Anda di halaman 1dari 4

Case 1 Analysis of a Potential Audit Client

Benjamin M. Rogers adalah presiden dari Perusahaan Lakeside, sebuah perusahaan ritel dan distributor dari produk elektronik yang berlokasi di Richmod, Virginia. KAP King and Company adalah KAP yang sebelumnya mengaudit Lakeside. Namun, Rogers tertarik dengan KAP lain Yaitu KAP Abernethy and Chapman. Ketertarikan tersebut dikarenakan Abernethy and Chapman adalah KAP yang mengaudit primary bank di tempat Dia melakukan bisnis. Pada Maret 2006, Rogers bertemu dengan salah satu Partner KAP tersebut. Selanjutnya, Rogers meminta janji formal dengan Richard Abernethy, managing partner dari Abernethy dan Chapman, dengan harapan tiba pada kesimpulan akhir tentang penugasan audit Lakeside tahun 2006. Pada 1 Juni 2006 diadakan pertemuan yang dihadiri oleh Abernethy, Rogers dan Wallance Andrews, seorang audit manager yang akan menjadi asisten dalam mengivestigasi klien prospektif tersebut. Kedua auditor tersebut cukup tertarik untuk belajar sebisa mungkin tentang bisnis produk elektronik. Meskipun sejumlah pekerjaannya berlokasi di daerah Richmond, Abernethy dan Chapman belum pernah memiliki klien dalam bidang ini. Dengan demikian, penugasan untuk Lakeside akan menawarkan kesempatan yang sangat baik untuk masuk ke pasar baru. Dalam percakapan dengan Rogers, Abernethy dan Andrews mendapatkan sejumlah data tentang Perusahaan Lakeside dan tentang kemungkinan penugasan audit. Termasuk beberapa informasi berikut: Rogers memulai Lakeside tahun 1990 sebagai toko tunggal yang menjual televisi dan peralatan stereo dengan harga yang murah. Bisnis ini berjalan dengan baik dan perusahaan diperluas, satu toko baru setiap dua atau tiga tahun. Sekarang, ada enam toko yang beroperasi, tiga di Richmond dan masing-masing satu di tiga kota terdekat yaitu Charlottesville, Fredericksburg, dan Petersbug. Lima yang pertama berada di pusat perbelanjaan kecil dengan menyewa sebuah tempat disana. Namun toko terbaru berlokasi di gedung yang dibangun oleh Lakeside sendiri, berdekatan dengan pusat perbelanjaan baru di sisi timur dari Richmond. Di samping itu, Lakeside memiliki gudang yang juga menyediakan ruang kantor untuk staf administrasi perusahaan.

Pada tahun 1995, Lakeside mengurangi pemasaran produk elektronik dengan harga yang murah dan beralih pada peralatan audio dan video canggih. Beberapa tahun kemudian, Lakeside menjadi ditributor tunggal dari produk Cypress untuk negara bagian Virginia dan North Carolina. Cypress adalah produsen dari peralatan audio dan video berkualitas. Tak berapa lama kemudian, toko-toko Lakeside mulai menjual produk Cypress secara ekslusif. Meskipun produk Cypress berkualitas, tetapi merek tersebut tidak dikenal di daerah Richmond dan pendapatan toko mulai menurun. Penjualan mulai naik pada tahun 2004 dan 2005, meskipun Rogers mengaku pada Abernethy bahwa semua toko telah mengalami persaingan yang ketat dalam pasar lokal. Ia bahkan menunjukkan bahwa sebuah perusahaan peralatan audio kecil, yang terdiri dari dua toko, bangkrut di Richmond pada enam bulan terakhir. Namun, ia tidak yakin mengenai penyebab spesifik dari kebangkrutan tersebut.

Untuk memasarkan merek Cypress di seluruh negara bagian Virginia dan North Carolina, Lakeside mempekerjakan enam staf penjualan yang mengunjungi toko audio, elektronik, dan peralatan di wilayah mereka. Para pengecer kemudian memesan barang dari Lakeside dengan menelepon gudang di Richmond. Setelah pemeriksaan kredit, persediaan yang diminta dikirim ke pelanggan dan ditagih pada 2/10; n/45. Hingga 20% dari barang dagangan dapat dikembalikan ke Lakeside dalam empat bulan sepanjang barang tersebut tidak rusak. di masa lalu, pengembalian telah rendah. Rogers menunjukkan bahwa "penjualan distribusi" awalnya mengecewakan tetapi telah meningkat secara material dalam dua tahun lalu karena reputasi Cypress mulai menyebar.

