Anda di halaman 1dari 38

PDU UNSRI 2012

OSPE HISTOLOGI

OSPE HISTOLOGI

 

2012/2013

2012/2013

DWI LESTARI

DISUSUN:

NOVALIA ARISANDY

DWI LESTARI

OCTAVIA UKHTI P

TIARA PUTRI R

NOVALIA ARISANDY

INDARWATI

OCTAVIA UKHTI P

TIARA PUTRI R

ASYRIVA YOSSADANIA

INDARWATI

ASYRIVA YOSSADANIA

F

F

A K U L T A S

A K U L T A S

U N I V E R S I T A S

U N I V E R S I T A S

S R I W I J A Y A

S R I W I J A Y A

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 PRAKTIKUM 1 HDP 1: Jaringan Pengikat embrional Ciri-ciri: 1. Matriks tampak homogen 2.

PRAKTIKUM 1

HDP 1: Jaringan Pengikat embrional

2012/2013 PRAKTIKUM 1 HDP 1: Jaringan Pengikat embrional Ciri-ciri: 1. Matriks tampak homogen 2. Fibroblas primitif

Ciri-ciri:

1. Matriks tampak homogen

2. Fibroblas primitif tampak berupa sel besar bercabang dengan inti lonjong dan kromatin halus, dan satu atau lebih nukleus

3. Serat kolagen tampak terpisah-pisah

kromatin halus, dan satu atau lebih nukleus 3. Serat kolagen tampak terpisah-pisah Mohon maaf apabila ada
kromatin halus, dan satu atau lebih nukleus 3. Serat kolagen tampak terpisah-pisah Mohon maaf apabila ada

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HDP 2: Jaringan pengikat mukosa Tunica muscularis Mucosa Ductus secretor (Lumen)i Ciri-ciri:

HDP 2: Jaringan pengikat mukosa

Tunica muscularis Mucosa Ductus secretor (Lumen)i
Tunica muscularis
Mucosa
Ductus secretor
(Lumen)i

Ciri-ciri:

1. Selnya membentuk jalinan

2. Matriks diisi oleh massa gel

3. Mengandung serat kolagen dan fibroblas

4. Matriksnya rapat

5. Sel fibroblas gelendong atau bintang

kolagen dan fibroblas 4. Matriksnya rapat 5. Sel fibroblas gelendong atau bintang Mohon maaf apabila ada
kolagen dan fibroblas 4. Matriksnya rapat 5. Sel fibroblas gelendong atau bintang Mohon maaf apabila ada

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HDP 3: jaringan pengikat retikular Serat reticular Fibroblas Serat kolagen Ciri-ciri: 1.

HDP 3: jaringan pengikat retikular

Serat reticular Fibroblas Serat kolagen
Serat reticular
Fibroblas
Serat kolagen

Ciri-ciri:

1. Mengandung serat retikular saja

2. Berwarna hitam/gelap karena hanya dapat diwarnai oleh silver nitrat

3. Berbentuk saringan/jaring-jaring yang halus dan tipis

4. Sel retikuler seperti bintang

saringan/jaring-jaring yang halus dan tipis 4. Sel retikuler seperti bintang Mohon maaf apabila ada kesalahan Page
saringan/jaring-jaring yang halus dan tipis 4. Sel retikuler seperti bintang Mohon maaf apabila ada kesalahan Page

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HDP 4: jaringan pengikat areolar Pembuluh darah kapiler dengan sel-sel darah Serat elastik

HDP 4: jaringan pengikat areolar

Pembuluh darah kapiler dengan sel-sel darah Serat elastik (setipis garis & tak teratur) Fibroblas Serat
Pembuluh
darah
kapiler
dengan
sel-sel
darah
Serat elastik
(setipis garis &
tak teratur)
Fibroblas
Serat kolagen

Ciri-ciri:

1. Mengandung ketiga serat, kolagen, retikular, dan elastis

2. Matrix seperti gel, longgar dan banyak cairan

3. Sel lengkap, ada makrofag dan beberapa sel darah putih

dan banyak cairan 3. Sel lengkap, ada makrofag dan beberapa sel darah putih Mohon maaf apabila
dan banyak cairan 3. Sel lengkap, ada makrofag dan beberapa sel darah putih Mohon maaf apabila

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HDP 5: Jaringan Pengikat Adiposa VAKUDA SEL LEMAK Ciri-ciri : a. Dikelilingi oleh

HDP 5: Jaringan Pengikat Adiposa

VAKUDA SEL LEMAK
VAKUDA
SEL LEMAK

Ciri-ciri

:

a. Dikelilingi oleh mesotel : jaringan ikat yang mengelilingi jaringan adiposa yang dilapisi oleh selapis epitel gepeng

b. Dipisahkan oleh sekat jaringan ikat (terdapat fibroblast,arteriol,venula,saraf,kapiler)

c. Tampak sebagai sel kosong karena lemaknya larut

d. Nukleus sel adiposa terletak di ujung sel. Hal ini dikarenakan saat vakuda sel lemak terisi droplet-droplet lemak, intinya terdorong ke pinggir

saat vakuda sel lemak terisi droplet-droplet lemak, intinya terdorong ke pinggir Mohon maaf apabila ada kesalahan
saat vakuda sel lemak terisi droplet-droplet lemak, intinya terdorong ke pinggir Mohon maaf apabila ada kesalahan

