Anda di halaman 1dari 23

KMA 43026

Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL)

Departemen Administrasi & Kebijakan

Kesehatan

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Universitas Indonesia

Prof. Drh. Wiku Adisasmito, M.Sc., Ph.D.

UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup AMDAL adalah kajian mengenai dampak besar
UU No. 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup AMDAL adalah kajian mengenai dampak besar
UU No. 32/2009
tentang
Perlindungan dan
Pengelolaan
Lingkungan Hidup
AMDAL adalah kajian mengenai
dampak besar dan penting suatu
usaha dan/atau kegiatan yang
direncanakan pada lingkungan
hidup yang diperlukan bagi
proses pengambilan keputusan
tentang penyelenggaraan usaha
dan/atau kegiatan
PP No. 27/1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup
PP No. 27/1999
tentang Analisis
Mengenai Dampak
Lingkungan Hidup

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KAANDAL) Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL)
Dokumen Kerangka Acuan Analisis
Dampak Lingkungan Hidup (KAANDAL)
Dokumen Analisis Dampak Lingkungan
Hidup (ANDAL)
Dokumen
Dokumen Rencana Pengelolaan
AMDAL
Lingkungan Hidup (RKL)
Dokumen Rencana Pemantauan
Lingkungan Hidup (RPL)
Dokumen Ringkasan Eksekutif
Lingkungan Hidup (RPL) Dokumen Ringkasan Eksekutif Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KAANDAL)
Dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak
Lingkungan Hidup (KAANDAL)
Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KAANDAL) Suatu dokumen yang berisi tentang ruang lingkup serta
Suatu dokumen yang berisi tentang ruang lingkup serta kedalaman kajian ANDAL
Suatu dokumen yang berisi tentang ruang lingkup serta kedalaman
kajian ANDAL
berisi tentang ruang lingkup serta kedalaman kajian ANDAL Ruang lingkup kajian ANDAL meliputi penentuan dampak-dampak
berisi tentang ruang lingkup serta kedalaman kajian ANDAL Ruang lingkup kajian ANDAL meliputi penentuan dampak-dampak
Ruang lingkup kajian ANDAL meliputi penentuan dampak-dampak penting yang akan dikaji secara lebih mendalam dalam
Ruang lingkup kajian ANDAL meliputi penentuan dampak-dampak penting
yang akan dikaji secara lebih mendalam dalam ANDAL dan batas-batas
studi ANDAL, sedangkan kedalaman studi berkaitan dengan penentuan
metodologi yang akan digunakan untuk mengkaji dampak. Penentuan ruang
lingkup dan kedalaman kajian ini merupakan kesepakatan antara
Pemrakarsa Kegiatan dan Komisi Penilai AMDAL melalui proses yang
disebut dengan proses pelingkupan

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL) Dokumen yang berisi telaahan secara cermat terhadap dampak penting
Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Hidup
(ANDAL)
Dokumen yang berisi telaahan secara cermat terhadap dampak penting dari suatu rencana kegiatan
Dampak-dampak penting yang telah diidentifikasi di dalam dokumen KAANDAL kemudian ditelaah
secara lebih cermat dengan menggunakan metodologi yang telah disepakati. Telaah ini bertujuan untuk
menentukan besaran dampak
Setelah besaran dampak diketahui, selanjutnya dilakukan penentuan sifat penting dampak dengan cara
membandingkan besaran dampak terhadap kriteria dampak penting yang telah ditetapkan oleh
pemerintah
Tahap kajian selanjutnya adalah evaluasi terhadap keterkaitan antara dampak yang satu dengan yang
lainnya. Evaluasi dampak ini bertujuan untuk menentukan dasar-dasar pengelolaan dampak yang akan
dilakukan untuk meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL)
Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup
(RKL)
Dokumen Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup (RKL) Mengendalikan dan menanggulangi dampak penting lingkungan hidup yang
Mengendalikan dan menanggulangi dampak penting lingkungan hidup yang bersifat negatif serta memaksimalkan dampak positif
Mengendalikan dan menanggulangi dampak penting
lingkungan hidup yang bersifat negatif serta
memaksimalkan dampak positif yang terjadi akibat
rencana suatu kegiatan. Upaya-upaya tersebut
dirumuskan berdasarkan hasil arahan dasar-dasar
pengelolaan dampak yang dihasilkan dari kajian ANDAL
pengelolaan dampak yang dihasilkan dari kajian ANDAL Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL)
Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup
(RPL)
Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL) Dokumen yang memuat program-program pemantauan untuk melihat perubahan
Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL) Dokumen yang memuat program-program pemantauan untuk melihat perubahan
Dokumen yang memuat program-program pemantauan untuk melihat perubahan lingkungan yang disebabkan oleh dampak-dampak
Dokumen yang memuat program-program pemantauan
untuk melihat perubahan lingkungan yang disebabkan oleh
dampak-dampak yang berasal dari rencana kegiatan. Hasil
pemantauan digunakan untuk mengevaluasi efektifitas
upaya-upaya pengelolaan lingkungan yang telah dilakukan,
ketaatan pemrakarsa terhadap peraturan lingkungan hidup
dan dapat digunakan untuk mengevaluasi akurasi prediksi
dampak yang digunakan dalam kajian ANDAL

