Anda di halaman 1dari 65

Perhitungan Struktur

PEMBANGUNAN SEKOLAH TERPADU


SMPN-01 SANGATTA
KUTAI - KALIMANTAN TIMUR - INDONESIA

DINAS PENDIDIKAN
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI TIMUR

DESEMBER 2008
Teguh Santoso SPd

Disiapkan oleh :

LEMBAR PERSETUJUAN
Nama Proyek

: Pembangunan Sekolah Terpadu SMP Sangatta


Kutai Kalimantan Timur

Lokasi

: Jln Wahab Syahrani Sengatta

Pemilik

: Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur

Perencana

: PT. Alco art Studio Consultant

Disusun oleh

: 1. Ir. Ali Hidayat


2. Teguh Santoso S.Pd

Telah selesai disusun dan disetujui tanggal 7 - 5 - 2013

Direktur,
PT. Alco Art Consultant

Ir. Gunawan, MT, IAI

Ahli Struktur

Asistent Ahli Struktur

Ir. Ali Hidayat

Teguh Santoso S.Pd

DAFTAR ISI
COVER
LEMBAR PERSETUJUAN
DAFTAR ISI
A. Konsep Dasar Perencanaan Struktur
Konsep Dasar Perencanaan Struktur

Hal. A-1

B. Pekerjaan Atap Baja


Perhitungan Gording
Statika
Kontrol Kekuatan Profil
Sambungan Tumpuan ujung
Sambungan Simpul
Perhitungan Plat Kaki

Hal. B-1
Hal. B-3
Hal. B-11
Hal. B-15
Hal. B-18

C. Pekerjaan Bangunan Utama


Plat Lantai
Tabel Penulangan Plat
Input Data
Sambungan
Kontrol Sambungan
Komposite
Perhitungan Plat Kaki
Penulangan Pondasi Lajur
Penulangan Tangga

D. Lampiran

Hal. C-1
Hal. C-11
Hal. C-12
Hal. C-16
Hal. C-17
Hal. C-19
Hal. C-19
Hal. C-22
Hal. C-24

A. KONSEP DASAR PERENCANAAN


Pembangunan Sekolah Terpadu SMP Sangatta
Kutai Kalimantan Timur

Judul Dokument

Data Perencanaan Konstruksi Baja

No. Doc

: STRNOTE/TS/01

KONSEP DASAR PERENCANAAN STRUKTUR


Dasar-Dasar Peraturan Perencanaan
- Peraturan Pembebanan Indonesia untuk Gedung - 1983
- Peraturan Perencanaan Bangunan Baja Indonesia
Mutu Bahan
a. BAJA PROFIL
- Dipakai mutu
b. BAUT
- HTB
- Angker
c. MUTU BETON
- Dipakai mutu beton
d. TULANGAN
- Diameter >= 12 mm
- Diameter < 12 mm

: Fe360 (BJ 37)


: F 10 T
: BJTD 40 ( fy = 400 Mpa )

: K250
: BJTD 35
: BJTP 24

Penyelidikan Tanah
- Perencanaan pondasi didasarkan atas hasil penyelidikan untuk mengetahui
kondisi lapisan tanah pendukung dan menentukan type pondasi yang tepat.
Pembebanan
a. Beban Mati (DL)
Sesuai dengan Peraturan Pembebanan Indonesia dan berat jenis bahan
yang dipakai.
b. Beban Hidup (LL)
Beban hidup yang dipakai adalah berdasarkan Peraturan Pembebanan
Indonesia,
c. Beban Angin (W)
d. Kombinasi Pembebanan
- Comb1
1.2 DL + 1.6 LL
- Comb2
1 DL + 1 LL
Analisa Struktur
a. Konstruksi Atap Baja
- Bangunan diidealisasikan dengan analisa 2 dimensi dengan elemen struktur
konstruksi rangka baja..
- Analisa struktur direncanakan terhadap beban vertikal berupa beban yang terbagi
rata yang didistribusikan dalam konstruksi rangka baja.
- Analisa struktur memakai program bantu SAP NonLinier Versi 9.0.3.
b. Konstruksi Bangunan Baja
- Bangunan diidealisasikan dengan analisa 3 dimensi dengan elemen struktur
balok dan kolom beton.
- Analisa struktur direncanakan terhadap beban vertikal berupa beban yang
terbagi rata dalam tiap-tiap lantai yang didistribusikan dalam balok-balok.
Sedangkan beban merata/terpusat yang bekerja langsung pada balok diterima
oleh balok.
- Analisa struktur memakai program bantu ETABS NonLinier Versi 9.0.4.

HAL. 1 dari 38

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

Judul Dokument

Data Perencanaan Konstruksi Baja

No. Doc

: STRNOTE/TS/01

Perencanaan Elemen Struktur


- Perhitungan elemen struktur berdasarkan pada peraturan yang berlaku
Dasar
Dasar Peraturan Perencanaan
Data Perencanaan

- Jarak antar kolom


- Tinggi kolom
- Bahan atap
- Kemiringan atap
- Mutu beton
- Mutu baja
- Tegangan tanah
- Pondasi

:
:
:
:
:
:

max 7 meter
3.6 meter
Metal Roof
25 derajat dan 60 derajat
K225
D < 13 mm U24
D >= 13 mm U32
: 0.42 kg/cm2
: Menerus 120 cm

Properties
- Model
- Design code
- Portal kolom dan balok
- Tinggi Lantai
- Ukuran kolom

:
:
:
:
:

- Ukuran balok

- Mutu baja

:
Fy
Fys
Fc

:
:
:

Portal 3D
SKSNI
beton bertulang
3.6 m
30 x 30 cm
15 x 35 cm
15 x 30 cm
15 x 15 cm
30 x 60 cm
30 x 40 cm
20 x 30 cm
15 x 30 cm
30 x 50 cm
D < 13 mm U24
D >= 13 mm U32
320 Mpa
240 Mpa
22.5 Mpa

HAL. 2 dari 38

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

B. PEKERJAAN ATAP BAJA


Pembangunan Sekolah Terpadu SMP Sangatta
Kutai Kalimantan Timur

Judul Dokument

No. Doc

Perhitungan Gording/Balok Anak

: BJ/PPBBI/TS/01

GORDING
Gording (CNP150.50.20.2,3), Trekstang 1 D10, Sag rog D12

Perhitungan Gording
Data-data
- Jarak kuda-kuda max
- Bentang kuda-kuda
- Jarak Gording
- Berat penutup atap
- Berat angin
- Kemiringan kuda-kuda
- Direncanakan Gording

=
300
=
1140
=
120
=
25
=
25
=
35
CNP 150 t=2.3 mm
Wx
Wy
Ix
Iy
A
g

=
=
=
=
=
=

cm
- kode(1-18)
cm
- Gording
cm
kg/m2
kg/m2
derajat
(CNP150.50.20.2,3)

25.671
5.5694
192.53
19.51
6.0
4.72

cm3
cm3
cm4
cm4
cm2
kg/m'

=
=
=
=

3.87
4.35
24.57
27.65

kg
kgm
kgm
kgm

=
=
=
=
=
=
=

0.3
9
10.13
-12
-13.50
100
61.44

kg/m'
kgm
kg/m'
kgm
kg
kgm

17
1

Peninjauan Searah Sumbu X - X


qx = q cos a
qy = q sin a

1. Berat sendiri = 4.72 x cos 35


M1 = 1/8 x 3.87 x 3^2
2. Bs. Atap = 1.2 x 25 x cos 35
M2 = 1/8 x 24.57 x 3^2
3. Muatan Angin
W = 0.02 x 35 - 0.4
W1 = 0.3 x 1.2 x 25
M3 = 1/8 x 9 x 3^2
W2 = - 0.4 x 1.2 x 25
M4 = 1/8 x -12 x 3^2
3. Beban Berguna ( P )
M5 = 1/4 x cos 35 x 100 x 3
4. Kombinasi Muatan
M1 + M2 + M3
M1 + M2 + M5
Peninjauan Searah Sumbu Y - Y
1. Berat sendiri = 4.72 x sin 35
M1 = 1/8 x 2.71 x 1.5^2
2. Bs Atap = 25 x sin 35
M2 = 1/8 x 14.34 x 1.5^2
3. Beban Berguna ( P )
M5 = 1/4 x sin 35 x 100 x 1.5
4. Kombinasi Muatan
M1 + M2
M1 + M2 + M5

=
=

42.12 kgm
93.44 kgm

=
=
=
=
=
=

2.71
0.76
14.34
4.03
100
21.51

=
=

4.80 kgm
26.30 kgm

HAL B-4

kg/m'
kgm
kg/m'
kgm
kg
kgm

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

Judul Dokument

Kontrol Tegangan
Wx
=
Wy
=
Mx
=
My
=
s

=
=

No. Doc

Perhitungan Gording/Balok Anak

25.671
5.5694
9344
2630

cm3
cm3
kgcm
kgcm

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)
1600

: BJ/PPBBI/TS/01

37
kg/cm2

9,344 / 25.671 + 2,630 / 5.5694


836.27 kg/cm2 < 1.3 x 1600 = 2080kg/cm2

OK

Jadi Gording CNP 150 t=2.3 mm (CNP150.50.20.2,3) Aman dipakai


Kontrol Lendutan
n
=
L
=
Ix
=
Iy
=

2
150
192.53
19.51

( trestang 1 kolom antar gording )


cm
cm4
cm4

1/400 x 150

0.375 cm

qx
qy
Px
Py

=
=
=
=

3.87 + 24.57 + 9
2.71 + 14.34
100 x cos 35
100 x sin 35

=
=
=
=

37.44
17.05
81.92
57.36

fx

5 x 3744 x 150^4
+
384 x 2100000 x 192.5328
0.006104734
+
0.020 cm

81.92 x 150^3
48 x 2100000 x 192.5328
0.014245

=
=

5 x 0.17 x 150^4
+
384 x 2100000 x 19.5076
0.027433567
+
0.126 cm

57.36 x 150^3
48 x 2100000 x 19.5076
0.098447

=
=

sqrt( 0.020^2 + 0.126^2 )


0.13 cm

=
=
fy

ft

kg/m'
kg/m'
kg/m'
kg/m'

< 0.375 cm

OK

Perhitungan San Rog dan Trestang


qy
Py

17.05 x 1.5

=
=
Q

25.57
57.36
82.93
480.89

kg
kg
kg x 5.80
kg

Dimensi sag rog yang diperlukan


Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
37
s (ijin)
1600 kg/cm2
ss
F

=
=

1.3 x 1600
480.89
2080
d
= sqrt( 4 x 0.23/3.14 )
Dipasang trestang (ikatan angin)
tg a
=
1.2
1.5
a
= 38.7
R
= 1/2 x 480.89
R
=
240.45
sin 38.66

=
=
=
n=2
=

=
=

HAL B-5

2080 kg/cm2
0.23 cm2
0.54 cm

D = 1.0 cm D = 1.0 cm

0.80

240.45 kg
384.90 kg

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

Judul Dokument

No. Doc

Perhitungan Gording/Balok Anak

384.90
2080
sqrt( 4 x 0.19/3.14 )

0.19 cm2

0.49 cm

: BJ/PPBBI/TS/01

D = 1.0 cm D = 1.2 cm

maka dipasang trestang sebanyak 1 kolom antar gording dengan diameter 10 mm.

