Anda di halaman 1dari 3

3. Untuk memperoleh hasil peramalan yang berakurasi tinggi diperlukan persyaratan. Sebut dan jelaskan! i. Penentuan tujuan.

Langkah pertama terdiri atas penentuan macam estimasi yang di inginkan. Sebaliknya tujuan tergantung pada kebutuhan informasi para manajer. Analis Untuk mengetahui apa kebutuhan mereka dan menentukan : Variabel- variabel yang akan di estimasi Siapa yang menggunakan hasil peramalan Untuk tujuan-tujuan apa hasil peramalan akan di gunakan Estimasi jangka panjang atau jangka pendek yang di inginkan Kapan estimasi di butuhkan Bagian-bagian peramalan yang di inginkan

ii. Pengembangan model. Setelah tujuan di tetapkan langkah berikutnya adalah mengembangkan suatu model, yang merupakan penyajian secara lebih sederhana sistem yang dipelajari iii. Pengujian model. Sebelum ditrapkan, model biasanya di uji untuk menentukan tingkat akurasi , validitas dan reliabilitas yang di harapkan. Ini sering mencakup penerapannya pada data historik, dan penyiapan estimasi untuk tahun-tahun sekarang dengan nyata yang tersedia. iv. Penerapan model. Setelah pengujian, analisis menerapkan model dalam tahap ini , data historik di masukkan dalam model untuk menghasilkan suatu ramalan v. Revisi dan evaluasi. Ramalan-ramalan yang telah di buat harus senantiasa di perbaiki dan di tinjau kembali. Perhatikan mungkin perlu di lakukan karena adanya perubahan-perubahan dalam perusahaan atau lingkungannya, seperti tingkat harga produk, karakteristik- karakteristik produk, pengeluaran-pengeluaran pengiklanan, tingkat pengeluaran pemerintah, kebijakan moneter dan kemajuan teknologi atau teknik peramalan. Lankah ini di perlukan untuk menjaga kualitas estimasi-estimasi di waktu yang akan datang. 4. Jelaskan tentang sistem material handling, sebutkan sumbernya! Menurut Assauri (2008), dalam produksi terdapat bermacam-macam proses yang harus dilalui oleh produk tersebut untuk sampai selesai dan siap dikirim ke pasar. Pergerakan/perpindahan bahan itu disebut material movement . Akan tetapi bahan-

bahan merupakan benda mati yang tidak dapat bergerak dengan sendirinya. Oleh karena itu dibutuhkan kegiatan pemindahan bahan yang disebut material handling. Jadi material handling merupakan kegiatan mengangkat, mengangkut, dan meletakkan bahanbahan/barang-barang dalam proses di dalam pabrik sampai pada saat barang jadi/produk akan dikeluarkan dalam pabrik. Biaya material handling terdiri atas : upah untuk orang yang memindahkan bahan (material handller), biaya investasi dari berbagai alat pemindahan bahan yang digunakan dan biaya-biaya yang tidak dapat dipisahkan dan termasuk dalam biaya produksi untuk mengerjakan produk hasilnya. Dari biaya material handling ada sebagian yang termasuk biaya langsung (direct cost) dan sebagian biaya tidak langsung (indirect cost). Tugas-tugas dari bagian material handling antara lain : i. Mengadakan penyelidikan dan analisis untuk dapat menentukan bagaimana kegiatan material handling dilakukan sehingga dapat lebih efisien. ii. Merencanakan, mengadakan pengujian/pengetesan dari perkembangan alatalat material handling yang baru. iii. Memberikan rekomendasi mengenai perbaikan yang perlu dilakukan dalam cara-cara pemindahan bahan (material handling) dan dalam pemasangan perlengkapan dan peralatan handling yang baru. iv. Mengikuti pelaksanaan dan membuat laporan mengenai pemasangan perlengkapan atau peralatan handling yang baru tersebut.