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HDP 6: Jaringan pengikat padat teratur Jar. Ikat interfasi Sel kularis otot rangka

HDP 6: Jaringan pengikat padat teratur

Jar. Ikat interfasi Sel kularis otot rangka dan inti Corpusculum lamellosum (Badan Pacini) Fibroblas Point!
Jar. Ikat
interfasi
Sel
kularis
otot
rangka
dan inti
Corpusculum
lamellosum
(Badan Pacini)
Fibroblas
Point! Yang warnanya ungu,
menyebar di jar. Ikat, dialah tu
Berkas serat
Kolagen
Point! Pembedanya dgn
dengan otot rangka,
kalau otot rangka tiap

satu sel, satu inti, kalau dia, sebaran fibroblast

Ciri :

a. Ada serat kolagen yang tersusun padat,teratur,jelas

b. Diantara serat kolagen ada inti gepeng fibroblast

c. Sel predominan : fibroblast

d. Ada pembuluh darah kecil diantara berkas serat kolagen

predominan : fibroblast d. Ada pembuluh darah kecil diantara berkas serat kolagen Mohon maaf apabila ada
predominan : fibroblast d. Ada pembuluh darah kecil diantara berkas serat kolagen Mohon maaf apabila ada

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HDP 7: jaringan pengikat padat tidak teratur By google :) Serat kolagen Fibroblas

HDP 7: jaringan pengikat padat tidak teratur

By google :) Serat kolagen Fibroblas
By google :)
Serat kolagen
Fibroblas

Ciri-ciri

:

a. Serat kolagen acak dan tidak teratur

b. Selain fibroblast, sel-sel lain dalam jaringan ikat ini jarang ditemukan

c. Mengandung serat kolagen dengan substantia fundamentalis

ini jarang ditemukan c. Mengandung serat kolagen dengan substantia fundamentalis Mohon maaf apabila ada kesalahan Page
ini jarang ditemukan c. Mengandung serat kolagen dengan substantia fundamentalis Mohon maaf apabila ada kesalahan Page

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HN 1: Jaringan Otot Polos By google :) Ciri-ciri : a. Sel seperti

HN 1: Jaringan Otot Polos

By google :) Ciri-ciri :
By google :)
Ciri-ciri
:

a. Sel seperti kumparan,nukleus pipih terletak ditengah

b. Berkas miofilamen menyilang

c. Ada filamen aktin dan miosin tanpa pola cross-striation

miofilamen menyilang c. Ada filamen aktin dan miosin tanpa pola cross-striation Mohon maaf apabila ada kesalahan
miofilamen menyilang c. Ada filamen aktin dan miosin tanpa pola cross-striation Mohon maaf apabila ada kesalahan

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 PRAKTIKUM 2 HE 1: Epitel Transisional EPITEL TRANSISIONAL sel permukaan (lebih kuboid) sel

PRAKTIKUM 2

HE 1: Epitel Transisional

EPITEL TRANSISIONAL sel permukaan (lebih kuboid) sel payung (facet cell) Membran basalis Jaringan ikat dengan
EPITEL TRANSISIONAL
sel permukaan
(lebih kuboid)
sel payung
(facet cell)
Membran basalis
Jaringan ikat dengan berkas

serat kolagen dan fibroblas

Ciri-ciri:

1. Sel permukaan biasanya kuboid

2. Di jaringan ikat yang lebih dalam terdapat otot polos

3. Stratum basal berbentuk kubus

4. Stratum intermedium bersudut banyak

5. Stratum superfisial sel kuboid rendah

6. Epitel ini melapisi organ 2 yg dapat membesar dan mengecil

7. Pada bagian superficial terdapat sel yang bentuknya istimewa disebut sel payung (facet cell), Sel ini bagian luarnya berbentuk cembung dan bagian dasarnya cekung

(facet cell), Sel ini bagian luarnya berbentuk cembung dan bagian dasarnya cekung Mohon maaf apabila ada
(facet cell), Sel ini bagian luarnya berbentuk cembung dan bagian dasarnya cekung Mohon maaf apabila ada

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HE 2: Epitel Cuboid Simplex EPITEL KUBOID Ductus eksretorius dengan sekret Jar.ikat dengan

HE 2: Epitel Cuboid Simplex

EPITEL KUBOID Ductus eksretorius dengan sekret Jar.ikat dengan fibroblas
EPITEL KUBOID
Ductus eksretorius
dengan sekret
Jar.ikat dengan
fibroblas

Ciri-ciri:

1. Sel berbentuk kubus

2. Nukleus bulat di sitoplasma

3. Terdiri atas satu lapis

1. Sel berbentuk kubus 2. Nukleus bulat di sitoplasma 3. Terdiri atas satu lapis Mohon maaf
1. Sel berbentuk kubus 2. Nukleus bulat di sitoplasma 3. Terdiri atas satu lapis Mohon maaf

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HE 3: Epitel Columnar Simplex FILI Point! Kalau diperhatiin jelas 2 , ada