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Dokumen Ringkasan Eksekutif
Dokumen Ringkasan Eksekutif
Dokumen Ringkasan Eksekutif Dokumen yang meringkas secara singkat dan jelas hasil kajian ANDAL. Hal-hal yang perlu
Dokumen yang meringkas secara singkat dan jelas hasil kajian ANDAL. Hal-hal yang perlu disampaikan dalam
Dokumen yang meringkas secara singkat dan jelas hasil
kajian ANDAL. Hal-hal yang perlu disampaikan dalam
ringkasan eksekutif biasanya adalah uraian secara singkat
tentang besaran dampak dan sifat penting dampak yang
dikaji di dalam ANDAL dan upaya-upaya pengelolaan dan
pemantuan lingkungan hidup yang akan dilakukan untuk
mengelola dampak-dampak tersebut
yang akan dilakukan untuk mengelola dampak-dampak tersebut Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Kriteria pengukuran dampak

1. Besarnya jumlah manusia yang akan terkena dampak rencana usaha dan/atau kegiatan. 2. Luas wilayah
1.
Besarnya jumlah manusia yang akan terkena
dampak rencana usaha dan/atau kegiatan.
2.
Luas wilayah penyebaran dampak.
3.
Intensitas dan lamanya dampak berlangsung.
4.
Banyaknya komponen lingkungan hidup lain
yang akan terkena dampak.
5.
Sifat kumulatif dampak.
6.
Berbalik (reversible) atau tidak berbaliknya
(irreversible) dampak.
(reversible) atau tidak berbaliknya (irreversible) dampak. Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Kegiatan yang berdampak pada LH

1. Pengubahan bentuk lahan dan bentang alam 2. Eksploitasi sumber daya alam baik yang terbaharui
1.
Pengubahan bentuk lahan dan bentang alam
2.
Eksploitasi sumber daya alam baik yang terbaharui maupun yang tak
terbaharu
3.
Proses dan kegiatan yang secara potensial dapat menimbulkan
pemborosan, pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, serta
kemerosotan sumber daya alam dalam pemanfaatannya
4.
Proses dan kegiatan yang hasilnya dapat mempengaruhi lingkungan
alam, lingkungan buatan, serta lingkungan sosial dan budaya
5.
Proses dan kegiatan yang hasilnya akan dapat mempengaruhi pelestarian
kawasan konservasi sumber daya dan/atau perlindungan cagar budaya
6.
Introduksi jenis tumbuh-tumbuhan, jenis hewan, dan jenis jasad renik
jenis tumbuh-tumbuhan, jenis hewan, dan jenis jasad renik PP No. 27/1999 Pasal 3 ayat 1 Departemen

PP No. 27/1999 Pasal 3 ayat 1

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

AMDAL DI INDONESIA

AMDAL di Indonesia diberlakukan berdasarkan PP 51 Tahun 1993 (sebelumnya PP 29 tahun 1986) sebagai
AMDAL di Indonesia
diberlakukan berdasarkan PP 51
Tahun 1993 (sebelumnya PP 29
tahun 1986) sebagai realisasi
pelaksanaan UU No. 4 tahun
1982 tentang Lingkungan Hidup
yang saat ini telah direvisi
menjadi UU No. 23 tahun 1997
yang saat ini telah direvisi menjadi UU No. 23 tahun 1997 Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan,

