Anda di halaman 1dari 2

KEADAAN GEOLOGI DIKABUPATEN WONOSOBO Dataran tinggi Dieng merupakan dataran yang terbentuk oleh kawah gunung berapi

yang telah mati. Bentuk kawah jelas terlihat dari dataran yang terletak di tengah dengan dikelilingi oleh bukit-bukit. Sebelum menjadi dataran, area ini merupakan danau besar yang kini tinggal bekasbekasnya berupa telaga. Bekas-bekas kawah pada saat ini, kadang-kadang masih menampakan aktivitas vulkanik, misalnya pada kawah Sikidang. Disamping itu juga aktivitas vulkanik, yang berupa gas / uap panas bumi dan dialirkan melalui pipa dengan diameter yang cukup besar, dan dipasang di permukaan tanah untuk menuju ke lokasi tertentu yang berada cukup jauh dari lokasi pemukiman penduduk dan dimanfaatkan untuk Pembangkit Tenaga Listrik Panas Bumi. Dengan kondisi topografi, pemandangan alam yang indah dan situs-situs peninggalan purbakala yang berupa candi, sehingga dataran tinggi Dieng mempunyai potensi sebagai tempat rekreasi dan sekaligus obyek peninggalan sejarah yang menarik. Dataran tinggi Dieng (Dieng Plateau) merupakan sebuah komplek gunung berapi, berbentuk dataran luas dengan panjang kurang lebih 9 mil (14 km) dan lebar 4 mil (6 km) dan memanjang dari arah barat daya - tenggara. Dieng yang berasal dari gunungapi tua mengalami penurunan drastis (dislokasi), oleh patahan arah barat laut dan tenggara. Gunungapi tua itu adalah Gunung Prau. Pada bagian yang amblas muncul gunung-gunung kecil yaitu: Gunung Alang, Gunung Nagasari, Gunung Panglimunan, Gunung Pangonan, Gunung Gajahmungkur dan Gunung Pakuwaja Secara geologi regional daerah Komplek Gunungapi Dieng ditutupi oleh endapan berumur Kuarter, berupa aliran lava, piroklastik, endapan phreatik, endapan lahar, endapan permukaan, dan hasil erupsi Gunung Sundoro. Endapan tersebut dapat dibagi menjadi 5 endapan berdasarkan sumber erupsi (R. Sukhyar, dkk, 1986), dengan urutan muda ke tua terdiri dari: a. b. c. d. e. Endapan Permukaan; Endapan Dieng Muda; Endapan Dieng Dewasa; Endapan Dieng Tua; Hasil Erupsi Gunungapi Sundoro.

2.

Bahan Galian dan Mineral Ikutan

Sumber daya alam yang telah dimanfaatkan adalah Panas Bumi oleh PT Geo Dipa Energi, dan belerang oleh penduduk setempat secara kecil-kecilan untuk dijual sebagai souvenir. Selain kedua sumber daya geologi tersebut, belum ada kegiatan untuk memanfaatkan potensi sumber daya geologi lainnya. Formasi Totogan yang ada dikabupaten wonosobo ini yang tersusun dari batu lempung, batuan beku, batu gamping, batu pasir dan batuan metamorf, umur formasi ini adalah oligosen akhir dan miosin awal