Anda di halaman 1dari 11

ModulPraktikumJaringanKomputer JTETIFTUGM

Modul 7
. (lanjutan) Tujuan Praktikum Mampu melakukan implementasi routing protocol pada router. Memahami operasi Master-Slave sebuah DNS.

Laporan Praktikum : Pada percobaan kali ini penilaian tidak didasarkan pada laporan praktikum, melainkan pada keberhasilan konfugurasi, kerja tim yang anda lakukan.

Topologi

CiscoNetworkingAcademyJurusanTeknikElektrodanTeknologiInformasiFTUGM Jl.Grafika2Yogyakarta55281,Telp:02747474779,http://cna.te.ugm.ac.id

ModulPraktikumJaringanKomputer JTETIFTUGM

Percobaan kali ini dilakukan secara berkelompok, dimana tiap kelompok terdiri dari 2 PC. Kali ini kedua PC yang digunakan dihubungkan langsung menggunakan kabel UTP bertipe cross, dimana kabel UTP jenis ini digunakan untuk menghubungkan langsung dua buah perangkat yang mempunyai sifat sama. Sebuah Guest OS dapat menggunakan NIC sesungguhnya yang ada pada Host OS dengan menggunakan koneksi jenis Bridge. Pada koneksi yang menggunakan jenis Bridge, sebuah Guest OS mengambil alih seluruh kemampuan yang dimiliki hardware pada Host OS. Tatacara Praktikum Tugas 1. Menyiapkan Virtual PC. Tugas 1.a. Menyiapkan Virtual PC Router 1. Buka aplikasi VMWare, gunakan file virtual PC mikrotik yang sudah dibuat pada pertemuan sebelumnya dengan cara file open [folder tempat file virtual PC mikrotik anda disimpan ] 2. Pada Edit virtual machine settings, tambahkan sebuah Ethernet Adapter kemudian pada network connection pilih VMNet0 pada Custom: Spesific virtual network. 3. Kosongkan konfigurasi alamat IP yang ada pada Host OS dengan menggunakan perintah ipconfig/release pada command prompt, dan pastikan hal yang sama juga dilakukan pada PC rekan anda.

4. Sambungkan kedua PC menggunakan kabel UTP yang sudah disediakan. 5. Jalankan virtual PC dengan Start this virtual machine. 6. Periksa pengalamatan IP yang sudah ada pada router dengan perintah [admin@MikroTik]> ip address print.

CiscoNetworkingAcademyJurusanTeknikElektrodanTeknologiInformasiFTUGM Jl.Grafika2Yogyakarta55281,Telp:02747474779,http://cna.te.ugm.ac.id

ModulPraktikumJaringanKomputer JTETIFTUGM [admin@MikroTik] > ip address print Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic # ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE 0 192.168.10.1/24 192.168.10.0 192.168.10.255 ether1 1 192.168.20.2/24 192.168.20.0 192.168.20.255 ether2 [admin@MikroTik] >

7. Untuk praktikan yang mendapatkan pengalamatan IP untuk tiap perangkat yang berbeda dengan percobaan sebelumnya, terlebih dahulu harus menghapus semua alamat IP yang sudah ada dengan cara [admin@MikroTik]> ip address remove x , dengan x adalah nomer interface, missal untuk menghapus IP pada ether1 gunakan perintah [admin@MikroTik]> ip address remove 0. Lakukan langkah yang sama untuk ether2. Ulangi pengalamatan IP pada tiap interface dengan ketentuan ether1 terhubung dengan Host OS, dan ether2 terhubung dengan server pada Guest OS. Lakukan juga penyesuaian alamat ip pada VMnet2 pada Host OS. 8. Lakukan pengalamatan IP pada ethernet adapter yang baru ditambahkan pada virtual PC sesuai pada topologi yang diberikan, Ethernet adapter yang baru ditambahkan dikenali sebagai ether3 9. Pastikan hasil pengalamatan ip yang sudah kita masukan, dilakukan dengan perintah [admin@MikroTik]> ip address print.
[admin@MikroTik] > ip address print Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic # ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE 0 192.168.10.1/24 192.168.10.0 192.168.10.255 ether1 1 192.168.20.2/24 192.168.20.0 192.168.20.255 ether2 2 222.20.2.1/24 222.20.2.0 222.20.2.255 ether3 [admin@MikroTik] >

