Anda di halaman 1dari 3

A. Kegunaan Cawan Petri (Petri Dish) Cawan petri berfungsi untuk membiakkan (kultivasi) mikroorganisme.

Medium dapat dituang ke cawan bagian bawah dan cawan bagian atas sebagai penutup. Cawan petri tersedia dalam berbagai macam ukuran, diameter cawan yang biasa berdiameter 15 cm dapat menampung media sebanyak 15-20 ml, sedangkan cawan berdiameter 9 cm kirakira cukup diisi media sebanyak 10 ml. Alat lab ini dinamakan Cawan Petri (Petri Dish) karena diambil dari nama penemunya seorang ahli bakteri dari Jerman bernama Julius Richard Petri dan sejak itu petri dish (cawan petri) menjadi bagian penting dari sebuah penemuan untuk peralatan laboratorium. Nah sekarang bagaimana kita menggunakan alat lab ini dengan cara yang benar agar media bakteri dan virus tersebut tidak terkontaminasi? mari kita sama-sama bahas berbagai hal mengenai penggunaan alat lab cawan petri ini. B. Metode dan Penggunaan Cawan Petri : Ketika cawan petri belum ditemukan biasanya orang memakai wadah lain seperti tabung reaksi untuk menempatkan kultur sel yang sangat kecil dengan cara dimiringkan dan kalau melihat cara tersebut media kultur sel tersebut tidak akan mendapatkan ruang sebanyak yang didapat dengan cawan petri. Selain itu beresiko terkontaminasi setelah beberapa saat walaupun tabung tertutup rapat oleh kapas sedangkan cawan petri tertutup rapat oleh penutupnya dan tutup ini mudah dibuka-tutup untuk melindungi kultur sel dari kontaminasi. Adapun cara yang benar dalam penggunaan cawan petri adalah sebagai berikut : Beberapa jenis petri dish ada yang bisa digunakan kembali setelah kita sterilkan dengan Autoclave. Pensterilan dibutuhkan untuk membunuh mikroorganisma lain yang mungkin ada dalam cawan petri. Setelah pensterilan dilakukan maka kita dapat mengisi cawan petri dengan media agar (alga merah) atau lainnya yang mengandung nutrisi, garam, darah, indikator, antibiotik dan lain lain yang membantu mempercepat pertumbuhan dari bekteri atau mikroorganisma lainnya. Kemudian cawan petri yang mengandung agar ini disimpan dalam kulkas dalam posisi terbalik dan dapat dikeluarkan bila diperlukan. Bila anda ingin mengeluarkannya dari kulkas biarkan hingga mencapai suhu kamar kemudian ambil sampel bakteri atau mikroorganisme lainnya dan tuangkan pada media tersebut atau bisa juga kita gunakan kapas lalu secara zig-zag kita bilas secara perlahan-lahan supaya tidak merusak media. Tutup cawan petri dengan penutupnya secara benar lalu kita simpan pada suhu ruang sekitar 37C dan memungkinkan untuk tumbuh selama beberapa hari. Setelah sel kultur tumbuh, ambillah sample dan gunakan media tersebut untuk studi lebih lanjut. Sebuah cawan petri biasanya dipakai sebagai peralatan laboratorium bidang Biologi. Penggunaan yang paling penting dan umum adalah untuk kultur sel. Sel kita tempatkan pada lingkungan yang sesuai serta kita sediakan makanan untuk membantu pertumbuhannya. Sebuah cawan petri dapat memberi tempat dan melindunginya dari

proses kontaminasi. Melalui cawan petri (kaca) anda dapat mengamati pertumbuhan mikroorganisma secara jelas. Dan dengan ukuran yang ada cawan petri dapat kita amati langsung di bawah mikroskop atau membedah sampel untuk studi pengamatan lebih lanjut seperti mengamati pertumbuhan kecambah di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi. REFERENSI http://alatlabperaga.com/info/?p=20

TUGAS PEMANTAPAN MUTU LABORATORIUM Standar Operational Prosedur (SOP) Cawan Petri

Disusun oleh : Nama : Nggelis Sejatos NIM : P17434009024 POLTEKKES KEMENKES SEMARANG DIII ANALIS KESEHATAN 2011