Anda di halaman 1dari 4

Turbin pelton merupakan turbin impuls, yang prinsip kerjanya mengubah energi potensial air menjadi energi kinetik

dalam bentuk pancaran air. Pancaran air yang keluar dari mulut nozzel diterima oleh sudu - sudu pada roda jalan sehingga roda jalan berputar. Turbin Pelton ini mempunyai tiga komponen utama yaitu : 1. Sudu Turbin, komponen turbin yang berbentuk mangkok, yang dipasang di sekeliling roda jalan. 2. Nozzel, bagian yang berfungsi untuk mengarahkan pancaran air ke sudu - sudu turbin dan mengatur kapasitas air yang masuk ke turbin. 3. Rumah Turbin, berfungsi sebagai tempat kedudukan roda jalan dan penahan air yang keluar dari sudu - sudu turbin. Kapasitas atau debit aliran sesuai dengan kapasitas dari pompa air yaitu : Q = 35 Lt/min = Head pompa htotal Pompa = hz + hp + hm + hf 2.1.3 Head Elevasi Perbedaan tinggi muka air sisi keluar dan masuk. h z = Z2 Z1 2.1.4 Head Tekan Head tekanan sisi masuk dan sisi keluar. P1 = P2 - P Dimana : P1 = tekanan sisi masuk P2 = tekanan sisi keluar 2.1.5 Rugi Minor Rugi Minor adalah rugi yang disebabkan gangguan lokal seperti pada aliran seperti perubahan penampang, katup, belokan dsb, yang diekspresikan dengan persamaan : hm = K . v / 2g 2.1.6 Rugi Mayor Rugi Mayor adalah rugi yang terjadi adanya gesekkan aliran fluida dengan dinding pipa. hf = f. Lv / d.2g
- Bilangan Reynolds Re = = 0,000001 m/s

= 0,00058

2.1.7 Kecepatan Aliran ( V ) Rumus dibawah ini adalah rumus yang digunakan untuk menghitung kecepatan aliran air dalam pipa.

Dimana : V = kecepatan aliran Q = kapasitas / debit air A = luas penampang pipa 2.1.8 Daya Air ( WHP ) WHP dapat didefinisikan sebagai daya efektif yang diterima oleh air dari pompa persatuan waktu.

= Q = debit air Ht = Head turbin 2.1.9 Daya Turbin ( BHP ) BHP dapat didefinisikan sebagai daya yang dihasilkan oleh fluida penggerak turbin untuk menggerakan turbin pada torsi dan kecepatan tertentu, atau bisa disebut juga input power ke turbin dari fluida. Dimana : N = Putaran turbin ( Rpm ) Mt = Momen puntir ( Nm ) 2.1.10 Efisiensi Turbin Efisiensi turbin adalah nilai keefektifan turbin yang didapat dengan membandingkan besar daya turbin ( BHP ) dengan besar daya air ( WHP ) dimana hasil berupa persentase. = ( BHP / WHP ) 100%

Dimana :

Jenis2 turbin air A. Turbin Kaplan (Propeler) Ciri-ciri turbin Propeller menurut boyle (1996:204-205) adalah :

1. Memerlukan debit air yang sangat besar 2. Ketinggian muka air hanya beberapa meter 3. Kecara teknis bentiknya lebih sederhana tapi membutuhkan perubahan kekuatan yang sangat besar untuk merubah sudut blade. 4. Model sudut dengan blade membelit dengan bagian pusat. 5. Prinsip kerjanya yaitu dimana sebuah turbin Kaplan berlari secara penuh dibawah permukaan air sehingga tekanan yang berbeda meleti sudu-sudu.sedangkan model

rumah turbin anonym(2002)pada poros vertical memerlukan rumah turbin berbentuk spiral atau rumah keong.

B. Turbin Pelton Ciri-ciri turbin Pelton secara umum adalah: 1. Roda terdiri dari mangkok-mangkok yang dipasang pada pinggir roda (kadir,1982:123). 2. Membutuhkan debit air yang kecil tetapi memerlukan tinggi muka air yang tinggi yaitu lebih dari 200m (anonym,2002). 3. Ttipe ini pada dasarnya beroperasi didalam atmosfer tekanan udara normal (boyle,1996:205). 4. Pada poros mendatar memerlukan saluran tertutup dengan di beton dan diameter cukup besar dimana turbin ar berbentuk sungkup supaya air tidak menyembur keluar

C. Turbin Francis ciri-ciri turbin Francis secara umum adalah:

1. Memerlukan volume air yang cukup banyak dengan tinggi muka air antara 30-200m.

2. Untuk poros vertical dengan menggunakan rumah turbin model spiral atau rumah keong. 3. Bentuknya lebih rumit karena memiliki berbagai jenis sudu(sdu jalan,sudu atur dan sudu tetap ). 4. Sedangkan prinsip kerjanya enurut boyle (1996:205) adalah turbin bergerag secara penuh dibawah permukaan air sehingga ada tekanan yang berbeda ketika melewati sudu jalan.