HAL B-6

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

Judul Dokument

No. Doc

Input dan Output Data

: NOTE/TS/03

PROFIL KUDA-KUDA
Jarak antar kuda-kuda
Bentang kuda-kuda
Sudut kemiringan bagian bawah
Gording
Berat gording
Jarak antar gording
Atap
Berat penutup atap
Tekanan angin

=
=
=
=
=
=
=
=
=

3m
11 m
35 o
CNP 150 t=2.3 mm
4.72 kg/m'
150 cm
Genteng
25 kg/m2
25 kg/m2

PEMBEBANAN
Beban yang diterima gording :
- Berat penutup atap
- Berat gording

= 25 x 3
= (4.72 x 3) / 1.5

=
=

Lain-lain 10 %

- Berat air hujan


- Beban pekerja

kg/m
kg/m
kg/m
kg/m
kg/m

DL

=
=

LL

=
=
=

15.00 kg/m
66.67 kg/m
174.55 kg/m

22.5

kg/m

30.0

kg/m

= 0.005 x 1000 x 3
= 100 / 1.5

- Beban angin kiri


W
=
(0.02x35-0.4) x 3 x 25
- Beban angin kanan
W
=
0.4 x 3 x 25

75.00
9.44
84.44
8.44
92.88

Berat sendiri kuda-kuda akan dihitung otomatis oleh program SAP-2000


Selanjutnya untuk mencari gaya-gaya dalam dari rangka batang, digunakan program SAP2000

INPUT SAP2000
Pembebanan

Beban Hidup (LL)

Outline

HAL B-1

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

No. Doc

Input dan Output Data

Judul Dokument

Beban Mati (DL)

: NOTE/TS/03

Beban Angin (W)

OUTPUT SAP2000
Bentang kuda-kuda

fijin
f sap

=
=

=
=

1/400 x 1140
(point 1)
0.07 cm

11.4 m
2.85 cm
0.0673 cm

< 2.85 cm

OK

Mekanika

Lendutan (cm)

Bidang Moment (M) kgm

Bidang Shear kg

HAL B-2

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

Judul Dokument

No. Doc

Input dan Output Data

: NOTE/TS/03

Reaction kg

Bidang P kg

Design

Cek struktur (AISC-RFD99)

HAL B-3

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

No. Doc

Kontrol Batang WF

Judul Dokument

: BJ/PPBBI/TS/02

KONTROL BATANG WF 200.100.5,5.8 (5.5 m)


Kuda-kuda
Data-data
- Lokasi _______________________
- Type Kuda-kuda
- Gambar
- Direncanakan
Wx
Wy
Ix
Iy
A
g

184
26.8
1840
134
27.16
21.3

Bentang kuda-kuda
=

WF 200.100.5,5.8
cm3
cm3
cm4
cm4
cm2
kg/m'

- kode(1-8)
h
b
ts
tb

20
10
0.8
0.55

cm
cm
cm
cm

5.5 meter

- Nilai D, N, M diambil dari hasil perhitungan software SAP2000 NonLinier Versi 9.0.3
D
=
776.56 kg
N
=
3577.1 kg
Mtum
=
1301.36 kgm
Mlap
=
1269.43 kgm
f
=
0.0673 cm
Kesimpulan
Tegangan
Lendutan
Geser

OK
OK
( OK )

Lipat balok
KIP

Kontrol Tegangan
Wx
=
A
=
P
=
M
=
s

=
=

184
27.16
3577
126943

D
t

=
=
=
=

Kontrol Lipat
sr
=
sd
=

1600

37
kg/cm2

1600kg/cm2

OK

550 cm
1840 cm4

1/360 x 550

=
0.067 cm

Kontrol Geser
h
tb
Ls
Fe 310/360/430/510 ?
s (ijin)
dx

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)

3,577 / 27.16 + 126,943 / 184


821.61 kg/cm2 <

Kontrol Lendutan
L
=
Ix
=
f ijin

cm3
cm3
kgcm
kgcm

( OK )
(OK)

< 1.53 cm

20 cm
0.55 cm
550 cm
1600

1.53 cm

b
ts
Ix

OK

10 cm
0.8 cm
1840 cm4

360
kg/cm2

(10 x 0.8){0.5 x (20-0.8)} + (0.55 x 9.2) x 4.6


100.08 cm3
776.56 kg
(776.56 x 100.08)
=
0.55 x 1840

3267 kg/cm2 bp =
821.61 kg/cm2 tp =

HAL B-7

76.79 kg/cm2 < 0.5 x 1600 = 928 kg/cm2


( OK )

10
0.8

cm
cm

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

10
0.8

No. Doc

Kontrol Batang WF

Judul Dokument

12.500

Kontrol Stabilitas KIP


h
20 cm
tb
0.55 cm
Ls
550 cm
Fe 310/360/430/510 ?
s (ijin)

<

10 x sqrt( 3267 / 821.61 ) = 19.94

b
ts
Iy
1600

360
kg/cm2

36.36

<=

5500
200

27.50

>=

75

1.25 x 100

C1

C2

250
s kip

1375

15.63

tidak berubah

Balok tidak berubah bentuk (KIP) ---> Statis tertentu


- Badan balok diberi pengkau samping
- Statis tertentu
h
20 cm
b
tb
0.55 cm
ts
Ls
550 cm
Iy
Fe 310/360/430/510 ?
360
s (ijin)
1600
kg/cm2

s kip

( OK )

10 cm
0.8 cm
1840 cm4

200
5.5

1375

: BJ/PPBBI/TS/02

550 x 20
10 x 0.8
0.63 x (2100000)
1600

1375

826.88

=<

250

1600

kg/cm2

<

1375

<

=
=
>

s kip

Jadi
s kip

10 cm
0.8 cm
134 cm4

Mki
Mka
Mjep
E

1301.36
1301.36
1269.43
2100000

kgm
kgm
kgm
kg/cm2

826.88

1600 - ((1,375.00 - 250) / (826.88 - 250) x 0.3 x 1600


663.92
kg/cm2
826.88
826.88 x 0.7 x 1600
1375
673.53

kg/cm2

HAL B-8

673.53 kg/cm2

<

1600 kg/cm2

(OK)

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

Judul Dokument

No. Doc

Sambungan Las dan Baut

: BJ/PPBBI/TS/03

SAMBUNGAN BAUT DAN LAS


Kuda-kuda (Tumpuan ujung)
Data-data
- Lokasi _______________________
- Type Kuda-kuda
- Gambar
(Tumpuan ujung)
- Direncanakan
WF 200.100.5,5.8
h
b

20 cm
10 cm

ts
tb

- kode(1-8)

0.8 cm
0.55 cm

- Nilai D, N, M diambil dari hasil perhitungan software SAP2000 NonLinier Versi 9.0.3
D
=
1358.23 kg
h =
20
cm
N
=
3577.1 kg
D =
1.9
cm
M
=
1301.36 kgm
n =
4
a
=
35 derajat
s =
4.13 cm <5.7not
Perhitungan Kekuatan Baut
Data-data
D
=
N
=
M
=

1358.23 kg
3577.1 kg
1301.36 kgm

Sambungan [1] baut / [2] Paku keling ?


1
Dipakai D19
Fe 310/360/430/510 ?
360
s (ijin)
1600
kg/cm2
Moment Inersia
- h dihitung dari jarak alat sambung pertama (h0)
diameter alat sambung (d)
1.9 cm
h
h^2
h1
5 cm
25 cm2
h2
10 cm
100 cm2
h8
15 cm
225 cm2
htot =
30 cm
A=
350 cm2
F

1/4 x 3.14 x 1.9^2

Tegangan tarik max untuk satu Baut


N
=
130136 x 15
2 x 350

2789
2.83

2.83 cm2

2788.63 kg

984.04 kg/cm2 < 0.7x 1600 = 1120 kg/cm2


( OK )

Akibat gaya lintang dan gaya normal


a =
N
=
3577.10 kg
Q
=
1358.23 kg
D
= 1,358.23 x cos 35 + 3,577.10 sin 35
=
3164.34 kg
t

3164.34
6 x 2.83

Tegangan Idiil
Fe 310/360/430/510 ?
s (ijin)
1600

35

186.10 kg/cm2 > 0.6x 1600 = 960 kg/cm2


( OK )

360
kg/cm2

HAL B-9

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

si

No. Doc

Sambungan Las dan Baut

Judul Dokument

sqrt(984.04^2 + 1.56 x 186.10^2)


=

Perhitungan Kekuatan Las


- Tebal plat
- ts
- tb

0.8 cm
0.8 cm
0.55 cm

1011.12 kg/cm2 < 1600 kg/cm2

-b
-h
a

Tebal las badan = 1/2 x sqrt(2) x 0.55


Tebal las sayab = 1/2 x sqrt(2) x 0.8

: BJ/PPBBI/TS/03

(OK)

10 cm
20 cm
35
=
=

0.39 cm
0.57 cm

s8
0.8

s7

s7

s6

22.8

s6

s5

s5
0.8

s4
s3
s2

s4
s3

9
0.8

s2

10
Statis Moment
las terhadap las bagian bawah
s2 =
2(4.725x0.57)1.6
s3 =
2(8.2x0.39)5.5
s4 =
2(4.725x0.57)9.2
s5 =
2(4.725x0.57)10.6
s6 =
2(22.0x0.39)21.3
s7 =
2(4.7x0.57)32.2
s8 =
(10.0x0.57)33.4

=
=
=
=
=
=
=

A =
=

8.31 cm3
34.86 cm3
49.12 cm3
56.42 cm3
363.99 cm3
172.09 cm3
188.77 cm3
873.56 cm3
5.66 + 5.35 + 6.38 + 5.35 + 5.35 + 17.12 + 5.35 + 5.66
56.20
cm2

Yb =
Ya =

873.56/56.20
34.22 - 15.54

=
=

15.54 cm
18.67 cm

Inersia Las
Ix1 =
(1/12 x 10 x 0.57^3) + (5.66 x 15.17^2) =
Ix2 =
2(1/12 x 4.725 x 0.57^3) + (5.35 x 13.99^2) =
Ix3 =
2(1/12 x 0.39 x 8.20^3) + (6.38 x 9.84^2) =
Ix4 =
2(1/12 x 4.73 x 0.57^3) + (5.34 x 6.17^2) =
Ix5 =
2(1/12 x 4.73 x 0.57^3) + (5.34 x 4.99^2) =
Ix6 =
2(1/12 x 0.39 x 22.02^3) + (17.12 x 5.58^2) =
Ix7 =
2(1/12 x 4.73 x 0.57^3) + (5.34 x 17.12^2) =
Ix8 =
(1/12 x 10 x 0.57^3) + (5.66 x 18.29^2) =
Ix
=
Momen Tahanan
Ix
=
ya
=
yb
=

1301.45
1046.40
653.83
203.45
133.25
1225.25
1566.41
1893.37
8023.40

cm4
cm4
cm4
cm4
cm4
cm4
cm4
cm4
cm4

8023.40 cm4
18.67 cm
15.54 cm

HAL B-10

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

Judul Dokument

No. Doc

Sambungan Las dan Baut

Wb

8023.40
15.54

516.17

Wa

8023.40
18.67

429.72

Kontrol Tegangan
M
=
W
=
D
=
A
=
N
=

130136
429.72
3577
56.20
1358

kgcm
cm3
kg
cm2
kg

sa

=
=

130,136 / 429.72
302.84 kg/cm2

sn

=
=

3,577 / 56.20

=
=

1,358 / 56.20

=
=

63.65 + 24.17

=
=

sqrt( 302.84^2 + 3 x 87.82^2 )


338.89 kg/cm2

t
sb
si

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)
1600

kg/cm2

<

( OK )

: BJ/PPBBI/TS/03

37

63.65 kg/cm2

24.17 kg/cm2

87.82 kg/cm2

1600kg/cm2

HAL B-11

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

Judul Dokument

No. Doc

Sambungan Las dan Baut

: BJ/PPBBI/TS/03

SAMBUNGAN BAUT DAN LAS


Kuda-kuda (Samb. Simpul)
Data-data
- Lokasi _______________________
- Type Kuda-kuda
- Gambar
(Samb. Simpul)
- Direncanakan
WF 200.100.5,5.8
h
b

20 cm
10 cm

ts
tb

- kode(1-8)

0.8 cm
0.55 cm

- Nilai D, N, M diambil dari hasil perhitungan software SAP2000 NonLinier Versi 9.0.3
D
=
1358.23 kg
h =
20
cm
N
=
3577 kg
D =
1.9
cm
M
=
0.30 kgm
n =
4
a
=
35 derajat
s =
4.13 cm <5.7not
Perhitungan Kekuatan Baut
Data-data
D
=
N
=
M
=

1358.23 kg
3577 kg
0.30 kgm

Sambungan [1] baut / [2] Paku keling ?