HE 3: Epitel Columnar Simplex

FILI Point! Kalau diperhatiin jelas 2 , ada seperti bulu EPITEL COLUMNAR SIMPLEX Membran basalis
FILI
Point! Kalau
diperhatiin jelas 2 ,
ada seperti bulu
EPITEL COLUMNAR
SIMPLEX
Membran basalis
Jaringan ikat
(lamina propria)

Ciri-ciri:

1. Nukleusnya cenderung tersebar pada tingkat yang sama

2. Sel-sel mempunyai garis bentuk empat persegi panjang dengan sumbu panjang tegak lurus terhadap lamina basal

3. Nukleus berbentuk bujur telur, terletak di dasar sel

terhadap lamina basal 3. Nukleus berbentuk bujur telur, terletak di dasar sel Mohon maaf apabila ada
terhadap lamina basal 3. Nukleus berbentuk bujur telur, terletak di dasar sel Mohon maaf apabila ada

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HE 4: Epitel Squamousa complex Nonkornifikasi Sel squamosa Point! Makin ke atas makin

HE 4: Epitel Squamousa complex Nonkornifikasi

Sel squamosa Point! Makin ke atas makin gepeng Sel polihedral Point! Bentuk segi tak beraturan
Sel squamosa
Point! Makin ke atas
makin gepeng
Sel polihedral
Point! Bentuk segi
tak beraturan
Sel basal
EPITEL BERLAPIS
GEPENG
Blood vessel
Point! Tergantung ukuran dan bentuk (arteriol, venula, kapiler)

Ciri-ciri:

1. Terdapat 3 lapisan sel epitel, yaitu stratum basal, intermedium, dan superificiale

2. Pada stratum basal, Sel berbentuk kubus atau silindris rendah, serta inti bulat di pusat sel

3. Pada stratum intermedium , sel bersudut banyak, dan inti bujur telur di pusat sel (sel polihedral)

4. Pada stratum superficiale, sel berbentuk pipih dan inti oval

sel polihedral) 4. Pada stratum superficiale, sel berbentuk pipih dan inti oval Mohon maaf apabila ada
sel polihedral) 4. Pada stratum superficiale, sel berbentuk pipih dan inti oval Mohon maaf apabila ada

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HE 5: Epitel Squamousa complex kornifikasi Lapisan tanduk (keratin) Ductus ekskretorius

HE 5: Epitel Squamousa complex kornifikasi

2012/2013 HE 5: Epitel Squamousa complex kornifikasi Lapisan tanduk (keratin) Ductus ekskretorius (kelenjar

Lapisan tanduk (keratin)

Ductus ekskretorius (kelenjar keringat) Stratum Korneum Stratum Spinosum Papila Stratum Point! Jar. Ikat dalam
Ductus ekskretorius
(kelenjar keringat)
Stratum
Korneum
Stratum
Spinosum
Papila
Stratum
Point! Jar. Ikat
dalam lekukan
sel epitel
basal
Jaringan ikat dgn
serat kolagen

Ciri-ciri:

1. Lapisan terluar dilapisi oleh sel-sel mati dan disebut stratum korneum

2. Pada stratum basal, Sel berbentuk kubus atau silindris rendah, serta inti bulat di pusat sel

3. Pada stratum intermedium , sel bersudut banyak, dan inti bujur telur di pusat sel

Pada stratum intermedium , sel bersudut banyak, dan inti bujur telur di pusat sel Mohon maaf
Pada stratum intermedium , sel bersudut banyak, dan inti bujur telur di pusat sel Mohon maaf

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HE 6: Epitel Pseudocomplex Ciri-ciri: 1. Sel seolah-olah berlapis 2. Semua sel melekat

HE 6: Epitel Pseudocomplex

Ciri-ciri:

1. Sel seolah-olah berlapis

2. Semua sel melekat

pada membrana basalis

3. Sebagian sel mencapai

permukaan bebas

4. Sebagian sel tertutup

oleh sel lainnya

5. Nukleus oval, tidak

terletak sama tinggi

6. Nukleus terletak pada

bagian sel terbesar

Silia

Badan basal

Sel goblet

Sel basal Membran basal

Jar. ikat kolagen dgn fibroblas

Pembuluh darah

Asinus mukosa

Asinus serosa

By google :)
By google :)
kolagen dgn fibroblas Pembuluh darah Asinus mukosa Asinus serosa By google :) Mohon maaf apabila ada
kolagen dgn fibroblas Pembuluh darah Asinus mukosa Asinus serosa By google :) Mohon maaf apabila ada
kolagen dgn fibroblas Pembuluh darah Asinus mukosa Asinus serosa By google :) Mohon maaf apabila ada
kolagen dgn fibroblas Pembuluh darah Asinus mukosa Asinus serosa By google :) Mohon maaf apabila ada
kolagen dgn fibroblas Pembuluh darah Asinus mukosa Asinus serosa By google :) Mohon maaf apabila ada
kolagen dgn fibroblas Pembuluh darah Asinus mukosa Asinus serosa By google :) Mohon maaf apabila ada
kolagen dgn fibroblas Pembuluh darah Asinus mukosa Asinus serosa By google :) Mohon maaf apabila ada
kolagen dgn fibroblas Pembuluh darah Asinus mukosa Asinus serosa By google :) Mohon maaf apabila ada
kolagen dgn fibroblas Pembuluh darah Asinus mukosa Asinus serosa By google :) Mohon maaf apabila ada
kolagen dgn fibroblas Pembuluh darah Asinus mukosa Asinus serosa By google :) Mohon maaf apabila ada
kolagen dgn fibroblas Pembuluh darah Asinus mukosa Asinus serosa By google :) Mohon maaf apabila ada

