Anda di halaman 1dari 58

STANDAR

PERIJSAHAANUMUM LISTRIKNEGARA

SPLN 56-1: 1993

LamPiranKePutusanDireksiPLN

No.:114.K/0594/D1FU1993, tanggal 16Agustus1993

SAMBUNGAN TENAGALISTRIK TEGANGANRENDAH

DEPARTEMEN PERTAMBANGAN DAN

(sLrR )

ENERGI

PERUSAHAANUMUM LISTRIK NEGARA

JALANTRUNOJOYONO.135KEBAYORANBARU . JAKARTA 12160

SPLN56-l:1993

SAMBUNGAN TENAGALISTRIK TEGANGAN RENDAH

(sLTR)

Disusunoleh:

l.

Kelompok PembakuanBidangDistribusidengan

Surat Keputusan

Litrit

September 1988;

Direksi

Perusahaan Umum

tanggal 2l

N.g"t.

No 076/DIR/88

2. Kelompok

Kerja Konstruksi Distribusi 9.qgun

Kepala Pusat Penyelidikan

'Keputusln

Sutut

MasalahKelistrikan No. " 017Kl4g5lPPMK11992 tanggall4 Maret1992;

Diterbitkanoleh:

DEPARTEMENPERTAMBANGANDANENERGI PERUSAHAAN UMUM LISTRIK NEGARA JlnTrunojoyoNo l35 - KebayoranBaruJakafta12160

I993

-l-

-

ll

-

SPLN56-l:1993

SusunanAnggotaKelompokPembakuanBidangDistribusi

BerdasarkanSuratKeputusanDireksi perusahaan umum ListrikNegara

No.:076/DIR/I988tangga|2lSeptemberl988

I. KepalaDinasPembakuan, PusatPenyelidikan MasalahKelistnkan

(ex-officioX * )

2.Iv{asgunartoBudiman,MSc

3

Ir M AgusDjumhana

4.

Ir.Bambanglrawadi

5.

Ir.HasimSoerotaroeno

6

Ir SambodhoSumani

7.

lr.SoemartoSoedirman

8. Ir.Adiwardoyo Warsito

9 tr.AlfianHelmYHasYim

10.Ir.Hartoyo

I I Ir Didik Djarwanto

12.Ir.Soenyoto

l3 Ir.Samiudin

I4. Ir.J.Soekarto

I5 lr.Rosid 16. Ir.Soenarjo Sastrosewojo

17 lr.Hoedojo

18.Ir.SoetopoSabar

l9 lr.Rahardjo

20.Ir.PieterMabikafola

*) MasgunartoBudiman,MSc.

:

SebagaiKetuamerangkaP

AnggotaTetaP

SebagaiKetuaHarianmerangkap

AnggotaTetaP

 

:

SebagaiSekretarismerangkaP

 

AnggotaTetaP

 

:

SebagaiWakil Sekretarismerangkap

 

AnggotaTetaP

SebagaiAnggotaTetaP

 

:

SebagaiAnggotaTetaP

:

SebagaiAnggotaTetaP

 

SebagaiAnggotaTetaP

SebagaiAnggotaTetaP

SebagaiAnggotaTetaP

SebagaiAnggotaTetaP

SebagaiAnggotaTetaP

 

.

SebagaiAnggotaTetaP

:

SebagaiAnggotaTetaP

:

SebagaiAnggotaTetaP

 

SebagaiAnggotaTetaP

SebagaiAnggotaTetaP

 

:

SebagaiAnggotaTetaP

:

SebagaiAnggotaTetaP

SebagaiAnggotaTetaP

lll

-

SPLN56-l :1993

SusunanAnggotaKelompokKerjaKonstruksiDistribusi

SuratKeputusanKepalaPusatPenyelidikanMasalahKelistrikan

No :017K1495/PPMK/1992tanggall4 Marett99Z

l. Ir.SambodhoSumani

SebagaiKetuamerangkapAnggota

2.

Ir.CicihMunarsih

SebagaiSekretaris merangkapAnggota

3

Ir.TahirHarahap

SebagaiAnggota

4.

lr.StephanSiregar

SebagaiAnggota

5.Ir.IrawanSumardi

6

Ir Djoko Sasongko

7.

Ir.AryKoesmono

8.

Ir.SoemartoSoedirman

9

lr.BenyM.Marbun

l0 Ir WayanSiwa

I I Ir.Chaidir

|2. Ir Adiwardojo Warsito

I3 Ir Adi Subagio l4 Ir Samiudin l5 Ir FadhilZ.A

I6.WargonoMagiono,BEE

l 7 Ir.TotoSugiarto l8 Ir.DjokoParioto I9 Ir.IshakSastranegara

20 RachmatMakmur,BE

2l

SuhartoAh T

-lv-

SebagaiAnggota

SebagaiAnggota

SebagaiAnggota

SebagaiAnggota

SebagaiAnggota

SebagaiAnggota

SebagaiAnggota

SebagaiAnggota

SebagaiAnggota

SebagaiAnggota

SebagaiAnggota

SebagaiAnggota

SebagaiAnggota

SebagaiAnggota

SebagaiAnggota

SebagaiAnggota

SebagaiAnggota

DAFTARISI

PasalSatu

RUANG LINGKUP DAN TUJUAN

l

.

RuangLingkup

2.

Tujuan

3.