1
Dipakai D19
Fe 310/360/430/510 ?
360
s (ijin)
1600
kg/cm2
Moment Inersia
- h dihitung dari jarak alat sambung pertama (h0)
diameter alat sambung (d)
1.9 cm
h
h^2
h1
5 cm
25 cm2
h2
10 cm
100 cm2
h8
15 cm
225 cm2
htot =
30 cm
A=
350 cm2
F

2.83 cm2

Tegangan tarik max untuk satu Baut


N
=
30 x 15
2 x 350

0.64 kg

0.23 kg/cm2 < 0.7x 1600 = 1120 kg/cm2


( OK )

1/4 x 3.14 x 1.9^2

1
2.83

Akibat gaya lintang dan gaya normal


a =
N
=
3577.00 kg
Q
=
1358.23 kg
D
= 1,358.23 x cos 35 + 3,577.00 sin 35
=
3164.28 kg
t

3164.28
6 x 2.83

Tegangan Idiil
Fe 310/360/430/510 ?
s (ijin)
1600

35

186.10 kg/cm2 < 0.6x 1600 = 960 kg/cm2


( OK )

360
kg/cm2

HAL B-12

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

si

No. Doc

Sambungan Las dan Baut

Judul Dokument

sqrt(0.23^2 + 1.56 x 186.10^2)


=

Perhitungan Kekuatan Las


- Tebal plat
- ts
- tb

0.8 cm
0.8 cm
0.55 cm

232.44 kg/cm2 < 1600 kg/cm2

-b
-h
a

Tebal las badan = 1/2 x sqrt(2) x 0.55


Tebal las sayab = 1/2 x sqrt(2) x 0.8

: BJ/PPBBI/TS/03

(OK)

10 cm
20 cm
35
=
=

0.39 cm
0.57 cm

s8
0.8

s7

s7

s6

22.8

s6

s5

s5
0.8

s4
s3
s2

s4
s3

9
0.8

s2

10
Statis Moment
las terhadap las bagian bawah
s2 =
2(4.725x0.57)1.6
s3 =
2(8.2x0.39)5.5
s4 =
2(4.725x0.57)9.2
s5 =
2(4.725x0.57)10.6
s6 =
2(22.0x0.39)21.3
s7 =
2(4.7x0.57)32.2
s8 =
(10.0x0.57)33.4

=
=
=
=
=
=
=

A =
=

8.31 cm3
34.86 cm3
49.12 cm3
56.42 cm3
363.99 cm3
172.09 cm3
188.77 cm3
873.56 cm3
5.66 + 5.35 + 6.38 + 5.35 + 5.35 + 17.12 + 5.35 + 5.66
56.20
cm2

Yb =
Ya =

873.56/56.20
34.22 - 15.54

=
=

15.54 cm
18.67 cm

Inersia Las
Ix1 =
(1/12 x 10 x 0.57^3) + (5.66 x 15.17^2) =
Ix2 =
2(1/12 x 4.725 x 0.57^3) + (5.35 x 13.99^2) =
Ix3 =
2(1/12 x 0.39 x 8.20^3) + (6.38 x 9.84^2) =
Ix4 =
2(1/12 x 4.73 x 0.57^3) + (5.34 x 6.17^2) =
Ix5 =
2(1/12 x 4.73 x 0.57^3) + (5.34 x 4.99^2) =
Ix6 =
2(1/12 x 0.39 x 22.02^3) + (17.12 x 5.58^2) =
Ix7 =
2(1/12 x 4.73 x 0.57^3) + (5.34 x 17.12^2) =
Ix8 =
(1/12 x 10 x 0.57^3) + (5.66 x 18.29^2) =
Ix
=
Momen Tahanan
Ix
=
ya
=
yb
=
Wb

1301.45
1046.40
653.83
203.45
133.25
1225.25
1566.41
1893.37
8023.40

cm4
cm4
cm4
cm4
cm4
cm4
cm4
cm4
cm4

8023.40 cm4
18.67 cm
15.54 cm
8023.40

HAL B-13

516.17

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

Judul Dokument

No. Doc

Sambungan Las dan Baut

: BJ/PPBBI/TS/03

15.54
Wa

8023.40
18.67

Kontrol Tegangan
M
=
W
=
D
=
A
=
N
=
sa
sn

t
sb
si

30
429.72
3577
56.20
1358

kgcm
cm3
kg
cm2
kg

=
=

30 / 429.72

=
=

3,577 / 56.20

=
=

1,358 / 56.20

=
=

63.65 + 24.17

=
=

sqrt( 0.07^2 + 3 x 87.82^2 )


152.10 kg/cm2

429.72

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)
1600

kg/cm2

37

<

( OK )

0.07 kg/cm2

63.65 kg/cm2

24.17 kg/cm2

87.82 kg/cm2

1600kg/cm2

HAL B-14

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

No. Doc

Sambungan balok dgn balok

Judul Dokument

: BJ/PPBBI/TS/03-1

SAMBUNGAN BALOK WF 500


Kontrol pengaruh geser
Data-data
V1
=
Plat
=
hplat
=

8850 kg
20 mm
200 mm

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)
1600

Aplat

2 x 20

t ijin

0.58 x 1600

928 kg/cm2

221.25 kg/cm2

8850
40

221 kg/cm2

<

37
kg/cm2

40 cm2

928 kg/cm2

(OK)

Sambungan plat dan badan balok


Hub. Balok induk dengan baja plat adalah samb. Iris tunggal
Data-data
P
8,850.00 kg
Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
tebal plat sambung (d)
s (ijin)
2.00 cm
- sambungan iris tunggal
diameter alat sambung (d)
1.60 cm
s (tp)
t (baut)
s (t)

=
=
=

1.5 x 1600
0.58 x 1600
0.7 x 1600

Jumlah alat sambung


Ngs = 1x0.25x3.14x1.6^2x928
Ntp =
1.6 x 2 x 2400
Nmax
n
=
8850
7680
Jumlah baut
Kekuatan baut
Ppaku
= 4 x 7680

=
=
=

2400 kg/cm2
928 kg/cm2
1120 kg/cm2

=
=
=
=

1865
7680
7680
1.08

HAL B-9

kg
kg
kg
buah ~~~

37
1600

2 buah

4 buah

30720

kg >

8,850 kg

(OK)

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

Judul Dokument

No. Doc

Sambungan Konsol dengan Baut

: BJ/PPBBI/TS/03

SAMBUNGAN DENGAN BAUT


Sambungan [1] baut / [2] Paku keling ?

Jumlah Alat Sambung WF 500 (4 D190 )


Data-data (SNI)
P
8,850 kg
tebal plat sambung (d)
12.00 mm
diameter alat sambung (d)
19.00 mm
Jumlah alat sambung
Vn =
1 x 0.75 x 0.4 x 0.25 x 3.14x19^2 x 400
=
Rn =
2.4 x 0.75 x 19 x 12 x 400
=
Nmax
=
n
=
( 88500/0.75 )
=
164160
Jumlah baut
=
Kekuatan baut
P
= 4 x 164160

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
Fu (Mpa)
- sambungan iris tunggal

34023
164160
164160
0.72

=
=
=

1.5 x 1400
0.58 x 1400
0.7 x 1400

Jumlah alat sambung


Ngs = 1x0.25x3.14x1.9^2x812
Ntp =
1.9 x 1.2 x 2100
Nmax
n
=
8850
4788
Jumlah baut
Kekuatan baut
P
= 4 x 4788

656640

=
=
=

1.5 x 1400
0.58 x 1400
0.7 x 1400

Jumlah alat sambung


Ngs = 1x0.25x3.14x1.9^2x812
Ntp =
1.9 x 2 x 2100
Nmax
n
=
25165
7980
Jumlah baut

N >

=
=
=

2100 kg/cm2
812 kg/cm2
980 kg/cm2

=
=
=
=

2301
4788
4788
1.73

kg
kg
kg
buah ~~~

19152

kg >

33
1400

2 buah

8,850 kg

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)
- sambungan iris tunggal
2100 kg/cm2
812 kg/cm2
980 kg/cm2

=
=
=
=

2301
7980
7980
2.96

HAL B-10

(OK)

4 buah

=
=
=

88,500 N

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)
- sambungan iris tunggal

Jumlah Alat Sambung WF 300 (3 D19 )


Data-data
P
25,165 kg
tebal plat sambung (d)
2.00 cm
diameter alat sambung (d)
1.90 cm
s (tp)
t (baut)
s (t)

2 buah

4 buah

Jumlah Alat Sambung WF 400 (4 D19 )


Data-data (PPBBI)
P
8,850 kg
tebal plat sambung (d)
1.20 cm
diameter alat sambung (d)
1.90 cm
s (tp)
t (baut)
s (t)

kg
kg
kg
buah ~~~

33
400

kg
kg
kg
buah ~~~

(OK)

33
1400

3 buah

3 buah

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

Judul Dokument

Kekuatan baut
P
= 3 x 7980

No. Doc

Sambungan Konsol dengan Baut

HAL B-11

23940

kg <

: BJ/PPBBI/TS/03

25,165 kg

(not)

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

No. Doc

Perhitungan Plat Kaki Kolom WF

Judul Dokument

: BJ/PPBBI/TS/05-2

PERHITUNGAN PLAT KAKI


Kolom A, E, F, G (WF 250.125.5.8) (Samb. Dudukan)
Data-data
- Lokasi _______________________
- Type Kolom
A, E, F, G
- Gambar
(Samb. Dudukan)
- Direncanakan
WF 250.125.5.8
Wx
Wy
A
g

285
41.1
32.68
25.7

cm3
cm3
cm2
kg/m'

h
b
ts
tb

- kode(1-8)
25
12.5
0.8
0.5

cm
cm
cm
cm

- Nilai D, N, M diambil dari hasil perhitungan software SAP2000 NonLinier Versi 9.0.3
D
=
1782 kg
N
=
2005 kg
L