10. Pastikan hal sama sudah dilakukan pada PC rekan anda, dan pastikan PC rekan anda sudah terhubung dengan melakukan ping pada alamat IP ether3 rekan anda, gunakan ctrl+c untuk berhenti dari proses ping.
[admin@MikroTik] > ping 222.20.2.2 222.20.2.2 64 byte ping: ttl=64 time=2 ms 222.20.2.2 64 byte ping: ttl=64 time=1 ms 222.20.2.2 64 byte ping: ttl=64 time=397 ms 3 packets transmitted, 3 packets received, 0% packet loss round-trip min/avg/max = 1/133.3/397 ms [admin@MikroTik] >
CiscoNetworkingAcademyJurusanTeknikElektrodanTeknologiInformasiFTUGM Jl.Grafika2Yogyakarta55281,Telp:02747474779,http://cna.te.ugm.ac.id

ModulPraktikumJaringanKomputer JTETIFTUGM

Tugas 1.b. Menyiapkan Virtual PC Server 1. Gunakan file virtual PC Ubuntu Server yang sudah dibuat pada pertemuan sebelumnya dengan cara file open [folder tempat file virtual PC ubuntu server anda disimpan ] 2. Jalankan virtual PC dengan Start this virtual machine. 3. Untuk Praktikan yang mendapatkan pengalamatan IP server berbeda dengan percobaan sebelumnya lakukan perubahan alamat IP pada server anda. Untuk dapat melakukan perubahan alamat IP anda, login pada server anda, dan masuk ke mode root dengan perintah sudo su . Edit file konfigurasi alamat IP yang ada pada server anda menggunakan text editor vim menggunakan perintah vim /etc/network/interfaces.
nim12345@jarkom:~$ sudo su [sudo] password for nim12345: root@jarkom:/home/nim12345# vim /etc/network/interfaces

root@jarkom:/home/nim12345# vim /etc/network/interfaces # This file describes the network interfaces available on your system # and how to activate them. For more information, see interfaces(5). # The loopback network interface auto lo iface lo inet loopback # The primary network interface auto eth1 iface eth1 inet static address 192.168.40.200 netmask 255.255.255.0 network 192.168.40.0 broadcast 192.168.20.255 gateway 192.168.40.2 # dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed dns-search jarkom

CiscoNetworkingAcademyJurusanTeknikElektrodanTeknologiInformasiFTUGM Jl.Grafika2Yogyakarta55281,Telp:02747474779,http://cna.te.ugm.ac.id

ModulPraktikumJaringanKomputer JTETIFTUGM

Simpan dan keluar dengan perintah esc :wq! , kemudian restart service networking pada server anda dengan menggunakan perintah /etc/init.d/networking restart pastikan server anda sudah memiliki alamat IP baru , dapat dilihat dengan menggunakan perintah ifconfig eth0.

root@jarkom:/home/nim12345# vim /etc/network/interfaces root@jarkom:/home/nim12345# /etc/init.d/networking restart Reconfiguring network interfaces... [ OK ]

root@jarkom:/home/nim12345# ifconfig eth0 eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0c:29:8a:ed:40 inetaddr:192.168.40.200 Bcast:192.168.20.255 Mask:255.255.255.0 inet6 addr: fe80::20c:29ff:fe8a:ed40/64 Scope:Link UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1 RX packets:6349 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0 TX packets:4331 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0 collisions:0 txqueuelen:1000 RX bytes:607626 (607.6 KB) TX bytes:487555 (487.5 KB) Interrupt:18 Base address:0x1080 root@jarkom:/home/nim12345#

4. Pastikan antara server dan router sudah dapat terhubung dengan melakukan ping ke alamat IP gateway pada server. Tugas 2. Routing Protocol. Pada percobaan kali ini, digunakan Dynamic Routing Protocol RIPv1 untuk menghubungkan perangkat yang terhubung langsung dengan masing masing router. 1. Jalankan aplikasi winbox dan atur Dynamic Routing Protocol, dengan cara login ke router menggunakan alamat IP gateway masing masing Host OS gunakan username default admin tanpa password 2. Untuk pemberian Dynamic Routing Protocol, dapat dilakukan dengan menggunakan bantuan aplikasi Winbox dengan cara :