Definisi

PasalDua

DEFINISI

3.1 SambunganTenagaListrik(SL)

3.2 SambunganLuarPelayanan (SLP)

3.3. SambunganMasukPelayanan (SMP)

3.4 Titik Penyambungan .

3.5 SambunganTenagaListrik TcganganRerdah (SLTR)

3.6 JaringanTeganganRendah (JTR)

PasalTiga

JENISPENGHANTAR

4.

PasalEmpat

SPESIFIKASI UMUM

5. SpesifikasiUmurnSambunganTenagaListrik TeganganRendah

5.1 RugiTegangan

5.2 TeganganMirumum

5.3 UkuranPenghantarMinimumSLTR

5.4 KuatHantarArus (KHA)

PasalLima

DESAIN PEMASANGAN SLTR

Hallunan:

2

2

2

PasalEnam

KETENTUANTEKNIS PEMASANGAN

SambunganTenagaListrik TeganganRendah (SLTR)

-

 

I

KabelUdara

-

 

I

KabelTanah

-) a

.,

4

SPLN56-l:1993

DAFTARLAMPIRAN(Lanjutan -l):

LAMPIRAN

A :

 

-

LAMPIRAN B:

 

-

TABELI-A

KHA KABELPILINUDARADENGANNETRALBUKANSEBAGAI PENGGANTUNGUNTUKSLTR

-

TABEL I.B

KHA KABELPILINUDARADENGANNETRALSEBAGAT PENGGANTUNGUNTUK SLTR

-

TABEL II

KHA KABELUDARABERISOLASI)(LPEDANBERSELUBUNGPVC DENGANPENGHANTARKONSENTRISTEMBAGAUNTUKSLTR

. TABELIII .A

KHA KABELTANAHBERISOLASIDAN BERSELUBUNGPVC DENGANPERISAIKAWAT BAJAUNTUKSLTR

- TABELIII-B

KHA KABELTANAHBERISOLASIDAN BERSELUBUNGPVC DENGANPERISAIPITABAJAUNTUKSLTR

- KHA KABELTANAHBERISOLASIDANBERSELUBUNGPVC DENGANPENGHANTARKONSENTRISTEMBAGAUNTUKSLTR

- JARAKBEBASUNTUKSLTR

- TABELV

TABELIII-C

TABELIV

JARAKRENTANGANUNTUKSLTR

LAMPIRAN C:

.

.

- DAFTARSIMBOL

- DAFTARSIMBOL

- TIPEDESAINPEMASANGANSAMBUNGANTENAGALISTRIKTEGANCAN

RENDAH

SLTRTIPEA

- UNTUKRUMAHTUNGGAL

- UNTLI-KRUMAH GANDA (KOPEL)

- SLTRTTPEA UNTUKPERTOKOAN(ALTERNTTFl)

- SLTRTTPEAUNTUKPERTOKOAN(ALTERNATIF 2)

- SLTRN{ENGGUNAKANKABELUDARATANPATIANGATAP I FASE r{I-TERNTIFI . TANPAKOTAKTIANGHUBUNGBAGI )

- SLTR\IENGGUNAKAN KABELUDARATANPA TIANGATAPI FASE

SLTRTIPEA

.

.

.\LIER\ATIF 2 . DENGANKOTAKTIANGHUBUNGBAGITIPEI)

Haltrnuur:

.

.

.

-5

7

7

tt

9

I0

I

12

I2

I

I:1

I.I

I.5

16

17

lrr

le

20

2I

- iI TR\IE\GGUNAKAN KABELUDARATANPATIANGATAP] FASE

\L-TER\{TIF I : TANPAKOTAKIANG

Zz

- T.I TR\lE\(;GL \.{K.{N KABELUDARATANPATIANGATAP3 FASE

'\1. I'i-R\-\.rlFI

DE\GANKorAK TIANGHUBUNGBAGITIPE3)

- SI-TR\IE\GGL \.\K.{\

: F{sE r.{LTER\-\TIF I

KABELUDARATANPATIANGATAPDENGANKVARH

T.\NPAKorAK TIANGHUBUNGBAGr)

- sLTR\IE\CGL \.,\K.i\

i

F

\SEI A.LTER\ATIF:

K\BEL UDARATANPATIANGATAPDENGANKVARH

DENGANKOTAKTIANGHUBUNGBAGITIPE3) .

.

-

\l

-

23

2t

25

SPLN56-l:19e3

DAFTAR LAMPIRAN

: (lanjutan 2)

Halitntatt:

SLTRTIPEB UNTTJKRUMAHTUNGCAL

SLTRTIPEB UNTUKRUMAHSERI

SLTRMENGGUNAKAN KABELUDARADENGAN TIANGATAP I

(ALTERNATIFI:

SLTRMENGGUNAKAN KABELUDARADENGAN TIANGATAPI

(ALTERNATIF2:DENGANKOTAKTIANGHUBUNGBAGITIPEI)

SLTRMENGGUNAKAN KABEL UDARA DENGAN

3 FASE (ALTERNATtr I

SLTRMENGGUNAKAN KABEL UDARA DENGANTIANG

3 FASE (ALTERNATIF2 : DENGAN KOTAK

SLTRMENGGUNAKAN KABEL UDARA DENGANTIANG ATAPDAN KVARH

3FASE(ALTERNATIFI:TANPAKOTAKTIANGHUBUNGBAGI)32

SLTRMENGGUNAKANKABELUDARADENGANTIANGATAPDANKVARH

3

SLTRTIPEC UNTUKRUMAH

SLTRTIPED UNTUKRUMAH

SLTRTIPED UNTUKPERTOKOAN

 