0.1 m

Pembebanan
Bs. P
=
Bs. Kolom Bj = 25.7 x 0.1

=
=
=

Ptot
M

1782 x 0.1

2005 kg
2.57 kg
2007.57 kg

178.2 kgm

Kesimpulan
Tegangan las ( OK )
Tegangan plat kaki ( OK )
Dimensi plat 25 x 40 x 2 cm
Angker
1 D19
Panjang angker 60 cm

Kontrol Kekuatan Las plat kaki


Perhitungan Kekuatan Las
- Tebal plat
- ts
- tb

2.00 cm
0.8 cm
0.5 cm

-b
-h

Tebal las badan = 1/2 x sqrt(2) x 0.5


Tebal las sayab = 1/2 x sqrt(2) x 0.8

12.5 cm
25 cm

=
=

0.35 cm
0.57 cm

s5

HAL B-15

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

s5

0.8

s4

s4

23.4
s3

s3

s2

s2

0.8

s1

12.5
Moment Inersia
las terhadap las bagian bawah
- 2 x 0.57 x 12.5 x 13.68^2
- 4 x 0.57 x 5.29 x 11.32^2
- 2 x 0.35 x 22.27^3 : 12
Ix

=
=
=
=

2645.48
1535.47
650.70509
4831.66

cm4
cm4
cm4
cm4

=
=
=
=

14.14
11.98
15.75
41.86

cm2
cm2
cm2
cm2

Luas Penampang Las


- 2 x 0.57 x 12.5
- 4 x 0.57 x 5.29
- 2 x 0.35 x 22.27
Moment Tahanan
Wx
=

4831.66
12.85

Kontrol Tegangan
M
=
W
=
P
=
F
=
sm
tm
si

178
375.90
2008
32.68

kgcm
cm3
kg
cm2

=
=

178 / 375.90

=
=

2,008 / 32.68

=
=

sqrt( 0.47^2 + 3 x 61.43^2 )


106.40 kg/cm2

375.90 cm3

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)
1600

kg/cm2

37

<

( OK )

0.47 kg/cm2

61.43 kg/cm2

1600kg/cm2

Kontrol Kekuatan Plat Kaki


Dimensi Plat
h
b
tb
ts

=
=
=
=

B
L

=
=

2 x 5 + 12.5
2 x 5 + 25

=
=

W
A

=
=

1/6 x 25 x 40^2
25 x 40

=
=

25
12.5
0.5
0.8

Kontrol Tegangan
Wx
=

cm
cm
cm
cm

6666.67 cm3

22.5 cm ~
35 cm ~
6666.67
1000.00

25
40

cm
cm

cm3
cm2

Mutu beton K300

HAL B-16

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

A
N
M

=
=
=

s max

=
=

s (tekan) = 0.33 x 300


=
99
Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)
1600

1000.00 cm2
2008 kg
17820 kgcm

2,008 / 1000 + 17,820 / 6,666.67


4.68 kg/cm2

<

kg/cm2
37
kg/cm2

99 kg/cm2

( OK )

s min

= 2,008 / 1000 - 17,820 / 6,666.67


=
-0.67 kg/cm2
tegangan min harus ditahan oleh angker
Statika
D =

1.9 cm

x
40 - x

0.67
17,820 / 6,666.67

x
40 - x

0.67
2.67

(0.67 x 40)
(2.67 + 0.67)
7.97

=
=

cm

7.97 x 25 x (1/2 x 0.67)


66.32
kg

Perhitungan Plat Penyambung


T
diameter alat sambung (d)
Tebal Plat Penyambung
Fperlu
=
66.31816226
1600
d

66 kg
1.9 cm
L(cm) =
=
=
=

Perhitungan baut angker


T
tebal plat sambung (d)
diameter alat sambung (d)

Ln

=
=

0.14 x 2.84 x 2080


sqrt( 175 )
62.41

37
1600

40.00
0.041 cm2 (untuk 2 penampang profil)
0.041
( 40-1.9 )
0.00 cm

66 kg
2.00 cm
1.9 cm

Jumlah baut angker


1/4 x 3.14 x 1.9
n
=
66.31816226
2x1.9x0.6x1600
Perhitungan Panjang Angker
sb
175 kg/cm2
sm
2080 kg/cm2
D
1.9 cm

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)

=
=

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)
- sambungan iris ganda

1.49 cm < 2 cm
0.02 ----->

sa

2.00 cm

37
1600

(geser yang menentukan)


1 D19
mm

1600 kg/cm2
2.84 cm2

>=

0.013 x 1.9 x 2080

>

51.376

HAL B-17

(PBI '71 : 74)


( OK )
SMP SANGATTA KUTAI KALTIM
ALCO - TS/5/7/2013

~
60
Sehingga dipakai angker D1.9 - 60 cm

cm

HAL B-18

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

C. PEKERJAAN BANGUNAN UTAMA


Pembangunan Sekolah Terpadu SMP Sangatta
Kutai Kalimantan Timur

No. Doc
Rev

Penulangan Plat lantai (Tabel CUR)

Judul Dokument

: BTN/SKSNI/TS/02-2
:

PENULANGAN PLAT TYPE A (3 X 3.5 M)


Data gambar
terlampir

Data - data
tebal plat
tebal spesi
tebal tegel
beban plafond

0.12
2
2
18

Beban mati
pelat
= 0.12 x 2400
spesi
= 2 x 21
keramik
= 2 x 24
DD
Beban hidup
air hujan
guna

m
cm
cm
kg/m2

=
=
=
=

288 kg/m2
42
48
378 kg/m2

=
=

0
250
250 kg/m2

853.6 kg/m2

DL
Beban berfaktor
D = 1,2 x 378 + 1,6 x 250

beban guna

250 kg/m2

Statika
q
lx
ly
ly/lx
Jepit penuh/elastis {1/2]
wtx (tabel setelah interpolasi)
wty (tabel setelah interpolasi)
Mlx
Mly
Mtx
Mty

=
=
=
=

0,001x 853.6 x 3.00^2 x 45


0,001x 853.6 x 3.00^2 x 38
0,001x 853.6 x 3.00^2 x 45
0,001x 853.6 x 3.00^2 x 38

853.6 kg/m2
3.00 m
3.50 m

1.17
2

44.67
37.67
=
=
=
=

343.15 kgm
289.37 kgm
343.15 kgm
289.37 kgm

Penulangan
Data-data
fc' (beton)
fy' (baja)
d' (1)

25 Mpa
240 Mpa
20 mm (dlm ruang)

pmin
=
pmaks =
Lapangan x
Mu
= 343.1472 *9.8/1000kgm
d
= 120 - 20
Mu
bd2

3.22
1 x 0.1^2

=
=
=
=
=

HAL C-9

h
b

120 mm
1000 mm

0.0025
0.0404
3.22 kNm
100 mm
321.8721

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

No. Doc
Rev

Penulangan Plat lantai (Tabel CUR)

Judul Dokument

p=

0.0017

As = 0.0025 x 1000 x 100

=
=

0.0025
250.00 mm2

Tumpuan x
Mu
= 343.1472 *9.8/1000kgm
d
= 120 - 20

=
=

3.22 kNm
100 mm

ppakai

Mu
2
bd

3.22
1 x 0.1^2

321.8721

0.0017

As = 0.0025 x 1000 x 100


As' = 0,002 x 1000 x 120

=
=
=

0.0025
250.00 mm2
240 mm2

Lapangan y
Mu
= 289.3704 *9.8/1000kgm
d
= 120 - 20

=
=

2.71 kNm
100 mm

p=
ppakai

Mu
bd2

2.71
1 x 0.1^2

271.4294

0.0014

As = 0.0025 x 1000 x 100

=
=

0.0025
250.00 mm2

Tumpuan y
Mu
= 289.3704 *9.8/1000kgm
d
= 120 - 20

=
=

2.71 kNm
100 mm

p=
ppakai

Mu
bd2

2.71
1 x 0.1^2

p=
ppakai
As = 0.0025 x 1000 x 100
As' = 0,002 x 1000 x 120

271.4294

0.0014

=
=
=

0.0025
250.00 mm2
240 mm2

: BTN/SKSNI/TS/02-2
:

<
<

0.0025
0.0404

<
<

0.0025
0.0404

<
<

0.0025
0.0404

<
<

0.0025
0.0404

Rekapitulasi
Lapangan X (tul atas)
Tumpuan X (tul atas)
Tumpuan X (tul bagi)
Lapangan Y (tul atas)
Tumpuan Y (tul atas)
Tumpuan Y (tul bagi)

mm2
250.00
250.00
240
250.00
250.00
240

mm
f10 - 300
f10 - 300
f6 - 100
f10 - 300
f10 - 300
f6 - 100

( 262 mm2 )
( 262 mm2 )
( 283 mm2 )
( 262 mm2 )
( 262 mm2 )
( 283 mm2 )

Untuk penulangan plat type lain digunakan tabel sebagai berikut :

HAL C-10

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

No. Doc
Rev

Tabel Penulangan Plat (Tabel CUR)

Judul Dokument

: BTN/SKSNI/TS/02-4
:

Tabel Penulangan Plat


Fy
Fc'
Type
Pelat

=
=
qbm*
qbh
(kg/m2)

2400 kg/cm2
225 kg/cm2
Wu**

ht
(cm)

(kg/m2)

=
=

240 MPa
22.5 MPa

hx (m) Dimensions
hy (m)
lx
ly
ly/lx
(m)
(m)

Bar diameter =
Decking
=

Koefisien Momen (kNm)


Ctx
Cty Mtx Mty
Clx
Cly Mlx
Mly

Rn (MPa)
t-x t-y
Rn-x Rn-y

1.00 cm
2.00 cm
r
max
min

r
t-x
l-x

t-y
l-y

X- direc. reinforcement
Y- direc. reinforcement
At-x(mm2)
Dia(mm) At-x(mm2) At-y(mm2)
Dia(mm) At-x(mm2)
Al-x(mm2)
Dia(mm)
Al-x(mm2) Al-y(mm2)
Dia(mm) Al-x(mm2)

A
lantai

90
250

853.60

12

0.095
0.085

3.00

3.50 1.17
44.67 37.67 3.22
1penuh2elastis
2
44.67 37.67 3.22

2.71 322 271 0.0404 0.0025 0.0025


2.71 322 271 0.0025 0.0025 0.0025

238 f 10 - 300
238 f 10 - 300

262
262

213 f 10 - 300
213 f 10 - 300

262
262

B
Lantai

90
300

933.60

12

0.095
0.085

2.00

3.00 1.50
56.00 37.00 1.96
1penuh2elastis
2
56.00 37.00 1.96

1.30 196 130 0.0404 0.0025 0.0025


1.30 196 130 0.0025 0.0025 0.0025

238 f 10 - 300
238 f 10 - 300

262
262

213 f 10 - 300
213 f 10 - 300

262
262

C
90 636.00
10 0.075 2.00 3.00 1.50
56.00 37.00 1.34
atap
150
0.065
1penuh2elastis
2
56.00 37.00 1.34
Lt3
Catatan: * belum termasuk berat sendiri plat
** sudah termasuk berat sendiri plat

0.88 209 138 0.0404 0.0025 0.0025


0.88 209 138 0.0025 0.0025 0.0025

188 f 10 - 400
188 f 10 - 400

196
196

163 f 10 - 300
163 f 10 - 300

262
262

A
B
C

HAL C-11

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

Judul Dokument

No. Doc
Rev

Input dan Output Data

: NOTE/TS/03
:

INPUT DATA
Beban Mati (DL)
Beban Pelat Lantai beton
- Spesi t=20
- Keramik
- Plafond + penggantung

(
(
(

Beban Dinding
- Batu bata h=250

2 x
2 x
1 x

( 0.15 x

21 )
24 )
18 )
DL

=
=
=
=

2.5 ) 1700
DL

=
=

42
48
18
108

kg/m2
kg/m2
kg/m2
kg/m2

637.5 kg/m
637.5 kg/m

Beban Hidup (LL)


- Beban hidup lantai beton

LL

300 kg/m2

h2 h1 Perencanaan t1
t2
Dasar
Statika Dasar Peraturan

Menggunakan program Struktur Analisis Program 2000 (ETABS Nonlinier Versi 9.0.4)
(terlampir)
fc
fy
fys
DLplatbeton
DLdinding
LLplatbeton

25
350
240
108

Mpa
Mpa
Mpa
kg/m2

637.5 kg/m
300 kg/m2

P atap
1000 kg
Design Kode AISC-LRFD93

Lendutan (cm)

INPUT SAP2000
Outline Design

HAL. 3 dari 38

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

Judul Dokument

No. Doc
Rev

Input dan Output Data

Dimensi Lt2

: NOTE/TS/03
:

Dimensi Atap

Beban mati (DL)

Beban mati plat (DL)

Beban mati dinding (DL)

Beban hidup (LL)

Beban hidup plat (LL)

Beban mati atap (DL)

OUTPUT SAP2000
Statika

HAL. 4 dari 38

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

No. Doc
Rev

Input dan Output Data

Judul Dokument

: NOTE/TS/03
:

Reaction (kg)

M33 atap (T-m)

M33 Lt2 (T-m)

Shear Atap (ton)

Shear Lt2 (ton)

Design
.

