Anda di halaman 1dari 6

POLTEK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA

LAB MESIN LISTRIK MODUL 5. Generator DC

Teknik Permesinan Kapal Praktikum Mesin-mesin Listrik

PERCOBAAN 5.A. KARAKTERISTIK GENERATOR DC PENGUAT SENDIRI


A. TUJUAN Setelah melakukan percobaan ini, diharapkan mahasiswa mampu :

Menghubungkan dan mengoperasikan mesin DC sebagai generator DC penguat sendiri (shunt dan kompon) Menggambarkan karakteristik luar atau karakteristik beban generator DC Menjelaskan hubungan antara tegangan yang dibangkitkan dengan kecepatan putaran, arus medan/eksitasi, dan arus jangkar Menjelaskan hubungan antara tegangan generator DC dengan arus beban.

B. TEORI DASAR Generator DC adalah mesin listrik yang mengubah energi mekanik menjadi energi listrik arus searah. Generator DC terdiri atas kumparan medan magnet yang diletakkan di stator, dan kumparan jangkar di rotor. Jika jangkar diputar dalam stator pada generator penguat sendiri, tegangan kecil diinduksikan pada jangkar yang disebabkan oleh magnet sisa pada medan stator. Arus penguat kecil mengalir, yang menyebabkan fluks medan magnet di kutub-kutub stator diperkuat, sehingga tegangan generator ikut naik hingga mencapai harga nominal. Tegangan induksi (GGL) yang dibangkitkan pada generator adalah : Ea = c.n. Generator penguat sendiri terdiri atas generator shunt dan generator kompon (kompon panjang dan kompon pendek). Dalam praktikum ini dipakai generator kompon panjang yang mempunyai persamaan tegangan: U = Ea Ia.Rs Ish.Rsh Apabila generator dibebani, tegangan terminal generator akan berubah karena drop tegangan akibat tahanan jangkar dan reaksi jangkar. Pada umumnya, belitan seri dibuat sedemikian sehingga membantu/memperkuat medan shunt (kompon bantu),
File : Direvisi : Ir Joessianto EP,MT Ir. Hasanuddin Disetujui : Lilik Subiyanto, ST Kode Revisi : Page: 4 /5

Praktikum MODUL 5. Mesin-mesin Listrik Generator DC sehingga tegangan generator naik bila dibebani. Sebaliknya bila belitan seri melawan belitan shunt (kompon lawan), menyebabkan medannya menjadi lemah, sehingga tegangan turun bila dibebani.

POLTEK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA

LAB MESIN LISTRIK

Teknik Permesinan Kapal

C. PERALATAN YANG DIGUNAKAN : 1. Power supply 2. Generator DC 3. Brush shifting motor 3 phase (scrage motor) 4. Voltmeter 1 5. Amperemeter 2 6. Variable resistor (Rheostat) 2300 ; 0,9 A 7. Resistif Load Bank D. DIAGRAM RANGKAIAN
M2 380 V 10 A L1 3 ~ L3 N Ia Rh E1 U V A1 W E2
R1 R2

L2

A 2

IL

RL
R3

M 3
Scrage Motor A2 B1 B2

G
A 1

D1

D2

Generator DC Penguat Sendiri File : Direvisi : Ir Joessianto EP,MT Ir. Hasanuddin Disetujui : Lilik Subiyanto, ST Kode Revisi : Page: 4 /5

POLTEK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA

LAB MESIN LISTRIK MODUL 5. Generator DC

Teknik Permesinan Kapal Praktikum Mesin-mesin Listrik

E. PELAKSANAAN PERCOBAAN : 1. Rangkaialah peralatan seperti pada gambar dengan semua power supplay dalam keadaan off dan meter ukur pada range terbesar 2. Sebelum power supply di ON kan yakinkan bahwa rangkaian sudah benar (tanyakan pada instruktur). 3. Atur voltage regulator M2 pada posisi 380 V kemudian atur putaran motor 2000 rpm dengan memutar brush shifting pada motor 3 phase. 4. Atur arus medan menjadi 0,4 Ampere dengan mengatur tahanan rheostat (Rh) 5. Ukur tegangan output (V1) arus medan (A1) arus beban (A2) dan hasilnya masukkan pada tabel 1. 6. Lanjutkan pengukuran sesuai dengan tabel 1 dengan memindahkan posisi Resistor Load Bank (RL) pada posisi 1, 2, 3, & 4 dengan menjaga arus medan dan putaran konstan. 7. Matikan semua power supply. 8. Lepaskan kabel yang menghubungkan terminal (D1- D2). 9. Ulangi seperti pada pelaksanaan 3 s/d 6 dan hasilnya masukkan pada tabel 2.