26

.,.1

FASE

 

2t]

FASE

30

3I

TANPAKOTAKTIANGHUBUNG BAGI)

29

TIANG ATAPTANPA KVARH

HUBUNGBAGI)

ATAPTANPAKVARH

: TANPAKOTAK TIANG

TIANGHUBUNGTIPE3)

FASE (ALTERNATIF2 : DENGANKOTAKTIANGHUBUNGBAGITIPE3)

33

3.I

35

36

37

3tt

39

40

SLTRUNTUKRUMAHSUSUN

DIAGRAMGARISTUNGGALSLTRUNTUKRUMAHSUSUN

SLTRDENGANKABEL UNTUK KOMPLEK PERUMAHAN

SLTRDENGANAPPTIPEKHUSUS.I

SLTRDENGANTTPEKHUSUS.I

DI GARDU DISTRIBUSI

.

.

-SLTRDENGANAPPTIPEKHUSUS-IDIPELANGGAN42

.

DI GARDU TIANG

-[I

-;I3

41

45

.I.5

-15

46

47

DETAIL I . PEMASANGAN JANGKAR

DETAIL 2 '.TITIK PE}.IYAMBUNGAN SLTRPADATIANG

DETAIL3

DETATL4 : PEMASANGAN KLEM AIR PVC

DETAIL5 : PEMASANGAN SLPDARI BANGUNAN KEBANGUNAN LAINNYA TIPE.B

.

.

-

-

: PEMASANGAN KABEL SLTRDARITIANGKEBANGUNAN. TIPE-C

DETATL6

KOTAK

DETAIL 7

TITIK

SAMBUNGAN

.

-

SAMBUNGAN SLTRTIPE-D

L \\IPIRAN

D :

-

DAFTARACUAN

4r)

-vll-

SI'LN 56-l :1993

-

vlll

-

SPLN56-l:1993

SAMBUNGAN TENAGALISTRIK TEGANGAN RENDAH

l.

2.

3.

.r./

(sLrR)

PasalSatu

RUANGLINGKUPDANTUJUAN

RuangLingkuP

Standarini dimalsudkan unnrk merntapkanspesilikasiSambungan TerragaListrik regangan Rendalt (SLTR).

standarini berlaku juga untuk KonstruksiListrik Pedesaan.scpanjangtidak bertentangan denganstandar

khususunrukListrik Pedesaan' Semuakomponen/material yangd,igunakandalarn stardar ini harusmemcnuhikctctttuan J-iulg tercantum

padaSPLNkomponen/materialyangbersangkutan yangberlaku'

Maten standariru mengacukepadabeberapaSPLN

terlamPir. Apabilaadapenrbahan-perubahan atasspLN tcrsebutdi atas.harusdiscsuaikandcnganSPLN )'ang banr/

yangberlaku.

Larnsebagaimanatercantum padadaftu acu:ll't

Tujuan

Tujuanstandarini ialahuntukmemberikan pegangan yangterarahbaik bagi pemesanandanpembuatan

oleh pLN, maupun

pemasangansertauntuk membatasidan men,Yeragamkan tipe dan

desain dan

perlengkapanSambungan TenagaListrik TeganganRendah.

PasalDua

-

DEFINISI

Definisi

Samhungan Tenaga Listrik (SI)

ialah penghantar di bawah atau di

atas tarnh termasuk peralataruryasebagat

SambunganTenaga Listrik

bagian rnstalasi pLN

pclanggan untuk menyalurkantenagalistrik'

yang merupakan sambunganantara jaringan tcnagalistrik ntilik PLN dengan instalasi

' -_rhattlan gambarpadaLampiran A halamzm 5'

-1-

SPLN56-l:1993

-1.2

-1,J.

3.J

Surtungun Laur Peloyonan(SI.p)

SambunganLuar Pela-vananialah bagiandari SL yang diptsarg di bal'ah auu di atastrnnh &rn bcmdadi luarbangunan.

Sombungoa Muuk Pelayoton (SMfl

SambunganMastrkPelaYananialahbagan dari SL yangdipasangdi b wah atlu di atastanflhdanbcnda di

dalam bangurnn.

I'itik Penyanhungan

Titik Penvambungan ialahtitik padaJaringanTenagaListrik tempatSL dihlbungkan.

3.5 Samhungun Tenagol,i-:fiik TegangonRendah (;$LTn

Santbungan Tenaga Listrik

peralatannYa mulai dari titik penvambunganpadaJTR sampaidenganalat pcmbahs dan pengukur (App)

Tegangan Rendah ialah penghantar di bau'lh

atau di ar:rs tanah termasuk

3.6 Jaringan

Tegangon Rendah (JTR)

.

Jaringan Tc'gangan Rendah ialah jaringan tenaga listrik denganreganganrcrdah

bagianjanngan tcrsebutbcsertaperlengkapann'a. dari sumberpenvalunn tcganganrcnfuh tidak tennasuk

SLTR.

)'ang

mcncakup seluruh

4.

+.1

1'2

-t.l

PasalTiga

JENISPENGHANTAR

JenisPenghantarSLTR

Joruspenghantiu SLTRbaikSLpmaupunsMp terdiridari:

Kabel pilin udaradengannetralbukansebagaipenggantung(lihar SPLN .12-lg).