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 PRAKTIKUM 3 HN 3: sel motorik 10X Ciri-ciri: 1. Ada neuron motorik multipolar
PRAKTIKUM 3 HN 3: sel motorik 10X
PRAKTIKUM 3
HN 3: sel motorik
10X

Ciri-ciri:

1. Ada neuron motorik multipolar di medula spinalis daerah thoracal

2. Sitoplasma memiliki inti vesicular

3. Nukleus terlihat jelas

4. Ada substansi atau badan (Nissls body) berupa gumpala kasar material basofilik

5. Akson dan kolikulus aksonalis tidak mengandung substansi Nissl

6. Sel nonneuroglia lebih sedikit dari neuron multipolar

substansi Nissl 6. Sel nonneuroglia lebih sedikit dari neuron multipolar Mohon maaf apabila ada kesalahan Page
substansi Nissl 6. Sel nonneuroglia lebih sedikit dari neuron multipolar Mohon maaf apabila ada kesalahan Page

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HN 4: Ischiadicus memanjang 10X Endoneurium Point! Didalamnya ada akson (ga nampak sih)

HN 4: Ischiadicus memanjang

10X Endoneurium Point! Didalamnya ada akson (ga nampak sih) Jar. Ikat dan fibroblas
10X
Endoneurium
Point!
Didalamnya
ada akson (ga
nampak sih)
Jar. Ikat
dan
fibroblas

Ciri-ciri:

1. Dibungkus oleh lapisan luar jaringan ikat padat epineurium

2. Lapisan epineurium

3. Mengandung banyak pembuluh darah dan sel adiposa

4. Ada perineurium, yaitu jaringan ikat di bawah epineurium yang membungkus berkas serat saraf

5. Ada jaringan ikat intervasikuler

6. Banyak sel nukleus, sel schwan, dan fibrosit jaringan ikat endoneurium

7. Akson sentral seperti benang tipis, dengan hematoksilin dan eosin

endoneurium 7. Akson sentral seperti benang tipis, dengan hematoksilin dan eosin Mohon maaf apabila ada kesalahan
endoneurium 7. Akson sentral seperti benang tipis, dengan hematoksilin dan eosin Mohon maaf apabila ada kesalahan

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HN 5: Ischiadicus melintang Akson (yang ditengah) Jaringan ikat interfasikular Ciri-ciri: 1.

HN 5: Ischiadicus melintang

Akson (yang ditengah) Jaringan ikat interfasikular
Akson
(yang ditengah)
Jaringan ikat
interfasikular

Ciri-ciri:

1. Akson tampak sebagai struktur tipis sentral gelap yang dibungkus sisa myelin

2. Ada anyaman neurokratan, yaitu garis-garis radial di perifer

3. Nukleus dan membran sel schwan terletak perifer dari akson bermyelin

4. Sel schwan berbentuk bulan sabit mengelilingi akson

dari akson bermyelin 4. Sel schwan berbentuk bulan sabit mengelilingi akson Mohon maaf apabila ada kesalahan
dari akson bermyelin 4. Sel schwan berbentuk bulan sabit mengelilingi akson Mohon maaf apabila ada kesalahan

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 PRAKTIKUM 4 HDO 1: Tulang pipih Lakuna *) (lempeng tipis yg mengandung osteosit)

PRAKTIKUM 4

HDO 1: Tulang pipih

Lakuna *) (lempeng tipis yg mengandung osteosit) OSTEON (sistem havers) Lamela (lapisan 2 di sekitar
Lakuna *)
(lempeng tipis yg
mengandung osteosit)
OSTEON
(sistem havers)
Lamela
(lapisan 2 di
sekitar sistem
havers)

*) dari masing-masing lakuna ke segala arah terdapat kanal halus (KANALIKULI) yang menembus lamela, membentuk jalinan komunikasi antar osteosit

Ciri-ciri:

1. Serat kolagen tersusun dalam lapisan-lapisan tulang yang tipis (lamella ossea)

2. Lamella ossea tersusun saling sejajar di tepi tulang atau konsentris mengelilingi pembuluh darah

3. Lamella konsentrik tersusun mengelilingi suatu kanalis sentralis (Havers)

4. Tersebar dari masing-masing lakuna ke segala arah terdapat kanal halus yang disebut kanalikuli

masing-masing lakuna ke segala arah terdapat kanal halus yang disebut kanalikuli Mohon maaf apabila ada kesalahan
masing-masing lakuna ke segala arah terdapat kanal halus yang disebut kanalikuli Mohon maaf apabila ada kesalahan

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HDO 2: Osteogenesis endokondralis Perikondrium Kondroblas dan Kondrosit yang tersusun teratur

HDO 2: Osteogenesis endokondralis

Perikondrium Kondroblas dan Kondrosit yang tersusun teratur *) Epidermis Lempeng matriks tulang rawan terkalsifikasi
Perikondrium
Kondroblas dan Kondrosit
yang tersusun teratur *)
Epidermis
Lempeng matriks tulang
rawan terkalsifikasi
Spikulum tulang
*)
A. Zona cadangan tulang rawan,

C.