Persediaan berupa peralatan audio dan video dibeli setiap minggu dari Cypress. Lakeside diperbolehkan membayar dengan termin 90 hari, tetapi Cypress menawarkan diskon tunai bila dapat mebayar lebih cepat. Agar dapat

mempertahankan margin laba, Rogers memilih untuk memanfaatkan diskon yang tersedia. Untuk memenuhi persyaratan pembayaran, Lakeside membuat credit lines dengan dua Richmond bank sebesar $750.000. bunga atas utang ini didasarkan floating suku bunga dari bank yang bersangkutan dan selama beberapa tahun terakhir rata-ratanya 6%-9%. Kedua bank tersebut mensyaratkan bahwa Lakeside harus

mendepositkan uang sebesar 5% dari jumlah pinjaman.

Gudang perusahaan dan toko keenam dibangun dengan dana pinjman yang berasal dari Perusahaan Asuransi Nasional Virginia. Obligasi yang pertama diperoleh dengan tingkat bunga 6,5% per tahun sementara yang kedua dengan tingkat bunga 8%.

Rogers menyatakn bahwa ia merasa kecewa dengan layanan dari KAP King and Company. Ia menyebutkan tiga keluhan, pertma ia merasa KAP tersebut hanya memberikan sedikit bantuan dalam memperbarui sistem akuntansi Lakeside. Kedua, Rogers percaya bahwa KAP King and Company telah memgenakan biaya yang berlebihan untuk audit tahunan.

Masalah terakhir Rogers dengan KAP King and Company berhubungan dengan opini audit yang diberikan pada laporan keuangan Lakeside untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2005. Auditor memberikan opini wajar dengan pengecualian. King and Company percaya bahwa berdasarkan pedoman yang ditetapakan FASB investasi di toko terbaru Lakeside sebesar $186.000 talah mengalami kerugian. Namun Rogers tidak setuju dan menolak melaporkannya dalam laporan keuangan. Toko keenam yang dibuka tahun 2004, dibangun bedekatan dengan pusat perbelanjaan yang sepi. Sebagai akibatnya toko Lakeside tidak mendapatkan lalu lintas pelangan yang diperlukan untuk mendekati break-even point. Kegagalan dari pusat perbelanjaan membuat nasib toko Lakeside menjadi tidak pasti bagi King and Company. Selanjutnya KAP merasa bahwa Lakeside akan mengalami kesulitan jika ingin menjual toko tersebut. Karena Rogers terus melapirkan aset ini berdasarkan biaya historis, KAP merasa terdapat salah saji yang material dan mengeluarkan pendapat wajar dengan pengecualian.

Perusahaan lakeside dimiliki oleh delapan investor. Rogers memiliki 30% saham dari saham yang beredar, sementara tujuh sisanya memiliki antara 6% dan 22% dari saham perusahaan. Dari semua investor hanya Rogers yang terlibat aktif dalam operasi perusahaan. Dewan direksi terdiri dari Rogers, dua pemilik lainnya, dan seorang pengacara lokal. Ketika perusahaan pertama kali diselenggarakan, semua pemegang saham sepakat bahwa audit oleh KAP independen akan diadakan setiap tahun. Hal tersebut juga merupakan ketentuan yang dibuat oleh bank-bank yang berpartisipasi dalam pembiayaan Lakeside.

seorang manajer dan asisten manajer mengoperasikan satu toko. Biasanya, tiga sampai enam penjualan pegawai juga bekerja di outlet setiap secara paruh waktu. dengan harapan merangsang penjualan toko lagging, rogers memulai sistem bonus selama tahun 2005, yang sudah tampaknya meningkatkan pendapatan. di bawah rencana ini, setiap manajer dan asisten manajer akan menerima bonus uang tunai setiap Januari berdasarkan penghasilan yang diperoleh oleh toko nya selama tahun sebelumnya. angka bonus adalah persentase dari laba kotor dari toko dikurangi biaya langsung dapat dialokasikan

Lakeside perusahaan sedang dalam proses operasi sebuah toko baru, yang akan mulai beroperasi Desember 2006. awal tahun ini rogers membentuk perusahaan sendiri yang terpisah untuk membangun fasilitas ini terbaru. setelah selesai, bangunan akan disewakan untuk likeside untuk seluruh kehidupan. meskipun rogers yakin bahwa toko baru akan melakukannya dengan baik, ia ingin menghindari masalah akuntansi lanjut terkait dengan ketidakpastian keberhasilan

rogers diindikasikan untuk Abernethy bahwa pertumbuhan adalah salah satu tujuan utamanya bisnis. ia menyatakan bahwa distribusi Cypress menawarkan kesempatan tak terbatas dan bahwa, sekali mapan, masing-masing toko Lakeside adalah investasi keuangan yang sehat. juga perusahaan sangat mempertimbangkan menambah peralatan komputer untuk lini produk