HAL. 5 dari 38

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

Judul Dokument

No. Doc
Rev

Input dan Output Data

: NOTE/TS/03
:

Rasio Lt2

Rasio Atap

Gbr.
Gbr.
7 8
Tulangan
Tulangan
Longitudinal
Longitudinal
balok
balok
lantai
Lantai
2 3

HAL. 6 dari 38

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

Judul Dokument

No. Doc

Jumlah Sambungan dengan Baut

: BJ/PPBBI/TS/03

JUMLAH SAMBUNGAN DENGAN BAUT


Sambungan [1] baut / [2] Paku keling ?

Jumlah Alat Sambung WF 500 (3 D22 )


Data-data (SNI)
P
8,850 kg
tebal plat sambung (d)
20 mm
diameter alat sambung (d)
22 mm
Jumlah alat sambung
Vn =
1 x 0.75 x 0.4 x 0.25 x 3.14x22^2 x 400
=
Rn =
2.4 x 0.75 x 22 x 20 x 400
=
Nmax
=
n
=
( 88500/0.75 )
=
316800
Jumlah baut
=
Kekuatan baut
P
= 3 x 316800

Fu (Mpa)
- sambungan iris tunggal

45616
316800
316800
0.37

Kekuatan baut
P
= 3 x 273600

950,400

Kekuatan baut
P
= 3 x 218880

N >

88,500 N

Fu (Mpa)
- sambungan iris tunggal

34023
273600
273600
1.23

N
N
N
buah ~~~

(OK)

400

2 buah

3 buah

820,800

Jumlah Alat Sambung WF 300 (3 D19 )


Data-data (SNI)
P
9,571 kg
tebal plat sambung (d)
16 mm
diameter alat sambung (d)
19 mm
Jumlah alat sambung
Vn =
1 x 0.75 x 0.4 x 0.25 x 3.14x19^2 x 400
=
Rn =
2.4 x 0.75 x 19 x 16 x 400
=
Nmax
=
n
=
( 95710/0.75 )
=
218880
Jumlah baut
=

2 buah

3 buah

Jumlah Alat Sambung WF 400 (3 D19 )


Data-data (SNI)
P
25,165 kg
tebal plat sambung (d)
20 mm
diameter alat sambung (d)
19 mm
Jumlah alat sambung
Vn =
1 x 0.75 x 0.4 x 0.25 x 3.14x19^2 x 400
=
Rn =
2.4 x 0.75 x 19 x 20 x 400
=
Nmax
=
n
=
( 251650/0.75 )
=
273600
Jumlah baut
=

N
N
N
buah ~~~

400

N >

251,650 N

Fu (Mpa)
- sambungan iris tunggal

34023
218880
218880
0.58

N
N
N
buah ~~~

(OK)

400

2 buah

3 buah

656,640

HAL. 7 dari 38

N >

95,710 N

(OK)

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

Judul Dokument

No. Doc

Jumlah Sambungan dengan Baut

Jumlah Alat Sambung WF 200 (2 D16 )


Data-data (SNI)
P
811 kg
tebal plat sambung (d)
12 mm
diameter alat sambung (d)
16 mm
Jumlah alat sambung
Vn =
1 x 0.75 x 0.4 x 0.25 x 3.14x16^2 x 400
=
Rn =
2.4 x 0.75 x 16 x 12 x 400
=
Nmax
=
n
=
( 8114.5/0.75 )
=
138240
Jumlah baut
=
Kekuatan baut
P
= 2 x 138240

Fu (Mpa)
- sambungan iris tunggal

24127
138240
138240
0.08

Kekuatan baut
P
= 2 x 115200

N
N
N
buah ~~~

400

2 buah

2 buah

276,480

Jumlah Alat Sambung WF 175 (2 D16 )


Data-data (SNI)
P
811 kg
tebal plat sambung (d)
10 mm
diameter alat sambung (d)
16 mm
Jumlah alat sambung
Vn =
1 x 0.75 x 0.4 x 0.25 x 3.14x16^2 x 400
=
Rn =
2.4 x 0.75 x 16 x 10 x 400
=
Nmax
=
n
=
( 8114.5/0.75 )
=
115200
Jumlah baut
=

: BJ/PPBBI/TS/03

N >

8,115 N

Fu (Mpa)
- sambungan iris tunggal

24127
115200
115200
0.09

N
N
N
buah ~~~

(OK)

400

2 buah

2 buah

230,400

HAL. 8 dari 38

N >

8,115 N

(OK)

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

No. Doc
Rev

Kontrol Sambungan dengan Baut

Judul Dokument

: BJ/PPBBI/TS/03
:

KONTROL SAMB. BALOK ANAK DENGAN BALOK INDUK


Sambungan balok WF 300 dengan balokWF 500
M
=
P
=
Dipakai 6 D19

20004 kgcm
9571 kg

(ETABS no. B116)

WF 300
410x200x16

Baut D19

WF 500

Perhitungan Kekuatan Las


- Tebal plat
- ts
- tb

1.6 cm
0.65 cm
0.9 cm

-b
-h
a

Tebal las badan = 1/2 x sqrt(2) x 0.9


Tebal las sayab = 1/2 x sqrt(2) x 0.65

15 cm
30 cm
0
=
=

0.64 cm
0.46 cm

s5
0.65

s4

s4

28.7
s3

s3

s2

s2

0.65

s1

15
Moment Inersia
las terhadap las bagian bawah
- 2 x 0.46 x 15 x 15.96^2
- 4 x 0.46 x 5.78 x 14.04^2
- 2 x 0.64 x 27.78^3 : 12
Ix

=
=
=
=

3510.67
2094.75
2274.0954
7879.52

cm4
cm4
cm4
cm4

=
=
=
=

13.79
10.62
35.36
59.77

cm2
cm2
cm2
cm2

Luas Penampang Las


- 2 x 0.46 x 15
- 4 x 0.46 x 5.78
- 2 x 0.64 x 27.78
Moment Tahanan
Wx
=

7879.52
15.64

503.92 cm3

HAL. 9 dari 38

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

Judul Dokument

Kontrol Tegangan
M
=
W
=
P
=
F
=

20004
503.92
9571
59.77

kgcm
cm3
kg
cm2

sm

=
=

20,004 / 503.92
39.70 kg/cm2

tm

=
=

9,571 / 59.77

=
=

sqrt( 39.70^2 + 3 x 160.13^2 )


280.19 kg/cm2

si

No. Doc
Rev

Kontrol Sambungan dengan Baut

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)
1600

kg/cm2

<

( OK )

1600kg/cm2

20004 kg/m
9571 kg

h =
D =
n =

Moment Inersia
- h dihitung dari jarak alat sambung pertama (h0)
diameter alat sambung (d)
1.9 cm
h
h^2
h1
11.2 cm
125.44 cm2
h2
22.4 cm
501.76 cm2
htot =
33.6 cm
A=
627.2 cm2
=
=

1/4 x 3.14 x 1.9^2


2 x 2.83 x 627.2

Moment tahanan
Wx
=

3555
22.4

sm
t

=
=
=

0.7 x 1600
0.6 x 1600
811.45
1/4 x 3.14 x 1.9^2 x 3
=
1573 x 100
158.70
=
585
2 x 1/4 x 3.14 x 1.9^2 x 3

2.83 cm2
3554.7814 cm4

158.70 cm3

=
=
=
=
=

Tegangan Idiil
si
= sqrt(991.21^2 + 3 x 34.38^2)
=

30
cm
1.9
cm
3
s = (30 - 2 x 2 x 1.9)
(3 - 1)
=
11.2 cm
h1

=
=

Kontrol tegangan sambungan baut


D (H)
584.50 kg
P (V)
811.45 kg
M
1,573.00 kgm
Dipakai 3 D19
sa
t (ijin)
s

37

160.13 kg/cm2

Perhitungan Kekuatan Baut


Data-data
M
=
P
=
Dipakai 3 D19

F
Ix

: BJ/PPBBI/TS/03
:

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)
1600
Wx
158.70

11.2

37
kg/cm2
cm3

1120 kg/cm2
960 kg/cm2
95.45 kg/cm2 < 1120 kg/cm2 (OK)
991.21 kg/cm2
34.38 kg/cm2 < 960 kg/cm2 (OK)

993.00 kg/cm2 < 1600 kg/cm2 (OK)

HAL. 10 dari 38

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

No. Doc
Rev

Kontrol Sambungan dengan Baut

Judul Dokument

: BJ/PPBBI/TS/03
:

SAMBUNGAN KOLOM DENGAN BALOK INDUK


Sambungan kolom WF 300 dengan balokWF 500
M
=
P
=
Dipakai 8 D22

22229 kgcm
8850.99 kg

(ETABS no. B53)

WF 500
610x200x20

Baut D22

WF 300

Perhitungan Kekuatan Las


- Tebal plat
- ts
- tb

2 cm
1.6 cm
1 cm

-b
-h
a

Tebal las badan = 1/2 x sqrt(2) x 1


Tebal las sayab = 1/2 x sqrt(2) x 1.6

20 cm
50 cm
0
=
=

0.71 cm
1.13 cm

s5
1.6

s4

s4

46.8
s3

s3

s2

s2

1.6

s1

20
Moment Inersia
las terhadap las bagian bawah
- 2 x 1.13 x 20 x 27.35^2
- 4 x 1.13 x 8.09 x 22.65^2
- 2 x 0.71 x 44.54^3 : 12
Ix