Zona kalsifikasi tulang,

B. Zona proliferasi kondrosit, D. Zona osifikasi

A B C D By google :)
A
B
C
D
By google :)

Ciri-ciri :

1. Terdiri dari zona kartilago, zona klasifikasi, zona proliferasi, dan zona osifikasi

2. Pada zona kartilago

terlihat kondrosit di lacuna

yang tersebar secara tunggal maupun berkelompok

3. Pada zona klasifikasi

terlihat kondrosit di lakuna yang tersusun bertumpuk.

4. Pada zona osifikasi,

kondrosit berdegenerasi membentuk lempeng tipis

matriks tulang rawan

osifikasi, kondrosit berdegenerasi membentuk lempeng tipis matriks tulang rawan Mohon maaf apabila ada kesalahan Page 20
osifikasi, kondrosit berdegenerasi membentuk lempeng tipis matriks tulang rawan Mohon maaf apabila ada kesalahan Page 20

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HDO 3: Osteogenesis desmalis Periosteum Osteosit Rongga sumsum dengan Osteoblas (tersebar)

HDO 3: Osteogenesis desmalis

Periosteum Osteosit Rongga sumsum dengan Osteoblas (tersebar)
Periosteum
Osteosit
Rongga sumsum
dengan Osteoblas
(tersebar)

Ciri-ciri:

1. Di sebelah luar dari tulang yang sedang tumbuh terdapat epitel berlapis gepeng

2. Di sebelah inferior kulit terdapat mesenkim embrional yang berdiferensiasi menjadi jaringan ikat primitif

terdapat mesenkim embrional yang berdiferensiasi menjadi jaringan ikat primitif Mohon maaf apabila ada kesalahan Page 21
terdapat mesenkim embrional yang berdiferensiasi menjadi jaringan ikat primitif Mohon maaf apabila ada kesalahan Page 21

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HDC 1: Kartilago Embrional Ciri-ciri: 1. Dikelilingi oleh jaringan mesenkim superfisial dengan

HDC 1: Kartilago Embrional

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HDC 1: Kartilago Embrional Ciri-ciri: 1. Dikelilingi oleh jaringan mesenkim superfisial dengan

Ciri-ciri:

1. Dikelilingi oleh jaringan mesenkim superfisial dengan pembuluh darah (vas sanguineum)

2. Lakuna di sekitar kondroblas janin tidak terlihat

3. Kondroblas menyerupai sel mesenkim superfisial

4. Kondroblas janin tersebar acak tanpa membentuk kelompok isogen

superfisial 4. Kondroblas janin tersebar acak tanpa membentuk kelompok isogen Mohon maaf apabila ada kesalahan Page
superfisial 4. Kondroblas janin tersebar acak tanpa membentuk kelompok isogen Mohon maaf apabila ada kesalahan Page

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HDC 3: Kartilago Hyalin By google :) Ciri-ciri: 1. Perikondrium dengan fibroblas mengelilingi

HDC 3: Kartilago Hyalin

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HDC 3: Kartilago Hyalin By google :) Ciri-ciri: 1. Perikondrium dengan fibroblas mengelilingi
By google :)
By google :)

Ciri-ciri:

1. Perikondrium

dengan fibroblas mengelilingi tulang

rawan

2. Lapisan

kondrogenik di sebelah dalam menghasilkan kondroblas yang berdiferensiasi menjadi kondrosit

3. Kondrosit di lakuna tampak sendiri 2 atau dalam aggregatio isogenica

4. Lakuna dan kondrosit di bagian tengah lempeng tulang rawan tampak besar dan bulat, tetapi semakin gepeng ke arah tepi

5. Matriks interteritorial tampak berwarna terang, sedangkan matriks teritorial di sekitar lakuna berwarna lebih gelap

terang, sedangkan matriks teritorial di sekitar lakuna berwarna lebih gelap Mohon maaf apabila ada kesalahan Page
terang, sedangkan matriks teritorial di sekitar lakuna berwarna lebih gelap Mohon maaf apabila ada kesalahan Page

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HDC 4: Kartilago Elastis Perikondrium Lakuna dengan kondrosit Serat elastik yang tersusun

HDC 4: Kartilago Elastis

Perikondrium Lakuna dengan kondrosit Serat elastik yang tersusun (lebih bertumpuk 2 )
Perikondrium
Lakuna dengan
kondrosit
Serat elastik yang
tersusun
(lebih bertumpuk 2 )

Ciri-ciri:

1.

Banyak sel elastis dalam matriks

2.

Kondrosit besar di dalam lakuna, lebih banyak ditemukan

di

bagian dalam lempeng

3.

Kondrosit kecil dan gepeng, terletak di pinggir, pada lapisan kondrogenik perikardium

4.