CiscoNetworkingAcademyJurusanTeknikElektrodanTeknologiInformasiFTUGM Jl.Grafika2Yogyakarta55281,Telp:02747474779,http://cna.te.ugm.ac.id

ModulPraktikumJaringanKomputer JTETIFTUGM

3. Pada tab interface lakukan atur agar semua interface menggunakan routing protocol RIP versi 1 dengan cara:

4. Pada tab Networks lakukan pengaturan semua alamat network yang terhubung langsung dengan router beserta subnet mask nya, missal 222.20.2.0/24

CiscoNetworkingAcademyJurusanTeknikElektrodanTeknologiInformasiFTUGM Jl.Grafika2Yogyakarta55281,Telp:02747474779,http://cna.te.ugm.ac.id

ModulPraktikumJaringanKomputer JTETIFTUGM

Ulangi langkah tersebut dengan mengisikan semua network address yang terhubung langsung dengan router tersebut, hingga menghasilkan

5. Pastikan langkah yang sama sudah dilakukan oleh rekan anda dan periksa apakah routing table pada router anda sudah terbentuk dengan melihat pada tab routes

6. Pastikan semua perangkat yang ada sudah saling terhubung menggunakan ping ke semua alamat IP yang ada.

Tugas 3.Master Slave DNS Server


CiscoNetworkingAcademyJurusanTeknikElektrodanTeknologiInformasiFTUGM Jl.Grafika2Yogyakarta55281,Telp:02747474779,http://cna.te.ugm.ac.id

ModulPraktikumJaringanKomputer JTETIFTUGM

Pada percobaan kali ini, dua buah dns server yang ada dari kedua PC, difungsikan dengan menggunakan model Master Slave, dimana sebagai Master adalah server yang memiliki alamat ip 192.168.20.200 dan server yang memiliki alamat ip 192.168.40.200 diposisikan sebagai Slave. Tugas 3.a. Primary DNS Server 1. Login ke dalam server yang memiliki alamat ip 192.168.20.200 menggunakan putty , lalu masuk ke dalam mode root. 2. Masuk ke dalam direktori bind dengan perintah : root@jarkom:home/nim12345# cd /etc/bind 3. Lakukan perbaikan terhadap file named.conf.local menggunakan text editor vim editor, dengan perintah: vim /named.conf.local hingga file tersebut menjadi berisi :
root@jarkom:/etc/bind# vim named.conf.local // // Do any local configuration here // // Consider adding the 1918 zones here, if they are not used in your // organization //include "/etc/bind/zones.rfc1918"; acl trust { 192.168.40.0/24; 127.0.0.0/8; 192.168.20.0/24; }; zone "jarkom.net" { type master; file "/etc/bind/db.jarkom"; allow-transfer { trust; }; }; zone "20.168.192.in-addr.arpa" { type master; file "/etc/bind/db.jarkom.rev"; allow-transfer { trust; }; };

Simpan dan keluar menggunakan esc - :wq! 4. Lakukan perbaikan terhadap file db.jarkom menggunakan text editor vim, dengan perintah: vim /db.jarkom hingga file tersebut menjadi berisi :
root@jarkom:/etc/bind# vim db.jarkom ; BIND reverse data file for empty rfc1918 zone ; ; DO NOT EDIT THIS FILE - it is used for multiple zones. ; Instead, copy it, edit named.conf, and use that copy. ; $TTL 86400 @ IN SOA ns1.jarkom.net. irma.jarkom.net. (
CiscoNetworkingAcademyJurusanTeknikElektrodanTeknologiInformasiFTUGM Jl.Grafika2Yogyakarta55281,Telp:02747474779,http://cna.te.ugm.ac.id

ModulPraktikumJaringanKomputer JTETIFTUGM 1 604800 86400 2419200 86400 ) TTL ; @ ; Serial ; Refresh ; Retry ; Expire ; Negative Cache

ns1 ns2 mx1 mx2 www1 www2

IN IN IN IN IN IN IN IN IN

NS A MX A A A A CNAME CNAME

ns.jarkom.net. 192.168.20.200 10 mx.jarkom.net. 192.168.20.200 192.168.40.200 192.168.20.200 192.168.40.200 ns1 ns2

Simpan dan keluar menggunakan esc - :wq! 5. Lakukan perbaikan terhadap file db.jarkom.rev menggunakan text editor vim, dengan perintah: vim /db.jarkom.rev hingga file tersebut menjadi berisi:
root@jarkom:/etc/bind# vim db.jarkom.rev ; BIND reverse data file for empty rfc1918 zone ; ; DO NOT EDIT THIS FILE - it is used for multiple zones. ; Instead, copy it, edit named.conf, and use that copy. ; $TTL 86400 @ IN SOA ns1.jarkom.net. irma.jarkom.net. ( 1 ; Serial 604800 ; Refresh 86400 ; Retry 2419200 ; Expire 86400 ) ; Negative Cache TTL ; @ IN NS ns1.jarkom.net. 200 IN PTR ns1.jarkom.net.