=
=
=
=

33862.15
18765.53
10411.281
63038.96

cm4
cm4
cm4
cm4

=
=
=
=

45.25
36.59
62.99
144.83

cm2
cm2
cm2
cm2

Luas Penampang Las


- 2 x 1.13 x 20
- 4 x 1.13 x 8.09
- 2 x 0.71 x 44.54
Moment Tahanan
Wx
=

63038.96
25.71

2452.20 cm3

HAL. 13 dari 38

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

Judul Dokument

Kontrol Tegangan
M
=
W
=
P
=
F
=

22229
2452.20
8851
144.83

kgcm
cm3
kg
cm2

sm

=
=

22,229 / 2,452.20
9.06 kg/cm2

tm

=
=

8,851 / 144.83

=
=

sqrt( 9.06^2 + 3 x 61.11^2 )


106.24 kg/cm2

si

No. Doc
Rev

Kontrol Sambungan dengan Baut

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)
1600

kg/cm2

<

( OK )

1600kg/cm2

h =
D =
n =

Moment Inersia
- h dihitung dari jarak alat sambung pertama (h0)
diameter alat sambung (d)
2.2 cm
h
h^2
h1
13.7 cm
188.604 cm2
h3
41.2 cm
1697.44 cm2
htot =
54.9 cm
A=
1886.04 cm2
=
=

1/4 x 3.14 x 2.2^2


=
2 x 3.80 x 1886.04444444444
=

Moment tahanan
Wx
=

14332
41.2

Kontrol tegangan sambungan baut


D (H)
7,056.34 kg
P (V)
0.00 kg
M
222.29 kgm
Dipakai 3 D22
sa
t (ijin)
s
sm
t

=
=
=

37

61.11 kg/cm2

Perhitungan Kekuatan Baut


Data-data
M
=
222.29 kg/m
P
=
8850.99 kg
Dipakai 4 D22

F
Ix

: BJ/PPBBI/TS/03
:

0.7 x 1600
0.6 x 1600
0.00
1/4 x 3.14 x 2.2^2 x 3
=
222.29 x 100
347.86
=
7,056
2 x 1/4 x 3.14 x 2.2^2 x 3

50
cm
2.2
cm
4
s = (50 - 2 x 2 x 2.2)
(4 - 1)
= 13.733333 cm
h1

13.733333

3.80 cm2
14331.675 cm4

347.86 cm3

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)
1600
Wx
347.86

37
kg/cm2
cm3

=
=
=

1120 kg/cm2
960 kg/cm2
0.00 kg/cm2 < 1120 kg/cm2 (OK)

63.90 kg/cm2

Tegangan Idiil
si
= sqrt(63.90^2 + 3 x 309.54^2)
=

309.54 kg/cm2 > 960 kg/cm2 (OK)

539.93 kg/cm2 < 1600 kg/cm2 (OK)

HAL. 14 dari 38

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

Judul Dokument

No. Doc

Kontrol Batang Komposit

: BJ/PPBBI/TS/02-1

BATANG WF 300.150.6,5.9 (8.36m), Stud 2D19 - 133cm (h=75mm)


Data-data
- Direncanakan

WF 300.150.6,5.9

Wx
Wy
Ix
Iy
A
g

481
67.7
7210
508
46.78
36.7

cm3
cm3
cm4
cm4
cm2
kg/m'

- kode(1-8)
h
b
ts
tb

30
15
0.9
0.65

- Nilai D, N, M diambil dari hasil perhitungan software ETABS2000 NonLinier Versi 9.0.4
MDL
=
9033.580248 kgm
tebal plat
=
MLL
=
15725.16 kgm
L induk
=
Es
=
2038902 kg/cm2
Lanak
=
Ec
=
203943 kg/cm2
n = Es
Ec

2038902
203943

Lebar efektif
be
= 1/4 x 836
= 1/2 x 250
= 8 x 10
dipakai be terkecil adalah

=
=
=
80

cm
cm
cm
cm

10 cm
836 cm
250 cm

10

209 cm
125 cm
80 cm
cm

K=1
Ac

80x10
1 x 10

80

Kc

80
80 + 46.78

0.631

Yc

(0.5x30+0.5x10)x0.631

12.62

Ic

=
=
=

[Yts=ec] Yc As + Ac T^2 / 12 + Is
(0.5x30+0.5x10)12.62x46.78+80x(10x10)/12)+7210
19685.51406

Ytc

0.5x30 - 12.62

2.38

Stc

=
=

Ic / Ytc
19,685.514 / 2.38

8276

=
=

0.5 x h + Yc
0.5 x 30 + 12.62

27.6

=
=

Ic / Ybc
19,685.514 / 27.62

713

=
=

Ytc + tp
2.38 + 10

12.38

=
=

Ic / Ycc
19,685.514 / 12.38

1590

Ybc

Sbc

Ycc

Scc

K=3
Ac

80x10
3 x 10

27

Kc

27

0.363

HAL. 19 dari 38

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

No. Doc

Kontrol Batang Komposit

Judul Dokument

: BJ/PPBBI/TS/02-1

27 + 46.78
Yc

(0.5x30+0.5x10)x0.363

Ic

=
=
=

[Yts=ec] Yc As + Ac T^2 / 12 + Is
(0.5x30+0.5x10)7.26x+27x(10x10)/12)+7210
7432.280038

Ytc

0.5x30 - 7.26

7.74

Stc

=
=

Ic / Ytc
7,432.280 / 7.74

961

=
=

0.5 x h + Yc
0.5 x 30 + 7.26

22.3

=
=

Ic / Ybc
7,432.280 / 22.26

334

=
=

Ytc + tp
7.26 + 10

17.26

=
=

Ic / Ycc
7,432.280 / 17.26

431

Ybc

Sbc

Ybc

Sbc

fc = Mc
k.n Scc
Ds

7.26

ft = M
Stc
0

fb = M
Sbc
0

Dc

= 9033.580248x100/(3x10x431) = 9033.580248x100/961
=
69.96
=
940.43

= 9033.580248x100/334
=
2705.93

DL

= 15725.16x100/(1x10x1,590)
=
98.91
168.87
>
60 kg/cm2
not

= 15725.16x100/712.69
=
2206.46
4912.38
> 1300 kg/cm2
not

= 15725.16x100/713
=
2206.46
3146.89
>
1300 kg/cm2
not

Shear Connector
fc
fy
h
d
V
Ac
L
Jml baris

=
=
=
=
=
=
=
=

25
350
75
19
940.5
46.78
836
2

(75 / 19) <


3.94737 <

Mpa
Mpa
mm
mm
kg
cm2
cm

4.2
4.2

--- > OK

=
=

88 x 75 x 19 x sqrt(25)
627000 kN

=
=

350 x 46.78 x 100


1637300 kN

1/2 n

=
=

1637300 / 627000

=
=

2.6 x 2

2.61 bh. (1/2 bentang)

5.2 bh (1 bentang)

HAL. 20 dari 38

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

sht

No. Doc

Kontrol Batang Komposit

Judul Dokument

=
=

836x2/(5.2+1)

smin
smax

=
=

6 x 1.9
70 x 1.9

spakai

269 cm

: BJ/PPBBI/TS/02-1

( 2 baris )

=
=

11.4 cm
133 cm

133 cm

HAL. 21 dari 38

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

O. KONTROL BALOK SHEAR CONNECTOR


Jenis Baja
Ix (Is cm4)
Wx (cm3)
A (As cm2)
Tinggi baja (h cm)
Panjang balok (pb cm)
Jarak antar balok (cm)
Mutu baja, U (22/24/32/39)
(1) tetap (2) sementara
Beton
tebal plat (t cm)
Mutu beton, K (100/125/175/225)
(1) tetap (2) sementara
Shear Connector
h (cm)
d (cm)
Jumlah perlebar batang (jml bh)
Statika
Mcomposite (tm)
Mhidup (tm)
Mbaja (tm)
N (tm)
fc, ft, fb < teg.ijin baja
h/d
< 4,2 (mm)
fc = Mm/(k.n.Scc)+Mh/(k.nScc)

ft = =Mb/Wx+Mm/Stc+Mh/Stc
fb = Mb/Wx+Mm/Sbc+Mh/Sbc
teg.ijin baja (fy)
teg.ijin beton (fc)
Mm = Mcomposite.10^5 (kgcm)
Mh = Mhidup.10^5 (kgcm)
Mb = Mbaja.10^5
Yts = 1/2h
n
b1 = 1/4.panjang balok
b2 = 1/2.jarak antar balok
b3 = 8.tebal plat
Lebat flens max (b cm)
Beban mati
k
Ac = b.t/k.n
Kc = Ac/(Ac+As)
Yc = (Yts+0,5.t).Kc
Ic = (Yts+0,5.t).Yc.As+Ac.t^2/12+Is

Ytc = Yts-Yc
Ybc = Yts + Yc
Ycc = Ytc+t
Stc = Ic/Ytc
Sbc = Ic/Ybc
Scc = Ic/Ycc
Beban hidup
k
Ac = b.t/k.n
Kc = Ac/(Ac+As)
Yc = (Yts+0,5.t).Kc
Ic = (Yts+0,5.t).Yc.As+Ac.t^2/12+Is

WF600.200.20.12
90400
2980
152.5
60
1000
500
24
1

WF300.150.9.6,5
7210
481
67.7
30
500
500
24
1

WF250.125.6.9
4050
324
37.6
25
500
500
24
1

WF200.100.8.5,5
1840
184
27.16
20
500
500
24
1

12
225
1

12
225
1

12
225
1

12
225
1

7.5
1.6
1

7.5
1.6
1

7.5
1.6
1

7.5
1.6
1

11.895
0
0
12.075

5.84445
0
0
5.94746

2.392
0
0
2.88273

0.58742
0
0
1.17955

OK
1D16 - 2,689.5

OK
1D16 - 2,730.2

OK
1D16 - 5,632.8

OK
1D16 - 13,766.2

4.574325333
184.7481465
332.4236008
1400
75
1189500
0
0
30
21
250
250
96
250

8.455110658
183.9202156
687.959174
1400
75
584445
0
0
15
21
125
250
96
250

4.552287469
43.79106133
462.4652911
1400
75
239200
0
0
12.5
21
125
250
96
250

1.610305861
-1.621182504
173.4052687
1400
75
58742
0
0
10
21
125
250
96
250

3
47.61904762
0.237953599
8.566329566
138000.5779
21.43367043
38.56632957
33.43367043
6438.494905
3578.265794
4127.592816

3
47.61904762
0.412933064
8.671594335
20109.83424
6.328405665
23.67159433
18.32840567
3177.709411
849.5344231
1097.194955

3
47.61904762
0.558784086
10.33750559
11812.19746
2.162494412
22.83750559
14.16249441
5462.301956
517.2280052
834.0478107

3
47.61904762
0.636796658
10.18874653
6839.050263
-0.188746529
20.18874653
11.81125347
-36234.04511
338.7555663
579.0283208

1
142.8571429
0.483675937
17.41233374
187707.9979
12.58766626
47.41233374
24.58766626
14912.05709
3959.054177
7634.234006

1
142.8571429
0.678472081
14.2479137
29180.54462
0.752086302
29.2479137
12.7520863
38799.46298
997.6966193
2288.295729

1
142.8571429
0.791640279
14.64534516
15951.5878
-2.145345155
27.14534516
9.854654845
-7435.441223
587.6362121
1618.685591

1
142.8571429
0.840251403
13.44402245
9396.520111
-3.444022452
23.44402245
8.555977548
-2728.35623
400.8066504
1098.240389