Di

sekelilingnya terdapat lapisan jaringan ikat padat yang

tidak teratur, yaitu perikardium (di perikardium terlihat fibrosit, jaringan ikat, dan venula)

yaitu perikardium (di perikardium terlihat fibrosit, jaringan ikat, dan venula) Mohon maaf apabila ada kesalahan Page
yaitu perikardium (di perikardium terlihat fibrosit, jaringan ikat, dan venula) Mohon maaf apabila ada kesalahan Page

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HDC 5: Kartilago Fibrosa kondrosit Serat kolagen (lebih homogen) Matriks tulang rawan *)

HDC 5: Kartilago Fibrosa

kondrosit Serat kolagen (lebih homogen) Matriks tulang rawan
kondrosit
Serat kolagen
(lebih homogen)
Matriks tulang
rawan

*) kondrosit terlihat seperti terjepitdiantara serat-serat kolagen

Ciri-ciri:

1. Matriks terisis serat kolagen yang tersusun sejajar

2. Kondrosit kecil di dalam lakuna umumnya tersebar berderet di dalam matriks

3. Semua kondrosit dan lapisan lakuna mempunyai ukuran serupa

4. Tidak ada perikardium, karena umumnya membentuk daerah peralihan antara kartilago hyalin dan tendon/ligamentum

umumnya membentuk daerah peralihan antara kartilago hyalin dan tendon/ligamentum Mohon maaf apabila ada kesalahan Page 25
umumnya membentuk daerah peralihan antara kartilago hyalin dan tendon/ligamentum Mohon maaf apabila ada kesalahan Page 25

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 PRAKTIKUM 5 MOL 3: Bagian hillus dari limfonodus (Arteriole, kapiler, venula) HILLUS Kapiler

PRAKTIKUM 5

MOL 3: Bagian hillus dari limfonodus (Arteriole, kapiler, venula)

HILLUS Kapiler Venula
HILLUS
Kapiler
Venula
ARTERIOLE 1. Lumen sirkuler karena adanya otot polos yang mempertahankan strukturnya 2. Tunica media tebal,
ARTERIOLE
1. Lumen sirkuler karena
adanya otot polos yang
mempertahankan strukturnya
2. Tunica media tebal,
sedangkan Tunica adventitia
lebih tipis
3. Lapisan masih utuh kecuali
lamina elastika eksterna
4. Inti endothelium menonjol
ke lumen
5. Merupakan peralihan dari
muscular ke kapiler

6. Pada tunica media, Otot polosarteriole kecil: 1 lembar, arteriole besar: 2-3 lmbr

KAPILER

1. Hanya ada sel otot polos

2. Kecil dan dinding tipis

3. Terdapat pericyte yang mengelilingi endhotel

2. Kecil dan dinding tipis 3. Terdapat pericyte yang mengelilingi endhotel Mohon maaf apabila ada kesalahan
2. Kecil dan dinding tipis 3. Terdapat pericyte yang mengelilingi endhotel Mohon maaf apabila ada kesalahan

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 MCV 2: Arteri dan vena muscularis undulasi ARTERI MUSCULARIS 1. Ada undulasi 2.

MCV 2: Arteri dan vena muscularis

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 MCV 2: Arteri dan vena muscularis undulasi ARTERI MUSCULARIS 1. Ada undulasi 2.
undulasi
undulasi

ARTERI MUSCULARIS

1. Ada undulasi

2. Lamina elastika interna jelas

3. Tunica media didominasi oleh sel otot

VENA MUSCULARIS

1. Mengandung lapisan tunika intima, media, dan adventitia namun lebih tipis daripada arteri

2. Di sekitar vena terdapat jaringan ikat tunika adventitia

daripada arteri 2. Di sekitar vena terdapat jaringan ikat tunika adventitia Mohon maaf apabila ada kesalahan
daripada arteri 2. Di sekitar vena terdapat jaringan ikat tunika adventitia Mohon maaf apabila ada kesalahan
daripada arteri 2. Di sekitar vena terdapat jaringan ikat tunika adventitia Mohon maaf apabila ada kesalahan

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 MCV 3: aorta 10X Jaringan ikat Tunica Adventitia Tunica Media (banyak serat elastik

MCV 3: aorta

10X Jaringan ikat Tunica Adventitia Tunica Media (banyak serat elastik & sel otot polos)
10X
Jaringan ikat
Tunica Adventitia
Tunica Media
(banyak serat elastik
& sel otot polos)

Ciri-ciri:

1. Pada tunica media, serat elastis dan otot polos saling silang menyilang

2. Serat elastis lebih dominan daripada otot polos

3. Terdapat vasa vasorum di tunica adventitia

lebih dominan daripada otot polos 3. Terdapat vasa vasorum di tunica adventitia Mohon maaf apabila ada
lebih dominan daripada otot polos 3. Terdapat vasa vasorum di tunica adventitia Mohon maaf apabila ada

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 PRAKTIKUM 6 MCV 5: Valvula Arterioventrikularis Miocardium ventrikel Serat purkinje *)