6. Restart layanan/service DNS server dengan menggunakan perintah root@jarkom: /etc/init.d/bind9 restart
root@jarkom:/etc/bind# /etc/init.d/bind9 restart * Stopping domain name service... bind9 [OK] * Starting domain name service... bind9 [OK] root@jarkom:/etc/bind#

Tugas 3.b. Secondary DNS Server 1. Login ke dalam server yang memiliki alamat ip 192.168.40.200 menggunakan putty , lalu masuk ke dalam mode root. 2. Masuk ke dalam direktori bind dengan perintah :
CiscoNetworkingAcademyJurusanTeknikElektrodanTeknologiInformasiFTUGM Jl.Grafika2Yogyakarta55281,Telp:02747474779,http://cna.te.ugm.ac.id

ModulPraktikumJaringanKomputer JTETIFTUGM

root@jarkom:home/nim12345# cd /etc/bind 3. Lakukan perbaikan terhadap file named.conf.local menggunakan text editor vim editor, dengan perintah: vim /named.conf.local hingga file tersebut menjadi berisi :
root@jarkom:/etc/bind# vim named.conf.local // // Do any local configuration here // // Consider adding the 1918 zones here, if they are not used in your // organization //include "/etc/bind/zones.rfc1918"; zone "jarkom.net" { type slave; masters {192.168.20.200;}; file "/var/cache/bind/db.jarkom.slave"; }; zone "20.168.192.in-addr.arpa"{ type slave; masters {192.168.20.200;}; file "/var/cache/bind/db.jarkom.rev.slave"; };

4. Pada DNS server ini, file db.jarkom dan db.jarkom.rev yang ada pada folder /etc/bind/ sudah tidak diperlukan, karena file tersebut diambil dari primasry server, sehingga kedua file tersebut dapat dihapus dengan perintah : root@jarkom: /etc/bind# rm db.jarkom db.jarkom.rev 5. Restart layanan/service DNS server dengan menggunakan perintah root@jarkom: /etc/init.d/bind9 restart
root@jarkom:/etc/bind# /etc/init.d/bind9 restart * Stopping domain name service... bind9 [OK] * Starting domain name service... bind9 [OK]

6. Pastikan file db.jarkom.slave dan db.jarkom.rev.slave sudah ada pada direktori /var/cache/bind dengan perintah :
root@jarkom:/etc/bind# ls -l /var/cache/bind total 8 -rw-r--r-- 1 bind bind 362 2009-04-26 03:25 db.jarkom.rev.slave -rw-r--r-- 1 bind bind 456 2009-04-26 03:25 db.jarkom.slave root@jarkom:/etc/bind#

CiscoNetworkingAcademyJurusanTeknikElektrodanTeknologiInformasiFTUGM Jl.Grafika2Yogyakarta55281,Telp:02747474779,http://cna.te.ugm.ac.id

ModulPraktikumJaringanKomputer JTETIFTUGM

7. Pastikan alamat DNS server yang digunakan oleh server pada alamat 192.168.40.200 , jika belum, ubah dengan tex editor vim dengan perintah : root@jarkom: vim /etc/resolv.conf
root@jarkom:/etc/bind# vim /etc/resolv.conf search jarkom nameserver 192.168.20.200

Simpan dan keluar menggunakan perintah esc - :wq! 8. Pastikan PC yang menggunakan alamat DNS 192.168.40.200 dapat mengakses www1.jarkom.net dan www2.jarkom.net dari web browsernya. 9. Jika belum bisa, periksa lagi langkah langkah sebelumnya.

CiscoNetworkingAcademyJurusanTeknikElektrodanTeknologiInformasiFTUGM Jl.Grafika2Yogyakarta55281,Telp:02747474779,http://cna.te.ugm.ac.id