Ytc = Yts-Yc
Ybc = Yts + Yc
Ycc = Ytc+t
Stc = Ic/Ytc
Sbc = Ic/Ybc
Scc = Ic/Ycc
Jumlah shear connectors
h/d
< 4,2
4.6875
4.6875
4.6875
4.6875
Q = 80.h/d.sqrt(fc) ( 1 bh connector)
3247.595264
3247.595264
3247.595264
3247.595264
n = N.1000/Q (buah)
3.718135734
1.831342737
0.887650635
0.363207205
Jarak = pb.10.(jml/n) (mm)
2,689.5
2,730.2
5,632.8
13,766.2

Shear Connector - O.22 of 65

Judul Dokument

No. Doc

Konsol Pendek

: BTN/SKSNI/TS/09

PERHITUNGAN KONSOL PENDEK


Konsol Pendek
b
h
a
Vu
Nuc

=
=
=
=
=

200
500
100
30672
118.16

Kesimpulan
Tulangan tarik utama
Tulangan rangka/sengkang tertutup
by (arah memanjang)
Ukuran plat landasan (mm)

mm
mm
mm
kg
kg

fc' (beton)
fy' (baja)
d'
Lebar kolom

=
=
=

306720 N
1181.6 N
350 mm

=
=
=

350000 N
385000 N
511200

---->

OK

1043 mm2

=
=

31085560 Nmm
459 mm2

=
=
=
=
796.4 mm2
=

464
701
200
701

=
401.92 mm2
=

348 mm2

Ukuran plat landasan


A1
= 306720 /(0.7x 0.85 25)
bplat

HAL B-7

Mpa
Mpa
mm
mm

6 D13
4 D8 - 78 mm
323 mm
143.6x143.6 mm

by =

Vu
= 30672x10
Nuc
= 118.16x10^4
d
= 500-150
Perhitungan tulangan geser
Vn1
= 0.2x25x200x350
Vn2
= 5.5x200x350
Vn
= 306720/0.6
511,200 > 350000
511,200 > 385000
Perhitungan tulangan geser friksi (Avf)
Avf
= 511,200/(1.4x350)
Perhitungan tulangan pemikul Mu
Mu
= 306720x100+1181600x350
Af
= 31085560/(0.65x350x0.85x350)
Perhitungan tulangan pemikul Nuc
An
= 1181.6 /(0.65 x 350)
Perhitungan tulangan tarik utama
As dipilih terbesar antara :
a. As1
= 459.29+5.19
b. As2
= 2/3x1,043.27+5.19
c. Asmin = 0.04x25/350x200x350
As max pakai
6 D13
by
=
5x(3x13)+6 x13+50
Tulangan sengkang tertutup (Ah)
Ah
= 0.5x(701-5)
4 D8
s
=
2/3 x 350/3

25
350
150
500

mm2
mm2
mm2
mm2

323 mm

78 mm

20620 mm2
143.6

GEDUNG DAKWAH MUHAMMADIYAH


KABUPATEN GRESIK
ALCO - TS/5/7/2013

No. Doc

Perhitungan Plat Kaki Kolom WF

Judul Dokument

: BJ/PPBBI/TS/05-2

PERHITUNGAN PLAT KAKI


Kolom SC1 (WF 300.150.6,5.9) (Samb. Dudukan)
Data-data
- Lokasi _______________________
- Type Kolom
SC1
- Gambar
(Samb. Dudukan)
- Direncanakan
WF 300.150.6,5.9
Wx
Wy
A
g

481
67.7
46.78
36.7

cm3
cm3
cm2
kg/m'

h
b
ts
tb

- kode(1-8)
30
15
0.9
0.65

cm
cm
cm
cm

- Nilai D, N, M diambil dari hasil perhitungan software ETABS2000 NonLinier Versi 9.0.4
D
=
1450 kg
(B70)
3547
1450
3879
N
=
33839 kg
53681
33839 26569
(B29)
(B70)
(B49)
L
=
4 m
Pembebanan
Bs. P
=
Bs. Kolom Bj = 36.7 x 4

=
=
=

Ptot
M

1450 x 4

33839 kg
146.8 kg
33985.8 kg

5800 kgm

Kesimpulan
Tegangan las ( OK )
Tegangan plat kaki ( OK )
Dimensi plat 30 x 45 x 2 cm
Angker
2 D25
Panjang angker 70 cm

Kontrol Kekuatan Las plat kaki


Perhitungan Kekuatan Las
- Tebal plat
- ts
- tb

2.00 cm
0.9 cm
0.65 cm

Tebal las badan = 1/2 x sqrt(2) x 0.65


Tebal las sayab = 1/2 x sqrt(2) x 0.9

-b
-h

15 cm
30 cm

=
=

0.46 cm
0.64 cm

s5

HAL. 25 dari 38

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

s5

0.9

s4

s4

28.2
s3

s3

s2

s2

0.9

s1

15
Moment Inersia
las terhadap las bagian bawah
- 2 x 0.64 x 15 x 16.32^2
- 4 x 0.64 x 6.26 x 13.68^2
- 2 x 0.46 x 26.93^3 : 12
Ix

=
=
=
=

5087.64
2978.30
1495.6193
9561.56

cm4
cm4
cm4
cm4

=
=
=
=

19.09
15.92
24.75
59.77

cm2
cm2
cm2
cm2

Luas Penampang Las


- 2 x 0.64 x 15
- 4 x 0.64 x 6.26
- 2 x 0.46 x 26.93
Moment Tahanan
Wx
=

9561.56
15.46

Kontrol Tegangan
M
=
W
=
P
=
F
=
sm

5800
618.49
33986
46.78

kgcm
cm3
kg
cm2

=
=

5,800 / 618.49

tm

=
=

33,986 / 46.78
726.50 kg/cm2

si

=
=

sqrt( 9.38^2 + 3 x 726.50^2 )


1258.37 kg/cm2

618.49 cm3

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)
1600

kg/cm2

37

<

( OK )

9.38 kg/cm2

1600kg/cm2

Kontrol Kekuatan Plat Kaki


Dimensi Plat
h
b
tb
ts

=
=
=
=

B
L

=
=

2 x 5 + 15
2 x 5 + 30

=
=

W
A

=
=

1/6 x 30 x 45^2
30 x 45

=
=

30
15
0.5
0.8

Kontrol Tegangan
Wx
=

cm
cm
cm
cm

10125.00 cm3

25 cm ~
40 cm ~
10125.00
1350.00

30
45

cm
cm

cm3
cm2

Mutu beton K400

HAL. 26 dari 38

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

A
N
M

=
=
=

s max

=
=

1350.00 cm2
33986 kg
580000 kgcm

s (tekan) = 0.33 x 400


=
132
Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)
1600

33,986 / 1350 + 580,000 / 10,125.00


82.46 kg/cm2
<

kg/cm2
37
kg/cm2

132 kg/cm2

( OK )

s min

= 33,986 / 1350 - 580,000 / 10,125.00


=
-32.11 kg/cm2
tegangan min harus ditahan oleh angker
Statika
D =

2.5 cm

x
45 - x

32.11
580,000 / 10,125.00

x
45 - x

32.11
57.28

(32.11 x 45)
(57.28 + 32.11)
16.16

=
=

cm

16.16 x 30 x (1/2 x 32.11)


7785.03
kg

Perhitungan Plat Penyambung


T
diameter alat sambung (d)
Tebal Plat Penyambung
Fperlu
=
7785.031289
1600
d

7,785 kg
2.5 cm
L(cm) =
=
=
=

Perhitungan baut angker


T
tebal plat sambung (d)
diameter alat sambung (d)

Ln

=
=

0.14 x 4.91 x 2080


sqrt( 175 )
108.05

37
1600

45.00
4.866 cm2 (untuk 2 penampang profil)
4.866
( 45-2.5 )
0.11 cm

7,785 kg
2.00 cm
2.5 cm

Jumlah baut angker


1/2 x 1/4 x 3.14 x 2.5
n
=
7785.031289
2x2.5x0.6x1600
Perhitungan Panjang Angker
sb
175 kg/cm2
sm
2080 kg/cm2
D
2.5 cm

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)

=
=

Bj. 33/37/41/44/50//52 ?
s (ijin)
- sambungan iris tunggal

0.98 cm < 2 cm
1.62 ----->

sa

2.00 cm

37
1600

(geser yang menentukan)


2 D25
mm

1600 kg/cm2
4.91 cm2

>=

0.013 x 2.5 x 2080

>

67.6

HAL. 27 dari 38

(PBI '71 : 74)


( OK )
Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran
Eni/TS/5/7/201311:31 AM

~
70
Sehingga dipakai angker D2.5 - 70 cm

cm

HAL. 28 dari 38

Stasiun Pengisian BBM Gresik - Restoran


Eni/TS/5/7/201311:31 AM

Judul Dokument

No. Doc
Rev

Pondasi Menerus

: BTN/SKSNI/TS/07
:

PENULANGAN PLAT LAJUR


q
Ly

=
=
=

'765+(0.2*0.3*2400)+(1.2*0.15*2400)+(0.15*2*2400)
2061 kgm
4 m

Mlx

1/8 X 2061X4^2 X 1

4122.00 kgm

tanah keras

Penulangan Lajur
Data-data
fc' (beton)
fy' (baja)
d' (1)

22.5 Mpa
320 Mpa
20 mm (dlm ruang)

h
b

150 mm
1200 mm

pmin
=
pmaks =

1,4 / 320
=
0.0044
0,75 x (0,85 x 22.5)/320 x 0,85 x [600/(600+320)]
=
0.0248
Lapangan x
Mu
= 4122 *9.8/1000kgm
=
38.66 kNm
d
= 150 - 20
=
130 mm
j
= 0.8
Rn

(38.66 x 10^6)
=
(0,8 x 1200 x 130^2)
W
= 0,85 { 1 -sqrt[1 - (2,353 x 2.3832)/22.5]}
=
p = 0.1135 x 22.5/320
=
ppakai

2.3832 Mpa

0.1135
0.0080

=
=

As = 0.0080 x 1200 x 130

>
<

0.0044
0.0248

0.0080
1244.94 mm2

Rekapitulasi
mm2
1244.94

Lapangan X (tul atas)


q
Ly
Lx
Mly

mm
D13 - 100 ( 1,327 mm2 )

0.15 x 4 x 2400

1440 kgm

=
=
=

4 m
1.2 m
1/8 X 1440X1.2^2 X 1

259.20 kgm

tanah keras

Penulangan memendek
Data-data
fc' (beton)
fy' (baja)
d' (1)

25 Mpa
240 Mpa
20 mm (dlm ruang)

h
b

150 mm
4000 mm

pmin
=
pmaks =

1,4 / 240
=
0.0058
0,75 x (0,85 x 25)/240 x 0,85 x [600/(600+240)]
=
0.0403
Lapangan y
Mu
= 259.2 *9.8/1000kgm
=
2.43 kNm
d
= 150 - 20
=
130 mm
j
= 0.8

HAL C-22

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

Judul Dokument

Rn

No. Doc
Rev

Pondasi Menerus

(2.43 x 10^6)
=
(0,8 x 1200 x 130^2)
W
= 0,85 { 1 -sqrt[1 - (2,353 x 0.1499)/22.5]}
=
p = 0.0067 x 22.5/320
=
ppakai

0.1499 Mpa

0.0067
0.0005

=
=

As = 0.0044 x 1200 x 130

: BTN/SKSNI/TS/07
:

>
<

0.0044
0.0248

0.0044
682.50 mm2

Rekapitulasi
Lapangan Y (tul atas)

mm2
682.50

mm
f8 - 100

( 503 mm2 )