PRAKTIKUM 6

MCV 5: Valvula Arterioventrikularis

Miocardium ventrikel Serat purkinje *) Endocardium ventrikel Jaringan ikat *) serat purkinje terdapat pada
Miocardium
ventrikel
Serat
purkinje *)
Endocardium
ventrikel
Jaringan ikat
*) serat purkinje terdapat pada subendocardium
Ciri-ciri
:

a. Terdapat anulus fibrosus : jaringan ikat fibrosa padat di antara atrium dan ventrikel

b. Terdapat insersi tali jaringan ikat,chorda tendineae yang melekat pada otot papilaris

c. Memisahkan atrium dari ventrikel

d. Dibentuk oleh membran ganda endokardium dan inti jaringan ikat

dari ventrikel d. Dibentuk oleh membran ganda endokardium dan inti jaringan ikat Mohon maaf apabila ada
dari ventrikel d. Dibentuk oleh membran ganda endokardium dan inti jaringan ikat Mohon maaf apabila ada

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 MCV 6: Jantung (serat purkinje) 40 x Serabut purkinje Sel-sel otot miocardium PERBESARAN

MCV 6: Jantung (serat purkinje) 40 x

Serabut purkinje Sel-sel otot miocardium
Serabut purkinje
Sel-sel otot
miocardium

PERBESARAN 40X :

Serabut purkinje Sel-sel otot miocardium PERBESARAN 40X : Ciri-ciri : a. Serat purkinje berukuran lebih besar

Ciri-ciri :

a. Serat purkinje

berukuran lebih besar dan berwarna lebih muda dari

otot jantung

b. letak di

subendokardium di kedua

sisi septum interventrikularis

c. Lebih sedikit miofibril, zona sarkoplasma perinuklear relatif jernih

d. Tidak ada diskus interkalaris,sehingga berhubungan satu sama lain melalui desmosom dan nexus

interkalaris,sehingga berhubungan satu sama lain melalui desmosom dan nexus Mohon maaf apabila ada kesalahan Page 30
interkalaris,sehingga berhubungan satu sama lain melalui desmosom dan nexus Mohon maaf apabila ada kesalahan Page 30

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 HM 4 : Otot Jantung Serat jantung otot Ductus intercalaris Inti sel otot

HM 4 : Otot Jantung

Serat
Serat

jantung

otot

Ductus intercalaris

Inti sel otot jantung

(straited)

Ciri-ciri

:

a. Mengandung satu atau dua nukleus disentral

b. serat bercabang,pendek,struktur tidak teratur

c. Ada diskus interkalaris

d. Ada sarcoplasma perinucleare : daerah jernih disekitar inti

interkalaris d. Ada sarcoplasma perinucleare : daerah jernih disekitar inti Mohon maaf apabila ada kesalahan Page
interkalaris d. Ada sarcoplasma perinucleare : daerah jernih disekitar inti Mohon maaf apabila ada kesalahan Page

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 PRAKTIKUM 7 MGL 1 : Glandula Suprarenalis Medula C B A Ciri-ciri: Kapsul

PRAKTIKUM 7

MGL 1 : Glandula Suprarenalis

Medula C B
Medula
C
B
A
A

Ciri-ciri:

Kapsul

Keterangan:

A. Zona glomerulosa

B. Zona Fasciculata

C. Zona Reticularis

1. Ada tiga bagian utama, yaitu kapsul, korteks, dan medulla

2. Pada korteks ada tiga zona, yaitu zona glomerulosa (selnya berkelompok disebut avoid), zona fasciculata (selnya radial ke arah dalam), zona retikularis (kapilernya tidak teratur)

3. Pada medulla, warnanya lebih terang

retikularis (kapilernya tidak teratur) 3. Pada medulla, warnanya lebih terang Mohon maaf apabila ada kesalahan Page
retikularis (kapilernya tidak teratur) 3. Pada medulla, warnanya lebih terang Mohon maaf apabila ada kesalahan Page

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 MGL 2 : Tiroid & Paratiroid By google :) ParatHYroid: 1. Ada sel

MGL 2 : Tiroid & Paratiroid

By google :)
By google :)
2012/2013 MGL 2 : Tiroid & Paratiroid By google :) ParatHYroid: 1. Ada sel oksifil dan

ParatHYroid:

1. Ada sel oksifil dan sel principalis

2. Sel principalis lebih banyak dari sel oksifil

3. Selnya berkelompok

THYroid:

1. Ada folikel, ukurannya bervariasi

2. Folikel dikelilingi oleh epitel

kuboid selapis

3. Folikel berisi koloid yang

retraksi

4. Tempat antar folikel ada sel

parafolikuler

Folikel berisi koloid yang retraksi 4. Tempat antar folikel ada sel parafolikuler Mohon maaf apabila ada
Folikel berisi koloid yang retraksi 4. Tempat antar folikel ada sel parafolikuler Mohon maaf apabila ada
Folikel berisi koloid yang retraksi 4. Tempat antar folikel ada sel parafolikuler Mohon maaf apabila ada

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 MGL 3 : Hipofisis Serebri (40x cari sel-sel adenohipofisis) Ciri-ciri: 2. 1. Terdiri

MGL 3 : Hipofisis Serebri (40x cari sel-sel adenohipofisis)

Ciri-ciri:

2.
2.

