Anda di halaman 1dari 2

Definisi Hukum Acara Pidana 1.Prof.

Simon : HAP / hukum pidana formil : mengatur bagaimana caranya Negara dengan p e r a n t a r a a n a l a t - a l a t k e k u a s a a n y a m e n g g u n a k a n h a k n y a u n t u k m e n g h u k u m d a n menngjatuhkan hukuman,dengan demikian ia memuat acara pidana . 2.Prof. Van hamel : HAP/hukum pidana formil adalah menunjukkan b e n t u k - b e n t u k d a n jangka-jangka waktu yang mengikat pemberlakuan hukum pidana material. 3.Prof. Van hattum : HAP/ hukum pidana formil adalah memuat peraturanperaturan yangm e n g a t u r t e n t a n g b a g a i m a n a c a r a n y a h u k u m p i d a n a y a n g b e r s i f a t a b s t r a k i t u h a r u s diberlakukan secara nyata. 4.Kuhap/uu no.8/1981 : HAP adalah baru berproses dari adanya s a n g k a a n s a m p a i p a d a eksekusi. 5.Prof.Dr. Mr.L.J. Van Apeldoorn HAP adalah mengatur cara p e m e r i n t a h m e n j a g a kelangsungan pelaksanaan hukum pidana material. 6.Menurut Seminar Nasional Pertama Tahun 1963 : Hukum Acara P i d a n a a d a l a h N o r m a Hukum berwujud wewenang yang diberikan kepada negara untuk bertindak adil , apabilaada prasangka bahwasanya hukum pidana dilanggar. 7.Menurut Mochtar Kusuma Atmadja Hukum Pidana Formil adalah peraturan hukum pidanay a n g m e n g a t u r b a g a i m a n a c a r a m e m p e r t a h a n k a n berlakunya hukum pidana materil. Hukum Pidana Formil memproses bagaimana menghukum atau tidak menghukumseseorang yang dituduh melakukan tindak pidana (makanya disebut sebagai H u k u m Acara Pidana) 8.Menurut Irdan Dahlan itu merupakan peraturan tentang bagaimana hukum pidana (material)itu ditegakkan atau diacarakan. 9.Menurut Dr. A. Hamzah. SH hukum acara pidana merupakan bagian d r a i h u k u m p i d a n a dalam arti yang luas. Hukm pidana dalam arti yang luas meliputi baik hukum pidanasubstantive (materiel) maupun hukm pidana formal atau hukum acara pidana. 10.Pandangan menurut Dr Bambang Poernomo, SH. Hukum acara p i d a n a i t u b e r a n g g a p a n bahwa hukum acara pidana mempunyai dasar normanorma tersendiri, bahkan dilihat darisusunan serta substansi hukuim acara pidana mengandung struktur ambivalensi dari segi perlindungan manusia dan bersegi majemuk dari segi kewena