Kabel

(liharSPLN42-tt\.

a.KabeltanahberisolasidanberselubungPVCdenganpensaikawatbaja(lihat SpLN4-i-2).

b.KabeltanahberisolasidanberselubungPVCdenganperisaipitabaja(lihat SpLN43-3).

c'Kabel

(lihat SPLN43-4).

udara

berisolasi XLPE dan berselubung PVC

dcngaurpcnghantar konsentristembaga

tanah

berisolasi dan

berselubung PVC

dengan penghantar konsentris ternbaga

PasalEmpat

SPESIFIKASIUMUM

5. SpesifikasiUmum SambunganTenaga Listrik Tegangan Rendah(SLTR)

5.1 Rugi Tegangan

Rugi tcgangannraksimum ),ang

rcndahialah2YvdiperhiturUkandarititik

diperkenankansepzuriangpenghantarsanrbungantenagalistrik tegangan

penyambungannya padaJTR.

-2-

SPLN56-l:1993

5.2 Tegangan Mkirutm

pelanggan(tP) tcrakhir nrininutttt 0.9 dari tcgangan Itontitutl'

Tegangan yang diperkenankan padaInstalasi

diukur danataudihitung padasaatbeban

puncakdancalonpelanggantcrakhirdihitung bcrbcbitn pcnult'

5.3 lilkuran Penghontar Minimum

SLTR

Ukuran penghantarmininrum SLTR baik di barvahataudi atastamh l0 mm2 untuk aluttriniutrtdittt (r llull2 unhrk tembaga.

5.J

5.4.1 KHA kabcl pilin udamdengarrretnrlbukur scbagiu penggantungdapatdilihat padaTabcl I-A Lanrpirarr B

Kuut Hantsr Arus (KHA)

halurun 7.

kabel udarabcrisolasi xLpE

dilihat padatabcl II lampiranB halaman tt'

a. KHA kabeltanahbensolasidan berselubung PVC dcngan pcnsaikawlttbajadapatdililurt pada tabcl

dan bcrsclubung PVC dcngan pcnghantarkonscntnstcnrbaga dapat

5.4.2 KHA

-5

1.3

III-A lamPiranB halaman 9'

b. KHA kabeltamh bensolasidanberselubung PVC dcngan pcnsaipitabajad.rpatdilihat padaurbcllll- B

lamPiranB halaman l0'

c. KHA kabel tanahberisolasidanberselubung Pvc dengan penghantarkonscntristcntbagadapatdilihat

padatabel III-C lampiranB halamanI l '

PasalLima DESAIN PEMASANGAI{

6.

DesainPemasanganSLTR

DesainPemasangansLTRdapatdilihatpadalampiranc'

PasalEnam KETENTUAN TEKNISPEMASANGAN

1.

Sambungan Tenaga Listrik

7.1

Kahel Udara

7 l.l

JarakBebas

Tegangan Rendah (sLTR)

t l.z

Jarak Vertikal antara penghantardcngan pcmrukaan jalar/ tuurh dapatdilihat padnTabcl IV Larnpiran B

halaman12.

untuk memcnuhi ketentuan jarak bebastersebutdi atasdapatdigunakm tiang atapvang tcrbuat dari pipa

galvanisatatrjangkarvangditanam/diseknrpsebagaititiktttmpuan.

-J- -t

SPLN56-l:1993

7.t3

7t"r

7l-5

7

?

7 2 1

7 2.2

7 2.3

1 2 1

7 2 -s

rl(,

Jamk rclltangiul ntaksintutrr;rntanatrtik pcnvanrbungan dan titik tunrpu/tiangatapdapatdrlilurt padatabcl V lampiranB halaman12.

Jumlah SLTR padasatutiiurg dipcrbolehkanmaksimunr (r SLP dcngiurnlcmpcrhatikankcseinrbanganftrsa. Tiap SLP diperbolchkanmcmputrvainraksinlum4 pclanggan.

Ketctttuan tersebut padaavat 7 1.4tidak bcrlaku untuk tcmpat-tempat ]'ang ttdak mungkin dipasargtiang- tianglistrik Untuk hal ini pcrludipcrhatikanbatas-batasnrgi tcgangandankuathantaranrs.

Kubel T'anah

Padapcrnasangankabcl di d:rlarntauh hanrsmcmpcrhatikankonstmksi dan karaktcristikknbcl tanahyalg bcrsangkutiur.harus tcrlindung tcrtndap kerusakanmekanisdan kinuarvi yang rnungkin timbul di tempat kabel tanah tersebutdipasang.Perlirdunganterhadapkerusakanmekanisdianggapcukup bila knbel tanah ditan:rmnurunral0.6 m di bawah permukaantanah {atan yang tidak dilalui kcndaraandan 0.8 nr dibarvah tanah/jalan yang di lalui kendaraan

Kabel tanah harusdiletakkandi dalantpasir atau tarurhhalus vang bcbasdari batu-batuan.di ag1sgalian tanahyang stabil.kuat rata.danbebasd:rribatu-batuan.dcnganketentuantcbal lapisangrsir atautanahhalus

tersebuttid.1kkurang dari 5 cm disekeliling kabel tanahlersebut. Sebagaitambahanperlindungan.di atas uruganpasir harusdipasangbatapelindung.

Pada persilangandcnganjalan kendaraanbennotor rang drkeraskandan jalan kereta api. kabcl tarurh

harusdipasangdr dalanrpipa atauselubungbala atrtubahanlarnvang cukup kuat. tahanlamadal talan api.

