter. Akar : Sistem perakaran pada Gnetum gnemon adalah sistem perakaran tunggang (radix primaria) Batang : Batang dari Gnetum gnemon berkayu, berbentuk bulat (teres), permukaan rata (laevis) dengan sistem percabangan simpodial. Daun : Daun dari Gnetum gnemon adalah daun tunggal terdiri dari tangkai daun (petiolus) dan helaian daun (lamina). Bentuk helaian daun oblongus, ujung daun acuminatus, tepi daun integer dan yulang daun menyirip (penninervis). Duduk daun berhadapan (folia opposita) tanpa stipula. Daun, jika dipatahkan atau disobek memperlihatkan serabut daun yang menonjol. Bunga : Bunganya uniseksualis dioecus, terdapat pada bulir dalam percabangan dichasium. Terletak pada ketiak daun (axillaris), terdapat brachtea pada tiap karangan. Bunga jantan terdiri dari benang sari yang di atasnya

Biji

terdapat sebaris ovulum yang steril. Bunga betina dalam karangan bulir dengan ovulum yang sebagian fertile yang dibungkus oleh perigonium yang berdaging. Biji dari Gnetum gnemon diselubungi oleh selaput luar yang kerad yang disebut integumen luar dan selaput dalam yang disebut integument dalam dan juga diselubungi oleh tenda bunga (perigonium) yang berdaging dan akhirnya berwarna merah jika bijinya telah masak.