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

AMDAL RS

Rumah Sakit yang terkena wajib AMDAL

adalah Rumah Sakit dengan kapasitas lebih dari 400 tempat tidur

Rumah Sakit dengan kapasitas lebih dari 400 tempat tidur PP No. 51 tahun 1993 Departemen Administrasi

PP No. 51 tahun 1993

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Tujuan AMDAL

Menjaga &

meningkatkan

kualitas

lingkungan serta

menekan

pencemaran

sehingga dampak

negatifnya

menjadi serendah

mungkin

sehingga dampak negatifnya menjadi serendah mungkin Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Prinsip-prinsip AMDAL
Prinsip-prinsip
AMDAL
Prinsip-prinsip AMDAL AMDAL bagian integral dari Studi Kelayakan Kegiatan Pembangunan AMDAL berfokus pada analisis:
AMDAL bagian integral dari Studi Kelayakan Kegiatan Pembangunan
AMDAL bagian integral dari
Studi Kelayakan Kegiatan
Pembangunan
AMDAL berfokus pada analisis: Potensi masalah, Potensi konflik, Kendala sumber daya alam, Pengaruh kegiatan sekitar
AMDAL berfokus pada
analisis: Potensi masalah,
Potensi konflik, Kendala
sumber daya alam, Pengaruh
kegiatan sekitar terhadap
proyek
AMDAL menjaga keserasian hubungan antara berbagai kegiatan agar dampak dapat diperkirakan sejak awal perencanaan
AMDAL menjaga keserasian
hubungan antara berbagai
kegiatan agar dampak dapat
diperkirakan sejak awal
perencanaan
Dengan AMDAL, pemrakarsa dapat menjamin bahwa proyeknya bermanfaat bagi masyarakat & aman terhadap lingkungan
Dengan AMDAL,
pemrakarsa dapat menjamin
bahwa proyeknya
bermanfaat bagi masyarakat
& aman terhadap lingkungan

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Proses pelaksanaan AMDAL

KA Pelingkupan ANDAL RKL RPL ANDAL
KA
Pelingkupan
ANDAL
RKL
RPL
ANDAL
pelaksanaan AMDAL KA Pelingkupan ANDAL RKL RPL ANDAL Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Pelingkupan
Pelingkupan
Pelingkupan Proses pemusatan studi pada hal-hal penting yang berkaitan dengan dampak penting Kerangka acuan (KA ANDAL)
Proses pemusatan studi pada hal-hal penting yang berkaitan dengan dampak penting
Proses pemusatan studi
pada hal-hal penting yang
berkaitan dengan dampak
penting
Kerangka acuan (KA ANDAL)
Kerangka acuan
(KA ANDAL)
berkaitan dengan dampak penting Kerangka acuan (KA ANDAL) Ruang lingkup kajian analisis mengenai dampak lingkungan
Ruang lingkup kajian analisis mengenai dampak lingkungan hidup yang merupakan hasil pelingkupan
Ruang lingkup kajian
analisis mengenai dampak
lingkungan hidup yang
merupakan hasil
pelingkupan
Analisis dampak lingkungan hidup (ANDAL)
Analisis dampak
lingkungan hidup
(ANDAL)
Telaahan secara cermat dan mendalam tentang dampak besar dan penting suatu rencana usaha dan/atau kegiatan
Telaahan secara cermat dan
mendalam tentang dampak
besar dan penting suatu
rencana usaha dan/atau
kegiatan
besar dan penting suatu rencana usaha dan/atau kegiatan Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Rencana pengelolaan lingkungan hidup (RKL)
Rencana pengelolaan
lingkungan hidup
(RKL)
Rencana pengelolaan lingkungan hidup (RKL) Upaya penanganan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup yang
Upaya penanganan dampak besar dan penting terhadap lingkungan hidup yang ditimbulkan akibat dari rencana usaha
Upaya penanganan
dampak besar dan penting
terhadap lingkungan hidup
yang ditimbulkan akibat
dari rencana usaha
dan/atau kegiatan
Rencana pemantauan lingkungan hidup (RPL)
Rencana
pemantauan
lingkungan hidup
(RPL)
kegiatan Rencana pemantauan lingkungan hidup (RPL) Upaya pemantauan komponen lingkungan hidup yang terkena
Upaya pemantauan komponen lingkungan hidup yang terkena dampak besar dan penting akibat dari rencana usaha
Upaya pemantauan
komponen lingkungan
hidup yang terkena dampak
besar dan penting akibat
dari rencana usaha
dan/atau kegiatan
dan penting akibat dari rencana usaha dan/atau kegiatan Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