ParSangdan garis lcngah dalanrpipa atau sclubungini. furrusdipilih agar kabel tanah tcrsebutdapat dikeluarkantanpamembongkarlalantcrsebut.

Pada persilanganantarberkaskabelt;mahlenaga listrik vangtidaktcrlcurkdi dalanrsaluranpasanganbatu. bctonalaubalnn larnvangseienis.dengantebaldindingmirumum6 cm. hantsdipasangtutuppelindulg dan

lcnlpengzul.ataupipa belahdan bcton atausckurang-kurangnyadari bahantahanapr

_l'ang scderajat. Tutup

pelindungini padakeduaujungnyaharusmenjorokkeluarsekurang-kurangnya0.5 M dan berkaskabelyang

tcrletak di atas.diukur dari kabel sisi luar. sedangkantutup pelindung ini hanrssekurang-kurangnva5 cm lcbih lebzr dari berkaskabelvangterlctakdi bawah.

Pada umumnya kabel tanahuntuk kcperluankomunika-siatauisyarat

lanah tenagalistrik hanrs dipasang dengan jarak sejaulr mungkin misalnvadenganmenempatkanpada sisi-sisijalan vang berlainan Apabila kabel-kabeltersebutdi atasterletak pada satusisi. maka jarak

Itntarit kabel-kabel dimaksud

br-'rdckatanlcrsebtttharusdisclubungtdcnganpipabclah.pelatataupipavang tcrbuatdari bahanbangurnn

r angtidakdapatterbakar.

.yang

dipasangseja.iardengankabel

-!,allg

adalahMinimurn 0,3 M untuk teganganrendahdan sepanjangbagiiur

Pr-nllndaan

l-ctrrkkrrbcltlmalttersebutl'nntsditandaidenganpatoktandakabclI'angkual prrdascturpltx) nrctcrpanjangkabcldansctiapsanrbungan.

jclasdantidirkmydaSlila1g

A

LAMPIRAN

A

SAMBUNGANTENAGALISTRIKTEGANGAN

SPLN56-l:1993

RENDAH (SLTR)

i<- dalan bangunan

- _--->,|

 

I

CD/ JTR

I

I

titrk.'-

penyambungan

I

I I

PHB

I

I

l

I

I

I

i<-':---

I

SLT R

APP _-

_-

2, i

I

I

I

>l€

rP ---=i

GD

JTR

SLP

SMP = Sambungan Masuk PelaYanan

SLTR=SambunganTenagaListrikTeganganRendah

IP

APP

= Gardu Distribusi

=

Jaringan Tegangan Rendah

=

Sambungan Luar PelaYanan

=

Instalasi Pelanggan = Alat Pengukur dan Pembatas

PHB

= Papan Hubung Bagi

-5-

SPLN56-l:1993

LAMPIRAN

B

SPLN56-l:1993

TABEL I - A

KHAKABELPILINUDARADENGANNETRAL

BTIKANSEBAGAI PENGGANTUNG UNTUK SLTR

Ukunrn

(m-2'

21

6

2rl0

2r16 r m {x16 r m

r m

r m

{r

25 rm

{r35

r m

r m

{rl0

lr16

rrn

SPLN-t2-10

KHA Mnksimum Pada suhusckitar

Maksimum{0 "C

(A)

XLPE

I

ALUMINIUM

54

72

5{

72

102

r25

TEMBAGA

{

3

7

{

3

7

t:,

li

ri

:

I

TABEL I . B KHAKABELPILINUDARADENGANNETRAL SEBAGAIPENGGANTUNG .:: UNTUKSLTR

il

;l

,

.t

Ukuran

(mm2)

rrr(

3r50+35 r m

--.

, Sx70+51) rm

sPaN;-ii;

i

ff'o

i

-1-

Maksimum parlasuhusekitar :r

.

l

r

--

----l

Maksimum {0 "C

(A)

15{

-

196

,

SPLN56-l:1993

TABELII KFI.AKABEL UDARABERISOLASI XLPE DANBERSELUBUNG PVC DENGANPENGHANTAR KONSENTRIS TEMBAGA UNTUKSLTR

Ukunrn

(

I r

--2

6

)

rm|(t

l r l0 nn/tO

I x 16 nn/16

I x 25 rn/15

3x

6 rm/6

3

x l0 rm/10

3

x 16 trn/16

3

x 25 rrnr/2s

3

x 35 rn/35

PLN .12-l I

KHA Meksimum

NA2XCY-SR

Di udarapadasuhu

sckitar maksimum

i'

i,

8t

79

It9

t06

52

17

75

(r7

t00

90

t23

It0

KHA Makrimum

'

N2XCY-SR

Di urlanrpadasuhu sckitar maksimum

6 t

55

lr

il

83 7.S

lt3

t02

52

7l

96 E(r

17

61

t30

ll5

SPLN56-l:1993

TABELIII-A

KHA KABELTANAHBERISOLASI DANBERSELUBT]NG PvC DENGANPERISAIKAWATBAJAUNTUKSLTR

----+

i

i

i

l(HANAI15II,1UI1

l'{AYtlY

i

i

-----+---

l-lHAt4Al{Sll'*1ull

NYI--:Y

U}(UFiAN

(mm?)

I

iLangsungda-lDiurjar.tsultl.tiLangsungda-lDiudarasulru

lam tanahde- i

I

nih.