Perhitungan Daya Dukung Pondasi :


Pondasi pelat lajur diletakkan diatas urugan sirtu padat t=90cm
- Tegangan ijin tanah sirtu diasumsi ( s )
- Luas tapak pondasi (A) = 120*680
- Beban total

=
=
=

- Daya dukung pondasi plat lajur =

0.42 kg/cm2
81,600.00 cm2
25,174.00 kg

(sondir)
(Joint 41)

P/A
=
=

HAL C-23

25,174.00
81,600
0.31 kg/cm2

<

0.42 kg/cm2
OK

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

No. Doc
Rev

Penulangan Tangga

Judul Dokument

: BTN/SKSNI/TS/07
:

PENULANGAN PLAT TANGGA ATAS DAN BAWAH


Data - data
- Lokasi
: Kiri Kanan Bangunan
- Tumpuan jepit-jepit
tebal plat
tebal spesi
tebal tegel
beban plafond
beban penggantung
beban AC + pipa
tebal air hujan
beban guna

0.15
2
3
0
0
0
0
300

m
cm
cm
kg/m2
kg/m2
kg/m2
m
kg/m2

fc' (beton)
fy' (baja)
d'
L
optred
antrade
a

22.5
320
20
1.5
0.3
0.17
27.2

Mpa
Mpa
mm
m
m
m
derajat

Gambar Rencana
1,347.38 kg/m
1,347.38 kg/m
1.8

2m

BORDES

3.5 m

FLIGHT/ANAK TANGGA
q = 1,347.38 kg/m2

Pembebanan
Beban terbagi rata
Beban mati
pelat
=
[0.15/cosA + 0.17/2] x 2400
spesi
= 2 x 21
keramik
= 3 x 24
plafond
penggantung
AC + pipa
DD
Beban hidup
air hujan
guna
DL
Beban berfaktor
D = 1,2 x 722.82 + 1,6 x 300

=
=
=
=
=
=
=

608.82 kg/m2
42
72
0
0
0
722.82 kg/m2

=
=

0 kg/m2
300
300 kg/m2

1347.4 kg/m2

Statika
- Tumpuan jepit-jepit
- Beban merata
q
=
1347.38 kg/m2
L
=
1.5 m
- Beban terpusat plat anak tangga tengah 200 x 100 cm (bordes)
P
= 1.5 x 0.5 x 2 x 1,347.38
=
2021.07 kg
L
= 1.5 - 0.5 x 100
=
1 m
Mtangga
Mbordes

= 1/10 x 1,347.38 x 1.5^2


=
0.9 x 2,021.07 x 1.000

=
=

HAL C-24

303.16 kgm
1212.6 kgm
SMP SANGATTA KUTAI KALTIM
ALCO - TS/5/7/2013

No. Doc
Rev

Penulangan Tangga

Judul Dokument

: BTN/SKSNI/TS/07
:

1.5

Penulangan
Penulangan tangga
Mu
fc' (beton)
fy' (baja)
pmin
pmaks

303.16 kgm
22.5 Mpa
320 Mpa

b
h
d'

1000 mm
150 mm
20 mm

= 1,4 / 320
=
0.0044
= 0,75 x (0,85 x 22.5)/320 x 0,85 x [600/(600+320)]
=
0.0248

Mu
d
j
Rn

= 303.16 kgm
=
3.03 kNm
= 150 - 20
=
130 mm
= 0.8
=
(3.03 x 10^6)
=
0.2242 Mpa
(0,8 x 1000 x 130^2)
W
= 0,85 { 1 -sqrt[1 - (2,353 x 0.2242)/22.5]}
=
0.0100
p = 0.0100 x 22.5/320
=
0.0007
>
<
ppakai
=
0.0044
As
= 0.0044 x 1000 x 130
=
568.75 mm2
As'
= 0.002 x 1000 x 130
=
260.00 mm2
Tulangan (tul tarik)
Tulangan (tul tekan
Penulangan bordes
Mu
fc' (beton)
fy' (baja)
pmin
pmaks

568.75
260.00

1212.64 kgm
22.5 Mpa
320 Mpa

As (mm2)
568.75
3230.2671

D12 - 175 ( 646 mm2 )


D8 - 200 ( 251 mm2 )

b
h
d'

1000 mm
150 mm
20 mm

= 1,4 / 320
=
0.0044
= 0,75 x (0,85 x 22.5)/320 x 0,85 x [600/(600+320)]
=
0.0248

Mu
d
j
Rn

= 1,212.64 kgm
=
= 150 - 20
=
= 0.8
=
(12.13 x 10^6)
=
(0,8 x 1000 x 130^2)
W
= 0,85 { 1 -sqrt[1 - (2,353 x 0.8969)/22.5]}
=
p = 0.0408 x 22.5/320
=

As
As'

0.0044
0.0248

ppakai
= 0.0044 x 1000 x 130
= 0.002 x 1000 x 130

=
=
=

Tulangan (tul tarik)


Tulangan (tul tekan

12.13 kNm
130 mm
0.8969 Mpa

0.0408
0.0029

0.0044
0.0248

As (mm2)
568.75
3230.2671

0.0044
568.75 mm2
260.00 mm2
568.75
260.00

HAL C-25

>
<

D10 - 100 ( 785 mm2 )


D8 - 200 ( 251 mm2 )

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

Judul Dokument

Penulangan Tangga

No. Doc
Rev

: BTN/SKSNI/TS/07
:

Gambar Penulangan

HAL C-26

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

D. LAMPIRAN
Pembangunan Sekolah Terpadu SMP Sangatta
Kutai Kalimantan Timur

HAL C-3

Story

Col

Loc (m) P (kg)

V2 (kg)

M3 (kg-m)

Story

HAL D-3

Col

Loc (m) P (kg)

V2 (kg)

M3 (kg-m)

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

HAL C-4

Story

Col

Loc (m) P (kg)

ATAP &LT2

C1

-2994.82

V2 (kg)
-331.33

M3 (kg-m)

Story

Col

Loc (m) P (kg)

-496.874

LT.1

C11

HAL D-4

-10835.8

V2 (kg)

M3 (kg-m)

35.43

-314.069

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

Story

Beam Loc (m) V2 (kg)

T (kg)

M3 (kg-m)

Story

HAL D-9

Beam

Loc (m) V2 (kg)

T (kg)

M3 (kg-m)

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

Story

Beam Loc (m) V2 (kg)

ATAP &LT2

B1

0.15

-519.22

T (kg)

-233.581

M3 (kg-m)

-11.169

Story

Beam

ATAP &LT2B4

HAL D-10

Loc (m) V2 (kg)

0.15

-574.51

T (kg)

M3 (kg-m)

-53.208

-147.683

SMP SANGATTA KUTAI KALTIM


ALCO - TS/5/7/2013

DAFTAR PUSTAKA

Departement Pekerjaan Umum, SKSNI T-15-1991-03, Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk
Bangunan Gedung, Bandung : Yayasan LPMB, 1991
Edward G. Nawi, Beton Bertulang Suatu Pendekatan Dasar, Penerbit Rafika Aditama, Bandung,
1998
Ir. Gideon H. Kusuma, M.Eng, Grafik dan Tabel Perhitungan Beton Bertulang, Jakarta, 1993
Susanto, Seri Perencanaan Kuda-kuda Konstruksi Kayu, Penerbit Cipta Sience Team
Departement Pekerjaan Umum, Pedoman Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Rumah dan
Gedung, Penerbit Yayasam Badan Penerbit PU, Jakarta 1987
Morisco, Ir, Tabel Beton Bertulang, Penerbit Kanisius, Yogyakarta 1979
Hadi Y, CE, Seri Penyelesaian Mekanika Tanah, Penerbit Cipta Science Team
Teguh Santoso, Catatan Kuliah, Universitas Negeri Malang, Malang, 1992-1998
Drs. G. Bie. Weking, Seri Praktis Perhitungan Struktur Bangunan, Penerbit Ars Group, Bandung,
1992
Departemen Pekerjaan Umum, Ditjen Cipta Karya, NI-2, Peraturan Beton Bertulang Indonesia 1971
(PBI71), Bandung : DPMB, 1979
Ir. J. Honing, Konstruksi Bangunan Air, Penerbit : PT Pradnya Paramita, Jakarta 1996
Ir. Hartono Poerbo, M. Arch, Struktur dan Konstruksi Bangunan Tinggi Jilid II Dasar Perhitungan,
Aristektur dan Sipil, Penerbit Djambatan, Jakarta 2000
Ir. Gunawan T dan Ir. Margaret Saleh, Teori , soal dan penyelesaian Struktur Beton bertulang
(berdasarkan SKSNI T-13-1991-03) jilid 1, Penerbit Delta Teknik Group Jakarta, 1999
Indra Cahya, Beton Bertulang, Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang, 1999
Ir. Rudy Gunawan, Pengantar Teknik Fondasi, Penerbit Kanisius, Yogyakarta 1990
Bustraan dan Z. Lambri, Daftar-daftar untuk Konstruksi Baja, Penerbit PT Pradnya Paramita,
Jakarta, cetakan ke 16, 1992
Ir. Oengtoeng, Konstruksi Baja, LPPM Universitas Kristen PETRA Surabaya, Penerbit Ansi
Yogyakarta, 1999
Ir. Rudy Gunawan, Tabel Profil Konstruksi Baja, Penerbit Kanisius, cetakan ke 7, Yogyakarta 1987
Subiyanto, Bimbingan Tugas Teknik Pondasi, Penerbit Cipta Science Series, 1986
Ir. Wiratman Wangsadinata, Perhitungan Lentur dengan cara n, Departemen Pekerjaan Umum dan
Tenaga Listrik Direktorat Jenderal Ciptakarya Direktorat Penyelidikan Masalah Bangunan, 1979
Heinz Frick, Ilmu Konstruksi Bangunan 1, Penerbit Kanisius, Yogyakarta 1980
Ir. Heinz Frick, Ilmu Konstruksi Bangunan Kayu, Penerbit Kanisius, Yogyakarta, 1982
Peraturan Perencanaan Bangunan Baja Indonesia (PPBBI), Penerbit Yayasan Lembaga
Penyelidikan Masalah Bangunan, Bandung, 1984
Hadi Y.CE, Perencanaan Gudang Konstruksi Baja , Penerbit Science Cipta Series
Ir. V. Sunggono kh, Buku Teknik Sipil, Penertbit Nova, Bandung 1984
Subiyanto, Penyelesaian Soal-soal Ujian Konstruksi Beton Pratekan, Penerbit Cipta Science Series,
1987
Y.T. Hadi, Buku teknik sipil Kokoh, Penerbit Cipta Science Series
Harsono L, Seri Penyelesaian Portal Beton Bertingkat, Penerbit Cipta Offset, 1986
Istimawan Dipohusodo, Struktur Beton Bertulang berdasarkan SK. SNI T-15-1991-03 Departemen
Pekerjaan Umum RI, , Penerbit Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta 1993
Hadi Y.CE, Seri Buku Teknik Sipil Perhitungan Konstruksi Baja Lengkap , Penerbit Cipta Science
Series, 2000
Haryanto Yoso Wigroho, Analisis & Perancangan Struktur Frame menggunakan SAP 2000 Versi
7.42, Penerbit ANDI Yogyakarta, Yogyakarta 2001

Daftar Pustaka - 11 of 65