1. Terdiri dari bagian utama, yaitu: adenohypofisis (kromofob: warna pucat/putih, kromofil: acidofil (merah orange) & basofil (biru keunguan) dan neurohypofisis

Kromofil terdiri dari asidofil

(merah orange) dan basofil

(biru keunguan)

3.

lebih lonjong

Neurohypofisis intinya

orange) dan basofil (biru keunguan) 3. lebih lonjong Neurohypofisis intinya Mohon maaf apabila ada kesalahan Page
orange) dan basofil (biru keunguan) 3. lebih lonjong Neurohypofisis intinya Mohon maaf apabila ada kesalahan Page
orange) dan basofil (biru keunguan) 3. lebih lonjong Neurohypofisis intinya Mohon maaf apabila ada kesalahan Page

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 PRAKTIKUM 8 MOL 3: Limphonodus Ciri-ciri : 1. Dikelilingi oleh jaringan lemak perikapsularis

PRAKTIKUM 8

MOL 3: Limphonodus

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 PRAKTIKUM 8 MOL 3: Limphonodus Ciri-ciri : 1. Dikelilingi oleh jaringan lemak perikapsularis

Ciri-ciri :

1. Dikelilingi oleh jaringan lemak perikapsularis yang mengandung banyak pembuluh darah

2. Kapsulnya berupa jaringan ikat padat

3. Di antara trabekula terdapat nodulus limphatikus dengan sentral germinativum di bagian tengahnya (lebih terang)

4. Memiliki bagian cekung yang disebut hilus sebagai tempat aliran efferent

4. Memiliki bagian cekung yang disebut hilus sebagai tempat aliran efferent Mohon maaf apabila ada kesalahan
4. Memiliki bagian cekung yang disebut hilus sebagai tempat aliran efferent Mohon maaf apabila ada kesalahan

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 MOL 4: Lien By google :) Ciri-ciri : 1. Seluruh permukaan ditutupi oleh

MOL 4: Lien

By google :)
By google :)

Ciri-ciri :

1. Seluruh permukaan ditutupi oleh peritoneum kecuali pada hillum

2. Kapsulnya berupa jaringan pengikat padat yang mengandung serabut elastika dan otot polos

3. Terdapat pulpa lienalis yang terdari dari pulpa alba dan pulpa rubra

4. Pulpa alba terdiri dari jaringan lymphoid yang padat dan tersusun mengelilingi arteri sentralis

5. Pulpa rubra mengelilingi pulpa alba.

tersusun mengelilingi arteri sentralis 5. Pulpa rubra mengelilingi pulpa alba. Mohon maaf apabila ada kesalahan Page
tersusun mengelilingi arteri sentralis 5. Pulpa rubra mengelilingi pulpa alba. Mohon maaf apabila ada kesalahan Page

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 MOL 5: Tonsil Palatin By google :) Ciri-Ciri : Epitel selapis gepeng Trabekula

MOL 5: Tonsil Palatin

By google :)
By google :)

Ciri-Ciri :

Epitel selapis

gepeng

Trabekula dgn

pembuluh

darah

Limfonodus

Kriptus tonsil

Serabut otot

rangka

Kapsul

1. Dilapisi oleh epitel squamous kompleks non kornifikasi.

2. Memiliki alur-alur yang dalam yang disebut crypta tonsilae

3. Diantara crypta terdapat nodulus lymphoid yang di dalamnya terdapat sentral germinativum

crypta terdapat nodulus lymphoid yang di dalamnya terdapat sentral germinativum Mohon maaf apabila ada kesalahan Page
crypta terdapat nodulus lymphoid yang di dalamnya terdapat sentral germinativum Mohon maaf apabila ada kesalahan Page

Mohon maaf apabila ada kesalahan

OSPE HISTOLOGI 2012/2013

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 MGL 4: Thymus By google :) Medula Kortex Jar. Ikat trabekular Sel adiposa

MGL 4: Thymus

OSPE HISTOLOGI 2012/2013 MGL 4: Thymus By google :) Medula Kortex Jar. Ikat trabekular Sel adiposa
OSPE HISTOLOGI 2012/2013 MGL 4: Thymus By google :) Medula Kortex Jar. Ikat trabekular Sel adiposa
By google :)
By google :)

Medula

Kortex

Jar. Ikat

trabekular

Sel adiposa

Kapsul

Ciri-Ciri :

1. Terdiri dari beberapa lobulus

2. Setiap lobulus terdiri dari cortex (lebih gelap) dan medulla (lebih terang)

3. Cortex memiliki warna lebih gelap karena mengandung limfosit yang tersusun lebih padat

4. Medulla memiliki warna yang lebih terang karena mengandung limfosit yang lebih sedikit dan epitel reticular sel yang lebih banyak.

5. Di dalam medulla terdapat corpusculum hasalli yang merupakan cirri khas kelenjar thymus.

medulla terdapat corpusculum hasalli yang merupakan cirri khas kelenjar thymus. Mohon maaf apabila ada kesalahan Page
medulla terdapat corpusculum hasalli yang merupakan cirri khas kelenjar thymus. Mohon maaf apabila ada kesalahan Page

Mohon maaf apabila ada kesalahan