;

ngansuhu ta-

trelrlinq

rnallsimurn

Iamtanahde- i [':eliling

i

i ngansultu ta-

lnah'

i rnaksimt-tnt

i

2

r

lb

i

lr-i.ji

2x

35i

/U

i

tr.roI

12(.)i

t

i

107 i

EJ

B?

t

i

1t)0 i

Ei

87

rr-7

7t

87

|

I

I

r

15ui

l8rli

l2(il

18',0i 150i

134i

t(-)4

131

lr5r]it45ll.;,]ilis;|r).3iit{jllB7ll8t.}1157 'J30i

2r

2r'15ii15

!r1i{:'ii45l?i(:)i.liijilYil]6(ji3it.ll3it-iiiE{]

i::

it')(:)

24ti

7(:l

175

i

I

158,i

l',Jl i

i

15:

l'i(:)i

1t5

165

I

'

I

i'60i

315I

i3(ti

273I

2Brli

i55i

409i

i;:(l

i

liJ(.r

i

:50

4U(Ji

37'ri

130i

315

371

l5rjl'i.75 i?45

31rj i

t73

2r1B5i

2ri4r.li3F,rji3i(]134(jl'l']5i53{)i47.JiSit.li444

:85

| 16tji

ir3r.rr]i41{:1i365i33()i340i59015?5i5t(]i513

78

54

89i

7 0

l.j,]

its

4x

4x25l1r]()i89l82l71il3()illE,'1t.151.Jl

.lx35i12L)l107ilf.rt]i871155i138113{ji113

41

4170i|7ii156i155l1i5ii30li(r512(]t]1174

i

i

8,3 i

lZ9

lel

l

i

E,l

125

r,lt)i

i

I

I

10iJl

185i

27si

B()i

lF,()i

i15I

16i

5r)i

145

I

t0,j

l

tF-,Si

24si

;;;;;i;;;

1F_,5I

4r1?0i243i??0ii20il?1i315i:B0i?851!50

i

4xt5{)i?75 i245

4rlB5l3l0l275l?B5l?50i400i366i37013?0

i250

i

li2t)

355i

3l5i

325i

43si

|

?85

3B()

/rlE

34r.ri?e5

4E5i 4r5i

;;;il;;;

i320

I

4x3t.r0i41013651390i340i5?01465,5t]t)i435

SPLN43-4

-9 -

SI'l-N 56-l:1993

TABELIII-B KI{A KABELTANAHBERISOLASI DANBERSELTJBT]NG PVC DENGANPERISAIPITABAJATINTUKSLTR

+--------

l:HAHAt,lSlflUtl

IIAYBY

UI(UF'AN

(mmi)

Langsung da-

lam tanahde-

ngansulrr_tta- m.:l:;irrrum

nah.

Di udara :=r-rliu l':eliling

| ---------------+-

r'lr'ror'

,

I

-ri.o,'

jt.,

t_

I ir.,

f

l?irol-

|

Jl.,

t

,

|

1r-ror-.

{(.,

l

+

f

r

?x

l E

7B

ir

i 5

Irlri

2r

3 5

 

l'lr'r

I

4\.,

2x

5r)

Lle

I

'T,J

?r

7it

t73

ix'i5

 

:15

i

i

i

'-'

t

r

A

r

i

\

l

1i(-,

1Srj

l8i

.-,

.t

''l

rY(./

Jor.t

'-r

.(

C

i,'J

31{j

3E(:l

.l1il

b J

B?

Ir)7

l'i"J

156

I'ri

:i(j

':,.1 q

i_

-?

-J

.a'tc

!.

:.,

tji.1-l

365

ttL

82

100

l:'5

155

l'irL

::i:,

.5t.t

-'.1c.

iL'-l

j.l(.)

3'li:)

s.{

ri't

7 l

n't t3i

I (:)'J

13:

165

i':ri

,.',1)

;;,.

L7J

'J*1,,

4

4r

4r

4x

4

r

1 6

2 5

3 5

5 0

7(.t

9 5

r

4x

4

4

4

4

.{

x 120

r: 15t.t

x 185

r

l'4t.r

:; 3(tt)

73

I i'i(:)

t:0

Ltc

I'TJ

175

ftlC

I.J

'1,1 C

!'t-l

4

'275

310

3€,0

41()

L9

,-q'j

it)7

l i'j

15€,

l'Jl

r'i0

'-'.lE

i't-l

275

?.:,ri

,1r

'jc,J

c

E,i

Lr"l

U L

i {:!L}

l

L

'',8

L.J

155

I'J(l

't,t,o

':'qn

I.OJ

,-1 .t ir J.lr-,|

3tr:)

I

c.t

J't

7 I

8-/

t'i'l

135

lbf,

l,-l{

I

'-,.r,r

i.Lr-r

l

l

?50

i'li

.1 ,t r\

l-,

r'l

sF'Lft+3-3

l()

-----------+

i{HAt4AilSlf'1utl

NYEY

[-angsungda- Di u'Jara:ulru

larr tanalide-

nqansuhuta- rnaisirrrum

nah.

l:elilinq

ir-tor-

il_l

L.

i

r?Aor-.

jl.)

l_

i

t

r

lrror.