Studi AMDAL berdasarkan PP 51 Tahun 1993 AMDAL AMDAL AMDAL AMDAL Terpadu/ Proyek Kawasan Regional
Studi AMDAL berdasarkan
PP 51 Tahun 1993
AMDAL
AMDAL
AMDAL
AMDAL
Terpadu/
Proyek
Kawasan
Regional
Multisektoral
AMDAL Terpadu/ Proyek Kawasan Regional Multisektoral Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas
AMDAL Terpadu/ Proyek Kawasan Regional Multisektoral Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

AMDAL Proyek
AMDAL
Proyek
AMDAL Proyek AMDAL yang berlaku bagi satu kegiatan yang berada dalam kewenangan satu instansi sektoral. Misalnya
AMDAL yang berlaku bagi satu kegiatan yang berada dalam kewenangan satu instansi sektoral. Misalnya rencana
AMDAL yang berlaku bagi satu kegiatan
yang berada dalam kewenangan satu
instansi sektoral. Misalnya rencana
kegiatan pabrik tekstil yang mempunyai
kewenangan memberikan ijin dan
mengevaluasi studi AMDALnya ada
pada Departemen Perindustrian
studi AMDALnya ada pada Departemen Perindustrian Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas
studi AMDALnya ada pada Departemen Perindustrian Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

AMDAL Terpadu/ Multisektoral
AMDAL
Terpadu/
Multisektoral
AMDAL Terpadu/ Multisektoral AMDAL yang berlaku bagi suatu rencana kegiatan pembangunan yang bersifat terpadu, yaitu
AMDAL yang berlaku bagi suatu rencana kegiatan pembangunan yang bersifat terpadu, yaitu adanya keterkaitan dalam
AMDAL yang berlaku bagi suatu
rencana kegiatan pembangunan
yang bersifat terpadu, yaitu adanya
keterkaitan dalam hal perencanaan,
pengelolaan dan proses produksi,
serta berada dalam satu kesatuan
ekosistem dan melibatkan
kewenangan lebih dari satu
instansi.
dan melibatkan kewenangan lebih dari satu instansi. Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas
dan melibatkan kewenangan lebih dari satu instansi. Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

AMDAL Kawasan
AMDAL
Kawasan
AMDAL Kawasan AMDAL yang ditujukan pada satu rencana kegiatan pembangunan yang berlokasi dalam satu kesatuan hamparan
AMDAL yang ditujukan pada satu rencana kegiatan pembangunan yang berlokasi dalam satu kesatuan hamparan ekosistem
AMDAL yang ditujukan pada
satu rencana kegiatan
pembangunan yang berlokasi
dalam satu kesatuan
hamparan ekosistem dan
menyangkut kewenangan
satu instansi.
ekosistem dan menyangkut kewenangan satu instansi. Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas
ekosistem dan menyangkut kewenangan satu instansi. Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

AMDAL Regional
AMDAL
Regional
AMDAL Regional AMDAL yang diperuntukan bagi rencana kegiatan pembangunan yang sifat kegiatannya saling terkait dalam
AMDAL yang diperuntukan bagi rencana kegiatan pembangunan yang sifat kegiatannya saling terkait dalam hal perencanaan
AMDAL yang diperuntukan bagi
rencana kegiatan pembangunan yang
sifat kegiatannya saling terkait dalam
hal perencanaan dan waktu
pelaksanaan kegiatannya. AMDAL
ini melibatkan kewenangan lebih
dari satu instansi, berada dalam satu
kesatuan ekosistem, satu rencana
pengembangan wilayah sesuai
Rencana Umum Tata Ruang Daerah
pengembangan wilayah sesuai Rencana Umum Tata Ruang Daerah Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas
pengembangan wilayah sesuai Rencana Umum Tata Ruang Daerah Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas

Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia

END
END