F. TUGAS & PERTANYAAN : 1. Gambarkan karakteristik luar generator DC shunt dan generator DC kompound sesuai dengan hasil pada tabel 1 dan 2, jelaskan masingmasing karakteristik tersebut! 2. Gambarkan rangkaian generator kompound pendek dan generator kompound panjang , jelaskan perbedaannya!

File :

Direvisi : Ir Joessianto EP,MT Ir. Hasanuddin

Disetujui : Lilik Subiyanto, ST

Kode Revisi :

Page: 4 /5

POLTEK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA

LAB MESIN LISTRIK MODUL 5. Generator DC

Teknik Permesinan Kapal Praktikum Mesin-mesin Listrik

Jawab : 1. Generator shunt mempunyai karakteristik seperti


ditunjukkan pada gambar disamping. tegangan output akan turun lebih banyak untuk kenaikan arus beban yang sama, dibandingkan dengan tegangan output pada generator penguat terpisah. Sebagai sumber tegangan, karakteristik dari generator penguat terpisah dan generator shunt tentu kurang baik, karena seharusnya sebuah generator mempunyai tegangan output yang konstan, namun hal ini dapat diperbaiki pada generator kompon.

2.

Untuk perbedaan antara generator kompon panjang dan kompon pendek hampir dikatakan tidak ada, karena tahanan kumparan seri kecil, sehingga tegangan drop pada kumparan ini ditinjau dari tegangan terminal kecil sekali dan terpengaruh.

File :

Direvisi : Ir Joessianto EP,MT Ir. Hasanuddin

Disetujui : Lilik Subiyanto, ST

Kode Revisi :

Page: 4 /5

POLTEK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA

LAB MESIN LISTRIK MODUL 5. Generator DC

Teknik Permesinan Kapal Praktikum Mesin-mesin Listrik

G. Kesimpulan Dari praktikum kelompok kami pada Generator DC antara lain :

Generator shunt mempunyai karakteristik seperti ditunjukkan pada gambar disamping. tegangan output akan turun lebih banyak untuk kenaikan arus beban yang sama, dibandingkan dengan tegangan output pada generator penguat terpisah. Sebagai sumber tegangan, karakteristik dari generator penguat terpisah dan generator shunt tentu kurang baik, karena seharusnya sebuah generator mempunyai tegangan output yang konstan, namun hal ini dapat diperbaiki pada generator kompon. Tapi pada praktikum kami untuk generator kompon tidak konstan antara ampere dan volt.

Untuk perbedaan antara generator kompon panjang dan kompon pendek hampir dikatakan tidak ada, karena tahanan kumparan seri kecil, sehingga tegangan drop pada kumparan ini ditinjau dari tegangan terminal kecil sekali dan terpengaruh.

File :

Direvisi : Ir Joessianto EP,MT Ir. Hasanuddin

Disetujui : Lilik Subiyanto, ST

Kode Revisi :

Page: 4 /5

POLTEK PERKAPALAN NEGERI SURABAYA

LAB MESIN LISTRIK MODUL 5. Generator DC

Teknik Permesinan Kapal Praktikum Mesin-mesin Listrik

LAPORAN SEMENTARA
Jur/Sem/Kelompok : ME/4B/5 No Nama Praktikan/NRP 1. Ian Bimatara/034 2. Tri Lasmana Jaya/052 3. M. Syahrir Q/059 4. Helmi Azhar F/039 5. Tanda Tangan 1. .. 2. .. 3. .. 4. .. 5. .. Surabaya,26-03-2013 Mengetahui :

Edy P H

Tabel 1. Generator DC Shunt Posisi RL Load 0 1 2 3 4 IM (A1) Ampere IL (A2) Ampere 0 0,48 0,66 1,11 1,78 UG (V1) Volt 173,9 170 168,5 164,6 158,6 n rpm

0,4

2000

Tabel 2. Generator DC Kompon Posisi RL Load 0 1 2 3 4 IM (A1) Ampere IL (A2) Ampere 0 0,48 0,66 1,1 1,77 UG (V1) Volt 172,2 168 167,8 162,2 157,5 n rpm

0,4

2000

File :

Direvisi : Ir Joessianto EP,MT Ir. Hasanuddin

Disetujui : Lilik Subiyanto, ST

Kode Revisi :

Page: 4 /5