L]rJ

l_-

,.r

|

{1.,

o,-

t

1 i.rrj

l3r.r

155

foq

I

U

J

:30

'1?6

{_/.J

i15

,1EC

'J.J

-l

,1 t_tt-l

.'D .{ac

l

5:l{l

j r:)[]

l'1r1

155

'| fc

I

U'J

i.3i)

i75

315

-'.J.J

400

4€,5

5:0

B':l

lr-

ILD

I

I

I

I

-.J

r c

rJ.J

'1flq

'-'.t C

*l

i't

:'oil

ll:

J-lJ

415

<rE

.to-,

n11

C'l

I tE,

4 n|-) 'jcl

I

C q

I

IJ.J

L

|,;t

c

'1.t q

!'iJ

?80

315

?cq

JJ'J

415

{btr

I

riC

l3()

1E{:)

f

'-r

i'i

'-r

Ar\

.t C

fl

J

E

-crJ

-.-\

J

c

L.J

aaii

't.-j-l .{.-lc

5t)[r

Gr-,

I ti5

13(:)

l6ri

lf irl

'"1 .t F a'iJ

iB5

n.''i6

':|iJ

435

500

7i.t

'rl

J

L

113

''lr-r

l

ril

'l ?.{

Lt.'

.'rIc

!rJ

:5il

,-rn c

irl-l

't*jJ .{ nE

':t t

{

i

J

L

r^1

I':|

i;J

,t

Ll't

I

q

-t

.{

;,

L

L,J

'rtrA

.-r{.)E

ioJ

3i()

3Etl

FIE

.{

't.fJ

TABELIII-C

SPl-N 56-I :1993

KHA KABELTANAHBERISOLASI DANBERSELTIBTJNG P\/C DENGANPENGHANTAR KONSENTRIS TEMBAGA TINTI-JKSLTR

+--------

I

i

llHAf'1Ali'5il'lul4

NAYFTibY& NAYFII:bY

i

I

-----------+

t{HAl'lAKSIf'lUt1

NYFIJbY II

NYRGbY

:

UI{UPAN

(mmZ)

2x

2r

?r

2x

2x

1 6

2 5

3 5

5 0

7 0

ir'J5

I,,

!.t

2

i

2

2

Ilir

15t)

185

?.{tl

r

r

r

r 3t-tt.r

i

{

I

.

.

4 x

r:

4

4

4

x

x

x

x

.l

4

1 5

.1G

L J

N F

.l

*J

50

7n

95

120

4 x l5{)

4

4

4

x x '140 185

x 300

Langsung da- i I amtanali de- I ngansuliu ta- i nalt,

Di udara sultu tleli I i ng rnal;stmum

Langsung da- I I amtanaltde- I ngansuhu ta- i

nah.

Di udara sultu keli I i ng rnallsimurn

3r:)oD I

-------+

qil

l2()

15{j

18(:'

230

i75

3i(l

ntC

J,/J

"t Jt_,

Sttl

SttL

I

i:-:

? o

'

U

I tL'l

r31

tq7

!00

24t)

2BtL

.'l'-r c

"]zJ

.{

.1.-t

Y.ti-

rrC

I

{ c,-,

;;;;;;;;;I;;;;;;;;;;;;;;;

7B

I (){)

120

t45

175

ir5

.1.1(

,:'tJ

i7i

3l (j

36r.r

.11(l

6t

8'J

1L)7

|

/

1

15€,

r'lI

't'.,1 I

.1

.

-,tc

9.1

!7;:

'1

1r1

4rc

ifJJ

L7

oi. n 1

1(:xl

125

155

l'l(j

J:(l

:5(.)

.-, f

)c

34t)

J

l{-,

c.l

-t'l

7 L

a7

1(j'l

135

re,5

1!1

iitl

:5(:r

1'J5

-'{

!-,

115

l5()

1B{:}

ilt)

?60

'rt

JIJ

c

360

4ri0

46(l

53r.t

5!0

-------+

I

3ooc

-------+

101

134

1E,0

L87

i.'jr-,

'i'a{l

35lt

.1(:r?

47i

5?5

78

l()0

1?0

r I T?J t c

173

215

i45

275

310

36tj

410

69

U !

8'l

82

107

ltX)

ti.]

156

l'-tC

IiJ

{cq

IJJ

l9l

l'J()

?20

2?0

245

25(j

275

'iB5

3!tl

34t)

365

390

q,l

J't

1 T

l

L

n7

t (j'l

a z.rc

IJJ

t65

191

i20

?50

295

3,{0

100

t3(l

{cc

IJJ

roq

I

(JJ

:3{)

273

,1 I

E

J I.J

.rEC

JJJ

o ,

,9t.r

I lF,

l{15

138

13{l

165

l6{)

20s

i(ir)

'-,.{E

i15

i'tJ

iB0

?85

'lrc

a.')q

JL.J

JIJ

400

355

465

415

5?0

455

370

.+']J

.a.'1C

500

i t-,

'll

113

t3'j

174

?15

i5(t

?85

320

38()

435

SPLN43-2

il

SPLN56-l:1993

TABEL IV JARAKBEBASTJNTTJKSLTR

Mclintasjalarr kcrctaapi

,

i Mclintasrin,pungonjalan,,,nunl

;iMclintas jalan umum

l'

liTidak melintasjalan umunr

'Iinggi Rentangan

(m)

5r5

6

TABEL V JARAK RENTANGAN UNTUKSLTR

i lr,irrlrrrbcnsolasidipililt

.',.i\1.\C\'0.(r/l kV : -' in pctrllhanlarr konscntns

.Iarak rcntangan Maksimum

I Fasc dan J Fast:

Dengan Tiang Atap

Tiang

penvambung

ke tiang atas

(m)

30

30

3{)

Tiang atap

ke titik tumpu

(m)

3t)

Jlf

I

Tiang

pcnvarnbungan

ke titik tumpu

(m)

3{)

3lf

- 12-

l,r\MPIRAN

('

Daftar Simbol :

DcsainPcnulsarrgarrSLTRdcngltttkrbcl ttdltrlt -'fipc A

Untuk ntnrah ttrnggal

Untuk ntnutltgarlda

LJntrrk pcnokolrtt

I fasc

.j llrsc

3 fascdctrgankVArlt

DcsainPcttusitttglurSI-TRdcrlganKabclUdTnl - Tip

Untrrkrumah (tunggaldanganda)

I fasc

3 firsc

3 fascdcngankVArh

B

SPLN56-l:1993

Desain PemasanganSLTR dengan Kabel Ildara - Tipe (-

Untuk nrntah (tungg:rl.gandadanpcrtokoan)

Desain PemasanganSLTR dengan Kabel Tanah - Tipe D

Untuk ntntah (lunggaldanganda)

Untuk pertokoandan runlahsustlll

Untuk kornPlek Pentmahan

DenganAPPTipc KhustrsI. di gardtrdistribusi

DenganAPPTipc KltttsttsI' di gardutiang

DcnganAPPTipe Khususl- di pclanggan

Detail :

| : Pemasangzur jangkarpadabattgurutn

2 : Titik penvzuubunganSLTR padatiang.Tipc - A dan B

3 : PemasanganKabelSLTR d:rritiangkc bartgurran.'fipc-C

-l

:

Pemasanganklenr PiPa air PVC

5 : PemasangansLP dari bangunankc bzrngumnlaittttt'a.Tipc-B

(r : Kotak salttbungur

7 : Titik pcnviur-rbunganSLTR padatiarg' Tipe -D

- 13-

SPLN56-l:1993

-o-4\-o

+

I

I

I

I

I

;F"

DAFTARSIMBOL

rel (buiarhar)

sakclar TR J kutuh

pcngamanlchur J fasc

tralb anrs(CT)

tralir tcnaga

sakclarTR J kutuh dcngan l)cngilmiln tcrmis

- 1-1 -

TI

P E

SPLN56-l:1993

DESAINPEMASANGAN SAMBUNGAN TENAGALISTRIKTEGANGAN RENDAH

1'"'

a

_l

I

kabcl udara

-15-

tlpe @

tipc @

tipe O

tipe@

SPI,N56-l:1993

SLTR TIPE A TINTUKRUMAHTUNGGAL

-16-

--

*

::

h

.:

x

SPLN56-l:1993

SLTR TIPE A uNTLlKRUMAHGANDA (KOPEL)

t

rl- 1l

t

/

L

-atap

aLd

-!

-penEhantar

\ twrstcd/

uerisoiast

kmsentrrs

PHts -

ridrly

PaPan Hubung Eagt

Attern+tlf 3

I

!-alaP

I

I

I I

I

I

oenQhantar

'tv

berisolast

iiied/konsentris Al

d r

r

JTR.KU

PHB -

-77-

Alternatrf 7

\

lap

tihat dett hal. 65

z

i

€l

I

T

/-,

li-'ll

\lt

\il

c#{l

ll

ll

iP

il_

_i

_

\

tihat

q6

detarl, ------>J./ 2 hal -tr\

PaPnilubunq Bagi

SPLN56-l:1993

.ST P

SLTR TIPE A

UNTUK PERTOKOAN

(Alternatif l)

lihatdet.ri[ 7

hal

4 6

,I

-

lihat dctail:.I hal { 5

r-- S.rluranLuar

-

-

-_=-

--\

x ) disediakan olehpelanqqan

-\-\

-

_-\.\

.\-1y1.z

!\-

-

18-

Sahran l'lasr:k Pclayanan I rlidalarnprpa )

-.-ataJrpelinrJung * )

APP

--

PtfB { l'bpanHubungBagi)

tlang

SPLN 56-l: l9jl

SLTR TIPE A UNTUKPERTOKOAN (ALTERNATIF - 2)

lihat &tail : I hal. l 5

( PapanHubunq Baqi )

lilrat

tiang

lihat J

detail,4'r

hal. L7

lihat

.

detail,6\

hal.e8

|

l '{-

(-dari

t iang

*- t otat sambungan

pipa pelindungPVt

APP

llit o$'"''

t iang

\

lihat

del.ail,1 hal

rr)

Gambar: Pemasangan Kotak Sambungan

19-

SPLN56-l:1993

SLTR MENGGUNAKAN KABELUDARA TANPATIANGATAP I FASE

Alternatif I : Tanpa Kotak Tiang HubungBagi

{l!,19

i

x +

.-, ---@

Nr'

rj

I

Nama Material

' Et"'J.;;;;;"^;;,;t

')

?

3

J .Iangkar.Ienis 4 (tanpa baut ti)

5 Klenr Kabel

APP Tipe I Konektor

A*) tlan perlengkapannya

6

-

Pita baja tahan

cespeJ

kamt

x \1en1 ikat tiang

tl \otak

sambungan (bila dipergunakan)

l/2,,(1,9

+ lf,l)

lrf

Pipa air P\,'C dianreter

ll Siku pipa PVC diameter il2,,

l?

lJ

l{

KlenrpipaPVCdianreterl/2,,